cover
Contact Name
Bambang Eko Susilo
Contact Email
bambang.mat@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.mat@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
D7 Building 1st Floor, Sekaran Campus, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Mathematics Education
ISSN : 22526927     EISSN : 24605840     DOI : https://doi.org/10.15294/ujme
Core Subject : Education,
Unnes Journal of Mathematics Education (UJME) publishes research issues on mathematics education. The UJME processes manuscripts resulted from a research in mathematics education scope, which includes, but is not limited to the topics of didactic development research (DDR), research and development (RnD) in mathematics education, ethnomathematics, realistic mathematics education, psychology of mathematics education and technology in mathematical instruction. The manuscript must be original research, written in English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 393 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEA BERBANTUAN CABRI 3D TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI JARAK Masturoh, Umi; Winarti, Endang Retno; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3435

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi model pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Jatilawang sedangkan sampel dalam penelitian ini dipilih secara random sampling dan terpilih dua kelompok sampel yaitu 34 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 34 siswa sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi jarak dengan pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D lebih baik daripada hasil belajar siswa dengan model pembelajaran DI, hasil belajar siswa dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat tinggi lebih baik daripada hasil belajar siswa dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat sedang dan rendah, dan hasil belajar siswa dengan pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat tinggi bukan yang terbaik di antara siswa yang lain tetapi memiliki rataan yang paling tinggi. Saran yang dapat direkomendasikan adalah pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D dapat diterapkan pada pembelajaran materi jarak sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN TTW DAN SGW BERBANTUAN KARTU SOAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Nur Afriyani, Arina Dwi; Chotim, Moch; Hidayah, Isti
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3436

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Think-Talk-Write (TTW) dan strategi Small-Group Work (SGW) berbantuan kartu soal terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi dimensi tiga. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 7 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Sebagai sampel diambil dua kelas eksperimen, kelas eksperimen I menggunakan strategi TTW sedangkan kelas eksperimen II menggunakan strategi SGW berbantuan kartu soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi dimensi tiga; (2) model pembelajaran kooperatif dengan strategi SGW berbantuan kartu soal efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi dimensi tiga; dan (3) rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah pada materi dimensi tiga dalam pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW lebih baik dibanding pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan strategi SGW berbantuan kartu soal. Simpulan yang diperoleh adalah model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW dan SGW berbantuan kartu soal efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi dimensi tiga.  
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TAPPS BERBANTUAN FACEBOOK LEARNING DAN CABRI PADA PENCAPAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Abduh, Muhamaad Faisal; Kartono, Kartono; Sutarto, Hery
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3437

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelas dengan pembelajaran model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri serta dengan model TAPPS berbantuan Cabri mencapai ketuntasan, dan mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa pembelajaran model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri lebih baik dari model TAPPS berbantuan Cabri dan model ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Pekalongan tahun pelajaran 2012/2013. Secara acak terpilih sampel kelas XI RPL 1 dengan pembelajaran model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri, kelas XI TP dengan model TAPPS berbantuan Cabri dan kelas XI TKR 3 dengan model ekspositori. Dari hasil uji ketuntasan belajar diperoleh kelas dengan pembelajaran model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri serta dengan model TAPPS berbantuan Cabri telah mencapai ketuntasan. Dari hasil uji Anova satu jalur diperoleh rata-rata ketiga kelas sampel berbeda signifikan dan hasil uji lanjut LSD menunjukkan rata-rata kelas dengan model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri lebih baik daripada model TAPPS berbantuan Cabri dan model ekspositori. Simpulan yang diperoleh adalah kelas dengan model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri serta dengan model TAPPS berbantuan Cabri telah mencapai ketuntasan untuk kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran model TAPPS berbantuan Facebook Learning dan Cabri lebih baik dari model TAPPS berbantuan Cabri dan model ekspositori.
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TPS DAN SFE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP Susanto, Febri; Suyitno, Hardi; Arifudin, Riza
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran model Think Pair Share (TPS) dan model Student Facilitator and Explaining (SFE) pada siswa kelas X materi jarak pada bangun ruang dapat mencapai ketuntasan belajar dan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif antara pembelajaran model Think Pair Share (TPS) dan model Student Facilitator and Explaining (SFE). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Kota Tegal tahun pelajaran 2012/2013 yang berada dalam sembilan kelas. Sembilan kelas tersebut kemudian dipilih dua kelas secara acak untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X 2 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X 1 sebagai kelas eksperimen 2. Uji ketuntasan belajar memberikan hasil yaitu siswa kelas eksperimen 1 dan 2 telah mencapai ketuntasan belajar. Uji kesamaan dua proporsi memberikan hasil yakni proporsi ketuntasan belajar pada aspek pemahaman konsep siswa kelas eksperimen 1 sama baiknya dibanding proporsi ketuntasan belajar pada aspek pemahaman konsep siswa kelas eksperimen 2. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran model TPS dan SFE pada materi jarak pada bangun ruang telah mencapai ketuntasan belajar dan model pembelajaran TPS sama efektifnya dengan pembelajaran model SFE.
PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL SUPERITEM BERBANTUAN SCAFFOLDING Pratiwi, Restyanna Yanu; Sukestiyarno, Sukestiyarno; Asikin, Mohammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3439

