cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
ESTIMASI PARAMETER PADA MODEL GRAVITY DENGAN METODE ENTROPI-MAKSIMUM DAN FUNGSI HAMBATAN EKSPONENSIAL NEGATIF (Studi Kasus Kabupaten Sukoharjo) Elza Mutiara Putri; Syafi'i Syafi'i; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.936 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i1.51907

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, manusia melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain untuk memenuhi kebutuhan setiap individu, seperti bekerja, sekolah, belanja, dan masih banyak lagi. Setiap pergerakan yang ditimbulkan menyebabkan kemacetan, kelambatan, kebisingan, serta polusi udara, sehingga dilakukan perencanaan transportasi menggunakan MAT (Matrik Asal Tujuan) dengan pemodelan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai parameter β menggunakan model Gravity dengan metode Entropi Maksimum dan fungsi hambatan Eksponensial Negatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sukoharjo yang dimana termasuk dalam bagian karesidenan Kota Surakarta. Selain itu, pembagian zona dilakukan berdasarkan jumlah kecamatan yaitu 19 zona internal dan 12 zona eksternal. Estimasi MAT ini dilakukan menggunakan model Gravity dan dibantu dengan program EMME/3. Model Gravity ini terdapat nilai parameter β yang berfungsi sebagai penentu besarnya nilai sebaran pada tiap zona. Metode yang digunakan untuk mencari nilai parameter β menggunakan metode kalibrasi Newton-Rapshon. Nilai arus lalu lintas yang dihasilkan akan dibebankan pada pembebanan User Equilibrium yang menghasilkan volume lalu lintas pada tiap ruas jalan, yang selanjutnya digunakan untuk menghitung tingkat validitas menggunakan koefisien determinasi (R2). Hasi dari pemodelan menunjukkan uju validitasnya sangat tinggi yaitu nilai R2 sebesar 0,803 sehingga dinyatakan bahwa arus lalu lintas hasil pemodelan mendekati sama dengan arus lalu lintas hasil traffic count, dan besaran nilai parameter β dari perhitungan Kalibrasi Newton-Raphson sebesar 0,070 yang dihitung menggunakan program Miscrosoft Excel. Sedangkan estimasi pergerakan dengan model Gravitysebesar 16366 smp/jam dengan total pergerakan terbesar diasilkan dari zona eksternal menuju ke zona eksternal sebesar 10909 smp/jam (66,68%).
KORELASI INDEKS KOMPRESI (Cc) DENGAN PARAMETER KADAR AIR ALAMIAH (wn) DAN INDEKS PLASTISITAS (IP) Rostikasari, Astri; Surjandari, Niken Silmi; Djarwanti, Noegroho
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.835 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.37014

Abstract

Indeks kompresi (Cc) merupakan salah satu parameter yang sangat berpengaruh pada penurunan yang terjadi akibat proses konsolidasi tanah pendukung, terutama pada lapisan tanah lunak. Untuk mendapatkan parameter indeks kompresi (Cc) dilakukan pengujian laboratorium dengan alat uji oedometer. Akan tetapi pengujian ini banyak memakan waktu serta diperlukan adanya pengawasan dan ketelitian, maka sering diinginkan untuk memperoleh nilai indeks kompresi (Cc) dengan menggunakan parameter tanah lainnya yang lebih mudah untuk ditentukan. Terdapat rumus-rumus empiris yang dapat digunakan untuk memudahkan dalam mencari nilai indeks kompresi (Cc) yang telah dibuat oleh para peneliti terdahulu antara lain Naccl et al. (1975) untuk lempung yang dibentuk kembali (remolded clays), Azzouuz (1976) untuk tanah lempung Chicago dan tanah organik, gambut dan Nugrahanto (2014) yang melakukan penelitian untuk mencari persamaan indeks kompresi (Cc) tanah dengan parameter batas cair (LL), angka pori (eo) dan indeks plastitas (IP) untuk tanah yang ada di Pulau Jawa dan Kalimantan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari persamaan indeks kompresi (Cc) dengan parameter kadar air alamiah (wn) dan indeks plastisitas (IP) dengan menggunakan tanah yang ada di beberapa wilayah di Pulau Sumatera dan dibandingkan dengan indeks kompresi (Cc) hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan data dari lapangan yang berupa data sekunder, kemudian dipilih dengan batasan nilai indeks plastisitas >17% dan prosentase butiran halus >50%. Sebanyak 2/3 dari data sekunder dianalaisis dengan metode statistika untuk mendapatkan persamaan regresi linier. Dilanjutkan dengan uji signifikansi (uji t), uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas dan verifikasi dengan Cc penelitian sebelumnya. Hasil dari data yang dianalisis dengan metode statistika menghasilkan persamaan Cc = 0,0055(IP) dan Cc = 0,0049wn, korelasi terbaik didapatkan dari dari persamaan Cc = 0,0049wn dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9243 atau 92,43%. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa persamaan indeks kompresi, Cc = 0,0055(IP) dan Cc = 0,0049wn menghasilkan nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan indeks kompresi (Cc) hasil penelitian sebelumnya.
PREDIKSI POTENSI DEBIT BERDASARKAN DATA HUJAN MAKSIMUM BULANAN DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DI DAS ALANG Jonas Eratika Ginting; Rintis Hadiani; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.206 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i1.37467

