PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles
1,314 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERDA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DESA BALAI KARANGAN KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU
APRIANI, TITA;
Pudjianto, S. Y.;
Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v13i2.3385
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses Implementasi Kebijakan Perda No 1 Th 2013 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Desa Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah target atau realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang ditetapkan belum tercapai. Metode peneitian yang digunakan yaitu pendekatan kualiatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Charles O.Jones dalam Agustino (2016:154-155) ada tiga tahap proses implementasi kebijakan publik yaitu: Pengorganisasian, Interpretasi dan Aplikasi. Penelitian ini berfokus pada proses Implementasi Kebijakan Perda Nomor 1 Th 2013 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan Pedesaan Dan Perkotaan Di Desa Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau yang belum berjalan dengan baik, target atau realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang di tetapkan belum tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan dalam proses pemungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan pekotaan di desa balai karangan kecamatan sekayam kabupaten sanggau masih kurang efektif dan efisien serta penentuan jenis kegiatan tidak didasarkan pada potensi yang ada di desa. Saran perlu adanya penyeluhan yang dilakukan secara rutin kepada masyarakat, perlunya meningkatkan biaya operasional bagi pegawai dan adanya pengawasan dalam pemungutan pajak, adanya kas keliling pada setiap desan dan dusun, mendekat kan pembayaran, supaya masyarakat lebih mudah dalam melakukan pembayaran pada setiap tahun nya.Kata kunci: Implementasi, Kebijakan Perda Nomor 1 Tahun 2013, Desa Balai Karangan
FUNGSI PENGAWASAN PEMERINTAH KECAMATAN DALAM MENANGANI PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI DESA MADAK KECAMATAN SUBAH KABUPATEN SAMBAS
Dewi, Albina;
Hardilina, Hardilina;
Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i2.3106
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin di Desa Madak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif (descriptive research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung (Brantas 2009, 195), yaitu: 1) Pengawasan langsung. Pemerintah kecamatan kurang tegas dalam memberantas pertambangan serta tidak adanya koordinasi antara pemilik tanah dengan pemerintah daerah. 2) pengawasan tidak langsung. Pemerintah kecamatan hanya menerima laporan dari petugas pengawasan di lapangan. Saran perlu adanya masukan dan kerjasama antar pihak Pemerintah dan masyarakat saling berkoordinasi dengan pihak pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Sebagai Pimpinan pengawasan sebaiknya juga ikut serta dalam pengawasan di lapangan, tidak hanya menerima laporan dari petugas di lapangan. Kata kunci : Pengawasan, Masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Desa Madak.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN LAYANAN DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUBU RAYA
RAHMANIAR, ADE DWINANDA;
Kusnadi, Dedi;
Aprianto, Dhidik
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i3.3140
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan administrasi terhadap kepuasan layanan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya. Sudah seharusnya jika Kantor Dinas memiliki tingkat kualitas pelayanan yang baik. Pembentukan serta perkembangan kepuasan itu sendiri didukung oleh banyak factor, salah satunya adalah kualitas pelayanan perusahaan serta para pegawainya itu sendiri. Penelitian ini menggunakan teori dari Hessel Nogi S (2005:208) dengan menggunakan dua variabel yaitu kualitas pelayanan dan kepuasan layanan. Jenis dari penelitian adalah penelitian asosiatif menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 2.160 orang. Dengan menggunakan rumus Slovin dan taraf kesalahan 10%, diperoleh sampel sebanyak 96 orang. Penelitian ini menggunakan angket tertutup, dan google form sebagai media untuk menyebarkan angket serta program SPSS versi 23.0 sebagai media analisis data. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Uji T diperoleh hasil signifikansi 0,000 , jumlah tersebut lebih kecil dari probabilitas 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan layanan. Kata Kunci: Pengaruh, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Layanan.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA AIR PANAS SIPATN LOTUP OLEH DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN SANGGAU
Aprila, Agnes;
Isdairi, Isdairi;
Sulisdian, Indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i4.3185
