cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Penyuluhan Pencegahan Intoksikasi Logam Berat Pada Siswa SD Di Daerah Pesisir Yang Terdampak Pertambangan Emas Skala Kecil Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Yunita Sabrina; Mulyanto Mulyanto; Rifana Cholidah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.843 KB)

Abstract

NTB adalah salah satu propinsi yang menjadi hot spot pertambangan emas skala kecil dan menjadi sumber emisi merkuri yang besar di dunia. Merkuri adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas. Merkuri memberikan dampak pada kesehatan masyarakat di daerah pertambangan. Siswa SD di daerah Sekotong mempunyai aktivitas membantu pekerjaan orang tua setelah sekolah untuk mengolah emas, dan tidak jarang proses yang dijalaninya harus berinteraksi dengan merkuri tanpa menggunakan alat perlindungan diri. Pengabdian ini bermaksud membekali siswa tentang dampak intoksikasi merkuri terhadap tubuh dan cara pencegahan terhadap paparan merkuri dari lingkungan. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan penyuluhan didahului dengan menonton bersama film yang berisi akibat paparan merkuri dilanjutkan dengan penyuluhan tentang cara pencegahannya dengan praktek mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan status gizi menunjukkan sebagian besar siswa status gizinya baik, sebagian gizi kurang dan sedikit dengan gizi lebih. Kegiatan ini terlaksana dengan baik diikuti oleh tiga kelas yaitu kelas tiga, empat dan lima SDN 4 Sekotong Tengah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bertahap dan perlu tindak lanjut dengan kegiatan yang kontinyu dan dimasukkan dalam kegiatan kurikuler.
Skrining Risiko Penyakit Degeneratif Dan Upaya Pencegahannya Melalui Penyuluhan Asupan Gizi Seimbang Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Seto Priyambodo; Rifana Cholidah; Lina Nurbaiti; Anom Yosafat
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.548 KB)

Abstract

Jumlah penduduk lansia mengalami kecenderungan peningkatan di seluruh dunia dalam satu dekade ini. Peningkatan usia harapan hidup di Indonesia akan meningkatkan jumlah penduduk lansia. Pertambahan umur menyebabkan penurunan berbagai fungsi fisiologis sebagai konsekuensi proses penuaan mengakibatkan penyakit tidak menular (penyakit degenerative) muncul pada masa ini. Beberapa penyakit penyakit tidak menular yang sering dialami oleh lansia diantaranya hipertensi, artritis, stroke, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan diabetes mellitus.. Kontribusi pola makan yang salah akan mengakibatkan gangguan gizi pada lansia dan gangguan gizi ini merupakan factor risiko terjadinya sindroma metabolik. Sindroma metabolic yang terdiri atas obesitas sentral, hipertensi, hiperglikemia dan dyslipidemia meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler . Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk skrining gangguan kesehatan pada lansia dan memperbaiki kualitas kesehatan melalui penyuluhan. Hasil kegiatan ini adalah dilakukannya kegiatan pemeriksaan fisik dan laboratorium pada lansia yang terdapat di panti sosial tresna wredha dengan hasil sebagai berikut: lansia yang mengalaami kelebihan berat badan didapatkan 40 %, lansia yang mengalami obesitas sentral adalah 80 %, anemia 39 %, hiperglikemia 59%, hipertrigliseridemia 49%. Dari hasil tersebut dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan tentang pola makan yang sehat pada lansia yang dihadiri oleh 60 orang peserta. Kesimpulan kegiatan ini adalah sebagian besar lansia di panti sosial tresna wredha puspakarma Mataram memiliki risiko terjadinya penyakit degeneratif dan sudah dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan.
Pelatihan Teknik Cuci Tangan (WHO, 2009) Pada Guru Dan Siswa SDIT Anak Soleh Mataram E. Hagni Wardoyo; Didit Yudhanto; Hamsu Kadriyan; Triana Dyah Cahyawati; Yoga Pamungkas Susani; Titi Pambudi Karuniawaty
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.531 KB)

