Journal of Oral Health Care
Journal of Oral Health Care (before Jurnal Gigi dan Mulut) (p-issn 2338-963X and e-issn 2623-0526), is an online and print, open access, peer-reviewed, bi-annual journal Publisher. We believe in publication ethics and request all the authors for the same. This journal managed by the Department of Dental Health, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Indonesia. focus and scope journal of oral health care is about promotive, curative, and preventive in dental care, oral health care and dental therapis.
Articles
132 Documents
Hygiene Index Siswa dalam Menyikat Gigi dengan Teknik Kombinasi Vertikal Horizontal dan Fone’s Horizontal
Yuzar, Yessi;
Aljufri;
Sriani, Yustina;
Herawati, Nova;
Lisnayetti;
Alhamda, Syukra
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1764
Pendahuluan: Plak merupakan deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi. Salah satu usaha untuk mengontrol pembentukan plak adalah tindakan secara mekanis yaitu menyikat gigi. Ada beberapa teknik menyikat gigi yang dianjurkan anak-anak. Setiap teknik mempunyai kelebihan dan kekurangan. Supaya gigi dan mulut dapat dibersihkan dengan maksimal dapat dilakukan teknik kombinasi yang mempunyai efek saling melengkapi. Tujuan: mengetahui perbedaan perbedaan hygiene index murid yang menyikat gigi dengan teknik kombinasi vertikal horizontal dan Fone’s horizontal di SDN 11 Aur Kuning Kota Bukittinggi. Metode: pre-experiment dengan rancangan “pretest and postest”. Teknik pengambilan sampel adalah sensus sebanyak 46 orang. Pengumpulan data melalui observasi dan perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji T-Test. Temuan penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hygiene index murid yang menyikat gigi dengan teknik kombinasi vertikal horizontal dan Fone’s horizontal dengan p-value = 0,110 dengan rata-rata selisih peningkatan hygiene index sebesar 40,26% sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan teknik kombinasi vertikal horizontal dan 33,24% pada teknik kombinasi Fone’s horizontal. Kesimpulan: kedua teknik ini sama-sama dapat meningkatkan hygiene index. Teknik kombinasi vertikal horizontal lebih efektif dalam meningkatkan hygiene index. Disarankan kepada murid sekolah dasar untuk menyikat gigi sesuai dengan teknik kombinasi yang sudah diajarkan
Pencegahan Karies Gigi Anak Pada Masa Geligi Bercampur Dengan Meningkatkan Kebersihan Mulut Melalui Diet Tinggi Serat
Khafid, Mohammad;
Ananda, Alvi Annisa;
Prasiska, Danik Iga;
Ahmadi, Agus;
Khabib, Muhammad
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1767
Pendahuluan: Karies gigi merupakan penyakit multifaktorial yang membutuhkan strategi pencegahan yang komprehensif khususnya pada anak-anak dalam masa gigi bercampur. Memberikan pendidikan kesehatan gigi dan mulut tentang pentingnya diet tinggi serat merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan karies pada anak. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh mengunyah makanan Pyrus bretshneideri terhadap peningkatan kebersihan mulut sebagai upaya pencegahan karies gigi pada anak. Metode: Penelitian Quasi-Experimental dengan desain non-equivalent control group digunakan untuk menilai 40 anak di sekolah swasta di kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Hasil yang dinilai adalah kebersihan mulut anak yang mengukur debris index (DI) menurut Green and Vermilion Debris Index (OHI-S). Uji normalitas menggunakan uji Kolmograf Smirnov dan uji T berpasangan untuk membandingkan data kuantitatif. Hasil: Rerata debris index anak setelah mengunyah makanan berserat tinggi mengalami penurunan yang menunjukkan penurunan yang signifikan sebesar 0,73 (t 23,086, p-value < 0,001). Kesimpulan: Tingkat debris index pada anak menurun setelah mengunyah makanan berserat tinggi, mengkonsumsi makanan berserat tinggi dapat meningkatkan kebersihan mulut anak, dan merupakan faktor utama dalam pencegahan karies gigi.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Makanan Kariogenik Bagi Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMK
Raisah, Putri;
Fatimah, Siti
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1778
Pendahuluan: Salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada siswa adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Rata-rata pengetahuan siswa kelas III di SMK Negeri I Al Mubarkeya Aceh Besar mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dalam kategori kurang. Untuk meningkatkan pengetahuan perlu diberikan suatu pendidikan, salah satunya dengan penyuluhan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang bahaya makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut terhadap tingkat pengetahuan siswa di SMK Negeri I Al Mubarkeya Aceh Besar. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan rancangan penelitian pretest and posttest group design pada siswa kelas III SMK Negeri I Al Mubarkeya Aceh Besar. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: menunjukan bahwa ada pengaruh penyuluhan tentang bahaya makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut terhadap tingkat pengetahuan siswa di SMK Negeri I Al Mubarkeya Aceh Besar. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan tentang bahaya makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut.