Abstract

The data flow is important information in the management of water resources. Water resources management has many aspects such as flood controlpurposes, and so on electrical energy potential. For water resources management and watershed planning Alang long-term infrastructure, flow of dataneeded in the future. So we need an approach to the provision of discharge data with neural network models. The purpose of this study is (1) Determinethe coefficient of ANN parameters, (2) Determine the discharge prediction years 2013-2016 and (3) Determine the reliability of the model.This research is descriptive quantitative research, where data used are secondary data. The secondary data used were obtained from the office. Stages ofthe research is to collect data year 2001-2012 rainfall and discharge as well as topographic maps. Perform calculations using the area rain Thiessenpolygon method. Results rainfall areas converted into discharge using the Rational method with the help of software Backpropagation ANN Matlab(R2010b). Then perform simulations until the results obtained are at the limits set and simultaneously obtain discharge predictions. Furthermore, totest the reliability of the model.The results showed that the ANN parameters : Period = 4 years, Hidden Layer = 2 pieces (2 each neuron), Epoch = 150000, Goal Momentum =0.6 and = 0.02. Then for discharge predictions for the year 2013-2016 Alang DAS can be seen in table 5. Reliability models 58.17% derived fromthe analysis of reliability. The model has achieved 58.17% reliability and 95% Confidence qualify, but the parameters of the model need to be modifiedto apply to other watersheds.
ANALISIS DINAMIK RIWAYAT WAKTU NONLINIER SKEW BRIDGE Abidin, Zainal; Sangadji, Senot; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.696 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i2.36579

Abstract

Skew bridge adalah jembatan yang memiliki sudut miring yang terbentuk antara garis tengah jembatan dan garis tengah penumpu abutment atau pier. Potensi munculnya gempa bumi yang besar di Indonesia menyebabkan skew bridge juga harus memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa. Saat terjadi gempa besar, sebagian material struktur telah  mengalami plastifikasi yang menyebabkan struktur berperilaku nonlinier, dengan begitu analisis dinamik nonlinier dilakukan pada penelitian ini. Skew bridge yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada 2 bentang utama jembatan jalan tol Solo Kertosono sta 108+666 di kota Madiun. Pada penelitian ini 3 rekaman gempa digunakan dalam analisis, dengan keseluruhan rekaman gempa disesuaikan dengan spektrum gempa daerah jembatan. Analisis nonlinier dilakukan dengan menganalisis nilai kekakuan dan kondisi struktur pilar jembatan pada setiap siklus pembebanan berdasarkan hasil kurva respon histeretik. Hasil analisis respon struktur menunjukkan semua rekaman gempa menghasilkan nilai drift ratio kurang dari 0,5%. Hasil analisis nonlinier menunjukkan terjadinya nonlinieritas semua rekaman gempa pada siklus ke-2 dan penyebabnya adalah cracking pada beton.
KAJIAN SAMBUNGAN BATANG TEKAN DAN MOMEN LENTUR LAMINATED VENEER LUMBER (LVL) KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCATARIA) DENGAN ALAT PENGENCANG PAKU Debianto, Ikhsan; Basuki, Achmad; Sunarmasto, Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.566 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37307

