COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Articles
2,375 Documents
Pengaruh Kombinasi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.)
Mira Delfiya;
Nana Ariska
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (635.266 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i9.124
Sebagai salah satu jenis sayuran, sawi memiliki kandungan gizi yang lengkap, sehingga sangat baik dimakan untuk menjaga kesehatan tubuh dalam upaya untuk terus meningkatkan produksi sawi dan pendapatan petani yaitu dengan menggunakan komposisi media tanam yang tepat dalam menyediakan unsur hara bagi tanaman sawi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kombinasi substrat tanam terhadap pertumbuhan dan hasil sawi (Brasissca juncea L.).Penelitian ini dilaksanakan di lahan kebun bibit gampong Desa Padang Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2021 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non Faktorial dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan yaitu: K? = tanah + pupuk kandang + arang sekam (1:2:1), K? = tanah + pupuk kandang + Sekam padi (1:1:3), K? = tanah + Pupuk kandang + Serbuk kayu (1:2:2), K? = tanah + Pupuk kompos + Arang sekam (1:1:2) K? = tanah + pupuk Kompos + Sekam padi (1:1:1), K? = tanah + pupuk Kompos + Serbuk kayu (1: 3 :1) dan K? = tanah + pupuk kandang + Pupuk kompos (1 : 2 : 3). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kombinasi perlakuan media tanaman sawi berpengaruh jelas terhadap tinggi tanaman umur 3, 4 dan 5 MST, tetapi tidak berpengaruh jelas terhadap tanaman umur 1 dan 2 MST. Berpengaruh nyata terhadap jumlah daun tanaman sawi umur 4 dan 5 MST dan bobot basah tanaman sawi, namun tidak berpengaruh jelas terhadap jumlah daun umur 1, 2 dan 3 MST. Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada perlakuan K6 (tanah + pupuk kandang + Pupuk kompos (1 : 2 : 3)).
Hubungan Antara Efektivitas Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dengan Produktivitas Karyawan
Erna Herlina
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.467 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i9.125
Tujuan Studi ini menentukan hubungan antara efektivitas manajemen K3 dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan teknologi analisis regresi untuk menghitung hubungan fungsional antara efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan produktivitas karyawan, diperoleh persamaan regresi yaitu Y= 29,869 + 0,532X1. Hasil persamaan regresi diperoleh nilai konstanta sebesar 29,896 menyatakan bahwa jika tidak ada efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja maka produktivitas karyawan bernilai 29,896 satu satuan nilai. Koefisien regresi sebesar 0,532 menyatakan bahwa setiap kenaikan atau tambahan (karena tanda +) satu satuan efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja maka akan meningkatkan produktivitas karyawan sebesar 0,532 satu satuan nilai. Artinya variabel efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dapat digunakan untuk memprediksi produktivitas karyawan. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa Terdapat hubungan positif, sangat signifikan dan bertaraf sedang antara efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan produktivitas karyawan.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Program “Toss Tb” di Desa Trieng Pantang Kecamatan Lhoksukon
Cut Khairunnisa;
Yuziani Yuziani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (891.405 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.129
Temuan kasus tuberkulosis setiap tahun terus mengalami peningkatan di Kabupaten Aceh Utara. Data Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara, mencatat kasus tuberkulosis pada tahun 2019 sebanyak 901 kasus dan tahun 2020 mencapai 986 kasus, terjadi peningkatan jumlah kasus sekitar 9,1%. Berdasarkan distribusi kasus tuberkulosis di Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Lhoksukon merupakan wilayah dengan temuan kasus tertinggi dan Desa Trieng Pantang merupakan salah satu desa dengan suspect kasus tuberkulosis terbanyak. Masyarakat Desa Trieng Pantang sebagian besar dengan kondisi sosial ekonomi yang rendah, tingkat pengetahuan dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) yang buruk. Sehingga dapat memicu tinggi angka kejadian TB dan rendahnya angka keberhasilan pengobatan. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pembinaan terhadap kader posyandu sebagai mitra yang akan dididik untuk membantu tenaga kesehatan dalam upaya penanggulangan TB melalui program TOSS TB. Mekanisme pelaksanaan berupa mempersiapkan kader dengan memberikan edukasi tentang program tuberkulosis, penyamaan persepsi, pembentukan komitmen, pengaturan peran, komunikasi intensif, melakukan aksi, monitoring dan evaluasi untuk menjalin dan mengetahui perkembangan kemitraan dalam melaksanakan program tuberkulosis. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya kader yang terlibat dalam program TOSS TB, adanya peningkatan pengetahuan Kader Posyandu tentang tuberkulosis setalah diberikan edukasi. Pada evaluasi akhir didapatkan bahwa kader sudah mulai melaksanakan perannya secara aktif dalam program TOSS TB dengan berdampak terhadap temuan kasus baru TB, meningkatnya angka keberhasilan pengobatan di Desa Trieng Pantang. Adanya kegiatan ini diharapkan dalam jangka panjang mampu mengeliminasi TB di tingkat Desa.