Scrapbook sebagai Media Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Pengguna Orthodonti
Eldarita, Eldarita;
Eni Purwati , Dwi;
Wibi Pradipta , Fathantia
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1803
Pendahuluan: Rendahnya tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut salah satu faktor penyebab kurangnya perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut pada pengguna orthodonti. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di klinik swasta, diketahui 84% pasien orthodonti masih memiliki pengetahuan kurang di bidang kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: diketahuinya pengaruh media scrapbook terhadap tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada pengguna orthodonti. Metode: quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 32 responden. Instrumen penelitian; kuesioner diberikan saat pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil: kriteria tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut sebelum menggunakan scrapbook; baik 50%, cukup 43,75%, dan kurang 6,25%. Kriteria tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut sesudah menggunakan scrapbook; baik 100%. Media scrapbook berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut (p=0,000). Pengetahuan pengguna orthodonti setelah penggunaan media scrapbook mengalami peningkatan.
pH saliva pada Karies Anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi Sekolah Dasar
Aisya Nabila Sinnai;
Chairanna Mahirawatie, Ida;
Fitria Ulfah, Siti
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1809
Pendahuluan: Karies gigi adalah penyakit infeksi dan merupakan suatu proses demineralisasi yang progresif pada jaringan keras permukaan gigi oleh asam yang berasal dari makanan yang mengandung gula. Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK merupakan individu dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya, khususnya pada aspek kognitif, emosi, atau fisik tingginya angka karies pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pH saliva dan karies gigi pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya. Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden yang berada di kelas inklusi di SDN Mojo III Surabaya yang terdiri dari 28 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik analisa data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: pH saliva anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya termasuk dalam kategori rendah (asam), sedangkan angka karies gigi termasuk dalam kategori tinggi. Kesimpulan: ada hubungan antara pH saliva dan karies pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya Tahun 2023.
Keterampilan Teknik Menyikat Gigi Metode Fone’s Pada Anak Melalui Penyuluhan Video Edukasi
Multia Ranum Sari;
Manampin Siahaan, Sahat;
Dioptis Putriwijaya, Fiory;
Aulia Sumarjiansyah, Nadya
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1813
Pendahuluan: Penyuluhan kesehatan gigi merupakan usaha terencana yang bertujuan untuk menciptakan suasana agar seseorang atau kelompok mau mengubah perilaku lama yang kurang menguntungkan menjadi lebih menguntungkan untuk kesehatan giginya. Menyikat gigi merupakan suatu tindakan yang perlu diajarkan kepada anak-anak sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan yang baik bagi anak kedepannya. Tujuan: Video edukasi merupakan salah satu media audiovisual yang melibatkan lebih banyak indra dalam proses pembelajaran. Mengetahui keterampilan teknik menyikat gigi metode fone’s pada anak usia 5-6 tahun melalui video edukasi. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian Pre Experimental dengan pendekatan one group pre test–post test design. Responden pada penelitian ini sejumlah 48 anak TK Negeri Pembina Kediri yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Hasil : Uji Wilcoxon adalah 0,000 yang berarti secara signifikan ada perbedaan tingkat keterampilan menyikat gigi teknik fone’s pada anak sebelum dan sesudah diberi video edukasi. Kesimpulan: Peningkatan keterampilan teknik menyikat gigi metode fone’s pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Kediri sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi menggunakan video edukasi teknik menyikat gigi metode fone’s.
Status Kebersihan Gigi dan Mulut Ibu Hamil Penderita Gingivitis
Purwaningsih , Yuni;
Sutrisno, Sutrisno;
Almujadi;
Wibowo, Hari
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1826
Pendahuluan: Gingivitis merupakan salah satu jenis penyakit periodontal yang sangat rentan terjadi apabila kebersihan gigi dan mulut pada ibu hamil tidak terjaga dengan baik. Perubahan gingiva biasanya mulai terlihat pada kehamilan usia dua bulan dan akan mencapai puncaknya pada bulan kedelapan kemudian akan menurun dua bulan pasca persalinan. Keparahan gingivitis tidak akan berkurang apabila faktor lokalnya tidak dihilangkan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan status kebersihan gigi dan mulut dengan status gingivitis pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta pada bulan November 2022 dengan jumlah sampel 40 responden. Teknik sampling adalah purposive sampling. Data dikumpulkan dengan pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) dan status gingiva (GI). Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik spearman rank. Hasil: Terdapat 12 ibu hamil memiliki status OHI-S baik, 19 ibu hamil memiliki OHI-S sedang, dan 9 ibu hamil memiliki status OHI-S buruk. Terdapat 12 ibu hamil memiliki status gingiva sehat, 22 ibu hamil memiliki status peradangan ringan, 6 ibu hamil memiliki status peradangan sedang, dan tidak ada yang memiliki peradangan berat. Hasil uji korelasi spearman rank diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa status kebersihan gigi dan mulut mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan status gingivitis pada ibu hamil di Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta.