Abstract

Prevention of infectious diseases in hospital, for example applied correct hand hygiene technique has been required applied its in the community. Due to a rise incidence of infectious diseases in the community, the capacity to perform hand hygiene technique has become important. Elementary student and their teacher are an effective agent of change in the community can help to socialize this important matter according to WHO (2009) hand hygiene technique. Community Devotion and Empowerment Team, Faculty of Medicine Mataram University had been undergone Hand hygiene technique to 110 students and 6 teachers of SDIT Anak Soleh Mataram. Learning strategies to elementary school age takes interesting technique using videos and demonstration using Lumigerm® lotion, a washable germ mimic that invisible under daylight and can only be seen under UV light. The results showed an increase in understanding technique from 34.5 to 82.6 (pretest and post test, respectively) and 88% participants were able to diminish lumigerm lotion properly after hand hygiene demonstration under UV light checked.
Optimalisasi Perbaikan Kualitas Sentra Ikan Bakar Pantai Gading Melalui Sosialisasi Personal Hygiene Kepada Kelompok Pengolah Dan Pemasar “Pantai Gading” Mutia Devi Ariyana; Sri Widyastuti; Nazaruddin Nazaruddin; Tri Isti Rahayu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.518 KB)

Abstract

Pantai Gading merupakan sentra kuliner ikan bakar yang berlokasi di sekitar pusat Kota Mataram. Saat ini, popularitas Pantai Gading belum dapat menyaingi sentra kuliner ikan bakar lainnya seperti Pantai Nipah karena perilaku pedagang yang menjadikan sentra kuliner ini sangat lekat dengan opini masyarakat sebagai sentra kuliner yang kurang higienis. Rendahnya tingkat pendidikan, sosial dan ekonomi para pedagang mengakibatkan terbatasnya tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku yang mendasari tentang sanitasi terutama personal hygiene. Sebagai upaya perbaikan kualitas maka dilakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan menanamkan makna dan pentingnya personal hygiene serta memperkenalkan prosedur personal hygiene dalam proses pengolahan ikan bakar. Peserta sosialisasi merupakan para pedagang ikan bakar yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar “Pantai gading”. Metode sosialisasi yang digunakan pada kegiatan ini fokus kepada kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi pedagang terkait personal hygiene. Melalui kegiatan ini peserta mendapat pemahaman akan makna dan pentingnya penerapan personal hygiene oleh seorang pedagang sebagai penentuan mutu dan keamanan pangan produk yang dihasilkan. Peserta juga mulai memahami bahwa mereka harus menjaga kesehatan dengan baik, membiasakan diri untuk hidup bersih dan memiliki kemauan untuk mempelajari dan menerapkan prosedur personal hygiene seperti cara mencuci tangan yang baik. Selain itu, peserta juga mengetahui cara dan manfaat penggunaan perlengkapan personal hygiene standar seperti masker, sarung tangan dan apron. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan motivasi peserta akan pentingnya penerapan personal hygiene dalam proses pengolahan ikan bakar sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Pantai gading sebagai sentra penjulan ikan bakar di Kota Mataram.
Konsep E-Learning Untuk Mewujudkan Sekolah Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di MA Darun Najah Duman Nurul Fitriyani; Desy Komalasari; Agus Kurnia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.843 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini tidak terelakkan di dunia pendidikan. Kegiatan pembelajaran dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan lulusan berkualitas bagi generasi masa depan dan menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi dan era Industrial Revolution 4.0. Kondisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada saat ini dan perkembangannya di masa datang mengharuskan adanya persiapan dan perencanaan matang dalam mengimplementasikan TIK di sekolah sehingga tidak tertinggal. Industrial Revolution 4.0 yang berpusat pada Internet of Thing dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan konsep e-learning (baik electronic based e-learning dengan alat-alat elektronik, maupun internet based e-learning dengan dukungan internet). Hal ini tentunya diharapkan dapat memudahkan peserta didik dalam menerima pembelajaran, serta memudahkan pendidik dan pihak sekolah dalam mengontrol proses pembelajaran. Kegiatan pengadian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan sekolah berbasis TIK di Madrasah Aliyah Darun Najah Duman, Lingsar, sehingga peserta didik dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TIK secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang. Hasil analisis yang diperoleh, baik melalui evaluasi awal dan akhir, observasi, serta diskusi dan tanya jawab, menunjukkan bahwa kegiatan ini telah terlaksana dengan baik. Secara umum peserta kegiatan telah mampu untuk memulai pembiasaan penggunaan perangkat TIK dalam kegiatan pembelajaran, serta telah merasakan adanya manfaat dari adanya kegiatan ini. Hal ini mengarah pada penggunaan konsep e-learning dalam proses pembelajaran, sehingga sekolah berbasis TIK dapat terwujud di Madrasah Aliyah Darun Najah Duman, Lingsar.
Peranan Pendidikan Gender Dan Kesehatan Keproduksi Untuk Mencegah Terjadinya Pernikahan Usia Dini (Pendidikan Dan Penyuluhan Pada Siswa MTS Di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara) Syafruddin Syafruddin; Hamidsyukri ZM; Hairil Wadi; Rispawati Rispawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.461 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberi judul “urgensi pendidikan Gender di Sekolah untuk mencegah terjadinya pernikahan usia dini (pendidikan dan Penyuluhan pada siswa MTs di Kabupaten Lombok Utara). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang memprihatinkan tentang kecenderungan tingginya angka pernikahan usia dini dan masih rendahnya pemahaman tentang gender dan pendidikan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilakukan melalui jalur pendidikan formal berupa pembelajaran model pendidikan gender dan dampak sosio-biologis dari terjadinya pernikahan usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan, simulasi dan metode penyelesaian masalah. Penyuluhan digunakan untuk menyampaikan konsep-konsep gender dan pendidikan gender. Sementara metode penyelesaian masalah dilakukan agar siswa peka terhadap masalah gender dan pernikahan usia dini sehingga siswa sadar dan berusaha mencegah terjadinya pernikahan usia dini.
Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi di Desa Binaan Universitas Swiss German Kholis Abdurachim Audah, Alfiandri, Evita H. Legowo, Chris Salim
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.647 KB)

