cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
PENGARUH ELEKTROOSMOSIS PADA TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI PARAMETER KONSOLIDASI TANAH Herfin Ardita Prastiwi; Niken Silmi Surjandari; Yuseph Muslih Purwana
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.644 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37097

Abstract

Tanah lempung dengan kadar air yang tinggi memiliki daya dukung tanah yang rendah, plastisitas yang tinggi, kembang susut yang relatif besar, kuat geser yang rendah dan permeabilitas yang rendah mengakibatkan penurunan yang besar. Perbaikan tanah diperlukan guna memperbaiki sifat fisik dari tanah lempung. Metode elektroosmosis merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengurangi kadar air pada tanah lempung dengan mengaliri arus listrik searah (DC). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh elektroosmosis pada tanah lempung ditinjau dari parameter konsolidasi tanah sehingga mendapatkan nilai indeks pemampatan (Cc), koefisien konsolidasi (Cv), penurunan (Sc) dan lama penurunan (t). Penelitian ini dilakukan percobaan uji model fisik ditinjau dari parameter konsolidasi tanah lempung dibawah pengaruh elektroosmosis tanpa preloading dan dengan preloading di laboratorium. Model elektroosmosis berbentuk box berukuran 30 x 30 x 15 cm dengan pemberian beda potensial 0, 4.5, 9, 12 V. Hasil konsolidasi tanah parameter nilai Cc semakin tinggi beda potensial dan preloading yang diberikan maka semakin kecil nilai Cc. Tanpa preloading pada anoda Cc = 0,476 dan dengan preloading Cc = 0,453. Parameter nilai Cv terjadi titik balik voltase pada posisi anoda Cv = 0,070 cm²/det beda potesial 10 V dan pada posisi katoda nilai Cv = 0,054 cm²/det beda potensial 11 V. Nilai Sc yang diberi elektroosmosis dengan preloading pada beda potensial 12 V posisi anoda Sc = 0,946 g/cm2 lebih kecil dibanding nilai Sc yang diberi elektroosmosis tanpa preloading pada beda potensial 12 V posisi anoda Sc = 1,030 g/cm2. Semakin besar beda potensial dan preloading yang diberikan semakin cepat waktu penurunan yang terjadi, tanpa preloading posisi anoda beda potensial 12 V nilai t = 1,161 hari dan dengan preloading t = 1,389 hari. Volume air yang keluar pada beda potensial 12 V tanpa preloading 180 ml lebih sedikit dibanding volume air yang keluar dengan preloading 343 ml.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PROYEK PADA KONTRAKTOR SEDANG (GRADE 4 DAN 5) DI YOGYAKARTA Fajar Sri Handayani; Sugiyarto Sugiyarto; AB Kusuma AB Kusuma Wardani
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.473 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36985

Abstract

Biaya dianggap penting karena dapat menjadi tolak ukur keberhasilan suatu proyek. Dengan adanya sistem pengendalian biaya yang baik maka kemungkinan pembengkakan biaya akan bisa diminimalisir. Sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan rencana anggaran biaya. Kontraktor di Yogyakarta didominasi oleh kontraktor kelas 2, 3, 4, dan 5. Dalam penelitian hanya memfokuskan pada kontraktor kelas 4 dan 5 yang mempertimbangkan pengendalian biaya proyek yang dilakukan kontraktor berdasarkan nilai proyek. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif. Adapun penelitian secara kuantitatif menggunakan metode Quartil dalam Likert Summating Rating (LSR) untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian biaya terhadap pengendalian biaya bagi kontraktor kelas 4 dan 5 di Yogyakarta. Setelah diketahui hasil pengaruhnya dilakukan penelitian lanjut mengenai penerapan sistem pengendalian biaya pada kontraktor kelas 4 dan 5 di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh sistem pengendalian biaya terhadap kinerja proyek sangat berpengaruh khususnya dalam hal pengendalian biaya. Penerapan sistem pengendalian biaya pada kontraktor kelas 4 di Yogyakarta memiliki rata-rata nilai kesesuaian aspek sebesar 79,61% dan untuk kontraktor kelas 5 memiliki rata-rata nilai kesesuaian aspek sebesar 74,22%.
VARIASI WAKTU KEBERANGKATAN ARUS KENDARAAN DAN ARUS JENUH PER METER (S0/M) PADA SIMPANG BERSINYAL DENGAN FULL TIME COUNTDOWN TIMER Pratina, Ginung; Mahmudah, Amirotul M.H; Legowo, Slamet Jauhari
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.019 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i3.36566

