cover
Contact Name
Rezky Aulia Yusuf
Contact Email
rezkyauliayusuf@umi.ac.id
Phone
+6285782269756
Journal Mail Official
jmchpascaumi@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Urip Sumeharjo. No. 5
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Muslim Community Health (JMCH)
ISSN : -     EISSN : 27744590     DOI : https://doi.org/10.52103/jmch.v3i1
Core Subject : Health,
Journal of Muslim Community Health (JMCH) E-ISSN 2774-4590 adalah jurnal elektronik, open-access, dan peer-review. JMCH didedikasikan untuk menerbitkan hasil penelitian dan tinjauan literatur dari berbagai bidang kesehatan masyarakat, yang meliputi studi Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Promosi dan Perilaku Kesehatan, Biostatistik, Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Nutrisi Kesehatan Masyarakat, dan Kesehatan & Keselamatan pekerjaan dan determinan penyakit terkait lainnya. Metodologi ilmiah yang valid dan diterima harus diterapkan. JMCH diterbitkan oleh Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia. Publikasi diterbitkan empat kali setahun. Kami menyambut semua mahasiswa, pakar, praktisi, dan akademisi yang tertarik dengan JMCH untuk mengirimkan artikel terbaiknya. Penulis dapat mengirimkan artikel dengan mengikuti jadwal publikasi JMCH. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia.
Articles 113 Documents
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan Sitti Masita Mokoagow; Samsualam Samsualam; Haeruddin Haeruddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1198

Abstract

Latar Belakang: Klinik harus mampu terus berinovasi untuk dapat meningkatkan minat kunjungan pasien sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar klinik bisa terus ikut berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di Klinik Syamsinar Maros. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 5.350 pasien dengan jumlah sampel 121 pasien yang dipilih dengan cara propotionated stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan uji chisquare dan uji regresi logistic biner. Hasil: Hasil analisis korelasi spearman menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel bauran pemasaran terhadap minat kunjungan ulang. Hasil regresi logistic biner, dimana variabel independent (predictor) adalah variabel bauran pemasaran: Produk (x1), Place (x2), Promotion (x3), People (x4), Physical Evidance (x5), Power (x6), Public Relation (x7), Proses (x8), dan Price (x9) dengan variabel dependent (respon): minat kunjungan ulang (Y), dimana Variabel responnya terdiri dari dua kategori Y=1 menyatakan hasil yang diperoleh “berminat” dan Y=0 menyatakan hasil yang diperoleh “tidak berminat”. Dari hasil regresi logistic biner diketahui bahwa Power (x6) memiliki pengaruh paling besar terhadap minat kunjungan ulang di Klinik Syamsinar Maros. Kesimpulan: Variabel power (kekuatan Klinik agar dapat bekerjasama dengan instansi lainnya) adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di Klinik Syamsinar Maros
Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Petani Suku To Bentong Kabupaten Barru Muhammad Riswal; Fatmawaty Mallapiang; Andi Muhammad Multazam
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1199

