cover
Contact Name
Furaida Khasanah
Contact Email
jurnalgigijogja@gmail.com
Phone
+628989916124
Journal Mail Official
jurnalgigijogja@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tatabumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Oral Health Care
ISSN : -     EISSN : 26230526     DOI : https://doi.org/10.29238/ohc
Core Subject : Health, Education,
Journal of Oral Health Care (before Jurnal Gigi dan Mulut) (p-issn 2338-963X and e-issn 2623-0526), is an online and print, open access, peer-reviewed, bi-annual journal Publisher. We believe in publication ethics and request all the authors for the same. This journal managed by the Department of Dental Health, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Indonesia. focus and scope journal of oral health care is about promotive, curative, and preventive in dental care, oral health care and dental therapis.
Articles 132 Documents
Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil Dengan Gingivitis di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo Wahiddiyah Izzah Wahyulisty
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.1847

Abstract

Pendahuluan: Gingivitis merupakan gejala oral di masa kehamilan yang paling umum. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, hasil prevalensi gingivitis pada wanita Indonesia cukup tinggi yaitu sebesar 74%. Survei dari delapan Puskesmas di Surabaya menunjukkan bahwa ibu hamil mengalami 73% gingivitis dan 36% periodontitis. Adanya perubahan hormonal dan vaskular yang terkait dengan kehamilan, diketahui dapat memperburuk respons inflamasi terhadap iritasi lokal. Hal tersebut diperparah dengan pada saat kondisi mengandung, kesadaran kesehatan gigi dan mulut ibu hamil masih rendah sehingga terjadi penumpukan plak pada gigi dan garis gusi. Hal-hal tersebut dapat memicu kejadian gingivitis dan periodontitis. Tujuan: mengetahui hubungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional, dengan sampel ibu hamil yang berjumlah 42 di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan lembar pemeriksaan. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis, ditunjukkan dengan nilai asymp.sig (a) 0,005 (p < 0,05). Rata-rata pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil yang menjawab kuesioner penelitian termasuk dalam kategori cukup sebesar 67,33%, sedangkan data bu hamil yang mengalami gingivitis sebesar 66,7%.
Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Indeks def-t Siswa TK Banyu Urip Surabaya Refina Masyanda Monica Defyani
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.1851

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi adalah penyakit yang banyak menyerang anak-anak. Prevalensi def-t di Indonesia pada rentang usia 5-6 tahun sebesar 88,8% dengan nilai def-t 8,1. Angka tersebut menunjukkan rata-rata setiap anak memiliki 9 gigi yang mengalami karies gigi. Persentase ini bertentangan dengan target pencapaian pelayanan kesehatan gigi yang sudah ditetapkan WHO yang menargetkan 50% anak usia 5-6 tahun bebas karies gigi. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan indeks def-t siswa TK Banyu Urip, Surabaya. Metode: Jenis penelitian menggunakan analitik cross sectional, pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Sampel penelitian sebanyak 54 orang tua siswa TK Banyu Urip Surabaya tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar pemeriksaan gigi. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan orang tua masih rendah dan indeks def-t siswa termasuk dalam kategori sedang dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,038 < ? 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan indeks def-t siswa TK Banyu Urip Surabaya.
Mengunyah Buah Semangka dan Buah Pepaya California Terhadap Debris Indeks Pada Anak Tunanetra (Studi di SLB A YPAB Surabaya) Kholifah Nurjannah
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.1857