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Universitas Swiss German dituangkan ke dalam Peta Jalanuntuk periode tahun 2016-2020. Salah satu program yang dicanangkan di dalam Peta Jalan PkM SGU adalah program Desa Binaan. Hal ini ditujukan dalam rangka memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di lingkungan kampus. Kegiatan-kegiatan di Desa Binaan untuk saat ini difokuskan dalam bidang kesehatan lingkungan dan atau sanitasi. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Desa Binaan. Beberapa kegiatan yang telah dan atau sedang berjalan adalah penyediaan atau peningkatan fasilitas air bersih yang terletak di Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk dan Penyediaan dan atau peningkatan fasilitas toilet yang dilaksanakan di Desa Sampora, Kecamatan Cisauk. Kedua lokasi terletak di wilayah Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Fasilitas penyediaan air bersih yang dibangun adalah dengan menggunakan metode penyaringan dengan menggunakan material seperti pasir dan arang aktif. Sebelum menetukan jenis dan jumlah material yang diperlukan, air yang diperoleh dari tanah terlebih dahulu dianalisis di laboratorium. Hasil yang diperoleh sejauh ini dapat memperbaiki kualitas air yang semula dirasakan gatal oleh masyarakat ketika digunakan, menjadi lebih baik. Penyediaan fasilitas air bersih sudah dapat dirasakan oleh sekitar 60 kepala keluarga untuk keperluan mandi cuci dan kakus. Sedangkan penyediaan fasilitas toilet yang saat ini masih berlangsung, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 400 orang guru dan siswa sekolah yang menjadi target dari kegiatan ini. Kesimpulan dari kegiatan Desa Binaan saat ini adalah bahwa ternyata sebagian masyarakat dilingkungan kita masih belum memiliki akses yang memadai terhadap air bersih dan fasilitas dasar lainnya seperti toilet. Karena itu, kegiatan-kegiatan seperti Desa Binaan ini perlu dilanjutkan dan diperbanyak baik dalam hal jumlah Desa Binaan maupun jenis-jenis kegiatan yang diperlukan. Dengan demikian keberadaan Perguruan Tinggi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar kampus.
Aplikasi Teknologi Probio_FM untuk Mengoptimalkan Produksi Pakan Lokal Berbasis Ikan Rucah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ella Hendalia, Fahmida Manin, Ani Insulistyowati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.359 KB)

Abstract

Ikan rucah (ikan sampah), memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak, namun akibat terbatasnya teknologi pengolahan yang praktis diaplikasikan, maka hasil samping tangkapan nelayan ini lebih banyak dibuang kembali ke laut daripada diolah menjadi pakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendeseminasikan teknologi pengolahan ikan rucah menjadi pakan unggas dan pakan ikan menggunakan probiotik Probio_FM produk Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Kegiatan PKM melibatkan dua kelompok peternak itik dan satu kelompok nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang pelaksanaannya dipusatkan pada Kelompok Peternak itik Makmur Mandiri di Desa Sungai Nibung Kecamatan Tungkal Hilir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan diaplikasikannya teknologi Probio_FM disertai dengan bantuan peralatan sederhana berupa mesin penggiling ikan dan tempat pengeringan alami, saat ini kelompok peternak Makmur Mandiri telah mampu memproduksi pakan/pellet berprobiotik berbasis ikan rucah secara kontinu, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk dijual kepada peternak lainnya dengan harga Rp. 5.000,00 - Rp. 6.000,00/kg, jauh lebih murah dibandingkan dengan pakan komersil yang harganya mencapai Rp. 9.000,00/kg. Selain sebagai pakan unggas (ayam dan itik), pakan berprobiotik dapat digunakan sebagai pakan ikan karena pakan ini dapat mengapung di atas kolam dalam jangka waktu yang cukup lama.Dapat disimpulkan bahwa aplikasi teknologi Probio_FM dalam pengolahan pakan berbasis ikan rucah memberikan kontribusi positif terhadap kontinuitas penyediaan pakan murah bagi peternak dan pembudidaya ikan, serta membantu meningkatkan pendapatan nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Cutover Adonan Donat Tradisional dengan Teknologi Mesin pada Usaha Susi Donat dan Era Donat di Tabing Kota Padang Yentisna, Yofina Mulyati, Nini, Idwar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.835 KB)