Abstract

Latar Belakang: Salah satu wilayah yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani adalah masyarakat Suku To Bentong di Desa Bulo-bulo, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Petani suku To Bentong masih bertani dan bercocok tanam dengan cara tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penggunaan APD saat bertani, postur kerja dan keluhan MSDs yang dialami oleh petani, serta pola pencarian pengobatan yang dilakukan oleh petani Suku To Bentong di Desa Bulo-Bulo Kabupaten Barru. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana metode yang diterapkan adalah metode etnografi, sementara teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Sumber informasi dari penelitian ini terdiri dari informan utama (6 orang petani Suku To Bentong) dan informan kunci (Kepala Suku To Bentong, Kepala Desa Bulo-Bulo, Kepala Dusun Bulo-Bulo, dan kepala Puskesmas Bulo-Bulo). Hasil: penelitian yang diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara mendalam (Indepth Interview) dengan informan utama dan informan kunci, ditemukan bahwa petani Suku To Bentong masih kurang mengetahui dan memahami Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperti pada saat petani turun ke sawahnya, hanya memakai APD. Pada saat dilakukan observasi para petani lebih suka tidak memakai alas kaki. Para petani percaya bahwa ritual yang dilakukan dapat memberikan keselamatan selama bekerja meski tidak dengan menggunakan APD. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa keluhan yang paling sering dirasakan oleh para petani terkait Postur Kerja dan MSDs ialah nyeri di daerah persendian, pinggul, dan leher bagian belakang, serta terluka akibat terkena benda-benda tajam seperti besi-besi dari traktor, alat untuk memotong padi, dan kayu-kayu yang secara tidak sengaja didapatkan di area persawahan. Sedangkan hasil penelitian terkait Pola Pencarian pengobatan petani Suku To Bentong, petani lebih suka pengobatan tradisional dibandingkan harus ke pelayanan kesehatan. Hal ini dikarenakan, pengobatan tradisional lebih mudah didapatkan dan bisa cepat pengolahannya, jarak menuju pelayanan kesehatan cukup jauh, serta medan yang harus ditempuh hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Dr. Tajuddin Chalid Makassar Arifuddin, Nur Fitriyani; Hardi, Ikram; Kalla, Ruslan
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1201

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan tempat kerja sekaligus tempat orang sehat (pekerja dan pengunjung) dan orang sakit (pasien), rumah sakit merupakan salah satu tempat kerja dengan resiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap kerja dan lingkungan kerja terhadap terjadinya kecelakaan kerja pada perawat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasi analitik melalui pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat, regresi logistik bivariat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 81 perawat. Penelitian ini diolah dengan menggunakan program komputerisasi SPSS. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 45,7% perawat pernah mengalami kecelakaan kerja yang terdiri dari 21,0% tertusuk jarum, 8,6% terpeleset dan 8,6% paparan radiasi. Hasil penelitian menunjukkan 33 responden dengan sikap kerja negatif (40,7%) dan lingkungan kerja kurang nyaman sebanyak 38 orang (48,7%). Berdasarkan hasil uji regresi logistik diperoleh bahwa sikap kerja memperoleh nilai koefisien regresi sebesar 2,283 dengan sig. 0,001 (sig < 0,05) artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kecelakaan kerja perawat dan lingkungan kerja, nilai koefisiennya sebesar 0,406 dengan (sig < 0,05) artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kecelakaan kerja pada perawat. Kesimpulan: Ada pengaruh antara sikap kerja dengan kecelakaan kerja pada perawat di RSUD Dr. Tajuddin Chalid Makassar. Ada pengaruh antara lingkungan kerja terhadap kecelakaan kerja pada perawat di RSUD Dr. Tajuddin Chalid Makassar.
Pengaruh Hubungan Bauran Pemasaran Terhadap Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan di RSUD Regional Provinsi Sulawesi Barat Sary, Wiwiek Indriany; Rusydi, Arni Rizqiani; Baharuddin, Alfina
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1202

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan rumah sakit untuk menarik dan mempertahankan pasien baru merupakan sebuah fungsi yang tidak berasal dari produk atau pelayanan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap kunjngan ulang pasien rawat jalan di RSUD Regional. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 1.833 pasien dan sampel sebanyak 100 pasien yang dipilih dengan cara accidental sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji korelasi spearman dan uji regresi linear berganda. Hasil: Hasil analisis korelasi spearman menunjukkan bahwa ada hubungan yang sedang dan positif variabel bauran pemasaran dengan kunjungan ulang. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan ada beberapa variabel yang tidak ada pengaruhnya terhadap kunjungan ulang pasien. Secara parsial menunjukkan tidak ada pengaruh jenis pelayanan (p=0,137), tempat (p=0,719), promosi (p=0,190), tenaga kesehatan (p=0,851), professional (p=0,155), public (p=0,080), proses (p=0,346), kekuatan RS (p=0,942), dan variabel yang memiliki pengaruh adalah kinerja (p=0,003) terhadap kunjungan ulang pasien rawat jalan. Variabel bauran pemasaran secara simultan berpengaruh terhadap kunjungan ulang pasien rawat jalan (F=0,000). Koefisian determininasi yang dihasilkan sebasar 3.110. Variabel yang paling berpengaruh adalah kinerja. Kesimpulan: Faktor paling dominan mempengaruhi bauran pemasaran adalah performance. Direkomendasikan kepada pihak RSUD Regional agar lebih meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Silariang Dalam Pernikahan Dini dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan Desa Kareloe Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Astuti, Ika Novi; Multazam, Andi Muhammad; Alwi, Muhammad Kidri
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1203

