cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PPM PELATIHAN REGULASI EMOSI BAGI KELOMPOK IBU PKK TERDAMPAK COVID-19 DI KALIMLOM LOR BARU SURABAYA Aironi Zuroida; Firsty Oktaria Grahani; Yohanes Rivaldo Kalu Menang; Indah Dwi Suryaningsih
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.44 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1302

Abstract

Wabah corona virus (covid-19) menimbulkan berbagai masalah psikologis dan konsekuensi penting dari segi kesehatan mental. Masa pandemi ini membuat ibu rumah tangga memiliki peran ganda dan beban yang berlebih akibat diberlakukannya kebijakan selama pandemi ini, termasuk ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK RT.04 Kalilom Lor Baru Surabaya. Pandemi covid-19 ini dirasakan oleh kelompok ibu PKK RT.04 memiliki dampak yang cukup besar. Dari segi sosial tidak adanya kegiatan berkumpul dengan anggota yag lain selama masa pandemi membuat mereka semakin jenuh menjalankan kegiatan sehari-hari. Dari segi kesehatan, banyaknya tuntutan Ibu untuk bisa mengatur perputaran ekonomi keluarga agar kondisi ekonomi keluarga tidak terganggu, mengurus rumah tangga dan mengawasi anak yang belajar online di rumah. Permasalahan-permasalahan tersebut memunculkan emosi-emosi negatif pada ibu rumah tangga, sehingga membuat ibu kurang bisa mengontrol emosi dalam mengasuh anak. Tujuan pengabdian ini ibu PKK memiliki kemampuan regulasi emosi sehingga dapat meminimalisir munculnya emosi negatif dalam diri. Metode pelaksanaannya melalui psikoedukasi, pelatihan kepada anggota kelompok ibu PKK cara mengekspresikan emosi, mengelola emosi dan mengubah emosi negatif menjadi emosi positif. Hasil dari pengabdian ini, ibu PKK mulai mampu mengenali emosi dalam diri serta mampu mengelola emosi negatif yang dirasakan.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA REMAJA KOMUNITAS KAPPAS SURABAYA SURABAYA Starry Kireida Kusnadi; Nur Irmayanti; Sekaring Ayumeida Kusnadi; Husni Anggoro; Kemilau Senja Berlian Agustina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.938 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1303

Abstract

Bahasa merupakan media berkomunikasi, tercakup semua cara untuk berkomunikasi dimana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan suatu pengertian seperti dengan menggunakan lisan, tulisan, isyarat, bilangan, lukisan, dan mimik muka. Bahasa sebagai alat komunikasi memungkinkan dua individu atau lebih mengekspresikan berbagai ide, arti, perasaan dan pengalaman. Ketidakmampuan berkomunikasi dapat menyebabkan seseorang tidak percaya diri ketika ia tampil didepan umum. Bagi mereka yang memiliki rasa takut untuk berbicara didepan publik, akan muncul rasa panik yang sangat mengganggu pikiran. Sebelum mulai berbicara didepan umum, tubuh yang belum siap akan mulai menunjukkan tanda-tanda awal dari reaksi panik akibat tekanan harus tampil. Salah satu penyebab hal ini terjadi adalah karena kurangnya pengetahuan tentang pidato, latihan dan membiasakan berbicara di depan umum. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri remaja Komunitas Kappas Surabaya melalui pelatihan public speaking. Metode pelaksanaannya adalah pelatihan public speaking pada remaja Komunitas Kappas Surabaya. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para remaja Komunitas Kappas Surabaya dapat memiliki pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tentang ilmu public speaking sehingga lebih memahami dan dapat mengaplikasikan teknik berbicara didepan umum. Selain itu rasa percaya diri yang dimiliki menjadi lebih tinggi sehingga remaja Komunitas Kappas Surabaya yakin dengan kemampuannya, optimis, objektif, bertanggungjawab, bertindak rasional dan realistis.
Komunikasi Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Tridaya Sakti sebagai wujud literasi digital UMKM di Kabupaten Bekasi Dewi Rachmawati; Riska Afrianti; Stephanny Lianardo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.054 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1304

