cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Hewan Bagi Guru Biologi Tingkat SMA di Kecamatan Balaraja - Tangerang Iryani K; Ratnaningsih A; Rokhyah I; Wahyuningsih T; Rahayu U; Hutasoit L.R
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.933 KB)

Abstract

Tantangan yang dihadapi guru Biologi saat ini termasuk guru Biologi SMA di antaranya adalah bagaimana menguasai teknologi pembelajaran dan teknik mengajar yang membuat siswa tertarik serta lebih mudah memahami dalam mempelajari materi yang dipelajari. Selain itu guru yang sudah lama menyelesikan pendidikannya dari perguruan tinggi asalnya, banyak yang mengalami penurunan keterampilan dan kemampuan dalam memberikan pembelajaran. Berdasarkan survey dan analisis kebutuhan guru-guru Biologi SMA di Tangerang, maka perlu dilakukan pembekalan bagi guru untuk menghadapi tantangan dalam pembelajaran serta menambah pengetahuan dan kemampuan keterampilan antara lain melalui pembuatan alat peraga. Tujuan pelatihan difokuskan untuk memberikan bekal kepada guru Biologi cara membuat alat peraga awetan hewan sehingga mereka terampil untuk dapat membuat sendiri alat peraga awetan untuk keperluan pembelajaran di sekolahnya. Kegiatan pelatihan diikuti oleh guru Biologi SMA dari beberapa sekolah di Kecamatan Balaraja, Tangerang. Metoda pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan pola 3 x 8 jam dengan materi pembuatan awetan hewan baik awetan basah maupun awetan kering. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para guru yang dilatih terampil dalam membuat awetan hewan yang tampak dari produk akhir model hasil kerja kelompok. Terdapat peningkatan keterampilan peserta yang signifikan sebelum dengan sesudah pelatihan. Peserta merasakan manfaat pelatihan dan mereka puas terhadap pelatihan dalam membuat awetan hewan baik basah maupun kering. Hasil produk akhir model hasil kerja kelompok dari pelatihan ini antara lain dapat dimanfaatkan juga dalam bentuk asesoris yang dapat dijadikan sebagai hiasan.
Pemberdayaan Lembaga Adat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Pesisir Di Desa Mertak-Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Galang Asmara; Idrus Abdullah; L.M. Hayanul Haq; Widodo Dwi Putro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.096 KB)

Abstract

Lembaga adat merupakan salah satu karya budaya bangsa Indonesia yang keberadaannya diakui hingga saat ini oleh negara. Salah satu lembaga adat yang ada di Indonesia adalah Lembaga Awig-Awig Teluk Bumbang yang terletak di Kawasan Teluk Bumbang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Lembaga adat ini berbentuk perkumpulan masyarakat adat dari Dusun sampai Kawasan Teluk Bumbang. Lembaga ini merupakan lembaga yang mandiri dan independen dan bukan merupakan organisasi pemerintahan maupun bagian dari organisasi sosial politik. Makalah ini mengungkapkan tentang upaya pemberdayaan Lembaga Adat Teluk Bumbang dalam pengelolaan sumber daya alam pesisir melalui kegiatan penyuluhan yang berisi pengetahuan tentang pengelolaan sumber daya alam pesisir serta informasi berkaitan hak-hak masyarakat adat dan lembaga adat dalam pengelolaan sumber daya alam pesisir. Dalam kegiatan ini juga menawarkan berbagai solusi terhadap permasalahan yang dihadapi berkaitan pemberdayaan lembaga adat dalam pengelolaan sumber daya alam pesisir.
Peningkatan Produktivitas Petani Lahan Kering Melalui Optimalisasi Penerapan Sistem Usahatani Ekologis Terpadudi Lombok Utara I Ketut Ngawit; Ni Made Laksmi Ernawati; Nihla Farida
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.179 KB)