Abstract

Latar Belakang: Silariang yaitu berbicara mengenai perkawinan yang dilakukan dengan keadaan si laki-laki dan si perempuan kabur dari rumah dan melakukan prosesi pernikahan tanpa upacara adat Bugis dan persetujuan keluarga atau wali dari pihak perempuan dengan suatu alasan. Pernikahan usia dini adalah perkawinan pada remaja di bawah usia 19 tahun yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Masa remaja juga menjadi masa yang rentan terhadap resiko kehamilan karena perkawinan usia dini. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana peristiwa silariang dalam pernikahan dini berdampak terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 20 informan, yang terdiri dari 14 informan utama, 1 informan kunci, dan 5 informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain. Hasil: Silariang sekaligus pernikahan di usia dini menjadi indikasi kehamilan di usia remaja yang berdampak pada kesehatan khususnya kesehatan reproduksi perempuan dimana banyaknya kasus persalinan macet, keguguran dan perdarahan saat proses melahirkan. Paradigma Masyarakat terkait status pelaku silariang dalam pernikahan dini membuat tekanan emosional pada pelaku silariang sekaligus pernikahan dini yang dimana adanya rasa malu dan takut memeriksakan diri pada tenaga kesehatan yang berdampak pada perkembangan janin dalam kandungan ibu hamil. Lingkungan terjadinya silariang dan pernikahan dini oleh karena hal ini dilakukan juga oleh keluarga bahkan dalam penelitian ini telah terjadi kasus silariang dan nikah dini secara turun temurun.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Konsumen Perawatan Kulit di DOC Klinik Kecantikan Makassar Ahmad, Iva Astriva; Ahri, Reza Aril; Arman, Arman
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1204

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan klinik kecantikan untuk terus berkembang dan mempertahankan pelayanan jasa yang maksimal demi memenuhi kebutuhan konsumen/masyarakat luas dibidang kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan konsumen perawatan kulit di DOC Klinik Kecantikan Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel 151 pasien yang dipilih dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan uji chi-square dan uji regresi linear berganda. Hasil: Sebagian responden berusia 17-29 tahun (52,3%), berjenis kelamin perempuan (75,5%), berpendidikan tamat perguruan tinggi (62,9%), dan memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta (44,4%). Hasil analisis korelasi chi-square menunjukan bahwa ada pengaruh antara variabel bauran pemasaran terhadap keputusan konsumen. Hasil regresi linear berganda, dimana variabel independent (predictor) adalah variabel bauran pemasaran: Product (x1), Price (x2), Place (x3), Promotion (x4), People (x5), Process (x6), dan Physical evidence (x7), dengan variabel dependent (respon): keputusan konsumen (Y), dimana Variabel responnya terdiri dari dua kategori Y=1 menyatakan hasil yang diperoleh “cukup” dan Y=0 menyatakan hasil yang diperoleh “kurang”. Dari hasil regresi regresi linear berganda diketahui bahwa Physical evidence (x7) memiliki pengaruh paling besar terhadap keputusan konsumen perawatan kulit di DOC Klinik Kecantikan Makassar. Kesimpulan: Faktor paling dominan mempengaruhi bauran pemasaran adalah physical evidence. Direkomendasikan kepada pihak DOC Klinik Kecantikan Makassar agar lebih meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga konsumen merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan juga semakin banyak konsumen yang berminat berkunjung di klinik.
Analisis Pendekatan Lean Healthcare untuk Mengidentifikasi Waste dengan Menggunakan Value Stream Mapping (VSM) di Instalasi Farmasi Puskesmas Tanralili Maros Tahun 2022
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1205