Pengetahuan Ibu PKK Tentang Karies Gigi Dengan Motivasi Penumpatan Gigi
Budi Utama, Ervina Puji;
Hidayati, Siti;
Eni Purwati, Dwi
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1841
Pendahuluan: Karies gigi adalah penyakit kesehatan gigi yang sering ditemui di masyarakat sehingga perlu dilakukan penumpatan gigi untuk mencegah masuknya sisa-sisa makanan yang dapat menyebabkan kehilangan gigi. Hasil studi pendahuluan didapatkan 70% membiarkan gigi tetap berlubang sehingga menunjukkan kurangnya tingkat pengetahuan tentang karies gigi akan berpengaruh dengan timbulnya motivasi untuk melakukan penumpatan gigi dan berdasarkan data RISKESDAS bahwa 45,3% masyarakat Indonesia memiliki karies gigi dan hanya sekitar 4,1% yang mempunyai motivasi menumpatkan gigi. Tujuan: diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan tentang karies gigi dengan motivasi penumpatan gigi. Metode: Penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022. Populasi penelitian ini adalah ibu-ibu PKK sebanyak 43 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling di dapat sebanyak 40 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi Kendall-tau B. Hasil: Penelitian ini menunjukkan rata-rata responden memiliki tingkat pengetahuan baik (72.5%) dan memiliki motivasi rendah (37.5%). Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Kendall-tau B berdasarkan taraf signifikan ?<0.05. Diketahui nilai signifikan 0.002<0.05 dengan koefisien korelasi = 0,375. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang karies gigi berhubungan signifikan dengan motivasi penumpatan gigi.
Tingkat Pengetahuan Tentang Hepatitis B pada Mahasiswa Praktik Klinik JKG Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
asrori ibnu, ibnu
Journal of Oral Health Care Vol. 9 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v9i2.1252
Hepatitis is one of health issues found around the world, including Indonesia. This disease comprises five types: Hepatitis A, B, C, D, and E. As a medical personnel, a nurse, especially a dental nurse, can prevent any possible contact with the infectious substance if they have proper knowledge of the contagion of the Hepatitis B virus. This research aims to find out the level of knowledge on Hepatitis B amongst the internships of JKG Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. The study is an analytic-comparative research in nature with the cross sectional approach. This approach is a type of research in which the research object is only observed once and the measurement is done towards the character status or the subject variable at the examination. This design can reveal which one becomes the exposure and its cause and effect relationship is evident: to find out the level of knowledge on Hepatitis B amongst the internships of the clinic of JKG Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Therefore, it can be concluded that the majority of the students who became the interns already had sufficient knowledge about the Hepatitis B virus.
Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Babat Lamongan 2023
Nabila Lailatussa'adah Rahmawati Nisa'
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29238/ohc.v11i2.1829
Pendahuluan: Gingivitis merupakan gejala oral di masa kehamilan yang paling umum. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, hasil prevalensi gingivitis pada wanita Indonesia cukup tinggi yaitu sebesar 74%. Survei dari delapan Puskesmas di Surabaya menunjukkan bahwa ibu hamil mengalami 73% gingivitis dan 36% periodontitis. Adanya perubahan hormonal dan vaskular yang terkait dengan kehamilan, diketahui dapat memperburuk respons inflamasi terhadap iritasi lokal. Hal tersebut diperparah dengan pada saat kondisi mengandung, kesadaran kesehatan gigi dan mulut ibu hamil masih rendah sehingga terjadi penumpukan plak pada gigi dan garis gusi. Hal-hal tersebut dapat memicu kejadian gingivitis dan periodontitis. Tujuan: mengetahui hubungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional, dengan sampel ibu hamil yang berjumlah 42 di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan lembar pemeriksaan. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis, ditunjukkan dengan nilai asymp.sig (a) 0,005 (p < 0,05). Rata-rata pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil yang menjawab kuesioner penelitian termasuk dalam kategori cukup sebesar 67,33%, sedangkan data bu hamil yang mengalami gingivitis sebesar 66,7%.