Abstract

Latar Belakang: Penyandang tunanetra sering memiliki status kebersihan mulut yang lebih buruk dibandingkan dengan masyarakat umum. Kebersihan gigi dan mulut yang buruk juga dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari, seperti melemahnya kepercayaan diri dan mengganggu kinerja seseorang serta mempengaruhi tingkat kehadiran di sekolah atau tempat kerja. Skor debris indeks dapat dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi seseorang. Angka debris indeks dapat diturunkan dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dan air. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan mengunyah buah semangka dan pepaya California terhadap debris indeks pada anak tunanetra. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pre dan post design dengan populasi 32 siswa SLB A YPAB Surabaya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Dari uji Mann Whitney didapatkan nilai ? debris indeks sebelum dan sesudah mengunyah buah semangka sebesar 0.000 dengan nilai Mean ± SD 1.219 ± 0.603. Nilai ? debris indeks sebelum dan sesudah mengunyah buah pepaya California sebesar 0.004 dengan nilai Mean ± SD 1.438±0.620. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ? < nilai ? (0,05). Kesimpulan: Adanya perbedaan mengunyah buah semangka dan buah pepaya California terhadap debris indeks pada anak tunanetra. Buah semangka adalah alternatif buah untuk menurunkan angka debris.
Pengaruh Promosi Menggunakan Media Flipchart "Jakesgi” Terhadap Pengetahuan Dan Motivasi Menjaga Kesehatan Gigi Pada Remaja Yuniarly, Etty; Haryani, Wiworo
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.2043

Abstract

Latar Belakang: Remaja sering mengabaikan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, padahal pada masa pubertas remaja sangat rentan terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut. Salah satu kegiatan promosi kesehatan adalah memberikan kemampuan atau keterampilan kepada remaja agar mampu menjaga dan meningkatkan kesehatannya sendiri. Media yang digunakan untuk promosi adalah flipchart, agar remaja dapat lebih memahami pentingnya pengetahuan untuk menjaga kesehatan gigi dan termotivasi untuk menjaga kesehatan gigi. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh promosi menggunakan media flipchart JaKesGi terhadap pengetahuan dan motivasi menjaga kesehatan gigi pada remaja. Metode: Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest with control group design. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Sleman, Yogyakarta periode penelitian Mei – Oktober 2023. Sampel penelitian remaja usia 12-15 tahun dengan teknik purposive sampling. Pelaksanaan penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dipromosikan dengan media flipchart, kelompok kontrol dengan media leaflet. Variabel pengaruhnya adalah promosi dengan menggunakan media flipchart, variabel tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan dan motivasi pada remaja. Analisis data dengan uji paired t-test dan independent sample test. Hasil: Pengetahuan remaja sebelum diberikan promosi dengan kriteria sedang sebesar 64% dan setelah diberikan promosi meningkat menjadi kriteria baik sebesar 86%, sedangkan motivasi sebelum diberikan promosi dengan kriteria sedang sebesar 54% dan setelah diberikan promosi meningkat menjadi kriteria tinggi sebesar 98%. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum promosi sebesar 8,92 dan sesudah promosi sebesar 11,84 dengan selisih sebesar 2,92, serta rata-rata motivasi sebelum promosi sebesar 9,76 dan sesudah promosi sebesar 13,28 dengan selisih rata-rata sebesar 3,52. Kesimpulan: Promosi menggunakan media flipchart JakesGi berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan motivasi menjaga kesehatan gigi pada remaja.    
Karies Mencapai Pulpa Merupakan Faktor Risiko Stunting Pada Anak Prasekolah di Daerah Lokus Rahmadi, Antun; Purnomowati , Ratnasari Dyah; Prasetiowati , Lies Elina; Wijaya, Sofyan Musyabiq
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.2045

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi dan stunting merupakan masalah yang umum dijumpai pada anak prasekolah. Di Kabupaten Tulang Bawang Barat diperkirakan 84% anak prasekolah mengalami karies gigi dan 32% diantaranya merupakan karies pulpa. Demikian juga stunting yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya masih 16,4%.   Tujuan: menilai tingkat keparahan karies gigi dan hubungannya dengan status gizi anak prasekolah di desa lokus. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan disain penelitian yang dipilih adalah cross sectional. Populasi adalah semua siswa TK/PAUD usia 3-5 tahun di 3 kecamatan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Data dikumpulkan dengan pemeriksaan, pengukuran dan wawancara. Data diolah secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi square. Hasil: penelitian menunjukkan prevalensi karies sebesar 77,5% dan 25,2% diantaranya adalah karies pulpa. Diketahui juga angka prevalensi stunting sebesar 13,3%. Kesimpulan: ada hubungan yang bermakna secara statistik (p-value = 0,02) antara karies dan stunting.  Anak dengan karies mencapai pulpa berisiko 4,7 kali menjadi stunting dibandingkan dengan yang tidak.
The Use of Pocketbook For Increasing Knowledge and Motivation to Wear Dentures of Elderly in Timor-Leste Soares, Idalina; Eldarita, Eldarita; Amanullah, Rizqi
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i2.2095

