SN-Biosper
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN Biosper) merupakan kegiatan forum ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun (annual) oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi dan integrasi para pakar dalam bidang biologi, saintek, dan pembelajarannya. Cakupan bidang yang dimuat antara lain inovasi pembelajaran biologi, inovasi bidang biologi, sains, dan teknologi, integrasi biologi, sains, teknologi, dan pembelajaran dengan dunia kerja
Articles
93 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP SCIENTIFIC LITERACY SKILL PESERTA DIDIK PADA SUB MATERI PSIKOTROPIKA
Ayu Hardiah;
Endang Surahman;
Liah Badriah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Scientific Literacy Skill merupakan kemampuan seseorang untuk memahami sains, mengomunikasikan sains, serta menerapkan pengetahuan sains untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model problem based learning terhadap scientific literacy skill peserta didik pada sub materi psikotropika. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian menggunakan true eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA MAN 2 Ciamis sebanyak 4 kelas yang terdiri dari 141 peserta didik dan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes scienticif literacy skill berupa soal pilihan majemuk sebanyak 28 soal. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikan sebesar () = 0,05 (5%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model problem based learning terhadap scientific literacy skill peserta didik pada sub materi psikotropika.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI APPYPIE TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP ALAT INDERA
Juliana Estuti;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Liah Badriah
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada zaman alfa ini minat dalam membaca buku peserta didik sangatlah berkurang karena peserta didik menginginkan hal yang lebih praktis dalam memahami materi, seperti fakta di lapangan menunjukkan bahwa dalam pembelajaran di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya masih banyak peserta didik yang tidak memperhatikan guru saat pembelajaran dan banyak peserta didik yang tidak membawa buku sebagai sumber referensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi appypie terhadap hasil belajar peserta didik pada sub konsep alat indera di kelas XI SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah true exsperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya sebanyak 5 kelas yang terdiri dari 167 peserta didik dan sampel yang digunakan 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu ada kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran aplikasi appypie dan ada kelas kontrol menggunakan media pembelajaran powerpoint. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar peserta didik berjumlah 35 soal yang di lakukan sebelum (pretest) dan sesudah (postest). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan t hitung berada di daerah penolakan Ho. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi appypie terhadap hasil belajar peserta didik pada sub konsep alat indera.
IMPLEMENTASI BUKU SAKU MOBILE LEARNING QR-CODE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
Bella Bertha Oktavia;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku saku mobile learning QR-code pada materi Sistem Pertahanan Tubuh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA di salah satu SMA Negeri di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019 di salah satu SMA Negeri di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA di salah satu SMA Negeri di Kota Tasikmalaya sebanyak 7 kelas yang terdiri dari 252 peserta didik dan sampel yang digunakan 2 kelas diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas media pembelajaran buku saku mobile learning QR-code dan kelas media pembelajaran powerpoint. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis pada materi Sistem Pertahanan Tubuh. Uji prasyarat analisis dilakukan dengan uji chi kuadrat (χ2) untuk uji normalitas, dan uji F maksimum untuk uji homogenitas. Data hasil tes dari kedua kelompok tersebut normal dan homogen. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) = 0,05. Hasil penelitian dan analisis diperoleh thitung = 9,86 pada N-gain, sedangkan ttabel = 1,997. Oleh karena thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan buku saku mobile learning QR-code dan powerpoint. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa buku saku mobile learning QR-code dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA SUB MATERI PSIKOTROPIKA
Reni Apriliyani;
Endang Surahman;
Popo Musthofa Kamil
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang diterapkan masih dominan pada hafalan dan pemahaman konsep, belum memberdayakan kemampuan berpikir kritis. bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model Creative Problem Solving (CPS) pada sub materi psikotropika di kelas XI SMAN 2 Singaparna Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 sampai dengan Juli 2019 di SMAN 2 Singaparna. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah preeksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas XI IPA SMAN 2 Singaparna sebanyak dua kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 66 orang. Sampel yang digunakan sebayak dua kelas diambil dengan teknik total sampling yaitu kelas XI IPA 2 menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas XI IPA 1 menggunakan model Creative Problem Solving (CPS). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis peserta didik pada sub materi psikotropika . tes ini berupa uraian sebanyak 14 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikansi (α) = 5%. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data dan pengujian hipotesis maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model Creative Problem Solving (CPS) pada sub materi psikotropika di kelas XI SMAN 2 Singaparna Tahun Ajaran 2018/2019.
KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING
Chichi Cahyati;
Endang Surahman;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Efektifitas dan efisiensi penggunaan media digital perlu disesuaikan dengan proses belajar mengajar agar dapat mengembangkan cara belajar peserta didik. Perlu dirancang model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik, sehingga mampu meningkatkan keterampilan dan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi digital dan hasil belajar peserta didik pada sub materi sistem indera di kelas XI MIPA SMAN 4 Tasikmalaya . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Agustus 2019. Metode penelitian menggunakan true eksperimental dengan populasi seluruh kelas XI MIPA SMAN 4 Tasikmalaya sebanyak 5 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 179 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang diambil secara cluster random sampling yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan literasi digital menggunakan kuesioner sebanyak 23 pernyataan dan tes hasil belajar berbentuk multiple choice pada sub materi sistem indera sebanyak 35 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANCOVA (Analyze of covarience) dengan probabilitas atau taraf signifikan sebesar (α) = 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan literasi digital dan hasil belajar peserta didik pada submateri sistem indera di kelas XI MIPA SMAN 4 Tasikmalaya.