Abstract

The main problem faced by farmers in development area of dryland in North Lombok is low soil productivity and farmer entrepreneurial ability and also system utilization of Crop and life stock animals relation is still poor. Actions taken to overcome those problems are training and action review by using demonstration plot (demplot) and direct assistance of activities implementing team toward farmers about application of integrated ecological farming design, assistance of weeds processing, forage, and agricultural waste became silase and hay. Based on evaluation result of all activities and economic analyses of applied farming model, several principal output were obtained i.e. target farmers followed enthusiastically training activities and implementation of demplot. The technology input model introduced gave high enough yield. More benefits are obtained with application of this integrated ecological farming design because easier plants maintenance, irrigation efficiency, and farmers can always supply vegetables commdities everyday so that marketting is easier. The success of participants in weeds processing and agricultural waste became silase and hay, besides being able to provide value added economically it is also very profitable agronomically because it can prevent plants from weeds and soil fertility for sustainable farming.
Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Proteksi Diri Dari Hoax, Politik Uang Dan Eksploitasi Isu Sara Pada Pemilih Pemula Dalam Pilkada NTB 2018 Dwi Setiawan Chaniago; Anisa Puspa Rani; Lenny Herlina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.542 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berjudul “Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Proteksi Diri dari Hoax, Politik Uang, dan Eksploitasi Isu Sara Pada Pemilih Pemula dalam Pilkada NTB 2018” telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2018 di Gedung Soebiyanto Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mataram. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang menyikapi isu hoax, politik uang dan eksploitasi isu SARA dalam pemilukada. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan Stock of Political Knowledge, kematangan preverensi pemilih dan peningkatan partisipasi pemilih pemula dalam pilkada NTB 2018. Pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan dilakukan pada mahasiswa sebagai pemilih pemula melalui pemaparan materi-materi yang aktual dalam meningkatkan kualitas kesadaran politik. Adapun materi yang disampaikan yakni strategi mencegah hoax dan SARA dalam Pilkada, preverensi dan pertimbangan dalam menentukan pilihan, serta modus dan dampak politik uang dalam pilkada. Melalui materi tersebut didapatkan peningkatan pemahaman pemilih pemula yang kritis dalam menentukan hak pilih dalam kontestasi pilkada. Kegiatan pengabdian berlangsung lancar dan diikuti mahasiswa dengan antusias. Diakhir kegiatan peserta juga mendeklarasikan untuk menjadi pemilih cerdas dengan berkomitmen berpartisipasi sebagai pemilih yang anti hoax, SARA dan menolak politik uang agar tidak mencederai pengalaman pertama sebagai pemilih dalam pilkada. Kegiatan pengabdian berjalan lancar dengan didukung peran serta civitas akademika Prodi Sosiologi, baik dosen, tenaga pendidik, hingga mahasiswa yang berperan aktif mensukseskan kegiatan sebagaimana direncanakan. Pemaparan materi yang sesuai dengan isu aktual di masyarakat, materi yang bersumber dari penelitian serta suasana seminar dengan diskusi informal turut mempengaruhi atensi dan minat peserta, khususnya dalam upaya meningkatkan pemahaman stock of political knowledge sebagai pemilih pemula.
Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Pengelolaan Hara Pada Pertanaman Jagung Berbasis Pemupukan Berimbang Di Kabupaten Dompu Lolita Endang Susilowati; Bambang Hari Kusumo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.881 KB)