Abstract

Countdown timer merupakan perangkat tambahan pada lampu lalu lintas, tujuannya memberi informasi kepada pengendara tentang durasi waktu dari lampu lalu lintas. Menurut Cong dkk (2012), adanya countdown timer ternyata menimbulkan beberapa dampak lalu lintas, diantaranya pergerakan keberangkatan kendaraan sebelum waktu hijau dengan waktu keberangkatan yang bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadinya variasi waktu keberangkatan, faktor yang mempengaruhi, dan nilai S0/m pada simpang bersinyal dengan countdown timer. Lokasinya di Simpang Jimbaran FM, Simpang Genengan, dan Simpang Kelurahan Mojosongo.  Data yang digunakan berupa data primer yang di peroleh secara langsung di lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Penelitian ini menggunakan analisis statistik untuk variasi waktu keberangkatan dan time slice untuk arus jenuh. Hasil analisisnya, variasi waktu keberangkatan arus kendaraan yang terjadi, kecuali pada Simpang Jimbaran FM lengan pendekat Timur, mengalami percepatan keberangkatan arus kendaraan. Faktor pengaruh terjadinya variasi waktu keberangkatan arus kendaraan pada jam puncak adalah arus jenuh, sepeda motor, kendaraan ringan, dan S0/m, sedangkan pada jam tidak puncaknya adalah sepeda motor dan S0/m. Nilai S0/m yang diperoleh untuk semua lengan pendekat simpang baik pada jam puncak maupun jam tidak puncak, tidak ada yang sesuai dengan nilai S0/m standar MKJI 1997, sebesar 600.
KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 1 DAN 2 CM PADA TIAP JARAK 10 CM Reza Pratama Mulya; Agus Setiya Budi; Slamet Prayitno
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.092 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37108

Abstract

Bambu dapat menjadi alternatif bahan pengganti tulangan baja pada balok beton bertulang yang lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat lentur pada balok beton tulangan bambu petung takikan tidak sejajar tipe u dengan lebar takikan 10 mm dan 20 mm pada tiap jarak 100 mm. Pengujian agregat halus, agregat kasar dan pengujian karakteristik bambu digunakan sebagai uji pendahuluan untuk mengetahui kelayakan material. Perencanaan rancang campur beton menggunakan metode SK SNI 03 - 2834 - 2000. Dimensi bambu yang digunakan adalah panjang 1650 mm, lebar 20 mm dan tebal 5 mm. Benda uji berbentuk balok dengan dimensi panjang 1700 mm, lebar 110 mm dan tinggi 150 mm. Nilai kuat lentur analisis hasil pengujian laboratorium adalah 5,9150 N/mm2 untuk takikan 10 mm dan 8.8215 N/mm2 untuk takikan 20 mm.
Analisis Pemanfaatan Air Hujan Dengan Metode Penampungan Air Hujan Untuk Kebutuhan Pertamanan Dan Toilet Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret , Surakarta (Studi Kasus: Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Surakarta) Siti Qomariyah; Solichin Solichin; Ardhiyanti Putri
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.35 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36996

Abstract

Air hujan dapat dimanfaatkan untuk keperluan tanaman dan toilet di Gedung IV Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret pada musim kemarau. Taman disekitar gedung dengan 1031,74 m² selama ini menggunakan air PAM. Jumlah pengguna toilet di Gedung IV yaitu 702 orang yang terdiri dari mahasiswa aktif, tenaga pengajar dan staff. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganasilis dan menyimpulkan hasil penelitian. Data hujan yang digunakan dari stasiun hujan Mojolaban, Pabelan, dan BPSDA. Analisis kapasitas berdasarkan Permen PU No. 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Menghasilkan kapasitas tangki PAH untuk kebutuhan 70% dari total adalah 360 m³ ( berdasarkan stasiun hujan Mojolaban, Pabelan, BPSDA) dan 290 m³ ( berdasarkan stasiun Pabelan). Rancangan anggaran biaya untuk pembuatan PAH tersebut dengan kapasitas 360 m³ yaitu Rp. 113.500.000.
PEMODELAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR PADA GEDUNG PERBANKAN DI KOTA MEDAN Handayani, Dewi; Sembiring, Fransisca Theresia; Mahmudah, Amirotul M.H
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.695 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36882

