cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INVENTION: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27742660     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 3 November 2025" : 64 Documents clear
Eksplorasi Pengalaman Mahasiswa PPKn UNIMED dalam Mengakses Konten FYP TikTok dan Kaitannya dengan Wawasan Kewarganegaraan Sari, Bertania Permata; Barus, Deo Agung Haganta; Sihotang, Agustin Pratama; Sidabutar, Eirene Dahlia; Purba, Nasywa Yasmin; Yunita, Sri; Neva, Chandra Fhutu
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2886

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, terutama TikTok, telah mengubah cara mahasiswa mengakses informasi dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa PPKn UNIMED dalam mengakses konten FYP TikTok dan pengaruhnya terhadap wawasan kewarganegaraan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur kepada mahasiswa aktif pengguna TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengakses TikTok setiap hari, menemukan konten yang edukatif terkait nilai-nilai kewarganegaraan, toleransi, dan hak asasi manusia. Namun, mereka juga menghadapi tantangan seperti misinformasi. Kesimpulannya, TikTok dapat berfungsi sebagai media pembelajaran kewarganegaraan yang efektif, asalkan didukung oleh literasi digital yang baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran PPKn.
Penerapan Nilai-Nilai Anti Korupsi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar: Sebuah Telaah Reflektif Mumang, Andi Sri Wahyuni; Marsuki, Andika
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2887

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas kekhawatiran terhadap data yang menunjukkan adanya tren kasus korupsi yang terus meningkat dari tahun ketahun yang dihimpun oleh Transparency International Global Coalition Against Corruption dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Sehingga diperlukan upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran diri dengan menerapkan nilai-nilai anti korupsi yang dapat diajarkan dalam pembelajaran pendidikan Pancasila mulai pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan tujuan agar mampu mendapatkan, memahami, dan mendeksripsikan berbagai pandangan yang terkait dengan subjek yang dibahas. Dengan demikian dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif dari hasil penelitian terdahulu terkait penerapan nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran pendidikan pancasila di sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab perbuatan korupsi itu bisa terjadi, ada beberapa bentuk upaya penerapan nilai-nilai anti korupsi yang mendasar yang bisa diajarkan dalam pembelajaran Pancasila di sekolah dasar seperti mengutamakan perilkau jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, berani, peduli, kerja keras, sederhana, mandiri. Namun perlu diketahui bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya sekedar dipahami secara kognitif, tetapi juga diinternalisasikan dalam sikap dan tindakan konkrit. Selain itu, penerapan nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran pendidikan Pancasila di jenjang sekolah dasar membutuhkan keteladanan baik itu guru maupun siswa, diperlukan kerja sama serta komitmen untuk menjamin agar penerapan nilai-nilai antikorupsi dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.
Developing Book Creator Application as Students’ Worksheet in Reading Narrative Text Lestari, Ayu; Harahap, Neni Afrida Sari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2910

Abstract

This study aimed to develop a Book Creator application-based worksheet for teaching reading narrative texts to junior high school students. The research employed the Research and Development (R&D) method, adapting Borg and Gall’s (2007) model into six stages: research and information collection, data analysis, product design, expert validation, revision, and final product development. Data were collected through student needs analysis questionnaires, and expert validation questionnaires. Based on these findings, the research was carried out through six steps. First, Gathering data and information from students using questionnaires to understand their needs, lacks, and learning needs. Second, Data analysis were analyzed as the foundation for material development. Third, a draft worksheet was developed using Book Creator Application focusing on interactive and structured activities. Fourth, the draft was evaluated through expert validation to ensure its content, design, and relevance. Fifth, revisions were made based on expert feedback to improve clarity and effectiveness. Finally, the validated product received as score of 4.1 in the “good” category, indicating that the developed worksheet is suitable for use in teaching reading narrative texts.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Difrensiasi Kelompok pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII-3 MTs Negeri 1 Langkat Qadri, Muamar Al; Usmaidar, Usmaidar; Cahayani, Efi
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis diferensiasi kelompok dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII-3 MTs Negeri 1 Langkat, khususnya dalam membentuk motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak seringkali bersifat teoritis dan kurang aplikatif, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara emosional. Dengan adanya diferensiasi kelompok, guru dapat menyesuaikan strategi mengajar sesuai dengan kebutuhan siswa, gaya belajar, minat, serta kemampuan siswa, yang terbagi ke dalam tiga tipe utama yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dilaksanakan mulai April hingga Agustus 2025. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa kelas VIII-3, dengan objek penelitian berupa penerapan diferensiasi kelompok pada proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini dapat berjalan efektif dengan pengelompokan siswa yang tepat, sehingga mereka lebih aktif, termotivasi, dan mudah memahami materi. Siswa menunjukkan persepsi positif, terbukti dari keterlibatan mereka dalam diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Kendala utama yang dihadapi adalah manajemen waktu, mengingat setiap kelompok memiliki ritme belajar yang berbeda, namun hal ini tetap sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, diferensiasi kelompok terbukti mampu mendukung pembelajaran Akidah Akhlak dalam membentuk akhlak mulia sekaligus meningkatkan minat belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Hasil Belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh Ramadhan, Syahrul; Khairuddin, Khairuddin; Jasmienti, Jasmienti; Darmawati, Gusnita
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2912

