cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 5 (2024)" : 10 Documents clear
Peran Guru dalam Memberikan Motivasi Belajar Siswa MIN 1 Pali Asmuni; Afgani, Win; Afriantoni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the role of teachers in providing student learning motivation at MIN 1 Pali. Strengthening and instilling motivation to learn is in the hands of the teachers. Because apart from students, the most important element in learning activities is the teacher. Teachers are educators who play a role in pedagogical engineering. Who prepares learning designs and implements them in the teaching and learning proccess. Teachers are the core key in the learning process, both in improving the quality of education and in providing learning motivation to students. There are many factors why students are less motivated to learn, both external factors and factors within the students themselves. The type of research used is a qualitative descriptive method. This research was carried out in class 4 MIN 1 Pali, taking teachers and students as subjects. Data was obtained through observation, interviews, documentation and recording. The research results show that the teacher's role in providing learning motivation to students has been carried out optimally. The role of the teacher includes as a learning manager, the teacher is able to adjust to student conditions, the teacher as a guide, as a facilitator, as a mediator, as a motivator and as an evaluator. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam memberikan motivasi belajar siswa di MIN 1 Pali. Penguatan dan penanaman motivasi belajar berada di tangan para guru. Karena selain siswa, unsur terpenting yang ada dalam kegiatan pembelajaran adalah guru. Guru adalah pendidik yang berperan dalam rekayasa pedagogik. Yang menyusun desain pembelajaran dan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar. Guru merupakan kunci inti dalam proses pembelajaran, baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan maupun dalam memberikan motivasi belajar kepada siswa. Banyak sekali faktor siswa kurang termotivasi untuk belajar, baik faktor dari luar maupun faktor dari dalam diri siswa itu sendiri. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 4 MIN 1 Pali dengan mengambil subjek guru dan siswa. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam memberikan motivasi belajar kepada siswa sudah dilakukan secara maksimal. Peran guru meliputi sebagai pengelola pembelajaran, guru mampu menyesuaikan kondisi siswa, guru sebagai pembimbing, sebagai fasilitator, sebagai mediator, sebagai motivator dan sebagai evaluator.
Kompetensi tenaga pendidik: Analisis dampak rendahnya kualitas SDM Guru dan perbaikannya Saputra, Darwin Eka; Afriantoni; Afgani, Muhammad Win
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.16979

Abstract

Education is something that is very important for every individual and country, therefore it is very important for the country to pay attention to the quality of education provided to the community. In the education process, a teacher must have several competencies within himself as stated in Law No. 14 of 2005 concerning teachers and dosage. It is explained that competency is a set of knowledge, skills and behavior that must be possessed, internalized and mastered by teachers or lecturers in carry out their professional duties. The competencies that a teacher must have include pedagogical, personality, professional and social competencies. The facts on the ground are that currently in Indonesia there are a lot of educators or teachers who teach not in accordance with their academic qualifications, and currently the morals and behavior of the younger generation have become one of the government's focuses, through character education programs in schools, the government hopes that the nation's young generation Indonesia is becoming a young generation that has morals and character, according to the behavior of the Indonesian people who uphold politeness and politeness. This type of research is descriptive qualitative research, namely the data collected is in the form of words, images, not numbers. This research uses a case study approach where research is carried out by examining a case intensively, in depth, in detail and comprehensively. Teachers are a very important component in the learning process, teachers with high competence will certainly improve the quality of learning and ultimately will improve the quality of human resources produced by the learning process. The main problem that is developing is the low level of learning design competence and research competence as well as learning mastery. These problems can be overcome by taking steps to improve the learning system and implementing education and training for teachers. Abstrak Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap individu dan negara, oleh karena itu sangat penting bagi negara untuk memperhatikan kualitas pendidikan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam proses pendidikan seorang guru harus memiliki beberapa kompetensi dalam dirinya seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen dijelaskan bahwa kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya. Adapun kompetensi yang harus dimiliki seorang guru mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Fakta di lapangan saat ini di Indonesia banyak sekali tenaga pendidik atau guru yang mengajar tidak sesuai dengan kualifikasi akademik yang dimilikinya, dan dewasa ini akhlak dan tingkah laku generasi muda menjadi salah satu fokus pemerintah, melalui program pendidikan karakter di sekolah, pemerintah berharap generasi muda bangsa Indonesia menjadi generasi muda yang berakhlak dan berkarakter selayaknya tutur perilaku bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi sopan dan santun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di mana penelitian dilakukan dengan menelaah suatu kasus yang dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail dan komprehensif. Guru merupakan komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran, guru dengan kompetensi tinggi tentunya akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan akhirnya akan meningkatkan mutu sumber daya manusia yang dihasilkan oleh proses pembelajarannya. Masalah utama yang berkembang adalah rendahnya kompetensi desain pembelajaran dan kompetensi penelitian serta penguasaan pembelajaran. Masalah-masalah ini dapat diatasi dengan langkah-langkah perbaikan sistem pembelajaran dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan untuk para guru.
Eksplorasi Strategi BKPRMI untuk Meningkatkan Mutu Taman Pendidikan Al-Qur’an sebagai Lembaga Pendidikan Islam Non-Formal Mujahid, Ahmad Zarkasyi; Afgani, Muhammad Win; Afriantoni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.16980