Abstract

Abstract Digital Marketing Communication for MSMEs in Tridaya Sakti Village as a form of digital literacy for MSMEs in Bekasi Regency Dewi Rachmawati (dewi.r@lspr.edu) Riska Afrianti (riska.a@lspr.edu) Stephanny Lianardo (stephanny.l@lspr.edu) Faculty of Communication – LSPR Communication & Business Institute The digital literacy movement is currently being intensified by the government to all levels of society. With this movement, it is hoped that people will not only be technology literate and be able to use it, but also understand and have digital skills and be responsible for using it. One of the scopes that become the target of digital literacy is MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) especially in villages. In terms of marketing communications, this digitalization is carried out so that MSMEs can increase their level and can reach wider marketing in a faster, more effective and efficient. The LSPR Institute of Communication and Business, has played a role in accelerating digital literacy for MSMEs by holding workshops through online media for MSMEs in Tridaya Sakti Village, Tambun Selatan District, Bekasi Regency. Total of 11 MSMEs from Tridaya sakti Village attended the online workhop with the title Business Marketing Communication and Services Through Social Media in Business Groups in Tridaya Sakti Village. MSME participants realize the important role of marketing communication through social media, which currently can reach distant customers quickly. However, in its application there are still some obstacles experienced such as lack of skills in using technology and understanding of social media content itself, product photos and internet connections. Participants are also encouraged and will use social media to support their business marketing communications. Keywords : digital marketing communication; digital literacy; MSMEs
PENYULUHAN PENCEGAHAN COVID-19 DAN PEMBUATAN HANDSANITIZER DENGAN SMK NEGERI 9 KABUPATEN TANGERANG Rahmawida Putri Putri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.831 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1305

Abstract

Permasalahan kesehatan merupakan hal yang perlu diatasi agar dapat melakukan aktivitas dengan baik. Kesehatan merupakan faktor yang sangat penting dalam suatu kehidupan. Menjaga kesehatan dapat dimulai dari tangan. Tangan dapat tercegah dari infeksi bakteri dan mikroorganisme melalui program cuci tangan pakai sabun ataupun dengan menggunakan handsanitizer. Hal ini disebabkan tangan merupakan salah satu penyebab infeksi dapat masuk ke dalam tubuh. Salah satu infeksi mikroorganisme yang menyerang kesehatan saat ini adalah corona virus (Covid-19) yang dapat masuk melalui celah tangan yang belum dibersihkan. Masyarakat harus bisa mencegah dan memutuskan mata rantai terbentuknya corona virus dengan memahami dan melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan. Anjuran pemerintah untuk selalu menjaga kesehatan dengan sering mencuci tangan baik dengan menggunakan sabun maupun handsanitizer, menyebabkan ketersediaan produk tersebut menjadi sangat dibutuhkan. Pembelian dalam jumlah besar merupakan salah satu penyebab ketersediaan produk menurun dan harganya sangat mahal. Sehingga masyarakat diharapkan dapat kreatif dalam membuat handsanitizer yang murah. Kegiatan pengabdian dilakukan di Laboratorium Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang berkolaborasi dengan SMK Negeri 9 Kabupaten Tangerang untuk memberikan pengetahuan kepada siswa terhadap proses pembuatan handsanitizer untuk mengatasi kelangkaan produk di pasaran dan dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam membuat handsanitizer sendiri. Metode yang dilakukan memberikan penyuluhan mengenai pandemi Covid-19 dan memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer kepada para siswa. Kegiatan ini diakhiri dengan memberikan produk handsanitizer dari hasil pelatihan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19..
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BUDIDAYA IKAN CUPANG (BETTA FISH) DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DITENGAH PANDEMI COVID-19 Aditya Surya Nanda; Fitryani Fitryani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.925 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1306

