INVENTION: Journal Research and Education Studies
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Articles
64 Documents
Search results for
, issue
"Volume 6 Nomor 3 November 2025"
:
64 Documents
clear
Pengaruh Pelatihan Berbasis Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMPN 1 Tanjung Pur
Wiguna, Satria;
Saputri, Ramadayanti;
Supawi, Muhammad
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2964
This study aims to analyze the effect of competency-based training attended by Islamic Religious Education (PAI) teachers on students’ learning achievement at SMP Negeri 1 Tanjung Pura. The background of this research is based on the low average scores in PAI subjects and the lack of teacher participation in practical and sustainable training programs. This study employed a quantitative approach with a correlational method. The research sample consisted of four PAI teachers and fifty-seven seventh-grade students selected proportionally from a total of 190 students. The research instruments included a teacher questionnaire to measure the implementation of competency-based training and a student questionnaire to assess PAI learning achievement. Data were analyzed using simple linear regression with the aid of the SPSS program. The results indicate that competency-based training has a significant positive effect on improving students’ learning achievement. This influence is reflected in the increased student participation in learning activities, better understanding of religious materials, and higher academic performance in PAI subjects. These findings suggest that training programs designed to be contextual, practice-oriented, and aligned with teachers’ real needs can effectively enhance the quality of learning and student outcomes. Therefore, competency-based training should be adopted as a primary strategy for developing the professional capacity of PAI teachers at the secondary school level.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Terhadap Pengunaan AI dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Pamuji, Putri Dyah Ayu;
Fadhillah, Ameera;
Lestari, Ayu;
Saradiva, Azkya;
Harpan, Najwa Kamila;
Simbolon, Sefrina Anastasya
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2971
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran bahasa Inggris serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 90 responden melalui kuesioner dan 13 informan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi belajar, terutama dalam keterampilan menulis seperti pemeriksaan tata bahasa, struktur kalimat, dan pengayaan kosakata. Namun, mahasiswa tetap menempatkan AI sebagai alat bantu pelengkap, bukan pengganti peran dosen. Faktor internal, seperti pengalaman dan motivasi belajar, lebih dominan dibandingkan faktor eksternal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan bimbingan dosen untuk penggunaan AI yang optimal.
Transformasi Gaya Kepemimpinan Adaptif Dalam Membangun Iklim Organisasi Inovatif di MAS Babussalam Besilam
Jannah, Jannah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2972
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi kepemimpinan adaptif kepala madrasah dalam membangun iklim organisasi yang inovatif di MAS Babussalam Besilam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan kepemimpinan adaptif melalui komunikasi terbuka, pemberian ruang kolaborasi, dan pelibatan guru dalam proses pengambilan keputusan. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya keberanian guru untuk mencoba gagasan baru dan metode pembelajaran yang lebih variatif, sehingga mulai terbentuk budaya kerja yang lebih kolaboratif dan terbuka terhadap perubahan. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa inovasi belum berjalan optimal karena masih terdapat hambatan berupa motivasi guru yang belum stabil dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif memiliki kontribusi nyata dalam pembentukan iklim organisasi inovatif di madrasah, namun transformasi tersebut membutuhkan penguatan pada aspek motivasi dan peningkatan keterampilan teknologi agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
Inovasi Pembelajaran Tahfiz Qur’an di Pondok Pesantren Kampung Qur’an Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura
Wahyuni, Ade Nurul;
Qadri, Muammar Al;
Hasbullah, Hasbullah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2973
Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di lokasi penelitian maka penulis mendapatkan fakta dilapangan bahwasanya belum terlaksananya program tahfiz qur’an menggunakan pembelajaran pojok baca Al-Qur’an di pondok pesantren kampung qur’an sehingga membuat guru bidang studi Al-Qur’an Hadis hanya dapat melangsungkan pembelajaran Al-Qur’an sesuai dengan alokasi waktu dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum pondok pesantren yang diterapkan di pondok pesantren. Sehingga penulis merumuskan masalah yaitu : Bagaimana penerapan Pojok baca dalam kegiatan belajar dan mengajar bidang studi Al-Qur’an Hadis siswa kelas VII Pondok Pesantren Kampung Qur’an Tanjung Pura. Metode penelitian yang penulis gunakan didalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi secara mendalam dan langsung dilakukan kepada narasumber. Maka, penulis menyimpulkan bahwasanya : Penerapan pojok baca Al-Qur’an sebagai strategi guru untuk meningkatkan kemampuan siswa menghafal Al-Qur’an adalah guru tidak menggunakan metode khusus melainkan menggunakan metode masing-masing yang dikuasai oleh siswa. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan hasil rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan dalam proses pelaksanaan pembelajaran guru tidak ada kesulitan saat proses belajar menghafal berlangsung, karena guru tidak menggunakan metode khusus saat siswa menghafal. Jadi guru hanya menyimak dan membenarkan siswanya saat tahsin atau hafalan Al-Qur’an pada saat menerapkan pojok baca Al-Qur’an.