Abstract

The importance of the contribution of an Islamic organization in supporting the progress of Islamic educational institutions, both formal, informal and non-formal so that it affects the quality of learning activities. This study aims to determine the strategy of BKPRMI (Indonesian Mosque Youth and Youth Communication Agency) in improving the quality of TKA-TPA. This research is qualitative research with a case study approach involving the Ministry of Religion of the City of Penukal Abab Lematang Ilir, BKPRI DPK administrators, and 3 TKA-TPA units. Data were collected using interviews and observations and analyzed using data display techniques, data reduction, and verification. The results showed that several strategies carried out by BKPRMI succeeded in improving the quality of TKA-TPA, namely providing socialization to TKA- TPA regarding the application of IJOP (Operational Permit) and BOP (Education Operational Assistance) to the Ministry of Religion, implementing training and standardization of TKA-TPA teachers, proposing incentive funds for village officials and BPJS Employment for TKA-TPA teachers, and carrying out munaqosyah and graduation safaris for students and FASI (Indonesian Salih Children Festival) at the sub-district level. This research has implications for the development of improved management of non-formal institutions in the future. Abstrak Pentingnya kontribusi sebuah organisasi Islam dalam mendukung kemajuan lembaga pendidikan Islam, baik formal, informal maupun nonformal sehingga berpengaruh terhadap kualitas kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia) dalam meningkatkan kualitas TKA-TPA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan pihak Kementerian Agama Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, pengurus DPK BKPRMI, dan 3 lembaga TKA-TPA. Data dikumpulkan menggunakan wawancara dan observasi serta dianalisis menggunakan teknik display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa strategi yang dilakukan BKPRMI berhasil meningkatkan kualitas TKA-TPA, yaitu memberikan sosialisasi kepada TKA-TPA tentang pengajuan IJOP (Ijin Operasional) dan BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) kepada Kementerian Agama, melaksanakan diklat dan standarisasi guru TKA-TPA, mengusulkan dana insentif kepada perangkat desa serta BPJS Ketenagakerjaan untuk guru TKA-TPA, dan melaksanakan munaqosyah dan safari wisuda santri serta FASI (Festival Anak Shaleh Indonesia) tingkat kecamatan. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan manajemen lembaga non-formal ditingkatkan di masa yang akan datang.
PERAN ORANGTUA DALAM UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL (ESQ) PADA ANAK MENURUT KONSEP ISLAM Imron; Afriantoni; Afgani, Muhammad Win
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.16982