This study aimed to analyze the strategy execution of Sipatn Lotup Hot Water tourism development which was done by the Youth, Sport and Tourism Department of Sanggau Regency. This study used a qualitative research method with a descriptive-analytical research design. This study used Bryson’s strategy planning theory (2016:55) which consisted of resources condition, strategic planning, community participation, and promotion. The results showed that the condition of the Youth, Sport and Tourism Department of Sanggau resources were still a weakness due to the lack of human, financial, and information resources so that it became an obstacle to the development of Sipatn Lotup Tourist Attractions and the strategic planning that had been carried out was supported by the existence of Regional Long-Term Development Plan targets for the tourism sector and the formulation of more detailed planning documents such as the Master plan which could be a strength for the Sipatn Lotup Tourist Attractions development process. The results also showed that there was a lack of local community participation because they thought that the tourism sector was still not promising to be held in the area and the promotion efforts were not yet optimal. Keywords: Strategy, Development, Tourism.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) PONTIANAK BARAT
Desti, Elsa Dwi;
Patriani, Ira;
Darmawan, Deni
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v13i1.3377
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan adanya masalah di dalam Program Bantuan Langsung Tunai yang dibagikan secara tidak merata di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan analisis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori George Edward III dalam Agustino (2006:158) yang terdiri dari : 1) Komunikasi. Menyampaikan informasi tentang suatu Program Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat yang harus mendapatkan bantuan dari pemerintah sesuai dengan data yang ada di Kelurahan; 2) Sumber Daya. Pegawai/Staf harus menyampaikan kepada masyarakat miskin tentang apa saja kebijakan Program Bantuan Langsung Tunai yang sedang berjalan di setiap tahunnya agar wewenang dan fasilitas yang diterapkan bisa berjalan dengan baik; 3)Sikap. Jika masyarakat miskin yang membantah akan data yang tidak sesai dengan data yang ada di kelurahan dan RT setempat, hal ini akan menjadi konflik karena merasa meraka harus mendapatkan bantuan dari pemerintah; 4) Struktur Birokrasi. SOP yang telah di tetapkan oleh pemerintah dalam pembagaian dana Bantuan Langsung Tunai harus berjalan sesuai dengan SOP yang ada baik dalam pendataan dan pengambilan dana Bantuan Langsung Tunai. Adapun saran dari penelitian ini adalah adanya kerjasama didalam suatu pendataan yang digunakan oleh Pemerintah Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, agar Program Bantuan Langsung Tunai bisa berjalan dengan efektif dan tepat sasaran sesuai dengan data masyarakat miskin yang memebutuhkan. Kata Kunci: Implementasi, Program Bantuan Langsung Tunai, Masyarakat Miskin
PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS SEBAGAI WUJUD DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
Maryuni, Sri;
Martinus, Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i2.3131
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 13 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Pontianak Pasal 20 tentang kesempatan kerja dengan memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Pontianak yaitu BKD Provinsi Kalimantan Barat selaku penyelenggara penerimaan CPNS di Kota Pontianak dalam memberdayakan penyandang disabilitas khusus tuna rungu. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain penelitian analisis deskriptif.Penelitian ini menggunakan teori Randy R. Wrihatnolo dan Riant Nugroho Dwidjowojoto (dalam Manajemen Pemberdayaan. Sebuah Pengantar dan Panduan Untuk Pemberdayaan Masyarakat tahun 2007) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: 1) Tahap Penyadaran, kesimpulannya adalah target sasaran adalah masyarakat yang kurang mampu yang harus diberikan pemahaman bahwa mereka mempunyai hak untuk menjadi berada atau mampu. SDM (Sumber Daya Manusia) dari Penyandang Disabilitas lainnya selain tuna daksa ringan sendiri belum mampu untuk bersaing. Tuna daksa ringan lebih unggul daripada Penyandang Disabilitas lainnya karena terletak pada aksesbilitas saja; 2) Tahap Pengkapasitasan, kesimpulannya adalah bertujuan untuk memampukan penyandang disabilitas yang kurang mampu sehingga mereka memiliki keterampilan untuk mengelola peluang yang akan diberikan dengan memberikan pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas tersebut; 3) Tahap Pendayaan, kesimpulannya adalah terutama penyandang disabilitas diberikan peluang yang disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki melalui partisipasi aktif dan berkelanjutan yang ditempuh dengan memberikan peran yang lebih besar secara bertahap, sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya.