Rekonstruksi Konsep Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Teoritis Tentang Definisi, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Kompetensi Inti dalam Perspektif Kurikulum Merdeka
Mukaddam, Muhammad Faqih;
Hermina, Dina
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2967
Pembelajaran PAI adalah proses penanaman nilai-nilai yang sifatnya keagamaan dengan tujuan membentuk manusia berakhlak mulia yang dalam hal ini adalah peserta didik. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti mencari informasi mengenai pembelajaran PAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep PAI yang mencakup pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan kompetensi inti pembelajaran PAI dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Jurnal ini membahas mengenai konsep PAI yang mencakup pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan kompetensi inti pembelajaran PAI dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya pertama PAI dalam Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran agama yang dilaksanakan dengan cara peserta didik diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, pertanyaaan dan lain sebagainya. Kedua, tentu tujuan utama dari PAI dalam Kurikulum Merdeka adalah membentuk peserta didik yang berakhlak mulia. Ketiga, ruang lingkup pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka mencakup formal, non formal dan informal. Kemudian kompetensi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka yaitu terdapat beberapa aspek mencakup aspek spiritual, pengetahuan, sosial, dan keterampilan. Aspek yang terpenting dan tanpa mengabaikan apsek lainnya yaitu aspek spiritual dan sosial. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk penliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Desain Pembelajaran Berbasis Inkuiri Disekolah Dasar : Sebuah Tinjauan Literatur Tentang Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa
Egista, Veronicha;
Puspita, Zahra;
Sari, Putri Alam;
Syifa, Nabila Nur;
Sa’odah, Sa’odah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.3000
Pendidikan memegang peranan penting dalam pengembangan individu dan kelompok, dengan guru sebagai faktor kunci dalam keberhasilan proses pembelajaran. Di sekolah dasar, pembentukan kompetensi dasar seperti pemahaman konsep, keterampilan pemecahan masalah, dan proses sains harus difasilitasi dengan model pembelajaran efektif. Salah satu pendekatan yang banyak diaplikasikan adalah pembelajaran berbasis inkuiri (Inquiry-Based Learning/IBL) yang menekankan keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan, melakukan investigasi, dan menarik kesimpulan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis untuk menganalisis dampak model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa IBL secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, implementasi IBL menghadapi tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, dan waktu pembelajaran. Strategi peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan media sederhana, serta dukungan kebijakan sekolah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan model ini. Dengan implementasi yang tepat, IBL berpotensi besar mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) dan sikap ilmiah pada peserta didik.
Analisis Produksi Padi di Sumatera Utara
Sintong, Mahara;
Miftahurridlo, Muhammad;
Azizah, Rohil Al;
Lumbantobing, Adelina;
Maruhawa, Rafa Aurifa;
Nurhalifah, Akilah;
Rahmi, Rahmi;
Mandailing, Arfiah Wulandari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.3003
This study analyzes rice production trends in North Sumatra from 2020 to 2024 by examining fluctuations, key influencing factors, and their statistical significance. Using quantitative methods with descriptive statistics and multiple linear regression, the research utilizes secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS). The results show a consistent increase in rice production from 4.51 million tons in 2020 to 5 million tons in 2024, supported by growth in harvested area, fertilizer use, and seed utilization. Regression analysis reveals that harvested area, fertilizer, and seed quantities significantly influence production, while labor input is not statistically significant. Climate variability, land conversion, and limited adoption of modern agricultural technology remain key challenges. This study highlights the urgency for improved irrigation, technology adoption, and equitable subsidy distribution to support long-term production stability.