Abstract

Pada umumnya permasalahan yang sering dihadapi kota-kota besar saat ini adalah masalah kemacetan dan pengendalian parkir yang tidak teratur. Hal yang sama juga terjadi di kota Medan. Kota Medan saat ini sedang berkembang pesat. Bank merupakan suatu pusat kegiatan yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Meningkatnya angka nasabah yang datang pada jam kerja bank sudah tentu membawa dampak meningkatnya kepemilikan kendaraan yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan parkir. bangunan fasilitas pelayanan umum, bank dengan ukuran minimal 500 m2 luas lantai bangunan wajib dilakukan Studi Analisis Dampak Lalu Lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan model kebutuhan ruang parkir sepeda motor dan mobil pada gedung perbankan di Kota Medan. Variabel yang digunakan dalam penelitian berupa akumulasi parkir maksimum mobil, dan akumulasi parkir maksimum sepeda motor sebagai variabel terikat (Y) yang didapatkan dari survei kendaraan dengan metode kordon survei. Sedangkan variabel bebas terdiri dari loket customer service (X1), jumlah loket teller (X2), luas bangunan (m2) (X3), dan jumlah karyawan (orang) (X4). Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan bantuan software SPSS dalam pembentukan model dan pengujian model. Dari hasil analisis didapatkan model terbaik untuk mobil Y = 9,530 + 0,006 X3 + 0,027 X4 dengan R2 = 0,999, untuk sepeda motor Y = -1,208 + 0,018 X3 + 0,059 X4 dengan R2 = 0,998. Kedua model tersebut dipilih berdasarkan uji-uji signifikan, simultan, normalitas, linieritas, multikolinieritas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model memenuhi kriteria BLUE (Best, Linier, Unbiased, Estimator).
Kajian Analitik Kinerja Geser Balok Beton Bertulang Menggunakan Response-2000 Mayang Indriana Embunsari; Halwan Alfisa Saifullah; Achmad Basuki
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2145.521 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i4.55124

Abstract

Beton bertulang merupakan bahan bangunan yang penggunaannya semakin meningkat dalam konstruksi. Keruntuhan geser pada beton bertulang dihindari karena sifatnya yang getas dan terjadi secara tiba-tiba. Dengan demikian, diperlukan pemahaman yang baik terkait faktor-faktor yang memengaruhi kinerja geser. Penelitian bertujuan mengidentifikasi kinerja geser pada balok beton bertulang dengan program Response-2000 berbasis Modified Compression Field Theory. Pada tahap awal, verifikasi dilakukan terhadap hasil eksperimen berdasarkan literatur yang ada. Selanjutnya, kajian dikembangkan dengan studi parametrik variasi kuat tekan beton, rasio tulangan lentur dan geser, rasio bentang geser terhadap tinggi efektif, ukuran agregat kasar, dimensi balok, dan kebergantungan waktu. Hasil pemodelan memiliki trend kurva beban-lendutan yang mendekati eksperimen. Selisih persentase beban puncak sebesar 9,21% dan defleksi ultimit sebesar 46,06%, dimana Response-2000 underestimate terhadap nilai defleksi eksperimen. Hasil studi parametrik menunjukkan bahwa peningkatan kuat tekan beton, rasio tulangan lentur dan geser, serta ukuran agregat kasar akan meningkatkan kapasitas geser balok beton bertulang. Sebaliknya, peningkatan rasio bentang geser terhadap tinggi efektif dan dimensi balok (size effect), menunjukkan penurunan kapasitas geser. Perbedaan kapasitas geser ini dipengaruhi oleh kontribusi dari masing-masing komponen yang bekerja dalam mekanisme transfer geser. Studi parametrik pengaruh kebergantungan waktu (susut dan rangkak) terhadap kuat geser balok beton bertulang dipengaruhi kontribusi beton belum retak di zona tekan-lentur dan ikatan antar agregat.
STUDI ON-STREET PARKING DI RUAS JALAN BRIGJEND SLAMET RIYADI (SIMPANG EMPAT PASAR PON – SIMPANG EMPAT GENDENGAN) KOTA SURAKARTA Adiuto, Rake; Yulianto, Budi; Mahmudah, Amirotul MH
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.482 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i2.36582

Abstract

Surakarta sebagai kota besar mempunyai populasi kendaraan yang besar, dimana di beberapa pusat bisnis, perbelanjaan, dan perkantoran memiliki tingkat penggunaan parkir yang tinggi, salah satunya berlokasi di jalan Brigjend Slamet Riyadi. Selain itu, pemerintah akan menerapkan sistem contra-flow untuk bus BST di jalan tersebut, dari arah Bundaran Gladag sampai ke Simpang Empat Gendengan. Melalui studi analisis karakteristik parkir on-street di Jalan Brigjend Slamet Riyadi (Simpang Empat Pasar Pon-Simpang Empat Gendengan),  didapat data analisis yaitu volume, akumulasi, rata-rata durasi, kapasitas statis, kapasitas dinamis, indeks parkir, pergantian parkir, indeks aktifitas parkir, dan tingkat pelayanan (V/C ratio). Data tersebut menunjukkan bahwa di lokasi tersebut memiliki beberapa masalah parkir diantaranya ruang parkir yang kurang mencukupi dan penggunaan parkir dengan durasi waktu tinggi, sehingga menyebabkan banyaknya ruang parkir ilegal. Diberikan rekomendasi kebijakan atas permasalahan tersebut berupa pembatasan durasi parkir, desain ulang parkir ke sudut 0° (paralel), dan prioritas alternatif transportasi bus BST dengan sistem contra-flow. Untuk beberapa lokasi, penggunaan parkir off-street juga diperlukan.
SIMULASI PERILAKU PONDASI GABUNGAN TELAPAK DAN SUMURAN DENGAN VARIASI KEDALAMAN TELAPAK PADA TANAH LEMPUNG BERLAPIS Ari Purnomo; Niken Silmi Surjandari; Raden Harya Dananjaya
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.44 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37124