Abstract

Keterbatasan pengetahuan petani tentang pupuk dan pemupukan tanaman telah menyebabkan petani kurang memahami cara-cara pengelolaan hara tanaman yang efisien dan efektif dalam menopang pertumbuhan tanaman. Karenanya, kegiatan pengabdian dengan tema pengelolaan hara tanaman berbasis pemupukan berimbang perlu dilakukan dengan tujuan untuk (1) memperkaya pemahaman dan pengetahuan petani dalam hal pengelolaan hara tanaman jagung berbasis pemupukan berimbang; (2) mendiseminasikan teknologi pemupukan berimbang yang efektif dan efisien. Kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan dan demfarm pemupukan berimbang di Desa Mumbu Kecamatan Woja Kabupaten Dompu pada musim tanam MK 1. Sebagai mitra kegiatan yaitu Kelompok Tani Bina Baru Desa Mumbu Kecamatan Woja Kabupaten Dompu dan PPL setempat. Pada kegiatan ini, tim pelaksana pengabdian bertindak sebagai fasilitator, PPL setempat bertugas mendampingi kegiatan demfarm yang dilakukan oleh petani. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan mitra mulai dari awal sampai akhir kegiatan dalam mengambil keputusan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa (1) petani dapat menjelaskan pengertian pupuk berimbang dan pegelolaan hara tanaman berbasis pemupukan berimbang; (2) petanin dapat menjelaskan keterkaitan mutu pupuk dan penggunaannya dalam pola pemupukan berimbang menurut kaidah pemupukan yang benar. Melalui kegiatan demfarm petani mempraktekan langsung pola pemupukan berimbang sesuai dengan kaidah pemupukan yang benar. Kegiatan demfarm menyadarkan petani bahwa kegiatan pola pemupukan yang tepat memberikan pengaruh terhadap hasil jagung yang lebih baik dibanding dengan pola pemupukan yang selama ini dilakukan oleh petani. Rerata hasil pipilan jagung dengan cara ditugal mencapai sekitar 12 ton per ha, sedangkan dengan cara disebar hanya mencapai sekitar 9 ton per ha.
Pengomposan Limbah Pertanian Di Kawasan Hortikultura Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara Dalam Rangka Mensukseskan Program Germas I Komang Damar Jaya; Sudirman Sudirman; I Wayan Sudika
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.548 KB)

Abstract

Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat. Salah satu fokus kegiatan GERMAS adalah meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Buah dan sayur merupakan produk hortikultura yang segar sehingga membutuhkan air yang banyak untuk memproduksinya. Desa Gumantar di Kabupaten Lombok Utara yang akan dijadikan Kawasan Pengembangan Tanaman Hortikultura, lahannya kebanyakan kering dan berpasir sehingga biaya produksi, khususnya air menjadi mahal. Oleh karena itu efisiensi penggunaan air harus ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air di lahan kering pasiran adalah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah. Sumber bahan organik cukup berlimpah tersedia di wilayah tersebut, seperti biomassa tanaman jagung, kacang hijau, kacang tanah, melon, dan kotoran ternak. Permasalahannya petani belum memiliki pengetahuan dan teknologi untuk merubah secara cepat biomassa tanaman dan kotoran ternak menjadi bahan organik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan teknologi tentang penggunaan BioCompound untuk mempercepat proses dekomposisi limbah pertanian menjadi kompos untuk selanjutnya dijadikan bahan organik tanah. Di masa yang akan datang masyarakat desa Gumantar diharapkan menjadi lebih sehat karena mengonsumsi banyak buah dan sayur dengan terjadinya efisiensi dalam biaya produksi.
Perancangan Lansekap Taman Dan Penempatan Rumah Doa Susinety Prakoso; Julia Dewi; Alvar Mensana; Fernitia Richtia Winnerdy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1264.107 KB)

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam 2 (dua) tahap. Tahap I dilakukan diakhir tahun 2017, yaitu: perancangan rumah/taman doa dan tahap II dilaksanakan pada pertengahan tahun 2018, yaitu: perancangan lansekap taman dan penempatan rumah doa. Permasalahan dari proses kegiatan ini adalah perencanaan dan pembangunan rumah/taman doa dalam lahan yang terbatas dengan dikelilingi oleh bangunan-bangunan yang sudah ada di Sekolah Tinggi Teologia Cipanas (STTC). Dalam proses perancangan tahap II, kegiatan ini mengajak komunitas STTC untuk berpartisipasi dalam mendesain lansekap maupun interior dari rumah doa. Pelaksanaan tahap II menggunakan metode partisipasi Design Thinking/Riung Desain dengan 3 tahapan kerja, yaitu: tahap menggali permasalahan dan potensi yang ada, tahap mengembangkan tema rancangan, dan tahap solusi dan menggambarkan hasil. Kegiatan Design Thinking/Riung Desain diikuti oleh 32 orang mahasiswa/i yang terbagi menjadi 3 kelompok dan 4 orang dosen dalam 1 kelompok dosen. Masing-masing kelompok dipandu oleh seorang fasilitator (pelaksana PKM). Hasil kegiatan ini berupa gambar-gambar, pandangan/pendapat sebagai masukan bagi penataan lansekap, interior, dan perletakan serta jumlah rumah/taman doa yang dibutuhkan Hasil kegiatan ini juga mensimpulkan beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam perancangan rumah/taman doa, lansekap dan interiornya adalah: a). Fungsi/potensi pengembangan b). Sirkulasi dan perletakan yang membutuhkan privacy c). Maintenance/pemeliharaan d). Security/keamanan e). Kapasitas/jumlah dan besaran f). Program dan penjadualan pemakaian g). Elemen pendukung interior dan eksterior h). Material/bahan.
Memperkuat Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Untuk Menunjang Agroekowisata Di Desa Lingsar Melalui Pengembangan Usaha Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot) Embun Suryani; Siti Aisyah Hidayati; Sri Wahyulina; Sarifudin Serip
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.322 KB)

Abstract

Desa Lingsar merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang terdampak bencana gempa bumi tahun 2018. Daerah ini berpotensi untuk mengembangkan agrowisata karena 53% wilayahnya terdiri dari perkebunan tanaman buah-buahan, penghasil bibit tanaman buah-buahan serta penghasil buah-buahan terbesar di Provinsi NTB. Sebagai penghasil bibit buah-buahan, konsumen potensial dari usaha ini sangat terbatas, yaitu hanya bagi masyarakat yang memiliki lahan kosong untuk ditanami. Selain itu, bibit-bibit buah yang dihasilkan juga relatif murah. Untuk itu, Tabulampot (Tanaman buah dalam pot) merupakan pilihan yang sangat tepat untuk memperluas konsumen potensial bagi usaha pembibitan buah di daerah ini. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan usaha Tabulampot dengan memaksimalkan peran BUMDes. BUMDes merupakan lembaga desa yang berfungsi untuk menghimpun berbagai kegiatan ekonomis desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi dalam beberapa tahapan kegiatan yang meliputi 2 tahap. Tahap pertama, melakukan berbagai penyuluhan tentang budidaya tabulampot, pembuatan dan pengemasan aneka pangan olahan, konsep-konsep manajemen usaha yang penting untuk dimengerti dan dikuasai oleh pengelola BUMDes, serta tentang konsep pengelolaan agrowisata bagi masyarakat Desa Lingsar. Tahap kedua melakukan berbagai demonstration plot (demplot) terkait teknik dan metode budidaya tabulampot dan demplot pembuatan aneka pangan olahan berbasis hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah, pertama, masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk mengembangkan tabulampot. Selain itu, masyarakat sasaran juga memperoleh tambahan ketrampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi abon ikan dan metode pengemasannya. Kedua, masyarakat sasaran juga memperoleh pemahaman tentang praktik manajemen usaha, pembukuan sederhana dan pemahaman strategi pemasaran, serta pemahaman tentang peran BUMDes dalam mewadahi aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat. Kepada peserta pelatihan disarankan untuk terus melatih dan mengasah ketrampilan dan pengetahuan yang telah dimiliki, diharapkan dengan banyaknya berlatih dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi. Kepada pemerintah kecamatan dengan bekerjasama dengan institusi lain diharapkan terus berupaya memberikan pelatihan secara berkelanjutan sehingga diharapkan dapat menumbuhkan ide-ide kreatif yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Pelestarian Lingkungan Laut Melalui Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat Oleh Pemerintah Desa/Kelurahan Zunnuraeni Zunnuraeni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.631 KB)

Abstract

Coast And small islands have a different kind of natural resources, that have important role for the social, economic, and environment development and also for national sovereignty optimally. For management of coast may getting optimally it must undertake by involved society. Coast Management Based on Society need responsibility and capability of society therefore they can involved actively.
Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Kawasan Seberang Kota Jambi (Sekoja) Yustisia Kristiana; Rosdiana Pakpahan; Stephanie T. Mulyono
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.181 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.274

Abstract

Page 21 of 138 | Total Record : 1378