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar informatika siswa di MTsN 2 Kota Payakumbuh, hasil belajar tercermin dari hasil nilai ulangan harian dan terlihat dalam proses pembelajaran masih di dominasi oleh guru yang bisa disebut dengan motode konvensional. Pemberian materi kepada siswa melalui pendekatan ceramah, membuat peran guru lebih dominan di dalam kelas. Hal ini membuat siswa berperan sebagai agen pembelajaran yang bersifat pasif. Model pembelajaran konvensional ini tidak mampu menarik perhatian siswa, dan guru cenderung tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut yang menyebabkan siswa tidak dapat mencapai ketuntasan belajar seperti yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan peneltian Grup Design Pretest-Posstest Control Design. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini ialah seluruh sisswa kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan model simpel random sampling yang sebelum pengambilan sampel tersebut dilakukan beberapa uji yaitu : uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII.11 sebagai kelas ekperimen dan kelas VII.9 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diambil dari hasil belajar informatika siswa dari tes akhir (posstest), Data hasil akhir dari kedua kelas berdistribusi normal dan homogeny, Sedangkan hasil dari tes akhir yang menggunakan Uji T diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,019 yang artinya nilai < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha nya diterima. Jadi kita dapat simpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Flipped Classroom terhadapat hasil belajar hasil belajar informatika kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh.
Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Training Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Tinjauan Sistematis Sidabutar, Efimah; Situmorang, Imelda; Simanjuntak, Mariati P.
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektivitas model pembelajaran Inquiry Training dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah peserta didik di berbagai jenjang pendidikan dan bidang studi. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah *15 artikel ilmiah terpublikasi pada 2019–2025 di jurnal terindeks Sinta dan Scopus. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu, seperti fokus pada penerapan Inquiry Training, penyajian data empiris, serta relevansi dengan konteks pembelajaran abad ke-21. Hasil analisis menunjukkan bahwa Inquiry Training secara konsisten memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah, dengan nilai effect size antara 0,885 hingga 1,90. Model ini efektif karena mendorong siswa untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan merefleksikan pengetahuan. Integrasi dengan teknologi digital seperti PhET Simulation dan *Google Classroom memperkuat keterlibatan siswa dan memperluas pengalaman belajar. Selain itu, Inquiry Training juga efektif diterapkan pada pembelajaran non-sains, seperti Pendidikan Agama Islam dan Fiqih. Secara teoretis, keberhasilan model ini selaras dengan teori konstruktivisme dan tuntutan kompetensi abad ke-21 (4C). Dengan demikian, Inquiry Training merupakan model pembelajaran yang efektif, fleksibel, dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi integrasi Inquiry Training dengan strategi lain seperti Project-Based Learning dan Problem-Based Learning guna memperkuat hasil pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Hasanah, Niswatun; Saragi, Shela Estica; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul IPA berbasis pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA yang digunakan selama ini belum memenuhi standar pembelajaran berdiferensiasi. Analisis dokumen mengungkapkan bahwa modul dan LKPD yang ada masih bersifat konvensional, didominasi teks, kurang interaktif, dan belum mengakomodasi keragaman belajar siswa. Wawancara dengan guru IPA mengidentifikasi kebutuhan mendesak terhadap bahan ajar digital yang fleksibel, menarik, dan mampu memfasilitasi diferensiasi konten, proses, maupun produk pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan pengembangan e-modul IPA "JELAJAH IPAKU" yang mengintegrasikan pendekatan diferensiasi dengan fitur multimedia dan project-based learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berdiferensiasi merupakan solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang inklusif dan relevan dengan tuntutan abad 21.
Penerapan Metode Tartil dalam Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam Nehe, Elfiana; Ramayani, Nurmisda
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2915