Abstract

Background: The aspect of mindset of the elderly in Santa-Kruz, Nain-Feto, Dil, Timor-Leste, which considers the cause of tooth loss and the use of dentures is not important and some can be less concerned about oral and dental health, is one factor. Promotion of using pocketbooks to knowledge to increase the motivation of the elderly in the use of dentures. Objectives: To get to know the effectiveness of pocketbooks in increasing knowledge and motivation for the use of dentures. Methods: This study used a quasi-experiment, and the research design used a pre-test and post-test. The population in the study all elderly in Santa-Kruz District, Nain-Feto, Dili District, sample 70 people was taken total sampling technique. Questionnaire research instrument. Analysis results study using the statistical test Wilcoxon Signed Ranks Test. Results: Level of knowledge and motivation for using dentures before using pocketbooks with good (28.6%), medium (57.1%), and bad (14.3%) categories. Motivation is good (42.9%), moderate (28.6%), and bad (28.4%). After promotion with good (91.4%), bad (2.9%), bad 0. Good motivation (97.1%), moderate (2.9%), bad 0. Wilcoxon Signed Ranks Test analysis between the level of knowledge and motivation is a p-value (0.00) < (0.05), and the Mann-Whitney Test analysis between the level of knowledge and motivation is a p-value (0.00) < (0.05), from the results of this study shows the effectiveness of promotion using pocketbooks on knowledge about tooth loss and motivation for using dentures in the elderly. Conclusions: There was an increase in knowledge about tooth loss and motivation for using dentures after the promotion of using pocketbooks.
Analysis of The Most Dominant Dental Carries Risk Factors on High def-t and DMF-T Value of Students Age 6-12 Years ardiwirastuti, ilvana; Gusbela , Balqis Istiqomah; Santoso, Olivia Maulana; Tias, Richa Rochmani Adining; Siahaana, Sahat Manampin
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i1.2333

Abstract

Background: Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) shows that the highest rate of dental caries in children occurs in the 5–9 y.o group (92.6%). Dental caries should be prevented early by reducing the factors that cause caries. The def-t/DMF-t caries index can be used to assess the severity of dental caries, while the caries risk assessment can be used to study the various variables that cause dental caries. Objectives: To analyze the most dominant risk factors for dental caries with the highest def-T/DMF-T values in students in grades 1-6 at SDN Cenlecen 1 Pakong Pamekasan. Methods: This study is analytical and observational with a Cross-sectional method approach. The data analysis used the Chi-square test to examine the relationship between the variables. Results: This study shows that the most significant correlation value for high deft-t/DMF-T is eating and drinking sweet foods (p-value, 0.027), followed by having a mother who had dental caries experience, receiving dental care, having teeth lost as a result of caries, having visible plaque, and exposed root surfaces. Conclusion: The most dominant risk factor for dental caries for high def-T/DMF-T rates at SDN Cenlecen 1 Pakong Pamekasan is eating and drinking sweet foods.
The Level of Knowledge of Dental Students and Compliance With Using Personal Protective Equipment Kusumastiti, Anisa Ramadhani; Soaresa , Idalina Da Costa; Khafid, Mohammad; Rohmaniar, Puspa Dila; Falihan , Muhammad Akmal
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i1.2357