Abstract

waktu peternak ikan cupang (Bettafish) berusaha bangkit dari keterpurukan dan berharap mendapatkan peluang dalam mendorong pertumbuhan usaha. Mitra pemberdayaan masyarakat kami adalah Bapak Dhana yang memiliki latar belakang sebagai peternak ikan cupang. Peternak ikan cupang masih menggunakan cara sederhana dan hanya memasarkan produknya kepada orang-orang sekitar saja, dan belum mampu memperluas pemasaran, padahal bisnis ikan cupang sangat menjanjikan dan dapat memberikan potensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Pendampingan personal terhadap mitra dilakukan dengan membuat rencana yang akan dilakukan oleh tim memberikan pelatihan untuk memasarkan produk, memberikan varian baru serta memberikan pendampingan tentang pengelolaan keuangan yang baik dari usaha mereka mulai dari proses pengelolaan produksi, pembukuan sederhana, pemasaran efektif dan inspirasi penegusaha sukses dengan mendatangkan para pakar yang kompeten untuk mendongkrak usaha mereka. Kemudian mendampingi mitra dalam memasarkan produk secara offline dan online agar jangkauan pasar lebih luas. Dengan begitu diharapkan pendapatan dan kesejahteraan mitra akan meningkat.
EVALUASI PELATIHAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK LANJUTAN UNTUK TIM SALES PADA PT. ISTW JAKARTA Casban ST MT; Umi Marfuah; Ariya Purnamasari Dewi; Didi Sunardi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.232 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1307

Abstract

Advanced technical drawing reading training is a community service activity for the UMJ industrial engineering lecturer team to increase knowledge, develop insight and improve skills in carrying out job duties and responsibilities. This study aims to measure the success rate of training activities based on the evaluation of the CIPP model (context, input, process, product). The design of the evaluation research used the steps of the CIPP model through a qualitative descriptive approach. Partners are the sales team of PT. ISTW Jakarta. Data collection techniques using questionnaires, documentation studies and literature review. The steps of research activities are carried out by determining the focus of the evaluation, designing the evaluation, collecting information, analyzing information and reporting the results of the evaluation. The results of data analysis can be concluded based on the context aspect that the material can attract participants' interest in supporting technical drawing science in accordance with the training program objectives. The input aspect that the speaker can master the material and implementation online is appropriate during the covid-19 pandemic. Aspects of the process that the training material can be understood well and the method of delivering the material systematically. The product aspect is that the training materials are in accordance with the needs in carrying out the work and the results of the training activities felt by the participants can provide benefits for increasing knowledge and broadening insight that can support performance improvement.
PENCEGAHAN DEMENSIA/ALZHEIMER DI DESA PRIGEN, KECAMATAN PRIGEN, KABUPATEN PASURUAN Yurilla Endah Muliatie; Nur Jannah; Sri Suprapti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.951 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1308

Abstract

Peningkatan presentase penyakit demensia di Indonesia antara lain 0,5% per tahun pada usia 65-69 tahun, 1 % per tahun pada usia 70-74 tahun, 2 % per tahun pada usia 75-79 tahun, 3 % per tahun pada usia 80-84 tahun dan 8 % per tahun pada usia >85 tahun. Indonesia melaporan tentang gangguan demensia masih simpang siur, hal ini dapat dimengerti karena permasalahan mengenai pikun itu sendiri masih dipengaruhi mitos bahwa sudah semestinya orang berusia lanjut itu pikun Seiring dengan menurunnya kemampuan fungsi tubuh, senam lansia akan membantu tubuh tetap bugar dan segar karena melatih tulang tetap kuat, mendorong jantung bekerja optimal, dan membantu menghilangkan radikal bebas yang berkeliaran di dalam tubuh. Senam lansia akan membuat aliran darah menjadi lancar sehingga aliran oksigen ke otak juga lancer. Oksigenasi yang baik akan membuat organ-organ tubuh lainnya tetap sehat dan terhindar dari kemungkinan berbagai macam penyakit termasuk demensia. Oleh karena itu kami bermitra dengan puskesmas khususnya koordinator Posyandu Lansia untuk memberikan edukasi mengenai Alzheimer. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pelatihan senam Alzheimer. Dan diharapkan dengan program edukasi secara prokes di saat pandemi ini bisa membantu para Lansia untuk tetap sehat dan bisa melakukan segala aktivitas.
PREVENTIVE GERD WITH EDUCATION STRESS MANAGEMENT JELITA SMEs DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN MANUKAN SURABAYA Nur Jannah; Yurilla Endah Muliatie; Navik Kholili
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.843 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1309

