cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 151 Documents
Efektivitas Pembelajaran Daring Berbasis Inkuiri Melalui Whatsapp Group Terhadap Pemahaman Konsep Benzena dan Turunannya Mu'minin, Ali Amirul
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i1.143

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of inquiry-based online learning using WhatsApp Group on understanding the concept of benzene and its derivatives by comparing the level of concept understanding in benzene and its derivatives produced by inquiry-based online learning and expository-based online learning through WhatsApp Group. This research used quasi-experimental design with pretest-posttest control group design. Research sample were 4th semester students of Tadris Kimia IAIN Tulungagung in the 2020/2021 academic year. Research instrument was a test for understanding the concept of benzene and its derivatives which had been valid and reliable. Research data were pretest and posttest scores of understanding the concept of benzene and its derivatives were analyzed using t-test on the SPSS program. The results of the analysis show that there were significant differences in the level of concept understanding in benzene and its derivatives produced by inquiry-based online learning through WhatsApp Group and expository-based online learning through WhatsApp Group. The level of concept understanding in benzene and its derivatives produced by inquiry-based online learning through WhatsApp Group were higher than produced by expository-based online learning through WhatsApp Group.
Tes Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA di SMP Berbasis Model Rasch Fauzi, Aziz Akhmad; Susongko, Purwo; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i1.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Validitas isi (2) validitas psikometrik dan (3) validitas konstrak asesmen kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP dengan pemodelan Rasch, serta (4) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di SMP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 September 2021 di MTs NU 01 Kramat. Populasi yang digunakan adalah seluruh lembar jawab siswa MTs NU pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2021/2022. Butir-butir Instrumen asesmen kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP telah memenuhi (1) validitas isi (2) validitas psikometri dan (3) validitas konstrak menjelaskan: (a) item fit instrumen dinyatakan fit dengan tingkat kesukaran butir berada di interval antara (-3.00) - 3.00, (b) sebanyak 11.95 % respon tidak person fit, (c) dengan scree plot menunjukkan instrumen tes bersifat unidimensi. (4) Prosentase nilai kemampuan berpikir kritis rata-rata peserta tes sebesar 52.6 %. This study aims to determine: (1) content validity (2) psychometric validity and (3) construct validity of critical thinking skills assessment in science learning in junior high school using Rasch modeling, and (4) to describe students' critical thinking skills in science learning in junior high school. This type of research is descriptive exploratory using a quantitative approach. The research was carried out on 9 September 2021 at MTs NU 01 Kramat. The population used is all NU MTs student answer sheets in science subjects for the 2021/2022 academic year. Items The instrument for assessing critical thinking skills in science learning in junior high school has met (1) content validity (2) psychometric validity and (3) construct validity explaining: (a) the item fit of the instrument is declared fit with the item difficulty level being in the interval between ( -3.00) - 3.00, (b) 11.95 % of the responses are not person fit, (c) the scree plot shows that the test instrument is unidimensional. (4) The percentage of the average critical thinking ability of the test takers is 52.6%.
Analisis Kebutuhan Guru Mengenai Pengembangan Media Interaktif Menggunakan Mentimeter pada Pembelajaran Daring Zulherman, Zulherman; Hasyyati, Hasyyati; Hapsari, Gita Permata Puspita
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan untuk merancang media interaktif menggunakan mentimeter pada pembelajaran daring. Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi lapangan. Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai kondisi keaktifan siswa, proses pembelajaran di kelas selama pembelajaran daring, dan media yang digunakan. Hasil analisis kebutuhan dari 22 orang guru Sekolah Dasar kelas IV dan V yang mengajar tematik pada 21 Sekolah yang berbeda Bekasi dan Jakarta menunjukan bahwa 95,5% guru menyatakan memerlukan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis software presentasi menggunakan Mentimeter digunakan dalam menjelaskan pembelajaran tematik selama pembelajaran daring, 95,5% guru menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis software presentasi menggunakan Mentimeter untuk menjelaskan pembelajaran tematik selama proses pembelajaran daring. Hasil studi lapangan menunjukkan bahwa perlu dikembangkan media interaktif menggunakan mentimeter pada pembelajaran daring.
Keefektifan Model Think Pair Share terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV Putri, Khoirisa Aftika; Murtono; Utomo, Slamet