ANALISIS HASIL KOGNITIF PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING
Titin Sri Agustin;
Endang Surahman;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil kognitif yang diperoleh peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan model problem based lerning pada konsep sistem reproduksi manusia di kelas XI MIA MAN 2 Tasikmalaya. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai Mei 2019 di MAN 2 Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah true eksperiment dengan populasi kelas XI MIA MAN 2 Tasikmalaya sebanyak 7 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 267. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas, satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur hasil kognitif peserta didik berupa tes pilihan majemuk berjumlah 35 butir soal yang sudah tervalidasi menggunakan program software anatest Ver. 4.0.9 for windows. Dimensi kognitif yang diukur yaitu mengingat (C1) sampai dengan menganalisis (C4). Teknik analisis data yang digunakan ialah uji independent t test dengan taraf signifikansi α 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh implementasi model problem based learning terhadap hasil kognitif peserta didik dengan signifikansi sebesar 0,000.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MODEL PEMBELAJARAN READING, QUESTIONING, ANSWERING (RQA)
Tazkia Mulya Dwifani;
Purwati Kuswarini Suprapto;
Romy Faisal Mustofa
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penting bagi peserta didik untuk memiliki kemampuan berpikir kritis. Dengan berpikir kritis peserta didik mampu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan. Namun dalam proses pembelajarannya, kemampuan berpikir kritis belum diberdayakan secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada model pembelajaran Reading, Questioning, Answering (RQA) pada sub konsep Sistem Saraf Manusia di kelas XI MIA SMA Negeri Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai dengan bulan Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan bentuk pretest and posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas XI MIA SMA Negeri Tasikmalaya sebanyak 5 kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 173 orang. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis peserta didik berbentuk esai yang terdiri dari 20 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 5%. Hasil penelitian menunjukkan thitung = 4,00 berada di daerah penolakan H0. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada model pembelajaran RQA pada sub konsep Sistem Saraf Manusia di kelas XI MIA SMA Negeri Kota Tasikmalaya.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB MATERI ARTROPODA
Nur Endah Silviani;
Endang Surahman;
Dea Diella
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik pada sub materi artropoda. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode true eksperimental. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri di Kabupaten Tasikmalaya Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 8 kelas dengan jumlah peserta didik 284 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil dengan cara cluster random sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan angket motivasi sebanyak 23 pernyataan dan tes hasil belajar sebanyak 32 butir soal pilihan majemuk pada sub materi artropoda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANCOVA dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan, ada pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik pada sub materi artropoda di kelas X MIPA SMA Negeri Kabupaten Tasikmalaya dan terdapat hubungan antara motivasi dan hasil belajar.
KECENDERUNGAN GAYA BELAJAR YANG BERBEDA PADA KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK: Sebuah Fenomena Proses Pembelajaran
Arimbi Rizki Hardin;
Suharsono Suharsono;
Diana Hernawati
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap peserta didik mempunyai cara masing-masing dalam menerima dan mengolah suatu informasi dari lingkungan belajarnya atau disebut dengan gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara yang paling efektif bagi peserta didik dalam memahami materi pembelajaran sehingga hal ini penting untuk menjadi pertimbangan guru dalam melakukan proses pembelajaran, karena faktanya tidak semua peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan sebuah fenomenologi ketika proses pembelajaran dengan observasi melalui gaya belajar yang berbeda-beda disalah satu sekolah menengah negeri. Observasi dilakukan oleh tiga orang observer selama proses pembelajaran dilakukan. Subjek penelitian adalah peserta didik yang memiliki kecenderungan terhadap gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik yang ditentukan berdasarkan angket untuk mengetahui kecenderungan terhadap salah satu gaya belajar. Untuk melihat kecenderungan gaya belajar yang berbeda dilakukan analisis deskriptif sekaitan dengan keterampilan proses sains pada indikator mengamati, mengklasifikasi, menginterpretasi, memprediksi dan mengkomunikasikan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa setiap modalitas gaya belajar memberikan respon yang berbeda-beda terhadap stimulus yang diberikan oleh guru sehingga memengaruhi pencapaian tujuan pembelajaran.
EFEKTIVITAS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PADA KONSEP EKOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
Muhamad Kurnia Sugandi;
Abdur Rasyid
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan pada penelitian ini adalah kreativitas siswa rendah dan proses pembelajaran yang dilaksanakan belum berorientasi untuk mengembangkan kreativitas siswa. Dampaknya siswa mengalami kesulitan dalam menganalisis informasi pembelajaran, siswa hanya menerima informasi yang disampaikan oleh guru dan buku ajar saja. Rendahnya kreativitas pada proses pembelajaran sehingga siswa masih pasif untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan penggunaan multimedia pembelajaran berbasis Adobe Flash, mengetahui peningkatan kreativitas siswa, dan mengetahui respon siswa terhadap penerapan multimedia pembelajaran berbasis Adobe Flash pada konsep ekologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi-Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian ini diambil tidak secara random sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Kreativitas siswa dinilai dengan tes kreativitas siswa menggunakan Kahoot!, respon siswa dinilai dengan menggunakan lembar angket respon skala likert. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterlaksanaan penerapan multimedia berbasis Adobe Flash memiliki kriteria cukup efektif, (2) penerapan multimedia berbasis Adobe Flash dapat meningkatkan kreativitas siswa, dan (3) respons siswa terhadap penggunaan multimedia pembelajaran berbasis Adobe Flash pada konsep ekologi memiliki kriteria positif.