Gambaran Kualitas Tidur Pada Lansia Dengan Hipertensi: Literature Review
Iksan Nurul Anbiya;
Roro Lintang Suryani;
Danang Tri Yudono
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.49 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.131
Populasi orang berusia di atas 65 tahun di dunia sekarang sekitar 617 juta orang. Angka tersebut setara dengan 8,5 persen dari jumlah seluruh penduduk. Peneliti memilih literature review sebagai metode penelitian dalam tulisan ini. Database yang digunakan dalam literature review ini antara lain Google Scholar dan PubMed. Dari 5 artikel menggambarkan bahwa lansia dengan hipertensi lebih banyak ditemukan pada usia ?60 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Mayoritas responden dari kelima jurnal memiliki tekanan darah pada derajat satu (140-159/90- 99 mmHg). Lansia dengan hipertensi memiliki kualitas tidur yang buruk. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur itu buruk, yaitu seperti durasi tidur dan latensi tidur yang kurang.
Kebiasaan Baru Masyarakat Urban di Tengah Pandemi COVID-19
Febri Rakhmawati A.R.S.J
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.542 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.132
Covid-19 telah mengubah perilaku konsumen khususnya masyarakat perkotaan dalam berperilaku, gaya hidup maupun kebiasaannya. Masyarakat perkotaan khususnya kaum milenial yakni mahasiswa Perbanas yang tinggal di Jakarta banyak melakukan berbagai kegiatan untuk menghilangkan kejenuhan dan kebosanan di masa wabah Covid-19 yang menuntut kita diam di rumah. Hal tersebut sangat bertentangan dengan kepribadiannya dimana jiwa masa muda mahasiswa ingin sekali eksistensi yang banyak ingin mengetahui dunia luar lebih banyak. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan, mahasiswa Perbanas Jakarta memiliki kebiasaan baru yang sebelumnya tidak atau jarang dilakukan sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Kebiasaan baru ini bisa menjadi semangat untuk meningkatkan hidup lebih sehat serta daya imun tubuh yang stabil di saat pandemi. Aktivitas yang dilakukan mahasiswa yakni bored homebody. Mahasiswa memiliki banyak waktu berkumpul bersama keluarganya dan dapat menyalurkan hobi yang dimiliki yang mana sebelumnya tidak dapat atau jarang dilakukan. Hobi tersebut seperti bersepeda, berjalan dan bercocok tanam di pekarangan rumah. Serta memunculkan jiwa entrepreneur yakni berjualan masker kain serta konektor masker.