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Superitem berbantuan scaffolding pada materi trigonometri kelas X SMK dapat meningkatkan karakter rasa ingin tahu, ketrampilan pemecahan masalah, dan dapat mencapai KKM pada siswa yang ditentukan pada kemampuan pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive pada kelas X RPL 2 dengan 5 siswa sebagai subjek penelitian.  Subjek 1 adalah siswa peringkat pertama, subjek 2, 3 dan 4 adalah siswa pada kuartil pertama, kedua dan ketiga serta subjek 5 siswa pada peringkat terakhir. Hasil penelitian menunjukkan karakter rasa ingin tahu dan ketrampilan pemecahan masalah kelima subjek penelitian meningkat ditunjukkan dengan peningkatan skor gain yang diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara. Karakter rasa ingin tahu S1 mendapatkan gain dengan kriteria tinggi sedangkan keempat subjek yang lain yaitu S2, S3, S4, dan S5 sedang. Hasil pengamatan ketrampilan pemecahan masalah menghasilkan gain dengan kriteria tinggi semua. Kemampuan pemecahan masalah kelima subjek penelitian mencapai  KKM yang telah ditetapkan yaitu ≥71. Peringkat pertama adalah S1 (99,7), kedua S5 (75,8), ketiga S2 (75,6), peringkat keempat dan kelima adalah S3 dan S4 dengan nilai sama (75,8). Simpulan pada penelitian ini adalah model pembelajarn Superitem berbantuan scaffolding dapat meningkatkan 3 aspek hasil belajar yaitu afektif, psikomotorik, dan kognitif.
IDENTIFIKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN TUGAS PENGAJUAN MASALAH Fathiya, Rina Nurul; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3440