Abstract

Gerd disease (Gastroesophageal Reflux Disease) is a chronic disease of the digestive system. This disease is closely related to lifestyle and easily recurs when the sufferer is under stress. Gerd occurs when stomach acid backs up into the esophagus or esophagus. As a result, the esophagus becomes irritated. Therefore, we collaborate with UKM Jelita intends to provide insight into preventing Gerd disease to UKM Jelita. UKM Jelita is an SME association run by the elderly who are approaching their fifties in the Manukan Rejo area of ​​Surabaya. As is known, during the Covid-19 pandemic, many businesses from UKM Jelita experienced a decline, although not drastically and resulted in gerd disease because they experienced stress. In addition to being stressed by the pandemic, they are also stressed by the decline in sales turnover. We as a service team intend to help prevent this gerd by educating about stress management. The method of implementation is by socializing Gerd's disease and how to overcome it. With this activity, it is hoped that Jelita SMEs can take preventive actions against Gerd disease.
USAHA MINUMAN SARIDELE DI KOTA SURABAYA Rena Febrita Sarie; Dwi Lesno Panglipursari; Yurilla Endah Muliatie; Nur Jannah; Pramandyah Fitah Kusuma
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.704 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1310

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat dalam semester ini adalah mengembangkan Usaha Kecil Mandiri (UKM) produksi minuman Saridele di Kecamatan Sawahan Surabaya. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pemasaran yang terbatas pada segmen pasar tertentu dalam lingkup yang kecil. Untuk mengatasi masalah pemasaran yang terbatas maka kami menawarkan pemasaran produk sari dele pada segmen pasar yang lebih luas agar hasil produksi saridele dapat terjual lebih banyak. Penjualan yang lebih luas wilayahnya akan dapat meningkatkan pendapatan usaha mitra UKM. Dalam rangka untuk mempertahankan kontinuitas operasional usaha dimasa yang akan datang juga diperlukan tata kelola manajemen usaha yang lebih baik dan dimungkinkan juga memberdayakan usaha kerjasama dengan mitra lain non wirausahawan. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi: 1) Memberikan pelatihan produksi minuman Saridele. 2) Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 3) Memberikan pendampingan pembuatan merk/logo kemasan. 4) Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan varian cita rasa minuman saridele. 5) Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi. 6) Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan penjualan bisa meningkat sehingga meningkat pula pendapatan yang diperoleh. Tetapi dengan adanya penerapan PPKM, hasil penjualan tidak sesuai dengan target yang diharapkan.
community empowerment program to improve the economy by managing taro potatoes into taro flour in the community of Kedungwonokerto Sidoarjo fityani fitryani; Aditya Surya Nanda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.654 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1313

Abstract

PENINGKATAN EKONOMI DENGAN PENGELOLAAN UBI TALAS MENJADI TEPUNG TALAS PADA MASYARAKAT KEDUNGWONOKERTO SIDOARJO Fitryani, Aditya Surya Nanda Universitas Wijaya Putra fityani@uwp.ac.id Abstrak Mendorong industri pangan modern adalah peluang besar untuk dapat menciptakan inovasi pangan yang ramah lingkungan, murah, sehat dan menjadi nilai tambah bagi masyarakat. Talas adalah tanaman yang mudah didapatkan di sekitar lingkungan Mitra kami, sehingga tanaman ini dianggap menjadi tanaman liar dan harganya murah, Mitra mengolah umbi talas menjadi tepung talas sehinga dapat menjadi produk yang tepat guna untuk menciptakan peluang yang besar dalam pasar kebutuhan pokok, sehingga berpotensi untuk dapat dikembangkan menjadi produk unggulan Mitra. Produk tepung talas perlu dikembangkan dengan optimal dengan melakukan uji coba, pendampingan dan pelatihan manajemen keuangan serta usaha. Tim mendorong untuk meningkatkan jangkauan pasar dan produksi dengan cara mengawal dan mendampingi mitra secara personal dengan memberikan pelatihan untuk membuat kemasan produk, serta memberikan pendampingan tentang pengelolaan keuangan yang baik dari usaha, kemudian mendampingi mitra dalam memasarkan produk secara offline dan online agar jangkauan pasar lebih luas. Dengan begitu diharapkan pendapatan dan kesejahteraan mitra akan meningkat.

Page 72 of 138 | Total Record : 1378