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR REGIONAL DI RASAU JAYA KABUPATENKUBU RAYA
Noprianti, Sinta Noprianti;
Martoyo, Martoyo;
Sulisdian, Indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i4.3172
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan pembangunan tempat pembuangan akhir ( TPA) regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai masyarakat sekitar belum dilibatkan dalam perencanaan pembangunan TPA regional tersebut sehingga jika pemilihan lokasi yang kurang tepat akan memberi dampak negatif pada masyarakat sekitar serta adanya masyarakat yang tidak menghendaki perencanaan pembangunan lahan TPA regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberikan gambaran mengenai proses perencanaan pembangunanpembangunan tempat pembuangan akhir ( TPA) regional di Rasau Jaya. Penelitian ini mengunakan teori Menurut Wicaksono dan Sugiarto (dalam Wijaya, 2001) menyatakan terdapat 3 ciri perencanaan partisipatif yaitu 1).fokus perencanaan, 2). partisipasi masyarakat, dan 3). sinergitas perencanaan. Hasil penelitian ini menunjukan kendaladalam proses perencanaan pembangunan tempat pembuangan akhir sehingga belum teralisasikan dengan baik, diantara masalah yang dihadapi yaitu Perencanaan yang disiapkan belum memperhatikan aspirasi masyarakat, keterbatasan masyarakat dalam pemahaman tentang perencanaan pembangunan TPA regional tersebut serta adanya kekhawatiran masyarakat terhadap dampak negatif dari pengelolaan sampah. Adapun saran dari penelitian ini adalah kepadasemua pihak yang terkait dan masyarakat, pengoptimalan dalam perencanaan pembangunan dan Perlunya penguatan sosialisasi dan partisipasi juga sangat penting dilakukan serta perlu pengrekutan kader-kader yang bertugas mensosialisasikan perencanaan pembangunan TPA regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Kata Kunci :Analisis, Perencanaan, Pembangunan, TPA, Rasau Jaya
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS
Amalia, Amalia;
Arifin, Arifin;
Eka, Agus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v13i1.3214
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan Implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 di Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas belum berhasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Menurut Edward III (dalam Mulyadi 2015:68) ada 4 (empat) faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu: 1) Komunikasi: komunikasi antar pelaksana sudah berjalan baik tetapi komunikasi kepada masyarakat seperti sosialisasi masih kurang. 2) Sumber daya: sumber daya manusia dari sisi petugas pajak/staff masih kurang dan dari sisi masyarakat wajib pajak juga masih kurang sadar , dilihat dari sumber daya infrastruktur/fasilitas sudah memadai. 3) Disposisi:pihak Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) sudah menjalankan pengawasan dengan baik , tetapi pihak Kecamatan dan Desa tidak pernah terlibat dalam melakukan pengawasan di lapangan dan 4) Struktur Birokrasi: Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) bekerja sama dengan pihak Kecamatan , Desa dan juga Kantor Wilayah Kecamatan Teluk Keramat kemudian dengan Bank Kalbar dan KPP Pratama Singkawang. Rekomendasi dari penelitian ini agar Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) melakukan sosialisasi secara menyeluruh disetiap desa agar lebih efektif. Menambah staff atau pegawai sesuai kebutuhan agar implementasinya bisa berhasil. Kata Kunci: Implementasi ,Pajak, Peraturan , Perdesaan , PerkotaanÂ
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KETAPANG DALAM MENANGGULANGI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KETAPANG
JANUARDI, JANUARDI;
Sunyata, Lina;
Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i1.3097
The purpose of this research was to describe the performance of the Regional Disaster Management Agency of Ketapang Regency in handling forest and land fires in Ketapang Regency. The problem of forest and land fires was a very interesting problem to study because forest and land fires in Ketapang Regency were increasing and causing many negative impacts for humans, the environment and the ecosystem. In this research, the researcher used qualitative descriptive method with the theory of performance indicators from Dwiyanto (2017: 50), namely: 1.) Productivity, productivity was not maximized, because the target had not gotten the results as expected, in addition to the ineffective and inefficient firefighting. 2.) Service Quality, the service quality was considered quite good because the community was satisfied with the services of the BPBD of Ketapang Regency. 3.) Responsiveness, the responsiveness was quite good which was indicated by the fairly fast response from the BPBD of Ketapang Regency when receiving reports of forest and land fires from a place. 4.) Responsibility, the responsibility was considered suboptimal because the personnel did not carry out the firefighting activities in accordance with the SOP (Standard Operating Procedure) to the fullest. 5.) Accountability, the accountability was considered quite good because the BPBD of Ketapang Regency carried out forest and land fire management fairly and prioritized human values existing in the community. Keywords: Organizational Performance, BPBD, Handling Forest and Land Fires, Ketapang Regency. Â
Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pembangunan Pelabuhan Kijing Kabupaten Mempawah
Aswa, Jumratul;
Mardhalena, Azrita;
Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v12i2.3121
This study aimed to determine the interaction of the community with the village government and PT Pelindo and determined community participation in decision making. The problem of this research was that there were some people who did not attend meetings or discussions in decision-making deliberations and there were some people who refused land acquisition in the Kijing Port development process in Sungai Kunyit Laut Village of Mempawah Regency. The method used in this research is descriptive research method with qualitative analysis techniques. The theory used by the researcher in this study is the theory proposed by Cohen and Uphoff (in Dwiningrum, 2011: 61-62) which has 4 participating forms, such as: 1) Attendance at meetings is stated low which is influenced by the time of the meeting which coincides with working time for the community and the uninformed community about the meeting information. 2) Discussion, the community still defended their rights and only some of the community were present. 3) Contribution of thoughts, the community showed that they rejected the port development process. 4) The response or rejection of the program offered, the absence of definite clarity or clear details regarding the costs of the land acquisition process..Keywords: Community Participation; Kijing Port Development; Decision Making; Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Mempawah Regency