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan quasiexperiment design dengan desain nonequivalent control group design. Kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional dan kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran think pair share. Instrumen penelitian menggunakan observasi, dan soal pre-test maupun post-test. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas,uji reabilitas, uji homogenitas, uji kesamaan rata-rata,uji pembeda, perhitungan indeks gain. Hasil penelitian terdapat pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Sekolah Dasar, hal ini berdasarkan output Pair 2 pada ujipaired samples test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) diperoleh 0.000 < 0.05 atau t-hitung 8.609 > t-tabel 1.68957, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa untu pre-test kelas eksperimen dengan post-test kelas eksperimen
Analisis Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Pada Aspek Kompetensi Sains dalam Perkuliahan Pengenalan Kimia Fisika Latip, Abdul; Rahmaniar, Andinisa; Nuraini, Neng Lia; Intan, Ai
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi sains mahasiswa program studi pendidikan IPA pada aspek kompetensi sains dalam perkuliahan pengenalan kimia fisika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan merupakan soal yang dikembangkan berbdasarkan aspek literasi sains yaitu kompetensi sains yang diberikan kepada 34 mahasiswa program studi pendidikan IPA. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah bagian 1 sebanyak 14,71% mahasiswa terdapat pada kategori paham, 44,12% paham sebagian, dan 41,18% tidak paham. Sementara pada indikatro menjelaskan fenomena ilmiah bagian 2, 52,94% mahasiswa terdapat pada kategori paham, 29,41% paham sebagian, dan 17,65% tidak paham. 2) pada indikator merancang dan mendesain penyelidikan ilmiah, 32,35% mahasiswa terdapat pada kategori paham, 20,59% paham sebagian, dan 47,06% tidak paham. 3) pada indikator menginterpretasi data dan bukti ilmiah bagian 1, 61,76% mahasiswa terdapat pada kategori paham, 14,71% paham sebagian, dan 23,53% tidak paham. Sementara pada indikator menginterpretasi data dan bukti ilmiah bagian 2, 82,35% terdapat pada kategori paham, 5,88% paham sebagian, dan 11,76% tidak paham. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa pada aspek kompetensi sains memiliki keberagaman pada setiap indikatornya.
Pengaruh Penggunaan Edmodo pada Materi Perubahan Iklim terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Hasil Belajar Siswa SMP Nurhayati, Mila Eka; Indrawati, Indrawati; Wicaksono, Iwan
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Edmodo pada pembelajaran perubahan iklim terhadapkemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa SMP. Jenis penelitian ini yaitu quasi experiment dengandesain penelitian post-test only control group design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Purwoharjo padasemester genap Tahun Ajaran 2020/2021. Sampel yang digunakan yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.Kelas kontrol menggunakan pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah dan kelas eksperimenpembelajarannya menggunakan Edmodo. Teknik pengumpulan data untuk kemampuan literasi sains danhasil belajar adalah menggunakan tes. Teknik analisis data untuk menjawab rumusan masalah yaitu denganmenggunakan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edmodopada materi perubahan iklim berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajarsiswa SMP.
Analisis Literasi Sains Siswa SMP pada Pembelajaran IPA dengan Model Problem Based Learning Disertai Mind Mapping Dewanti, Binar Ayu; Aprilia, Nurlaily Santi; Susanti, Indri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) disertai Metode Mind Mapping, untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) disertai Metode Mind Mapping terhadap Literasi Sains pada pembelajaran IPA. Desain penelitan yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif True Experimental dan menggunakan populasi ataupun sampel secara simple random sampling. Lokasi penelitian ini yakni berada di SMP Negeri 1 Kalitengah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan tes Literasi Sains dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Kemudian teknik analisis data yang di terapkan dalam penelitian ini yakni menggunakan uji hipotesis menggunakan independen sampel t-tes dan uji n-gain untuk mengukur Literasi Sains, untuk mengukur lembar keterlaksanaan pembelajaran menggunakan analisis keterlaksanaan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) keterlaksanaan pembelajaran dalam RPP menggunakan PBL termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata sebesar 91,25%. 2) terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap literasi sains dengan signifikansi hasil dari uji independen sampel t-tes yakni sebesar 0,000 < 0,05. 3) hasil uji n-gain meningkat sebesar 20,99%.
Penerapan Praktikum Handsanitizer Alami Ekstrak Piper Betle dan Ekstrak Citrus Aurantiifolia terhadap Ketercapaian Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Peserta Didik di SMP Negeri 2 Sematu Jaya: SMP Negeri 2 Sematu Jaya Santoso, Eka Andy; Dewi, Alia Suspita; Maulana, Andrey Reza; Efendy, Muhammad Agus; Akbar, Rayhan Avriza; Rani, Riska Septian
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.151

Abstract

Pembelajaran IPA memberikan peserta didik untuk mengkontruksi konsep melalui pengamatan secara penalaran ilmiah untuk kemampuan berpiki kritis dan sikap kreatifitas. Salah satu pembelajaran IPA yang membentuk kemampuan tersebut dilakukan dengan menerapkan pembelajaran praktikum pembuatan handsanitizer alami menggunakan ekstrak Piper betle dan Citrus aurantifolia. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengukur ketercapaian kemampuan berpikir kritis dan sikap kreativitas peserta didik kelas IX di SMP Negeri 2 Sematu Jaya. Metode penelitian yang digunakan dengan metode observasi lansung pada kegiatan pre-test dan post-test dan eksperimen praktikum oleh peserta didik di laboratorium IPA. Data diambil dengan sampel kelas IX-A dan IX-B yang berjumlah 55 peserta didik. Hasil penelitian diperoleh berpikir kritis peserta didik terdapat perubahan pre-test (38%) dan post-test (80%). Kemampuan kreativitas peserta didik pada praktikum menunjukan 4 indikator yaitu kegiatan peramuan bahan alami hand sanitizer (64%), pengemasan (packaging) produk hand sanitizer (73%), pelabelan produk hand sanitizer (100%) dan sosialisasi produk hand sanitizer (82%).
Pengembangan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA Bab Keselamatan dan Keamanan Kerja untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru IPA Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menentukan kevalidan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA Bab Keselamatan Dan Keamanan Kerja yang dikembangkan; 2). Menentukan tingkat keterbacaan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA yang dikembangkan; 3) Mengetahui keefektifan modul Pengelolaan Laboratorium Ipa Bab Keselamatan Dan Keamanan Kerja Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru IPA. Penelitian dilakukan di Universitas Pancasakti Tegal dengan subjek penelitian mahamahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Universitas Pancasakti Tegal yang mengambil Mata Kuliah Pengelolaan Lab IPA. Subjek penelitian berjumlah 32 mahamahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research & Development) model pengembangan Borg & Gall yang dikembangkan oleh Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi (Puslitjaknov). Langkah-langkah pengembangan modul PLH dimulai dengan menganalisis kebutuhan, pengembangan instrumen, pembuatan modul PLH, tahapan validasi oleh validator baik dari segi validitas isi maupun konstruk, evaluasi dan penyempurnaan, ujicoba produk, ujicoba skala terbatas digunakan untuk menguji tingkat keterbacaan dan ujicoba skala luas menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Hasil akhir berupa modul, yang sudah teruji kevalidan, tingkat keterbacaannya dan keefektifannya. Metode analisis data menggunakan deskriptif, persentase skor untuk keterampilan proses sains kemudian dianalisis secara parametrik dengan menggunakan uji t. Diharapkan dengan adanya modul, yang teruji kevalidan dan efektivitasnya .
The Comparative Analysis of Technological Content Knowledge (TCK) through The Digital Module and Google Classroom in Integrated Science Learning Hayati, Muriani Nur; Arfiani, Yuni; Fatkhurrohman, M. Aji
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v6i2.176

Abstract

The development of information technology has become one of the measures in ranking the nation's competitiveness. The success of technology integration in education comes primarily from curriculum content, learning processes, and the use of technology in education. A complex planning is needed in order to produce the output as expected, so in this case, the domain of capability in technological knowledge content (TCK) known as Technological Content Knowledge is needed, especially in science material. This study aims to analyze the comparison of learning outcome and TCK skills by user experience through used technology which is digital web modules and Google classroom. The subjects of this study were 6th semester students to obtain learning outcome. This study was a quasi-experimental study. This study used two e-learning platforms, namely digital modules and Google Classroom, to compare learning outcomes and questionnaire to analyse their TCK abilities. The study showed that there were differences using a digital module and using Google classroom by t- test. The use of digital modules further enhances cognitive learning outcomes than with Google classroom. The profile of TCK using the digital module is better than using GC.

Page 10 of 16 | Total Record : 151