Abstract

Perkembangan jumlah penduduk yang semakin banyak, mendorong pembangunan gedung-gedung bertingkat untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal. Gedung-gedung bertingkat ini termasuk bangunan dengan kategori beban menengah. Kenyataan ini juga ditambah dengan kondisi lahan yang masuk dalam kategori tanah lunak. Permasalahan utama bila suatu bangunan berada di atas tanah lunak adalah penurunan dan daya dukung. Solusi yang sering dilakukan adalah perbaikan tanah, namun hal ini tidak efektif untuk proyek kecil. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang model pondasi gabungan telapak dan sumuran (telasur). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku grafik penurunan terhadap beban model pondasi telasur. Model Pondasi telasur diharapkan bisa mengurangi nilai penurunan dibandingkan pondasi telapak dan sumuran. Penelitian ini menggunakan data tanah lempung berlapis dengan karakteristik lempung sedang dan lempung kaku. Selanjutnya, data parameter input ini diolah dengan program metode elemen hingga untuk mendapatkan hasil berupa nilai penurunan dan tegangan. Pengaruh variasi kedalaman telapak 1,5 m; 1,6 m; 1,7 m; 1,8 m; 1,9 m dan 2,0 m terhadap nilai penurunan pondasi telasur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kedalaman telapak maka semakin kecil nilai penurunan yang diberikan. Setiap kenaikan 0,1 m dari kedalaman telapak mengurangi nilai penurunan rata-rata sebesar 1,83%.
ANALISIS PERBANDINGAN RESIKO KONTRAK LUMPSUM DAN UNIT PRICE DENGAN METODE AHP Widi Hartono; Andreawan Setyo Nugroho; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.022 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.37012

Abstract

Kontrak merupakan ikatan antara pemilik proyek selaku pengguna jasa dengan pelaksana/kontraktor selaku penyedia jasa konstruksi. Kontrak menjabarkan bentuk kerjasama, baik dalam hal teknik, komersial, maupun dari segi hukum dengan poin poin yang telah disepakati oleh kedua pihak pemilik dengan konraktor. Sehingga kedua belah pihak harus mencermati pasal-pasal yang ada dalam kontrak guna menghindari risiko yang timbulkan dari kontrak yang telah disepakati. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor yang paling berpengaruh maupun kurang berpengaruh selanjutnya memilih kontrak yang memiliki risiko terkecil oleh Kontraktor. Penelitian ini dilaksanakan di Ex-Karesidenan Surakarta, dengan responden merupakan Kontraktor yang berada diwilayah Surakarta saat penelitian ini dilaksanakan. Data yang diperlukan berupa penilaian kriteria hierarki dengan perbandingan skala Saaty. Data dikumpulkan dengan wawancara dan kuisioner. Penggunaan metode AHP (Analythical Hierarchy Process) dengan Microsoft Excel dipilih karena dapat memberikan hasil penilaian secara subjektif dan objektif. Sub-Kriteria Aspek Biaya Ruang Lingkup(0,1394) merupakan Faktor yang paling berpengaruh sedangkan Pemilihan peralatan (0,0618) merupakan faktor yang kurang berpengaruh. Sub-Kriteria Aspek Waktu Sanksi proyek (0,1656) merupakan faktor yang paling berpengaruh sedangkan Kecepatan waktu (0,1295) merupakan faktor yang kurang berpengaruh Sub-Kriteria Aspek Mutu, Quality Control (0,1256) merupakan faktor yang paling berpengaruh sedangkan Kebijakan Proyek terhadap mutu proyek (0,0972) merupakan faktor yang kurang berpengaruh. Dari hasil analisis data yang dilakukan menyatakan bahwa dari pihak Kontraktor Kontrak Lumpsum memiliki Risiko terhadap Biaya, Waktu dan Mutu sebesar 58,02% sedangkan Kontrak Unit Price 41,98%