Abstract

This study aims to analyze emotional and spiritual intelligence in early childhood and the role of parents in fostering it. The potential for emotional and spiritual intelligence has existed since birth, but requires the active role of the family to develop optimally. The research uses descriptive qualitative methods with literature study techniques, referring to Islamic education literature and intelligence theory. The results show that emotional intelligence includes the ability to recognize feelings of self and others, motivate oneself, and manage emotions adaptively. Spiritual intelligence relates to the spiritual dimension in interpreting life through the principle of tawhid. The role of parents is crucial in providing education and training to develop this potential according to the child's nature, so that they grow into a complete human being according to Islamic values. This research confirms that the development of emotional and spiritual intelligence requires the synergy of lifelong learning, family education, and Islamic values. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis kecerdasan emosional dan spiritual pada anak usia dini serta peran orang tua dalam menumbuhkannya. Potensi kecerdasan emosional dan spiritual telah ada sejak lahir, namun memerlukan peran aktif keluarga untuk berkembang secara optimal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan, mengacu pada literatur pendidikan Islam dan teori kecerdasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mencakup kemampuan mengenali perasaan diri dan orang lain, memotivasi diri, serta mengelola emosi secara adaptif. Kecerdasan spiritual berhubungan dengan dimensi rohani dalam memaknai kehidupan melalui prinsip tauhid. Peran orang tua sangat krusial dalam memberikan pendidikan dan latihan untuk mengembangkan potensi ini sesuai fitrah anak, sehingga tumbuh menjadi manusia yang utuh sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual membutuhkan sinergi pembelajaran seumur hidup, pendidikan keluarga, dan nilai keislaman.
PENERAPAN DAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS MASYARAKAT DI SEKOLAH MARKAZ ASHHABUL QURAN Fitriani, Yenni; Iswantir M
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.17112

Abstract

The purpose of this study focused on the Implementation and Innovation of Community-Based Curriculum at Markaz Ashhabul Quran School. This research method uses a qualitative case study that aims to explore the implementation and innovation of community-based curriculum at Markaz Ashhabul Quran school. This research will explore in depth how the curriculum is designed, implemented and assessed in the context of Islamic education. The results of this study show that the community-based curriculum at Markaz Ashhabul Quran School is effective in integrating Islamic values and the local needs of the community into students' education. Although it faces challenges in its implementation, such as managing the expectations of diverse stakeholders and maintaining a balance with national standards, the resulting benefits clearly outweigh the difficulties encountered. The relevance of this education is evident in increasing students' learning motivation and strengthening their moral and spiritual character development. Community involvement is not just an add-on but an integral foundation for the success and sustainability of education. Close collaboration between the school, community and local government is necessary to ensure relevant and meaningful education in line with the needs and aspirations of the community. The community-based curriculum at Markaz Ashhabul Quran School is not only relevant in preparing students for academic success, but also in molding them into responsible and competent leaders in an increasingly complex global society. Abstrak Tujuan penelitian ini difokuskan untuk Penerapan dan Inovasi Kurikulum Berbasis Masyarakat di Sekolah Markaz Ashhabul Quran. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif studi kasus yang bertujuan untuk mendalami implementasi dan inovasi kurikulum berbasis masyarakat di sekolah Markaz Ashhabul Quran. Penelitian ini akan mengeksplorasi secara mendalam bagaimana kurikulum tersebut dirancang, diimplementasikan, dan dinilai dalam konteks pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum berbasis masyarakat di Sekolah Markaz Ashhabul Quran efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan kebutuhan lokal komunitas ke dalam pendidikan siswa. Meskipun menghadapi tantangan dalam implementasinya, seperti mengelola harapan beragam stakeholder dan mempertahankan keseimbangan dengan standar nasional, manfaat yang dihasilkan jelas melebihi kesulitan yang dihadapi. Relevansi pendidikan ini terbukti dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta memperkuat pengembangan karakter moral dan spiritual mereka. Keterlibatan komunitas bukan hanya tambahan, melainkan menjadi fondasi yang integral bagi keberhasilan dan keberlanjutan pendidikan. Kolaborasi erat antara sekolah, komunitas, dan pemerintah setempat diperlukan untuk memastikan pendidikan yang relevan dan bermakna sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kurikulum berbasis masyarakat di Sekolah Markaz Ashhabul Quran tidak hanya relevan dalam menyiapkan siswa untuk sukses akademis, tetapi juga dalam membentuk mereka menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berkompeten dalam masyarakat global yang semakin kompleks.
Evaluasi Kesiapan Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN 02 Aur Kuning Bukittinggi Fuad, Rahmad; Zakir, Supratman; Ilmi, Darul
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.17156