Memahami Pendidikan Inklusif Untuk Anak Usia Dini
Fauziah, Elyatul;
Saflisa, Fadilla Rayhan;
Alfiyah, Dila;
Ramadhani, Dwi Okti;
Hadiati, Eti
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.3004
Pendidikan inklusif untuk anak-anak usia dini adalah cara yang menekankan pemberian kesempatan belajar yang sama bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Menurut Booth dan Ainscow (2002), pendidikan inklusif adalah proses mengenali dan mengurangi hambatan belajar dengan menerapkan lingkungan yang ramah, partisipatif, dan bisa merespons keberagaman anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk melihat konsep inklusi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) serta tantangan yang terjadi saat pendidikan inklusif diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif bergantung pada pemahaman guru, penyesuaian kurikulum, serta dukungan dari orang tua dan tenaga profesional. Meskipun masih ada hambatan seperti kurangnya alat, pelatihan guru yang tidak cukup, dan kesadaran masyarakat yang rendah, penerapan pendidikan inklusif tetap memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial, emosional, kemandirian, dan kemampuan berinteraksi anak sejak usia dini. Penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan guru dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah terhadap keberagaman untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di PAUD.
Relevansi Etika Digital Terhadap Perilaku Tanggung Jawab Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PAI
Mukaddam, Muhammad Faqih;
Cahyadi, Ani
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2992
Etika digital adalah tata aturan yang harus deperhatikan dalam menggunakan teknologi. Dalam penggunaan teknologi baik sebagai peserta didik maupun pendidik harus memiliki perilaku tanggung jawab. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, peneliti mencari informasi mengenai etika digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab pengggunaan teknologi dalanm pembelajaran PAI. Jurnal ini membahas mengenai etika dalam perspektif Islam, teknologi dalam pembelajaran PAI, etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tantangan etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tanggung jawab pendidik dan peserta didik dalam penggunaan teknologi pada PAI, serta relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya etika digital sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilaku tanggung jawab pada penggunaan teknologi. Pertama, etika digital adalah sebagai dasar pembentukan akhlak dalam dunia teknologi. Kedua, prinsip amanah dan kejujuran digital mendorong timbulnya perilaku tanggung jawab. Ketiga, etika digital Islami menjadi sebuah dasar tanggung jawab dalam memfilter konten. Keempat, etika interaksi digital mempengaruhi pada perilaku tanggung jawab komunikasi. Kelima, etika keamanan dan privasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi data. Terakhir, prinsip maqasid Syariah mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Hubungan Antara Media Pembelajaran, Metode Perencanaan dan Gaya Belajar Siswa di SMAN 5 Medan
Sasmita Br Sianturi, Amelia;
Pratiwi, Adinda Rizky;
Hafifa, Fanny;
Sarip, Najwa;
Mukra, Rizal;
Sari, Vio Joana;
Arwita, Widya
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/invention.v6i3.2993
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara media pembelajaran, metode pembelajaran, perencanaan pembelajaran, dan gaya belajar siswa dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi di SMA Negeri 5 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods (metode campuran) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui angket dan pendekatan kualitatif melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru biologi secara rutin menggunakan media pembelajaran, terutama media visual seperti gambar, video, dan animasi yang membantu siswa memahami konsep biologi yang abstrak. Namun, pemanfaatan media interaktif dan audio masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi variasi gaya belajar siswa. Selain itu, guru menerapkan metode seperti inquiry learning, discovery learning, dan project based learning yang disesuaikan dengan karakteristik materi dan kebutuhan siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kemampuan teknologi dan kurangnya pelatihan media digital. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan antara perencanaan pembelajaran yang baik, pemilihan metode yang tepat, dan penggunaan media yang variatif dapat meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi.