cover
Contact Name
Fahyuddin
Contact Email
fahyuddin@uho.ac.id
Phone
+6285222057139
Journal Mail Official
fahyuddin@uho.ac.id
Editorial Address
Prodi S2 Pendidikan IPA, Kampus Pascasarjana UHO Kemaraya, Jalan Mayjend S. Parman Kendari, 93121
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2684995     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/biofiskim
Jurnal Biofiskim untuk Pendidikan dan Pembelajaran IPA (JBPPI) merupakan jurnal untuk peneliti, guru , dan pengembang kurikulum IPA pada semua level pendidikan IPA. JBPPI terbit dua kali setahun secara elektronik pada bulan april dan Oktober. Tulisan yang dapat dimuat pada jurnal ini meliputi: hasil penelitian survei, dan revie penelitian (meta analisis), evaluasi program atau efektifitas suatu inovasi dalam pengajaran atau pembelajaran IPA (biologi, fisika, dan kimia), dan analisis mendalam pada isu-isu pendidikan yang relevan secara langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan IPA
Articles 76 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FLUIDA STATIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DASAR PESERTA DIDIK SMK Aba, La; Fahyuddin, Fahyuddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.974 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13751

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk membandingkan  model pembelajaran inkuiri terbimbing (PIT) dan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap pemahaman konsep (PK) dan kemampuan pemecahan masalah (KPM) ditinjau dari kemampuan matematika dasar (KMD) peserta didik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design faktorial 3 x 2. Sampel penelitian diambil berdasarkan hasil evaluasi nilai rata-rata ulangan semester., kelas X TKRO belajar dengan model PIT dan kelas X TBSM belajar dengan model PBM. Hasil analisis perbandingan nilai rata-rata menunjukkan bahwa model pembelajaran tidak berpengaruh secara signifikan pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Model Pembelajaran langsung tidak berbeda dengan model PBM dan IT dalam meningkatan PK dan KPM siswa pada materi Fluida. 3) Kemampuan matematika dasar (KMD) siswa tidak berpengaruh secara signifikan pada penguasaan materi Fluida dan Kemampuan penyelasain masalah. Siswa dengan KMD rendah  memperoleh peningkatan PK dan KPM materi Fulida yang sama dengan kelompok siswa yang memiliki KMD sedang dan tinggi. 4) Khusus pada kelompok siswa dengan KMD tinggi, model pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan pada peningkatan KPM. Model IT lebih baik dari model PL dan model PBM dalam meningkatkan KPM siswa dengan KMD tinggi. 5) KMD memberikan pengaruh yang signifikan pada penerapan model IT  dalam pembelajaran materi Fulida terhadap peningkatan PK pada proses kognitif mengaplikasikan. Siswa dengan KMD sedang dan tinggi memperoleh peningkatan dimensi kognitif mengaplikasikan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa dengan KMD rendah. 6) Tidak ada pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan matematika dasar terhadap peningkatan pengetahuan konsep dan kemampuan pemecahan masalah Fluida.Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, model pembelajaran berbasis masalah, pemahaman konsep fluida statis, kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan matematika dasar
PENGARUH STRATEGI BELAJAR M3K (MEMBACA, MENGIDENTIFIKASI DAN MENGUJI KONSEP) - METAKOGNISI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MEREDUKSI MISKONSEPSI MATERI SISTEM EKSKRESI SISWA Arni, Arni; Jahidin, Jahidin; Suriana, Suriana
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.893 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i1.7172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas strategi belajar M3K (membaca, mengidentifikasi, dan menguji konsep)-Metakognisi dalam  meningkatkan pemahaman konsep biologi dan mereduksi miskonsepsi siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 54 siswa, yang terdistribusi pada dua kelas paralel, yaitu kelas XIIPA 1 (N =27 siswa) dan kelas XIIPA 2 (N= 27 siswa) yang berasal dari salah satu SMAN di Sulawesi Tenggara.  Salah satu kelas dipilih sebagai kelas eksperimen (menggunakan strategi M3K-metakognisi), dan kelas lainnya mendapatkan pembelajaran konvensional).  Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen menggunakan desain pretest-posttest group designs. Untuk untuk menguji efektifitas strategi M3K-Metakognisi digunakan statistika inferensial uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep siswa yang memperoleh strategi M3K-Metakognisi lebih tinggi dari kelompok siswa dalam pembelajaran konvensional, yaitu secara berturut-urut adalah 71,6 dan 60,9. Hasil uji-t menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikant pada peningkatan pemahaman konsep antara kedua kelompok belajar (thit = 4,385 ˃ ttabel = 2,0). Siswa pada kelas eksperimen  memperoleh peningkatan pemahaman konsep biologi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa kelas konvensional. Pada data miskonsepsi menunjukkan bahwa  strategi M3K-Metakognisi dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada materi sistem ekskresi. Jumlah miskonsepsi siswa yang tereduksi pada kelas eksperimen (M3K-metakognisi) lebih banyak dari kelas konvensional. Kata kunci : M3K (membaca, mengidentifikasi dan menguji konsep), metakognisi, pemahaman, reduksi miskonsepsi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP RETENSI SISWA SMP DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR Jaya, Muhammad Imin; Harimu, La; Ruslin, Ruslin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.608 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i2.13728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan data empiris mengenai pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan inkuiri terbimbing terhadap retensi  siswa yang ditinjau dari motivasi belajar yang berbeda di SMPN 1 Tiworo Tengah. Desain penelitian ini adalah quasiexperimentdengan faktorial 2x2. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan  teknik random sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui tes retensi berupa soal pilihan kemudian dianalisis menggunakan uji manova pada Software SPSS 21 pada α = 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwatidak ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap retensi peserta didik,ada pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap retensi peserta didik dan ada pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap retensi peserta didik. Kata Kunci:Model Pembelajaran, Berbasis Masalah, Inkuiri Terbimbing, Retensi, Motivasi Belajar.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VII SMPN 14 KENDARI Day, WaOde Hamsinah; Nurlansi, Nurlansi; Saefuddin, Saefuddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.794 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i2.13714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap keterampilan proses sains (KPS) IPA siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kendari. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan  Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design, terpilih kelas VIIE dengan 34 siswa belajar melalui model PBM sebagai kelas eksperimen; dan kelas VIIf dengan 35 siswa belajar melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing (PIT) sebagai kelas kontrol. Data keterampilan proses sains diperoleh dari hasil observasi saat kegiatan pembelajaran. Data dianalisis dengan menggunakan jenis uji statistik independent sample t test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan proses sains siswakelas VII SMP Negeri 14 Kendari Keyword:        Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, MINAT BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI DI KOTA KENDARI Lapedu, Jandi Muhammad; Jahidin, Jahidin; Fahyuddin, Fahyuddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.835 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v3i2.13940

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan Motivasi belajar, Minat belajar dan Gaya belajar terhadap Prestasi belajar IPA siswa SMP Negeri di Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di 22 SMP Negeri yang berada di Kota Kendari. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling berdasarkan kelompok akreditasi dari masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi belajar IPA siswa dengan pengaruh sebesar 29,3%, 2) Minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi belajar IPA siswa dengan pengaruh sebesar 4,6%, 3) Gaya belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi belajar IPA siswa dengan pengaruh sebesar 7,7% dan 4) Analisis data menunjukkan ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh sebesar 29,7% terhadap Prestasi belajar IPA siswa SMP Negeri di Kota Kendari.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Galib, La Maronta; Irham, Irham; Muliddin, Muliddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6119.936 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i2.13719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi empiris tentang keefektifan dan efisiensi model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dan model pembelajaran langsung (PL) dengan strategi konflik kognitif terhadap pemahaman konsep (PK) listrik dinamis dan keterampilan berpikir kritis (KBK) peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Siompu. Penelitian quasi eksperimen ini menggunakan pendekatan Mixed Method penelitian dengan desain Non eqivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Siompu yang terdaftar pada semester genap tahun pembelajaran  2016/2017 yang berjumlah 120 peserta didik. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas X1 dan X3 sebagai kelas eksperimen 1 sebanyak 48 peserta didik yang diterapkan model PL dengan strategi konflik kognitif dan kelas X2 dan X4 sebagai kelas eksperimen 2 sebanyak 48 peserta didik yang diterapkan model PBM dengan strategi konflik kognitif dalam pembelajaran fisika materi Listrik Dinamis. Data penelitian diperoleh melalui: 1) tes PK dan tes KBK;  2) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran; dan 3) angket tanggapan peserta didik. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2013 dan SPSS 16.0 pada  Hasil analisis data menunjukkan: 1) model PBM dengan strategi konflik kognitif memberikan efek relatif lebih tinggi sebesar 15,6% terhadap PK listrik dinamis namun memberikan efek relatif yang lebih rendah sebesar 20,9% terhadap KBK peserta didik; 2) model PL dengan strategi konflik kognitif memberikan efisiensi relatif lebih tinggi sebesar 58,4% untuk PK listrik dinamis namun memberikan efesiensi relatif yang lebih rendah sebesar 28,6% terhadap KBK peserta didik; 3) secara umum, data PK, KBK, dan tanggapan peserta didik yang belajar melalui model PBM dengan strategi konflik kognitif lebih baik daripada model PL dengan strategi konflik kognitif; 4) ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata N-Gain pemahaman konsep peserta didik yang belajar menggunakan model PBM dan model PL dengan strategi konflik kognitif berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,00 yang lebih  kecil daripada  = 0,05; dan 5) ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata N-Gain keterampilan berpikir kritis peserta didik yang belajar menggunakan model PBM dan model PL dengan strategi konflik kognitif berdasarkan  nilai  signifikansi sebesar 0,00 yang lebih kecil daripada  = 0,05;. Kesimpulan: model PBM dengan strategi konflik kognitif relatif lebih efektif daripada model PL dengan strategi konflik kognitif  terhadap PK namun sebaliknya model PL dengan strategi konflik kognitif lebih efektif daripada model PBL dengan strategi konflik kognitif  terhadap KBK dengan tingkat kepercayaan 95%. Oleh karena itu, disarankan kepada guru fisika di sekolah, untuk lebih meningkatkan PK peserta didik dapat menggunakan model PBM dengan strategi konflik kognitif dan untuk lebih meningkatkan KBK peserta didik dapat menggunakan model PL dengan strategi konflik kognitif khususnya dalam melaksanakan proses pembelajaran materi listrik dinamis dan atau dapat dicobakan pula pada materi yang lainnya. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Model Pembelajaran Langsung, Strategi Konflik Kognitif, Pemahaman Konsep, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Listrik Dinamis.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PENGETAHUAN KONSEP IPA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA SISWA KELAS VIII SMPN DI KOTA KENDARI Sumaili, La Ode; Jahidin, Jahidin; Jamili, Jamili
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.432 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v3i1.16426

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan pengetahuan konsep IPA dalam pembelajaran daring pada peserta didik SMPN Kelas VIII di Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan mixed method. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 4274 peserta didik SMPN kelas VIII di Kota Kendari. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik proportional random sampling yaitu semua anggota mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel sesuai dengan proporsinya. Besarnya jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel penelitian 366 orang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner penelitian yang dibuat di google form berupa angket motivasi belajar dan tes pengetahuan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat motivasi belajar selama pembelajaran daring pada peserta didik berada pada tingkat tinggi yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata motivasi belajar sebesar 79,93; 2) tingkat pengetahuan konsep IPA selama pembelajaran daring pada peserta didik berada pada tingkat rendah yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pengetahuan konsep sebesar 46,55; 3) tidak ada hubungan antara motivasi belajar dan pengatahuan konsep dalam pembelajaran daring pada peserta didik yang dibuktikan dengan  nilai signifikansi sebesar 0.384 > α = 0,05. Artinya bahwa motivasi belajar bukan penentu meningkatnya pengetahuan konsep peserta didik selama pembelajaran daring. Kata Kunci: pembelajaran dalam jaringan, motivasi belajar, pengetahuan konsep
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP ELASTISITAS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Latudeng, Emntekiu; Anas, Muhammad; Hamimu, La
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.168 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i1.13269

Abstract

The aims of this study were: 1) to analyze the significance of difference between average gain of students’ science process skill who learn with project based learning and those who learn with conventional learning, and 2) to analyze the significance of difference between average gain of students’ understanding on elasticity who learn with project based learning and those who learn with conventional learning. This study was a quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this study was XI IPA students at SMA Negeri 10 Kendari consisted of 77 students, were distributed in 3 parallel groups. The sample of this study was students of XI IPA 2 and XI IPA 3 consisted of 51 students. The data obtained were analyzed by compare means with independent-sample t-test. The result showed that: 1) there was significant difference between average gain of students’ science process skill who learn with project based learning and those who learn with conventional learning, and 2) there was significant difference between average gain of students’ understanding on elasticity who learn with project based learning and those who learn with conventional learning. Thereby, project based learning had significant effect on students’ science process skill and understanding on elasticity.Keywords:   project based learning, science process skill, understanding on elasticity.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA NEGERI KOTA KENDARI DALAM MENERAPKAN STANDAR PROSES KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI KESESUAIAN RPP DAN PELAKSANAANNYA Alias, Alias; Suriana, Suriana; Muzuni, Muzuni
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.453 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13508

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  (1) Untuk mengetahui kemampuan guru biologi tentang Standar Proses Kurikulum 2013 di SMA Negeri Kota Kendari, (2) Untuk mengetahui penerapan Standar Proses Kurikulum 2013 di SMA Negeri Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang hanya menggambarkan keadaan atau status fenomena. Fenomena yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu tentang kemampuan guru mata pelajaran biologi SMA Negeri Kota Kendari dalam menerapkan standar proses kurikulum 2013. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada penelitian ini yaitu teknik purpose sampling, yang merupakan pengambilan secara sengaja sesuai dengan persyaratan tertentu. Sampel dalam penelitian ini yaitu : (1) SMA Negeri 1 Kendari, (2) SMA Negeri 4 Kendari, (3) SMA Negeri 5 Kendari, (4) SMA Negeri 6 Kendari, dan (5) SMA Negeri 9 Kendari. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat persentase rata-rata kemampuan guru dalam penyusunan RPP dan kemampuan guru dalam menerapkan standar proses kurikulum 2013 sesuai dengan RPP yang telah disusun. Kompetensi guru mata pelajaran biologi di SMA Negeri kota Kendari jika dilihat dari kemampuan dalam penggunaan RPP kurikulum 2013 dalam pembelajaran dalam ada tiga indikator dengan persentase rata-rata terendah adalah  penerapan model pembelajaran yaitu sebesar 80%, pemanfaatan sumber belajar dengan media pembelajaran dengan nilai 81%, dan penerapan strategi pembelajaran yaitu 83%. Untuk indikator tertinggi dalam penggunaan RPP kurikulum 2013 dalam pembelajaran yaitu penyampaian kompetensi dan rencana kegiatan rata-rata 95%. Kata Kunci: standar proses, pembelajaran biologi, kurikulum 2013
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SMP DI KABUPATEN KONAWE PADA MASA PANDEMI COVID-19 Saud, Siti Rahmatia; Fahyuddin, Fahyuddin; Aba, La
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.808 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v3i2.21820

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menganalisis motivasi belajar IPA, dan hubungan dengan prestasi belajar IPA Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Konawe. Penelitian ini tergolong jenis expost-facto yaitu jenis penelitian yang mana data dari suatu variabel pada sampel atau subyek yang diteliti sudah ada atau bukan merupakan akibat dari perlakukan yang diberikan oleh peneliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri kelas VII dan kelas VIII di Kabupaten Konawe pada tahun ajaran 2020/2021. Populasi diwakili oleh 10 Sekolah Menengah Pertama yang berada di Kabupaten Konawe. Peneliti mengasumsikan bahwa 10 Sekolah Menengah Pertama yang bersedia terlibat dalam penelitian dapat mewakili keseluruhan Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di Kabupaten Konawe. Pada penelitian ini, teknik sampling yang akan digunakan adalah teknik stratified cluster random sampling. Populasi target dikelompokkan berdasarkan akreditasi sekolah, yaitu: akreditasi A dan akreditasi B. Setiap kelompokkan akreditasi diambil sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling, yaitu mengambil secara acak kelas siswa pada masing-masing level kelas pada setiap kelompok akreditasi. Jumlah sampel siswa pada masing masing kelompok akreditasi untuk setiap kelas (kelas VII dan kelas VIII) yang akan diambil  menggunakan rumus Slovin, diperolehlah 283 sampel untuk kelas VII, dan 288 sampel untuk kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata motivasi dan prestasi rendah berdasarkan nilai data minimum. Motivasi dan prestasi belajar IPA, secara keseluruhan dan level kelas memiliki variasi yang sama. Motivasi belajar siswa lebih homogen secara kuantitatif dibandingkan dengan prestasi belajar IPA. Motivasi belajar memberikan pengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar IPA.   Kata Kunci: motivasi dan prestasi belajar IPA Â