Abstract

Eksploitasi kayu yang terus menerus untuk memenuhi kebutuhan material akan kegiatan konstruksi mengakibatkan berkurangnya ketersediaan kayu yang berkekuatan tinggi. Kayu Laminated Veneer Lumber (LVL) merupakan inovasi sebagai alternatif material pengganti kayu konvensional karena kayu LVL diproduksi dari kayu yang masa tumbuhnya cepat. Sambungan meneruskan beban dalam struktur dari satu sambungan ke sambungan yang lainnya sampai berakhir pada pondasi. Sambungan harus dirancang untuk menahan setidaknya aksi dari bagian-bagian dan unsur-unsur yang diikat, sehingga perlu adanya penelitian mengenai sambungan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian tekan terhadap sambungan yang menggunakan 2 paku, 3 paku dan 4 paku. Pengujian Sambungan tahanan momen dilakukan dengan memberikan beban terhadap sambungan momen yang menggunakan 8 paku dan 16 paku. Pengujian ini dilakukan dengan membebani benda uji secara perlahan-lahan sampai benda uji tidak bisa menahan beban yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sambungan paku memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 3,03 kN untuk sambungan yang menggunakan 2 paku ; 4,06 kN untuk sambungan yang menggunakan 3 paku dan 5,06 kN untuk sambungan yang menggunakan 4 paku. Hasil penelitian untuk tahanan momen yang menggunakan 8 paku memiliki beban lentur rata-rata sebesar 0,55 kN dan untuk benda uji tahanan momen yang menggunakan 16 paku memiliki beban lentur sebesar 1,2 kN. Kata Kunci : Laminated Veneer Lumber, kuat tekan, tahanan momen, paku, sambungan
STUDI KUAT TEKAN, KUAT GESER DAN KUAT LEKAT CAMPURAN SERBUK GERGAJI, SERBUK KETAM DAN SERBUK AMPLASAN KAYU JATI DENGAN PEREKAT RESIN DAN HARDENER SEBAGAI BAHAN PERBAIKAN KAYU Aris Cholid Baicuni Pramanto; Achmad Basuki; Budi Utomo
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v1i1.37597

Abstract

Kerusakan yang terjadi pada kayu menyebabkan kekuatan kayu berkurang. Kerusakan tersebut salah satunya dapat berupa lubang yang disebabkan karena serangan serangga, jamur dan kesalahan manusia dalam pengerjaannya. Untuk meningkatkan kembali kekuatan kayu tersebut digunakan metode patching. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan, kuat geser dan kuat lekat dari material penambal dengan harapan dapat meningkatkan kembali kekuatan kayu yang berkurang akibat lubang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif atau eksperimen, yaitu membuat benda uji dengan mencampurkan serbuk kayu, yaitu serbuk gergaji, serbuk ketam dan serbuk amplasan serta resin dan hardener sebagai perekat. Perbandingan yang digunakan yaitu kadar filler sebesar 25%, 50% dan 75% dari total kebutuhan serbuk kayu, sedangkan kadar hardener sebesar 75% dan 100% dari kadar resin. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapat hasil kuat tekan yang paling rendah 20,28 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 75% dan kadar filler 25%. Kuat tekan paling tinggi 31,79 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 100% dan kadar filler 25%. Kuat geser yang paling rendah 2,07 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 75% dan kadar filler 75%. Kuat geser paling tinggi 18,42 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 100% dan kadar filler 75%. Kuat lekat yang paling rendah 0,78 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 75% dan kadar filler 75%. Kuat lekat paling tinggi 8,94 MPa pada benda uji dengan kadar hardener 100% dan kadar filler 75%.
RANCANGAN PROGRAM PENGERJAAN BAR BENDING SCHEDULE PENULANGAN TANGGA DENGAN VISUAL BASIC 6.0 Hartono, Widi; Arniati, Apriliani Nur; Sunarmasto, Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.728 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i2.37194