Abstract

Background: Nosocomial infections or Healthcare-Associated Infections (HAIs) are infections that occur in hospitals and attack patients undergoing treatment. Dental professional student as health workers who are very vulnerable to the spread of cross- infection, so they need to understand the importance of using personal protective equipment as a first step in prevention. Objectives: This study aims to determine the correlation between the level of knowledge of Dental Professional Students on compliance with using personal protective equipment (PPE) at Dental and Oral Hospital Bhakti Wiyata Institute of Health Science Kediri. Methods: This study is a type of analytical observational research with a cross sectional design. The data obtained, processed, analyzed, and interpreted to test the hypothesis using the chi square test are presented in table form with variable data scales are ordinal and nominal. Results: The significance value of chi square in the data is 0.001 Asymp. Sig. (2- tailed). A p value of < 0.05 means that there is a significant relationship. Conclusion: There is a correlation between the level of knowledge of dental professional students on compliance with using PPE at Dental and Oral Hospital Bhakti Wiyata Institute of Health Science Kediri
Penyuluhan Menyikat Gigi Menggunakan Media Phantom dan Power point untuk Meningkatkan Pengetahuan Pengguna Gigi Tiruan Cekat Utami, Juniarti; almujadi, almujadi
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i1.2378

Abstract

Pendahuluan: Riskesdas tahun 2018, menyatakan bahwa prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia sebesar 45,3%. Salah satu pencegahan masalah kesehatan gigi dan mulut yaitu melalui penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Penyuluhan dapat dilakukan dengan media phantom dan power point.Karena media phantom termasuk dalam aat peraga tiruam yang berfungsi untuk Latihan demonstrasi sedangkan media power point dengan kemampuan picture, sound dan effect dapat dipakai untuk membuat suatu slide yang bagus dan menarik.Tujuan: Diketahuinya perbedaan efektivitas penyuluhan menggunakan media phantom dan power point terhadap pengetahuan cara menyikat gigi yang baik dan benar terhadap pengguna gigi tiruan cekat.Metode: Penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan rancangan two group pretest - postest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 38 warga Dusun Lendang Belo, NTB. Analisis data menggunakan uji Paired sample t-test dan uji Independent sample t-test. Hasil: Tingkat pengetahuan menyikat gigi sebelum penyuluhan menggunakan media phantom gigi dengan kriteria pengetahuan sedang (89,5%) dan setelah penyuluhan menjadi kriteria baik (78,9%). Tingkat pengetahuanmenyikat gigi sebelum penyuluhan menggunakan media flipchart dengan kriteria sedang (73,7%) dan setelah penyuluhan menjadi kriteria baik (36,8%).Kesimpulan:Phantom lebih efektif digunakan sebagai media penyuluhan dibandingkan dengan media power point.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Flipchart Terhadap Pengetahuan Kehilangan Gigi dan Motivasi Penggunaan Gigi Tiruan pada Pra Lansia Lestari, Kurnia Dwi; taadi; widayati, aryani
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i1.2379

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat Indonesia mengalami kehilangan gigi karena dicabut dan tanggal, dan data jenis tindakan yang diterima untuk mengatasi masalah gigi dan mulut menunjukkan bahwa pada rentang usia 45-54 tahun hanya 2,5 % yang telah melakukan pemasangan gigi tiruan. Kecilnya prevalensi penggunaan gigi tiruan salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kehilangan gigi dan manfaat penggunaan gigi tiruan. Media flipchart dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat karena praktis dalam penggunaannya. Tujuan: Mengetahui manfaat penggunaan flipchart untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi penggunaan gigi tiruan pada pra lansia. Metode: Desain penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan Pre-post test with control. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 68 responden, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann Whitney. Hasil: Hasil uji wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan motivasi sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan menggunakan flipchart yaitu pengetahuan kehilangan gigi dari kriteria cukup 50% menjadi 94,1%  kategori baik dan peningkatan motivasi penggunaan gigi tiruan dari kriteria motivasi sedang 47,1% menjadi 88,2% kriteria tinggi (p = 0,000). Hasil uji Mann-Whitney didapatkan skor rata-rata pada kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol, dengan nilai variabel pengetahuan (p=0,045) dan variabel motivasi (p = 0,008). Kesimpulan: Flipchart meningkatkan pengetahuan kehilangan gigi dan motivasi penggunaan gigi tiruan pada pra lansia.