Abstract

The Minister of Education is always making changes to education in Indonesia. One of them is curriculum changes. Over time, many curricula have undergone innovations and changes for educational institutions. Therefore, an educational institution must obey the rules established by the educational institutions to be applied by each educational establishment. The aim of this study is to see how prepared teachers are in dealing with the implementation of this independent curriculum. This method of research is a qualitative descriptive of the phenomena occurring on the ground at the moment. The location of this research is at SDN 02 Aur Kuning Bukittinggi. These findings show that teacher preparation not only includes a deep understanding of the concept, but also the ability to carry out thorough assessments, dedication to sustained professional growth, and skills in making RPPs aligned with the Learning Declaration. Implementation of the Independent Curriculum in SDN 02 Aur Kuning Bukittinggi, including the environmental conditions of the school, facilities, premises, and availability of human resources. There are obstacles when it comes to providing sufficient facilities to support an independent curriculum, including restrictions on classroom capacity, lack of laboratory or library facilities, and limited access to books or other educational resources. Furthermore, there is a shortage of educators who have the qualifications and skills necessary to effectively use creative and innovative teaching approaches. Inadequate teacher education qualifications and lack of teaching experience are other problems that affect teachers in designing learning. Abstrak Menteri pendidikan selalu melakukan perubahan untuk pendidikan di Indonesia salah satunya yaitu perubahan kurikulum. Dari masa ke masa sudah banyak kurikulum mengalami inovasi maupun perubahan untuk lembaga pendidikan. Maka dari itu sebuah lembaga pendidikan harus mematuhi aturan yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan untuk diterapkan oleh tiap-tiap lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana kesiapan guru dalam menghadapi implementasi kurikulum merdeka ini. Metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif fenomena yang terjadi di lapangan pada saat ini. Lokasi penelitian ini yaitu di SDN 02 Aur Kuning Bukittinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa persiapan guru tidak hanya mencakup pemahaman yang mendalam tentang konsep, tetapi juga kemampuan untuk melakukan penilaian menyeluruh, dedikasi untuk pertumbuhan profesional yang berkelanjutan, dan keterampilan dalam membuat RPP yang selaras dengan deklarasi Pembelajaran. Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 02 Aur Kuning Bukittinggi, termasuk kondisi lingkungan sekolah, fasilitas, premis, dan ketersediaan sumber daya manusia. Ada hambatan ketika datang untuk menyediakan fasilitas yang cukup untuk mendukung kurikulum merdeka, termasuk pembatasan pada kapasitas kelas, kurangnya fasilitas laboratorium atau perpustakaan, dan akses terbatas ke buku atau sumber daya pendidikan lainnya. Selanjutnya kekurangan pendidik yang memiliki kualifikasi dan keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif menggunakan pendekatan pengajaran yang kreatif dan inovatif. Kualifikasi pendidikan guru yang tidak memadai dan kurangnya pengalaman mengajar adalah masalah lain yang mempengaruhi guru dalam merancang pembelajaran.
Evaluasi Program Tahfidz Metode Kitabah Di MDTA Muhammadiyah Sungai Tanang Zulwiddi, Neka; Zakir, Supratman; Ilmi, Darul
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.17196

Abstract

The Islamic educational institute has created a programme so that the objectives of the Islamic institution can be achieved effectively and effectively. After the program has been created, the next step is to implement the program. Next, after the program is running, then, the program needs to be evaluated so that we can see if it is in line with the planning or need more in innovation. The aim of this evaluation is so that you can see how our judgment of the program so that it can be in innovation for the future or the program does not qualify for implementation in the Islamic educational institutions. This method of research is qualitative descriptive and type of research case study and data collection techniques through observations, interviews and using the evaluation model of CIPP a program of Tahfidz methods of bookah at the MDTA Muhammadiyah River Tanang. The findings on this research show that the program of tahfidz Methods of Bookah implemented in MDTA Mohammadiyah Sungai Tanang has effectively produced a generation of hafidz Al-Qur’an that has achieved commendable academic achievement. Although the program faces difficulties such as student skill differences and limited time, it benefits from a supportive educational atmosphere that promotes Islamic teachings and strong family support. The organized program improves the learning process and understanding of the verses of the Qur'an through the use of high-quality learning materials and highly qualified teachers. The effectiveness of the program depends on the use of a variety of teaching approaches, from conventional to modern, and the implementation of good time management strategies. Regular assessments and personal counselling help in tracking student progress, while there are visible improvements in student moral and spiritual growth. Abstrak Lembaga pendidikan Islam sudah membuat sebuah program agar tujuan lembaga Islam tersebut bisa di capai secara efektif dan efisien. Setelah program tersebut dibuat maka tahap selanjutnya yaitu mengimplementasikan program tersebut. Selanjutnya setelah program tersebut sudah berjalan maka dari itu, program tersebut perlu di evaluasi agar kita dapat melihat apakah sudah sesuai dengan perencanaan ataupun perlu lagi di inovasi. Tujuan melakukan evaluasi ini yaitu supaya kita bisa melihat bagaimana penilaian kita terhadap program tersebut supaya bisa di inovasi untuk ke depannya ataupun program tersebut tidak layak lagi di implementasikan di lembaga pendidikan Islam tersebut. metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dan jenis penelitiannya study kasus dan teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan menggunakan model evaluasi CIPP sebuah program Tahfidz metode kitabah di MDTA Muhammadiyah Sungai Tanang. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa program tahfidz metode kitabah yang diimplementasikan di MDTA Muhammadiyah Sungai Tanang telah secara efektif menghasilkan generasi hafidz Al-Qur’an yang telah mencapai prestasi akademik yang memuji. Meskipun program ini menghadapi kesulitan seperti perbedaan kemampuan siswa dan waktu terbatas, itu mendapat manfaat dari suasana pendidikan yang mendukung yang mempromosikan ajaran Islam dan dukungan yang kuat dari keluarga. Program yang terorganisir meningkatkan proses belajar dan pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an melalui penggunaan bahan pembelajaran berkualitas tinggi dan guru yang berkualitas tinggi. Efektivitas program tergantung pada penggunaan berbagai pendekatan pengajaran, mulai dari konvensional hingga modern, dan implementasi strategi manajemen waktu yang baik. Penilaian reguler dan konseling pribadi membantu dalam melacak kemajuan siswa, sementara ada perbaikan yang terlihat dalam pertumbuhan moral dan spiritual siswa.
Pengelolaan Keuangan Sekolah Berbasis Good Governance di MTsN 1 Padang Pariaman Muaddyl Akhyar; Hamdi Abdul Karim; Susanda Febriani; Ramadhoni Aulia Gusli
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.17197

Abstract

Financial management School financial management based on Good Governance is a very important approach to ensure the sustainability and improvement of the quality of education in schools, including in Indonesia, including in Indonesia. This study aims to analyze and evaluate the application of the principles of Good Governance in the management of financial management at MTsN 1 Padang Pariaman. This research uses a descriptive qualitative descriptive qualitative approach to examine school financial management based on Good Governance-based school financial management at MTsN 1 Padang Pariaman. The results of this study show that transparency in reporting and access to financial information at MTsN 1 Padang Pariaman still faces significant challenges. Key factors include the lack of effective information distribution mechanisms, limited access to information for stakeholders, as well as a lack of socialization on the importance of financial transparency. Financial reports are often incomplete and lacking in detail, coupled with the absence of standardized reporting standards, further complicating the situation. Nonetheless, efforts such as regular meetings with school committees and the use of information technology show potential for improvement. To improve transparency, it is necessary to increase the capacity of financial managers through intensive training, conduct regular and independent external audits and obtain clear regulatory support from the government. With these steps, it is expected that transparency in financial management at MTsN 1 Padang Pariaman can be improved. This is expected to increase public trust, encourage active stakeholder participation, and ensure more effective use of funds to improve the overall quality of education. Abstrak Pengelolaan keuangan sekolah berbasis Good Governance merupakan suatu pendekatan yang sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip Good Governance dalam pengelolaan keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji pengelolaan keuangan sekolah berbasis Good Governance di MTsN 1 Padang Pariaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi dalam pelaporan dan akses informasi keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman masih menghadapi tantangan signifikan. Faktor utama termasuk kurangnya mekanisme distribusi informasi yang efektif, keterbatasan akses informasi bagi pemangku kepentingan, serta kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya transparansi keuangan. Laporan keuangan yang sering kali tidak lengkap dan kurang rinci, ditambah dengan ketiadaan standar pelaporan baku, semakin memperumit situasi ini. Meskipun demikian, upaya seperti rapat rutin dengan komite sekolah dan penggunaan teknologi informasi menunjukkan potensi untuk perbaikan. Demi meningkatkan transparansi, perlu ditingkatkan kapasitas pengelola keuangan melalui pelatihan intensif, dilakukan audit eksternal yang rutin dan independen, serta mendapatkan dukungan regulasi yang jelas dari pemerintah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan transparansi dalam pengelolaan keuangan di MTsN 1 Padang Pariaman dapat diperbaiki. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan, dan memastikan penggunaan dana yang lebih efektif untuk peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Pengembangan profesional guru di era digital: Strategi mengintegrasikan teknologi dan pedagogi (Studi kasus di MAN Insan Cendekia Paser Kalimantan Timur) Afendi, Achmad Ruslan
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.18096