Abstract

Kegiatan bar bending schedule merupakan kegiatan yang memerlukan waktu yang cukup lama. Perencanaan pekerjaan pemotongan baja tulangan yang dilakukan secara manual dirasa kurang efektif dan efisien dari segi waktu dan akurasi hasil hitungan. Perencanaan suatu aplikasi atau program yang dapat melakukan pengerjaan bar bending schedule penulangan yang berbasis komputer merupakan salah satu inovasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Rancangan program ini diharapkan mampu mengoptimalkan waktu untuk pengerjaan bar bending schedule. Pada penelitian ini digunakan tiga macam software yaitu visual basic 6.0, Microsoft access, dan crystal report. Visual Basic 6.0 digunakan sebagai program utama, hal ini dikarenakan visual basic memiliki komponen-komponen yang sangat membantu dalam pembuatan program aplikasidapat didukung oleh software seperti Microsoft Access, Crystal Report, dan lain sebagainya. Microsoft Acces digunakan sebagai database untuk menyimpan data yang digunakan dalam hitungan kebutuhan tulangan, sedangkan Crystal Report digunakan untuk menampilkan output hasil hitungan dalam bentuk tabel yang telah disusun sedemikian rupa sehingga dapat langsung dicetak. Hasil uji validasi memperlihatkan tingkat akurasi yang tinggi, yaitu 100%. Output dari program Pengerjaan Bar Bending Schedule Penulangan Tangga dapat menampilkan kebutuhan detail pada setiap model penulangan yang dikerjakan baik berupa kebutuhan panjang, jumlah yang dibutuhkan, maupun berat total tulangan.
PENGARUH PENGISIAN RONGGA PADA PERKERASAN ASPAL PORUS TERHADAP KECEPATAN RESAPAN, PERMEABILITAS, DAN SKID RESISTANCE Yhudianto, Bondan; Setyawan, Ary; Suryoto, Suryoto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.142 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i4.36895

Abstract

Aspal porus didesain memiliki ruang pori tinggi sehingga dapat meloloskan air permukaan dengan baik. Namun ruang pori tinggi menyebabkan aspal porus mudah tersumbat oleh material berupa pasir. Penyumbatan tersebut menyebabkan kemampuan aspal porus menyerap air permukaan menurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengisian rongga terhadap kecepatan resapan, permeabilitas. Dan seberapa besar pengaruh jumlah pemadatan terhadap skid resistance. Benda uji lapangan berdimensi 5m x 1,5m., setiap 1,6 meter dilakukan 6 kali, 8 kali, dan 10 kali pemadatan. Pemadatan menggunakan baby roller dengan berat operasional 1,2 ton. Urutan pengujian yang pertama adalah uji skid resistance menggunakan alat rolling straightedge, selanjutnya pengujian kecepatan resapan dan permeabilitas dengan perlakuan tanpa pengisian dan pengisian rongga berupa pasir Progo dan Panca Darma. Pengujian permeabilitas menggunakan benda uji hasil bor pipa coredrill lalu diuji di laboratorium. Sedangkan pengujian kecepatan resapan dilakukan langsung di lapangan. Kemudian didapatkan data hasil uji laboratorium dan lapangan untuk dilakukan analisa hasil. Analisa hasil penelitian aspal porus dengan pengisi rongga menunjukkan terjadi penurunan nilai permeabilitas dan kecepatan resapan. Nilai koefisien permeabilitas dengan perlakuan tanpa pengisian berturut-turut yaitu hasil laboratorium 1,518 cm/dt, 6 kali pemadatan 0,962 cm/dt, 8 kali pemadatan 0,863 cm/dt, 10 kali pemadatan 0,651 cm/dt. Perlakuan pengisian pasir Panca Darma berturut-turut, laboratorium 0,442 cm/dt, 6 kali pemadatan 0,003 cm/dt, 8 kali pemadatan 0,002 cm/dt, 10 kali pemadatan 0,002 cm/dt. Perlakuan pengisian pasir Progo berturut-turut, laboratorium 0,321 cm/dt, 6 kali pemadatan 0,003 cm/dt, 8 kali pemadatan 0,002 cm/dt, 10 kali pemadatan 0,002 cm/dt. Nilai koefisien kecepatan resapan dengan perlakuan tanpa pengisian berturut-turut untuk 6 kali pemadatan 1,136 cm/dtk., 8 kali pemadatan 0,555 cm/dtk., 10 kali pemadatan 0,432 cm/dtk. Perlakuan pengisian pasir Panca Darma berturut-turut untuk 6 kali pemadatan 0,606 cm/dtk., 8 kali pemadatan 0,301 cm/dtk., 10 kali pemadatan 0,209 cm/dtk., Perlakuan pengisian pasir Progo berturut-turut untuk 6 kali pemadatan 0,420 cm/dtk., 8 kali pemadatan 0,225 cm/dtk., 10 kali pemadatan 0,171 cm/dtk. Nilai koefisien Profile Ride Index (PrI) aspal porus dengan 6 kali pemadatan, 8 kali pemadatan, dan 10 kali pemadatan berturut-turut adalah 23,85 mm/m, 15,38 mm/m, dan 13,85 mm/m.
Kajian Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Modulus Elastisitas Beton dengan Bahan Pengganti Semen Fly Ash Kadar 15%, 30%, dan 40% Terhadap Beton Normal Agus Setiya Budi; Endah Safitri; Fajar Bayu Kuncoro
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4194.547 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i3.54494