Abstract

Latar Belakang: Lean merupakan upaya untuk menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatkan nilai tambah (value added) produk baik barang maupun jasa yang berlangsung secara terus-menerus dengan tujuan memberikan nilai kepada pelanggan (customer). Tujuan penelitian untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan obat dengan menggunakan pendekatan Lean Healthcare di Apotek Rawat Jalan Instalasi Farmasi Puskesmas Tanralili Kab. Maros. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Sequential Explanatory yang merupakan campuran data penelitian kualitatif yang dipakai untuk membantu dalam menjelaskan secara detail tentang data penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Lean Healthcare yang dilakukan di tahap awal. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat resep jadi adalah selama 7,46 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 3,95 menit (53%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 3,50 menit (47%). Waktu tunggu pelayanan obat resep jadi pasien BPJS adalah selama 6,29 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 3,22 menit (51%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 3,06 menit (49%). Waktu tunggu pelayanan obat resep jadi pasien umum adalah selama 13,40 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 7,65 menit (57%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 5,74 menit (43%). Waktu tunggu pelayanan obat resep racikan adalah selama 15,58 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 10,3 menit (66%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 5,28 menit (34%). Waktu tunggu pelayanan obat resep racikan pasien BPJS adalah selama 14,51 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 9,45 menit (65%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 5,06 menit (35%). Waktu tunggu pelayanan obat resep racikan pasien umum adalah selama 16,22 menit dengan kegiatan yang menambah nilai (VA) sebanyak 10,80 menit (66%) dan kegiatan yang tidak menambah nilai (NVA) sebanyak 5,41 menit (34%). Nilai non value added >30% menunjukkan bahwa pelayanan belum efektif dan efisien serta terdapat waste. Hal-hal yang mempengaruhi waktu tunggu pasien dan dapat berpotensi menjadi waste diantaranya: faktor man (jenis pasien, kekurangan SDM, dan adanya pegawai apotek yang rangkap jabatan), faktor methode (tidak adanya petunjuk arah dan status pasien), faktor matherial & machine (pasien yang datang bersamaan, jenis resep, kesediaan obat di Puskesmas, waktu kunjung pasien, dan ketidaklengkapan resep obat yang ditulis oleh dokter) dan faktor environment (tidak jelasnya loket penerimaan resep dan penyerahan obat). Kesimpulan: Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat ditingkatkan dengan melakukan observasi lebih lama lagi, mempertimbangkan jumlah sampel yang lebih besar terutama dari sisi pasien dengan harapan dapat lebih memperjelas waste di poliklinik rawat jalan.
Hubungan Kualitas Layanan Dengan Kepuasan Pasien Maarif, Ihsanul; Haeruddin, Haeruddin; Sumiati, Sumiati
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1206

Abstract

Latar Belakang: Kualitas Layanan adalah cara melayani, membantu menyiapkan, mengurus, menyelesaikan keperluan, kebutuhan seseorang atau sekelompok orang. Kepuasan pasien diartikan sebagai interaksi antara harapan dan pengalaman sesudah memakai jasa atau pelayanan diberikan.. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan kualitas layanan terhadap kepuasan pasien di Unit Rawat Jalan Puskesmas Mehalaan Tahun 2022. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan Cross Sectional Study, dengan total sampel sebanyak 166 responden. Teknik Sampling yang digunakan pada penelitian kuantitatif ini ialah Purposive Sampling. Penelitian ini juga menggunakan analisis jalur (Path Analysis). Hasil: Penelitian menunjukan bahwa Kualitas layanan berHubungan positif signifikan secara langsung terhadap kepuasan pasien di unit rawat jalan Puskesmas Mehalaan tahun 2022 (0,000>0,05), Kualitas layanan tidak berHubungan positif signifikan secara langsung terhadap minat kembali di unit rawat jalan Puskesmas Mehalaan tahun 2022 (0,853>0,05), Kepuasan pasien berHubungan positif signifikan secara langsung terhadap minat kembali di unit rawat jalan Puskesmas Mehalaan tahun 2022 (0,013<0,05). Kesimpulan: (1) Penegakkan diagnosis berHubungan terhadap Kepuasan pasien (2) Ketersediaan obat berHubungan terhadap Kepuasan pasien (3) Kebersihan ruangan berHubungan terhadap Kepuasan pasien (4) kesopanan dan keramahan berHubungan terhadap Kepuasan pasien (5) pelayanan cepat tanggap berHubungan terhadap Kepuasan Pasien.
Faktor Risiko Gangguan Neuropsikologis Pada Pekerja Emas Ahdarnisal, Ahdarnisal; Mallapiang, Fatmawaty; Patimah, Sitti
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1207