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahap berpikir kreatif menggunakan model PBL dengan tugas pengajuan masalah matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-5 di SMA Negeri 2 Semarang. Prosedur pengumpulan data meliputi validasi, pembelajaran di kelas, tes TPM, analisis tes TPM, wawancara, analisis hasil wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, pada tahap mensintesis ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 mendapatkan ide dari pengetahuan yang dimiliki. TKBK 0 mendapatkan ide dari pemikiran sendiri. Tahap membangun ide, peserta didik TKBK 3 dan TKBK 2 mengalami kesulitan saat membentuk ide menjadi soal. Peserta didik pada TKBK 1 dan TKBK 0 tidak kesulitan. Tahap merencanakan penerapan ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 lancar dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 3 produktif dalam memunculkan ide, ada peserta didik TKBK 2 produktif memunculkan ide. TKBK 1 dan TKBK 0 tidak produktif memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 2 dan TKBK 1 sudah cukup lancar, tetapi tidak produktif dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 0 tidak lancar dan tidak produktif memunculkan ide. Pada tahap menerapkan ide, ada peserta didik TKBK 3 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang baru. Peserta didik pada TKBK 2 sampai TKBK 0 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang sudah ada. Perlu dilakukan penelitian lanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih rendah berdasarkan karakteristik tahap berpikir  peserta didik pada penelitian ini.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGACU PADA MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Savitri, Soviana Nur; Rochmad, Rochmad; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP tuntas secara klasikal, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran ekspositori, serta rata-rata aktivitas siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP lebih tinggi dari rata-rata aktivitas siswa dengan pembelajaran ekspositori. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 21 Semarang tahun pelajaran 2012/2013. Dengan teknik cluster random sampling terpilih sampel siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Data penelitian berupa data kemampuan pemecahan masalah dengan metode tes dan data aktivitas siswa dengan metode observasi. Data tersebut diuji dengan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP tuntas secara klasikal, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas kontrol, dan rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata aktivitas siswa kelas kontrol. Jadi, pembelajaran matematika mengacu pada MMP efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah.
KEEFEKTIFAN EXPERIENTIAL LEARNING DENGAN STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Rahmawati, Jeni; Hidayah, Isti; Darmo, Darmo
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ketuntasan belajar peserta didik yang diajar dengan model experiential learning dengan strategi REACT, (2) rata-rata kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang diajar dengan model  experiential learning dengan strategi REACT. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VII SMPN 6 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Terpilih kelas VIID sebagai kelas kontrol dan kelas VIIE sebagai kelas eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji    proporsi dan   uji  t. Pada uji proporsi kelas kontrol diperoleh zhitung (-1,633) < ztabel (1,64) dan kelas      eksperimen      diperoleh     zhitung (2,042)  > ztabel (1,64).   Pada  uji    t     diperoleh thitung (3,396) > ttabel (1,667). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan (1) peserta didik yang diajar dengan model  experiential learning dengan strategi REACT sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal, (2) rata-rata kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang diajar dengan model experiential learning dengan strategi REACT lebih baik dibanding yang diajar dengan model ekspositori.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MODEL DESIGNED STUDENT-CENTERED INSTRUCTIONAL TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI PESERTA DIDIK Narulita, Ajeng Alisa; Multono, Mulyono; Sunarmi, Sunarmi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3446

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah kemampuan representasi matematika peserta didik kelas VIII yang diberi pembelajaran dengan model Designed Student-Centered Instructional (DSCI) pada mencapai ketuntasan belajar atau tidakdan (2) apakah kemampuan representasi matematika peserta didik kelas VIII yang diberi pembelajaran dengan model DSCI lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran dengan model ekspositori. Hal tersebut yang akan menentukan apakah model DSCI efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan representasi matematika atau tidak.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Cilacap tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil secara acak melalui teknik area (cluster) sampling sehingga diperoleh kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dan dan kelas VIII B sebagai kelompok kontrol. Setelah dilakukan penelitian diperoleh simpulan bahwa (1) rata-rata kemampuan representasi peserta didik kelas VIII yang diberi pembelajaran dengan model DSCI mencapai ketuntasan belajar dan (2) rata-rata kemampuan representasi peserta didik kelas VIII yang diberi pembelajaran dengan model DSCI lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran dengan model ekspositori.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN KARTU MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rahmawati, Nurlalili Tri; Junaedi, Iwan; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat ketuntasan secara individual dan klasikal kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan kartu masalah; (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan kartu masalah dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontrol dan tidak diterapkan model SSCS berbantuan kartu masalah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Wiradesa tahun pelajaran 2012/2013. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan desain posttest only control design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan  model pembelajaran SSCS berbantuan kartu masalah mencapai kriteria ketuntasan; (2) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran  SSCS berbantuan kartu masalah lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontrol.

Page 7 of 40 | Total Record : 393


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 12 No 2 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 12 No 1 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 3 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 2 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 11 No 1 (2022): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 3 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 3 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 2 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 9 No 1 (2020): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 3 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 3 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education More Issue