Abstract

Di era modern ini, pembangunan dalam dunia konstruksi di Indonesia terus digencarkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Seiring dengan digencarkannya pembangunan, permintaan akan kebutuhan beton terus meningkat. Namun, penggunaan beton dalam jumlah banyak dapat memberi dampak terhadap lingkungan yaitu emisi gas karbondioksida yang disebabkan oleh semen. Salah satu alternatif untuk mengganti material semen yaitu menggunakan fly ash guna mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas dari beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kadar fly ash terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas dari beton sebagai bahan pengganti semen.Penelitian ini menggunakan kadar fly ash 15%, 30%, dan 40% sebagai bahan pengganti dari semen dan dilakukan secara eksperimental. Benda uji yang digunakan berupa silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Untuk mengetahui workabilitas dilakukan pengujian nilai slump terhadap beton segar. Pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton dilakukan pada mesin CTM (Compression Testing Machine) dan menggunakan alat ekstensometer untuk mengukur perubahan dimensi beton. Pengujian beton keras dilakukan pada umur 28 hari.Berdasarkan penelitian didapatkan hasil kuat tekan untuk variasi fly ash kadar 15%, 30%, dan 40% berturut – turut sebesar 38,10 Mpa; 34,05 Mpa; 32,92 Mpa; dan persentase kenaikan masing – masing sebesar 26,65%; 13,17%; dan 9,40%. Pada pengujian kuat tarik belah beton dengan variasi kadar fly ash 15%, 30%, dan 40% mendapatkan hasil berturut – turut sebesar 3,87 Mpa; 2,34 Mpa; 2,08Mpa; dan persentase terhadap kuat tekan masing – masing sebesar 10,16%; 6,89; dan 6,32%. Untuk pengujian modulus elastisitas beton dengan variasi kadar fly ash 15%, 30%, dan 40% mendapatkan hasil berturut – turut sebesar 26281,67 Mpa; 20647,00 Mpa; dan 18312,33 Mpa.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG PARKIR SEPEDA MOTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Handayani, Dewi; Purnomoasri, Raden Ajeng Dinasty; Legowo, Slamet Jauhari
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.544 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i4.37030

Abstract

UNS sedang melakukan pembenahan untuk mengatasi permasalahan parkir sepeda motor dan dalam renstra green campus UNS direncanakan akan dibangun gedung parkir sebagai penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan parkir pengguna sepeda motor di Kampus UNS dan menganalisis kelayakan finansial pembangunan gedng parkir di UNS. Data primer didapat melalui survei kordon dengan pencatatan plat nomor sepeda motor yang digunakan untuk memprediksi kebutuhan ruang parkir. Data sekunder rencana biaya pembangunan gedung, biaya operasional dan perawatan diambil dari pedoman harga bangunan pembangunan gedung negara. Penghitungan benefit guna menganalisis kelayakan dengan metode BCR, NPV, dan IRR didapat dari dua skenario alternatif yaitu Alternatif I diambil ongkos parkir /pungutan dan Alternatif II Pengunaan kartu parkir berlangganan yang diperbarui setiap semester dan biaya sewa 5 los. Dari hasil analisis kebutuhan parkir didapat volume sebesar 20816 kendaraan dengan akumulasi tertinggi kendaraan 7202 kend/15 menit dan rata-rata lamanya parkir 183,55 menit (3 jam 4 menit). Kapasitas gedung parkir diketahui mampu menampung 53,8% kebutuhan parkir sekawasan UNS. Dari hasil analisis kelayakan finansial dengan IRR sebesar 12,6% (Sumber: The World Bank Interest Rate, 2015) terhadap kedua alternatif gedung parkir diketahui bahwa untuk Alternatif I didapat NPV (Net Present Value) = 5.696.170.999.531,- > 1, BCR (Benefit Cost Ratio) = 5,172 > 1, dan suku bunga yang ada IRR ³ 11,7112% suku bunga yang berlaku (Alternatif I Layak) dan untuk Alternatif II didapat NPV = Rp 301.349.857.245,- > 1, BCR = 1,221 > 1, dan suku bunga yang ada IRR ³ 12,3237% suku bunga yang berlaku (Alternatif II Layak). Maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan gedung parkir layak dilakukan atau dibangun.