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor Risiko Gangguan Neuropsikologis Pekerja Emas (Pangembong Bulaeng) di Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pekerja emas (pangembong bulaeng) yang tinggal di Kecamatan Tallo sebanyak 47 pekerja. Sampel pada penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu semua total populasi pekerja emas (Pangembong Bulaeng) menjadi sampel dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Tallo Kota Makassar selama kurang lebih 1 bulan pada bulan Agustus tahun 2020. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner neuropsikologis, Timbangan dan pegukur tinggi badan unuk mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yakni analisis univariat, analisis bivariat Chi Square dan Prevalensi Odds Ratio.Analisis Multivariat unutk melihat odd ratio dengan SPSS 21.0. Hasil: Hasil ini menunjukkan bahwa secara simultan tidak ada pengaruh faktor risiko terhadap gangguan neuropsikologis pekerja emas (Pangembong Bulaeng) di Kecamatan Tallo Kota Makassar. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai OR (Odd Ratio), dimana Penggunaan merkuri merupakan variabel yang memiliki nilai 2,667 paling tinggi jika dibandingkan dengan variabel peggunaan APD. Hasil ini menunjukkan bahwa pada kelompok responden yang menggunakan merkuri memiliki peluang 2,667 kali berisiko mengalami gangguan neuropsikologis dibandingkan responden yang tidak menggunakan merkuri setelah dikontrol oleh variabel penggunaan APD. Kesimpulan: Responden yang menggunakan merkuri memiliki peluang 2,667 kali berisiko mengalami gangguan neuropsikologis dibandingkan responden yang tidak menggunakan merkuri setelah dikontrol oleh variabel penggunaan APD.
Analisis Pengaruh Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Gigi Pada Tindakan Perawatan Gigi dan Mulut Dipoli Gigi RSU Anna Medika Madura Tahun 2022 Utami, Sedya Susilasih; Haeruddin, Haeruddin; Suharni, Suharni
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1208

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik merupakan kunci utama bagi dokter atau dokter gigi sebagai aspek teknis perawatan agar terhindar dari miskomunikasi. Komunikasi terapeutik yang baik memiliki manfaat seperti menaikan kepuasan pasien, menaikan motivasi dan kepatuhan pasien untuk bersikap sehat, serta menaikan hasil kesehatan mulut yang lebih baik. Namun, apabila komunikasi terapeutik tidak diterapkan dengan baik maka dapat mempengaruhi kepuasan pasien dalam tindakan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien pada tindakan perawatan gigi dan mulut di poli gigi RSU Anna Medika Madura tahun 2022. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan secara kuantitatif, dengan metode pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut dipoli gigi RSU Anna Medika Madura. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu sebanyak 70 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji analisis regresi linear sederhana. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 6.074 > nilai t tabel 1.997 dengan nilai sigifikansi 0.000 < 0,05 dan Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.352. Kesimpulan: Komunikasi terapeutik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien karena nilai t hitung > t tabel dan nilai Signifikan < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dan pengaruh variabel bebas (Komunikasi Terapeutik) terhadap variabel terikat (Tingkat Kepuasan Pasien) adalah sebesar 35.2% Kata kunci: Komunikasi Terapeutik; Kepuasan Pasien;

Page 10 of 12 | Total Record : 113