Sosialisasi Hukum Keluarga Bidang Perceraian di Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara
Jumadiah Jumadiah;
Jamaluddin Jamaluddin;
Sutriani Sutriani;
Hamdani Hamdani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (530.757 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.133
Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita dengan maksud guna membina sebuah keluarga atas ridho dari Allah SWT. Dalam hukum positif di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor.1 Tahun 1974 tentang perkawinan, dimana dalam undang-undang tersebut telah diatur yang secara detail tentang perkawinan, namun realitanya masih banyak yang melanggar peraturan undang-undang, undang-undang tersebut menganut prinsip untuk mempersulit perkawinan. Karena masih ada perkawinan usia di bawah umur tertentu, maka kecenderungan perceraian mudah terjadi, bahkan jika perceraian merupakan upaya terakhir untuk menjaga keutuhan keluarga. Pertanyaannya adalah bagaimana mengurangi perceraian keluarga di masyarakat Gampong Paloh Lada, maka tujuan sosialisasi untuk memberi pemahaman agar perkawinannya dapat dipertahankan agar terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah, Metode pelaksanaan yang dipakai adalah ceramah dan tanya jawab. Hasil dari kajian ini masyarakat Gampong Paloh Lada memiliki pengetahuan tentang hukum keluarga dan mampu menerapkan dalam keluarga.
Tinjauan Faktor Penyebab Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap Tertunda di RSUD Tarakan
Sonaria Tambunan;
Daniel Happy Putra;
Laela Indawati;
Puteri Fannya
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.977 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.134
Kegiatan pembiayaan di RSUD Tarakan didominasi oleh Peserta BPJS Kesehatan, pada pengajuan klaim pasien peserta BPJS Kesehatan masih ditemukan adanya keterlambatan pada pengajuan klaim dampaknya kegiatan operasional rumah sakit akan terhambat yang berhubungan mengenai ketersediaan obat, pengadaan alat medis serta pembayaran insentif kinerja pegawai bisa terhambat. Maksud kajian ini dilaksanakan guna mengetahui faktor klaim tertunda karena dikembalikan oleh BPJS Kesehatan di RSUD Tarakan. Kajian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang dipakai adalah berkas klaim yang bersumber dari rawat inap tertunda dengan status sudah dikembalikan oleh BPJS Kesehatan pada bulan Mei-November 2021. Variabel yang dipakai pada kajian adalah jumlah berkas klaim tertunda, alasan faktor pemicu klaim BPJS Kesehatan tertunda tersebut. Hasil kajian ini mendapati sejumlah 532 berkas klaim rawat inap yang dikembalikan. Didapatkan alasan faktor yang tertunda sebab tidak lolos verifikasi administrasi pelayanan dan verifikasi pelayanan kesehatan lainnya. Faktor utama pemicu tidak lolos verifikasi adalah sebab ketidakjelian dari petugas pemberkasan dan adanya perbedaan sudut pandang mengenai kode diagnosa antara RSUD Tarakan dengan BPJS Kesehatan. Hasil kajian ini bisa dijadikan bahan acuan bagi RSUD Tarakan untuk membenahi pelaksanaan sistem pemberkasan klaim pasien BPJS Kesehatan agar meminimalisirkan jumlah berkas klaim yang dikembalikan oleh pihak BPJS Kesehatan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk dan Harga Terhadap Minat Beli
Yehuda
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.312 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.135
Maksud dari kajian in yaitu guna melihat dampak mutu pelayanan, mutu produk, dan harga atas minat beli pada Ayam Setia di Tenggarong. Jenis kajian ini adalah kajian kuantitatif. Populasi pada kajian ini adalah semua klien Ayam Setia, namun sampel yang dipakai sejumlah 100 responden. Sedangkan teknik pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner. Analisis data memakai regresi linier berganda. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanya mutu produk dan harga berdampak baik dan besar secara parsial atas minat beli, sedangkan kualitas pelayanan berdampak baik tidak besar atas minat beli. Secara simultan mutu pelayanan, mutu produk, dan harga berdampak atas minat beli pada Ayam Setia di Tenggarong. Dengan demikian sebaiknya Ayam Setia terus meningkatkan mutu pelayanan, mutu produk, dan harga akan mampu memikat minat beli klien
Perubahan Perilaku Organisasi dalam Pelaksanaan Pelayanan Pengaduan Publik di Tengah COVID-19 di Ombudsman Republik Indonesia
Andi Setiawan;
Fery Hadi Saputra
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.728 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.136
Perubahan perilaku organisasi dalam pelaksanaan pelayanan pengaduan publik di tengah covid-19 yang dilaksanakan lembaga negara Ombudsman Republik Indonesia merupakan hal yang penting. Sebagai sebuah Lembaga negara yang bertugas bukan hanya mengawasi tapi juga memberikan pelayanan publik saat pandemi covid-19, bertujuan untuk bisa membantu masalah publik terkait isu-isu yang muncul saat covid-19. Perubahan perilaku organisasi dalam pelaksanaan pelayanan disaat kondisi covid-19 ini mengalami perubahan. Perubahan ini bukan hanya pada bagaimana pelaksanaan pelayanan pengaduan tapi juga berdampak terhadap alam bawah sadar dalam memberikan pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perubahan organisasi dalam pelaksanaan pelayanan publik saat pandemi covid-19. Teori yang digunakan adalah teori dari Schein. Teori tersebut membantu melihat bagaimana perubahan eksternal berpengaruh terhadap perilaku organisasi di dalamnya yang terdiri dari 3 variabel yaitu artefak, nilai-nilai, dan asumsi dasar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahawa perilaku organisasi dalam pelayanan pengaduan publik saat pandemi covid-19 memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan pelayanan publik. Bisa dilihat dari variabel artefak Ombudsman RI, yaitu terjadi perubahan pelayanan pengaduan publik secara penuh melalui digital dari awal pelayanan hingga akhir. Pada variabel nilai-nilai, pelaksanaan dalam prinsip pelayanan juga melakukan perubahan secara digital seperti dibentuknya tim siber internal yang bertugas menjaga data-data pelapor dan variabel terakhir yaitu asumsi dasar yang berdampak terhadap mudah serta cepatnya informasi yang didapatkan karena semua tidak lagi berbentuk fisik tapi di sisi lain karena Covid-19 situasi dalam proses pelayanan tidak memiliki pola waktu yang jelas. Sehingga demikian mereka harus dituntut secara tidak sadar untuk bisa lebih cepat, responsif dan juga cepat beradaptasi dari keadaan yang ada
Hubungan Penguasaan Ilmu Tajwid dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Santri Putri Pondok Pesantren Modern Baharuddin Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
Indah Lestari Hasibuan;
Salmi Wati;
Nunu Burhanuddin;
Iswantir Iswantir
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (791.283 KB)
|
DOI: 10.59141/comserva.v1i10.137
Penelitian beranjak dari fenomena yang dialami Santri Putri Pondok Pesantren Modern Baharuddin Desa Muara Tais Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, Dimana terdapat sebagian besar siswa yang menghafal Al-Qur’an masih menghiraukan hukum tajwid, Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: 1) ada tidaknya hubungan yang signifikan antara penguasaan ilmu tajwid dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Jenis penelitian yng digunakan adalah korelasi, metode yang digunakan metode kuantitatif, populasi sebanyak 70 orang Sampel yang digunakan adalah teknik random sampling adalah teknik yang dimana jumlah populasi di ambil secara acak yang berjumlah 50 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument tes dan analisis data menggunakan statistic sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan penguasaan ilmu tajwid dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an santri Pondok Pesantren Modern Baharuddin Desa Muara Tais Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Setelah diketahui nilai koefisien korelasi kemudian dikonsultasikan pada r tabel untuk mengetahui apakah koefisien korelasi hasil perhitungan tersebut signifikan atau tidak. Dengan rumus df= n-2 = 48 pada taraf signifikansi 5% diperoleh harga r tabel sebesar 0,278 ternyata rxy > r tabel, sehingga koefisien korelasi dinyatakan signifikan. Oleh karena itu, kesimpulan yang di dapat adanya hubungan signifikan antara penguasaan ilmu tajwid dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an.