Abstract

Donat yang paling populer dan umum adalah tipe donat dengan lubang di tengahnya. Meskipun tipe donat klasik ini mempunyai banyak macam rasa dengan toping yang berbeda-beda, rasa dan toping paling umum bagi orang Indonesia adalah dengan toping meses coklat dan gula salju. Cara memasak donat ada 3 (tiga) metode jenis pemasakannya, yaitu donat goreng tanpa oven, donat bakar atau donat panggang oven lebih dikenal dengan donat oven, dan donat kukus dimasak dengan cara dikukus donat model ini tekturnya lebih lembut dan empuk sekali. Donat goreng bisa dibuat tanpa ragi, tanpa telur, dan tanpa oven.(tradisional). Permasalahan yang ada pada UKM ini : 1) masih cara manual/tradisional, 2) produksi rendah dan permintaan banyak, 3) penjualan dan pemasaran masih standart, 4) kemasan masih monoton 5). Rasa kurang empuk/padat. Maka pemecahan masalah yang disarankan : a) cutover, b) mengunakan metode, c) membuat kemasan produk. Tujuan pengabdian ini adalah UKM dapat meningkatkan produksi dan pendapatan, menggunakan tekonologi mesin/cotuver sertamelebarkan pemasaran. Metode pengabdian pelatihan teknologi mesin dan toping donat. Sedangkan Hasil pengabdian ini UKM mengimplementasikan mesin/teknologi, harga selalu terjangkau, produksi meningkat 100%, menambah tempat pemasaran donat dengan luaran yang dinginkan adalah paten merek donat, menerbitkan jurnal ilmiah.
Penerapan Teknologi Kumbung dan Baglog dalam Budidaya Jamur Tiram Hartinawati, Mahyudin, Jon Rizal, Rina Astarika
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.354 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ipteks bagi masyarakat Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi,melalui penerapan teknologi budi daya jamur tiram menggunakan metode kumbung dan baglog adalah untuk; (1) Meningkatkan kemampuan kecakapan hidup/- life skill kepada ibu rumah tangga dan remaja putra/putri warga masyarakat; (2) Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang budidaya jamur tiram dan manfaat yang dihasilkan; (3) Menggugah jiwa kewirausahaan dengan membentuk Kelompok Belajar Usaha (KBU); (4) Menyediakan kesempatan berkarya melalui budidaya jamur tiram; (5) Melatih memasarkan hasil panen (produk).Permasalahan yang dihadapi kelompok tani Cipta Nugraha adalah bagaimana meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Talang Bakung dimana daerah tersebut merupakan masyarakat marginal, lahan luas ,masyarakat mau untuk diajak belajar dan bekerja dan mereka merupakan anggota kelompok tani. Berangkat dari permasalahan tersebut maka dilakukanlah kegiatan budi daya Jamur Tiram dengan menggunakan metode kumbung dan baglog. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : (1) memberikan informasi hasil penelitian terkait produk ungguluan daerah. (2) palatihan dan pendampingan pembuatankumbung (3) pelatihan dan pendampingan sterilisasi ruangan (4) pelatihan dan pendampingan pemasukan baglog ke dalam rak (5) Pelatihan budi daya jamur tiram (6) Pendampingan monitoring perkembangan budidaya Jamur tiram (7) Pelatihan dan pendampingan panen hasil jamur tiram (8) Pelatihan dan pendampingan jaringan pemasaran. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kelompok tani Cipta Nugraha sebagai pusat belajar, terciptanya produk jamur tiram, publikasi pada media massa, serta adanya email dan facebook untuk memasarkan produk secara online.

Page 14 of 138 | Total Record : 1378