Abstract

Membaca Al-Qur’an bagi umat muslim merupakan ibadah kepada Allah SWT. Membaca Al-Qur’an memang tidak mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melaui transfer informasi semata, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan. Untuk itu guru di Pondok Pesantren Tajussalam Besilam memberikan upaya kepada santri agar dapat memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an salah satunya yaitu dengan penerapan metode tartil ini. Metode tartil adalah cara membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan cara pelan dan perlahan serta mengucapkan huruf-huruf dari mahrajnya dengan tepat. Membaca pelan dan tepat maka dapat terdengar dengan jelas masingmasing hurufnya dan tajwidnya. Berdasarkan permasalahan di atas pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada santri Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode tartil dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan teknik pengumpul data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Guru bidang studi Al-Qur’an. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tartil ini adalah sebuah upaya yang dilakukan guru dalam membantu santri untuk memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Setelah menggunakan metode tartil ini dapat terlihat perbedaan pada siswa dalam hal membaca sekaligus menghafal yaitu meski santri belum maksimal menghafal namun guru terus melakukan upaya tersebut agar siswa dapat membaca dan menghafal dengan baik.
Kontekstualisasi Kurikulum Merdeka: Tinjauan Literatur Peran Problem-Based Learning (PBL) dalam Menguatkan Scientific Literacy: (Studi Kasus Pembelajaran IPA SMPN 7 Medan) Siregar, Suci Asda Mutia; Sihite, Judika Adventis Maleakhi; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2916

Abstract

Kurikulum Merdeka (KM) bertujuan mentransformasi pendidikan Indonesia dengan mengutamakan literasi sains dan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA, namun implementasinya terkendala pendekatan konvensional yang kurang melibatkan siswa. Penelitian ini menganalisis peran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan literasi sains melalui tinjauan literatur sistematis dan studi kasus di SMPN 7 Medan, berfokus pada integrasi PBL dalam KM untuk mendukung penalaran ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain PRISMA dan studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi (Januari-Maret 2024), wawancara, dan kuesioner needs assessment dianalisis dengan NVivo dan validasi triangulasi. Hasil menunjukkan PBL melalui tahapan orientasi masalah, penyelidikan, dan refleksi, meningkatkan kemampuan siswa menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi penyelidikan, dan menginterpretasi data. Studi kasus mengonfirmasi PBL berbasis isu lingkungan lokal meningkatkan motivasi dan kesadaran ilmiah siswa. Temuan ini mendukung transformasi pedagogis KM, menekankan pengembangan kompetensi guru dalam merancang masalah autentik untuk pembelajaran kontekstual.
Analisis Paradoks Pembelajaran IPA dan Desain Solusi Hybrid Blended Learning di Sekolah Menengah Purba, Greace Enita; Nasution, Irma Riavael; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2917

Abstract

Abstrak. Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut transformasi pembelajaran IPA yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada keterampilan abad 21. Namun, cita-cita ini sering berbenturan dengan realitas keterbatasan sarana prasarana di banyak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam problematika proses pembelajaran IPA di sebuah Sekolah Menengah Pertama dan merancang solusi berbasis teknologi yang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran satu kelas (32 siswa kelas IX) dan wawancara mendalam dengan seorang guru IPA senior. Hasil penelitian mengungkap sebuah paradoks: di satu sisi, terdapat modalitas pembelajaran kuat berupa interaksi verbal guru yang unggul dan antusiasme siswa yang tinggi; di sisi lain, potensi ini terhambat oleh kendala struktural seperti ketiadaan laboratorium IPA, dominasi metode ceramah meskipun teknologi tersedia, serta hambatan birokrasi dalam adopsi kurikulum baru. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekomendasikan penerapan model Hybrid Blended Learning yang terintegrasi. Model ini dirancang untuk memadukan keunggulan interaksi sinkronous (tatap muka) yang sudah baik dengan pemanfaatan sumber daya digital asinkronous (laboratorium virtual, simulasi PhET, video pembelajaran, dan proyek berbasis digital). Solusi ini diyakini tidak hanya menjembatani kesenjangan sarana, tetapi juga mengoptimalkan potensi pedagogis guru, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mengakselerasi pengembangan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) secara sistematis.