Abstract

The digital era presents both challenges and opportunities in the process of teacher professional development, particularly in integrating technology and pedagogy to improve the quality of learning. This study aims to identify effective strategies used by teachers to develop digital and pedagogical skills within a madrasah education environment, focusing on a case study at MAN Insan Cendekia Paser, East Kalimantan. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving teachers and support staff related to professional development. The findings indicate that effective strategies include practice-based technology training, teacher collaboration in working groups, and institutional support through digital-based policies. Nevertheless, challenges such as limited digital infrastructure and technical skill constraints remain. This study concludes that digital-based professional development in madrasahs can be optimized through sustained institutional support and increased technology accessibility. The recommendations from this research are expected to serve as a guide for other madrasahs in implementing teacher professional development in the digital era. Abstrak Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam proses pengembangan profesional guru, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi dan pedagogi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif yang digunakan guru dalam mengembangkan keterampilan digital dan pedagogis di lingkungan pendidikan madrasah, dengan studi kasus di MAN Insan Cendekia Paser, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan staf pendukung terkait pengembangan profesional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif mencakup pelatihan teknologi berbasis praktik, kolaborasi antar guru dalam kelompok kerja, dan dukungan institusional melalui kebijakan berbasis digital. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur digital dan kendala keterampilan teknis. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan profesional berbasis digital di madrasah dapat dioptimalkan melalui dukungan berkelanjutan dari pihak institusi dan peningkatan aksesibilitas teknologi. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi madrasah lainnya dalam mengimplementasikan pengembangan profesional guru di era digital.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA Rosidah, Noneng Siti; Rahman, Imas Kania; Faizah, Tya Amiratul; Hamidah, Rizka Nur
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.18197

Abstract

Students are in a transitional phase of adolescent development towards early adulthood. In the process of fulfilling their developmental tasks, of course many things are gone through and require individual adjustments. Individual success in adjusting to a new environment or activity, one of the major assets is self-confidence. Self-confidence can be developed through guidance and counseling services. Therefore, this study aims to analyze whether there is an influence of group guidance services on students' self-confidence based on differences in gender between men and women. The research method used is quantitative descriptive. The data collection method uses observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique uses statistical regression test analysis. The results of the study showed that the F count was 2.738 with an F table value of 4.183 of 2.738 <4.183, so there is no influence of the group guidance variable on the self-confidence variable. Likewise, the results of the statistical analysis between men and women showed no significant difference in group guidance services on students' self-confidence. Because the level of student confidence is in the medium and high categories, it is necessary to provide other guidance and counseling services in order to increase the self-confidence of students in the medium to high categories. So it is necessary to plan programs or service topics that are relevant and representative of the current needs of individuals. Abstrak Mahasiswa berada pada masa peralihan fase perkembangan remaja menuju dewasa awal. Dalam proses memenuhi tugas perkembangannya, tentu banyak hal yang dilalui dan butuh penyesuaian individu. keberhasilan individu dalam penyesuaian diri dengan lingkungan atau aktivitas baru salah satu modal besarnya adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri salah satunya dapat dikembangkan melalui layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa ditinjau berdasarkan perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji statistik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh F hitung sebesar 2,738 dengan nilai F tabel sebesar 4,183 sebesar 2,738 < 4,183, maka tidak terdapat pengaruh variabel bimbingan kelompok terhadap variabel kepercayaan diri. Begitu pula hasil analisis statistik antara laki-laki dan perempuan menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Karena tingkat kepercayaan mahasiswa berada pada kategori sedang dan tinggi, maka perlu diberikan layanan bimbingan dan konseling lainnya agar dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa pada kategori sedang menjadi tinggi. Sehingga perlu direncanakan program atau topik layanan yang relevan dan representatif dengan kebutuhan individu saat ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 10