cover
Contact Name
Sri Wahyuni Barum
Contact Email
Lppm@stikes.gunungsari.id
Phone
+6285255332550
Journal Mail Official
Lppm@stikes.gunungsari.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 293 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Berita Kesehatan
ISSN : 23561068     EISSN : 28075617     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Berita Kesehatan (JBK) merupakan bagian dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar. JBK merupakan wadah publikasi illmiah untuk peneliti, dosen, dan praktisi kesehatan secara umum. JBK pertama kali diterbitkan dengan ISSN 2356-1068 Volume 1 No. 1 pada tahun 2014 yang menerbitkan jurnal sebanyak dua kali dalam setahun. Awal JBK saat belum bergabungnya dua nama yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan dan Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar. Saat pertama kali, JBK dibawah naungan STIKPER pada tahun 2014 dan beralih menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari pada bulan Agustus 2019. Saat ini artikel yang diterbitkan oleh JBK telah dilakukan telaah bersama teman sejawat yang memiliki keahlian yang relavan.
Articles 165 Documents
Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Berbasis Home Care Terhadap Penyembuhan Luka Pada Klien Ulkus Diabetik Normalia, Normalia; Ismail, Ismail; Musaidah, Musaidah; Palembai, Asnaeni; Andrianys, Irma
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.317

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang membutuhkan penatalaksanaan luka yang tepat untuk mencegah infeksi, amputasi, dan mempercepat penyembuhan. Modern dressing dengan prinsip Moist Wound Healing (MWH) dapat mempertahankan kelembapan luka sehingga mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi trauma saat pergantian balutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perawatan luka modern dressing dengan metode MWH berbasis home care terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 10 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan perawatan modern dressing berbasis home care selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol diberikan perawatan konvensional menggunakan kasa steril dan NaCl 0,9%. Penilaian luka menggunakan PUSH Tool 3.0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhan luka yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,001 dan rata-rata skor penyembuhan sebesar 22,647. Kesimpulan: Metode modern dressing dengan Moist Wound Healing berbasis home care efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetik dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi perawatan pada pelayanan komunitas dan home care.
Hubungan Jumlah Trombosit, Nilai Hematokrit, IgG/IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Blega Bangkalan Madura Rahmadhani, Fitria Wahyu; Widhaningrum , Siska Nanda; Mahtuti , Erni Yohani
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue (DENV) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Diagnosis dan pemantauan DBD memerlukan pemeriksaan laboratorium, antara lain pemeriksaan serologi IgM dan IgG anti Dengue untuk mengetahui fase infeksi, pemeriksaan jumlah trombosit untuk menilai risiko perdarahan, serta pemeriksaan hematokrit untuk menurunkan tingkat keparahan penyakit dan mencegah terjadinya kebocoran plasma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah trombosit, nilai hematokrit, dan kadar IgM/IgG pada pasien demam berdarah dengue di Puskesmas Blega, Bangkalan, Madura. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling mengunakan data sekunder pasien DBD tahun 2022–2024, dengan jumlah sampel sebanyak 42 pasien. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan jumlah trombosit dengan IgG p=0,311 dan r=0,160 serta dengan IgM p=0,584 dan r=0,087 termasuk hubungan sangat rendah dengan arah korelasi positif. Hubungan nilai hematokrit dengan IgG p=0,001 dan r=0,503 dan dengan IgM p=0,001 dan r=0,498 menunjukkan hubungan bermakna dengan kekuatan korelasi sedang dan bersifat positif. Sementara itu, hubungan antara jumlah trombosit dan nilai hematokrit p=0,309 r=0,161 yaitu hubungan sangat rendah dengan arah positif. Kesimpulan penelitian ini bahwa hematokrit berhubungan signifikan dengan antibodi demam berdarah, sedangkan trombosit tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.
Lactation Massage to Improve Physiological Recovery and Breastfeeding Readiness in Post-Cesarean Mothers: A Pre-Experimental Study Utami, Rina; Susan, Yanti; Lestari, Pipit Inda; Khairussyifa, Ummy
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.326

Abstract

Latar Belakang: Pemulihan pascapersalinan melalui operasi sectio caesarea (SC) umumnya lebih lambat dibandingkan persalinan normal karena nyeri luka operasi, gangguan hormonal, dan stres emosional yang dapat menunda inisiasi menyusu dini. Salah satu intervensi komplementer yang potensial adalah dengan menggunkan pijat laktasi, yang berfungsi menstimulasi hormon oksitosin dan meningkatkan relaksasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat laktasi terhadap pemulihan fisiologis (pengeluaran lochia dan nyeri luka) serta kesiapan menyusui dini pada ibu post SC di Rumah Sakit Mitra Plumbon tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan strategi pretes-postes satu kelompok dan menggunakan desain pra-eksperimen. Partisipan yang dgunakan dalam penelitian ini sebanyak empat puluh, pemilihan partisipan menggukanan metode accidental sampling. Bidan dan perawat terlatih memberikan intervensi pijat laktasi selama dua hari. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil:berdasarkan hasil penilitian  didapatkan adanya peningkatan signifikan pemulihan fisiologis (p=0,001; r=0,58) dan kesiapan menyusui dini (p=0,000; r=0,61). Median skor nyeri menurun dari 6,2 menjadi 2,8 dan median kesiapan menyusui meningkat dari 48 menjadi 83. Interval kepercayaan 95% menunjukkan peningkatan bermakna dalam kedua variabel. Kesimpulan: Pijat laktasi efektif mempercepat pemulihan fisiologis dan meningkatkan kesiapan menyusui dini pada ibu post SC. Disarankan teknik ini diterapkan sebagai bagian dari SOP asuhan post operasi sectio caesarea  
Hubungan Hubungan Kecukupan Energi Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa: Pola Makan dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Yasin, Alif Muhammad; MB, Andi Rahmaniar; Nurintang, Sitti; Yusuf, Kurnia
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.327

Abstract

Kebugaran fisik merupakan indikator penting untuk menentukan kesehatan fisik dan kemampuan individu dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara optimal. Pola makan seimbang dan asupan energi yang cukup berperan penting dalam menjaga kebugaran fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan tingkat kebugaran fisik siswa SMA Negeri 8 Mandai Maros. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 80 siswa yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengingat diet 2×24 jam, kuesioner frekuensi makanan (FFQ), dan Multi-Stage Fitness Test (MFT) untuk mengukur tingkat kebugaran fisik. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi dan kebugaran fisik (p=0,000; r=0,407), sedangkan frekuensi makan (p=0,845; r=0,022) dan variasi makanan (p=0,863; r=0,020) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Tingkat kecukupan energi berhubungan secara signifikan dengan kebugaran fisik siswa, sedangkan frekuensi makan dan variasi makanan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Intervensi gizi berbasis sekolah harus fokus pada peningkatan asupan energi yang seimbang dan memberikan pendidikan gizi bagi remaja.
Public Health and State Legal Responsibility Nurnaeni, Nurnaeni; Bachri, Syamsul
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.329

Abstract

Hak atas kesehatan merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam UUD NRI 1945 dan menjadi tanggung jawab hukum negara untuk memenuhinya melalui penyediaan layanan, fasilitas, pembiayaan, dan regulasi yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif untuk menganalisis kerangka hukum kesehatan di Indonesia serta implementasinya dalam memberikan hak kesehatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Indonesia memiliki landasan hukum yang kuat dan komprehensif, mulai dari Undang-Undang Kesehatan, Sistem Jaminan Sosial Nasional, hingga BPJS Kesehatan. Namun implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain ketimpangan akses layanan kesehatan, distribusi tenaga medis yang tidak merata, pembiayaan yang belum berkelanjutan, dan lemahnya koordinasi antara pusat dan daerah. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berhasil memperluas akses layanan kesehatan, namun masih dihadapkan pada masalah defisit anggaran, kualitas layanan yang tidak seragam, serta keterbatasan dukungan untuk kegiatan promotif dan preventif. Dengan demikian, meskipun kerangka hukum telah memberikan dasar yang kuat, efektivitas penyediaan hak atas kesehatan sangat bergantung pada penguatan implementasi, pemerataan layanan, dan peningkatan kualitas sistem kesehatan nasional.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2: Scoping Review Anwar, Sitti Ramlah; Lasaib, Armin; Rismanudin, Rismanudin
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.331

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global yang terus berkembang dan memberikan beban signifikan pada sistem perawatan kesehatan. Berbagai faktor risiko berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi penyakit ini, sehingga diperlukan pemetaan komprehensif melalui tinjauan cakupan (scoping review). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya diabetes melitus tipe 2 berdasarkan bukti ilmiah terbaru. Metode tinjauan cakupan digunakan dengan kerangka kerja Arksey & O'Malley, termasuk identifikasi pertanyaan penelitian, pencarian literatur, pemilihan studi, ekstraksi data, dan pemetaan temuan. Pencarian dilakukan di basis data PubMed, Scopus, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci yang terkait dengan diabetes tipe 2 dan faktor risiko. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa penentu utama terbagi menjadi faktor genetik, faktor gaya hidup (obesitas, aktivitas fisik, diet), faktor lingkungan, faktor sosioekonomi, dan faktor psikososial. Selain itu, peradangan kronis, resistensi insulin, dan perubahan mikrobiota usus juga berkontribusi pada patogenesis. Temuan ini menekankan bahwa diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor biologis dan eksternal, sehingga intervensi pencegahan perlu bersifat multidimensional.
Studi Literatur: Dampak Pengetahuan, Sikap, Dan Dukungan Keluarga Terhadap Penyelesaian Imunisasi Dasar Anak Nasution, Irfan Sazali; Lubis, Aina Putri; Fadhila, Annis; Hasibuan, Alysa Nadia Zahra; Monica, Irene Dwi; Artanti, Nediva Dinny; Damanik, Rafli Ahmad
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.332

Abstract

Cakupan imunisasi dasar anak di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan faktor pengetahuan, sikap ibu, dan dukungan keluarga. Rendahnya pemahaman tentang manfaat imunisasi, sikap negatif terhadap vaksin, serta kurangnya dukungan keluarga berpotensi menyebabkan anak tidak memperoleh imunisasi dasar secara lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap penyelesaian imunisasi dasar anak melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel penelitian nasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Sumber data diperoleh dari jurnal nasional terindeks Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian yang dilakukan di Indonesia, melibatkan responden orang tua atau keluarga yang memiliki balita, serta membahas variabel pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terkait imunisasi dasar. Sebanyak enam artikel dianalisis secara sistematis dengan membandingkan temuan hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu yang baik mengenai imunisasi berhubungan positif dengan kelengkapan imunisasi dasar anak. Selain itu, sikap ibu yang mendukung dan percaya terhadap keamanan serta manfaat vaksin juga meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal imunisasi. Dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional, informasional, maupun instrumental, terbukti memperkuat motivasi ibu dalam melengkapi imunisasi anak. Beberapa penelitian juga mengidentifikasi akses terhadap pelayanan kesehatan sebagai faktor pendukung tambahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan edukasi kesehatan, pembentukan sikap positif terhadap imunisasi, serta penguatan peran keluarga merupakan strategi penting untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar anak di Indonesia.
Perbedaan Nyeri Haid (Dismenorea) Sebelum dan Sesudah Dilakukan Abdominal Stretching Exercise pada Remaja Putri Widiantari, Ni Kadek Eka; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.335

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan nyeri saat menstruasi yang umum terjadi pada remaja putri. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah abdominal stretching exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukan abdominal stretching exercise. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 31 remaja putri yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Prosedur penelitian mencakup pengukuran nyeri haid sebelum intervensi, pemberian abdominal stretching exercise selama 10–15 menit, dan pengukuran nyeri sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan penurunan skor median nyeri dari 3 menjadi 1. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,880 dan ρ = 0,00 (ρ < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulannya, abdominal stretching exercise efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis bagi remaja putri yang mengalami dismenorea.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Dan Penanganannya Di Sekolah Menengah Atas Dwijendra Denpasar Diantari, Ni Kadek Ayu; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Rahyani, Ni Komang Yuni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.336

Abstract

Dismenore adalah kondisi umum yang dialami remaja putri saat menstruasi, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk belajar. Penelitian ini dilakukan di SMA Dwijendra Denpasar dengan melibatkan 92 siswi yang dipilih melalui metode proportional random sampling. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswi tentang dismenore dan cara penanganannya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup aspek pengertian, penyebab, pencegahan, dan penanganan dismenore, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39,1% responden memiliki pengetahuan yang baik, 31,5% cukup, dan 29,3% kurang. Aspek yang paling banyak dipahami adalah pengertian dismenore (63%), disusul oleh penyebab (50%), pencegahan (42,3%), dan penanganan (42,3%). Adapun metode penanganan yang paling sering dilakukan oleh siswi adalah mengompres perut bagian bawah (28,3%), pijat (25%), dan membiarkan nyeri hilang dengan sendirinya (15,2%). Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan remaja putri di SMA Dwijendra Denpasar tentang dismenore berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, edukasi lebih lanjut sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman, terutama mengenai penyebab, pencegahan, dan cara penanganan dismenore secara tepat.
Pengetahuan Siswi Tentang Pencegahan Kanker Serviks Dengan Vaksinasi Human Papilloma Virus Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Dengan Media Pamflet Kertiani, Ni Putu Devi; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Rahayu, Sri
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.337

Abstract

Kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Vaksin Human Papilloma Virus adalah salah satu upaya untuk mengendalikan kanker serviks di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi Human Papilloma Virus sebelum dan setelah penyuluhan dengan media pamflet. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Mengwi yang beralamat di Jalan Raya Buduk, Kabupaten Badung pada 6 Mei 2025. Sampel yang digunakan sebanyak 162 siswi yang ditentukan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data primer. Dilakukan edukasi menggunakan media pamflet.  Perlakuan yang diberikan yaitu penyuluhan dengan media pamflet dalam peningkatan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi human papilloma virus. Uji pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Uji analisis menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi dengan nilai median 65 (max 95, min 45) dan skor pengetahuan setelah diberikan intervensi dengan nilai median 75 (max 95, min 60). Kesimpulannya didapatkan nilai Z sebesar -10.235 dan ρ value = 0,00 (α<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pengetahuan pada siswi sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media pamflet tentang vaksinasi HPV. Saran kepada remaja agar lebih aktif mencari informasi di berbagai media mengenai kanker serviks dan vaksinasi human papilloma virus.