cover
Contact Name
Sri Wahyuni Barum
Contact Email
Lppm@stikes.gunungsari.id
Phone
+6285255332550
Journal Mail Official
Lppm@stikes.gunungsari.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 293 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Berita Kesehatan
ISSN : 23561068     EISSN : 28075617     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Berita Kesehatan (JBK) merupakan bagian dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar. JBK merupakan wadah publikasi illmiah untuk peneliti, dosen, dan praktisi kesehatan secara umum. JBK pertama kali diterbitkan dengan ISSN 2356-1068 Volume 1 No. 1 pada tahun 2014 yang menerbitkan jurnal sebanyak dua kali dalam setahun. Awal JBK saat belum bergabungnya dua nama yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan dan Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar. Saat pertama kali, JBK dibawah naungan STIKPER pada tahun 2014 dan beralih menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari pada bulan Agustus 2019. Saat ini artikel yang diterbitkan oleh JBK telah dilakukan telaah bersama teman sejawat yang memiliki keahlian yang relavan.
Articles 201 Documents
Tingkat Pengetahuan Diabetes Melitus Dan Pola Konsumsi Junk Food Pada Mahasiswa Di Kota Medan Wahyudi Wahyudi; Ade Degisqi Maharani Hasibuan; Bima Fadhilah BM; Fani Rulianda Ritonga; Rizki Yani Purba
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Special Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.206

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia. Pola konsumsi junk food di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor risiko terjadinya DM. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan mahasiswa tentang DM dan pola konsumsi junk food di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan melibatkan 154 mahasiswa yang dipilih secara simple random sampling dari lima kampus besar di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang dibagikan via google form yang berisi 10 pertanyaan tentang pengetahuan DM dan 5 pertanyaan mengenai pola konsumsi junk food. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan tentang DM dengan kategori sangat baik (50%), baik (32,47%), kurang baik (10,39%), dan buruk (7,14%). Sebagian besar mahasiswa mengonsumsi junk food dengan frekuensi 1–2 kali per minggu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa tentang DM tergolong sangat baik, meskipun konsumsi junk food masih menjadi kebiasaan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menyarankan perlunya program edukasi dan promosi kesehatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pola makan sehat guna mencegah risiko jangka panjang DM akibat konsumsi junk food.
PENGARUH PEMBERIAN MP-ASI BISKUIT DANGKE TERHADAP PENINGKATAN PANJANG BADAN ANAK USIA 12- 23 BULAN DI PUSKESMAS RAPPOKALLING MAKASSAR Alimuddin, Hadijah; Nurfaidah, Nurfaidah; Alam, Nur
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.212

Abstract

Anak usia 0-24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga kerap kali diistilahkan sebagai “periode emas” sekaligus periode kritis yang jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan terjadi kerusakan yang bersifat permanen (window to opportunity). Dampak tersebut tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan mental dan kecerdasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian MP ASI biskuit dangke terhadap peningkatan Panjang badan pada anak usia 12-23 bulan di Kelurahan Tammua Puskesmas Rappokalling Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain Pretest posttest kontrol group. Variabel yang diteliti adalah Panjang badan. Sampel penelitian adalah anak usia 12-23 bulan yang berdomisili di Kelurahan Tammua Puskesmas Rappokalling Kota Makassar. Sampel dipilih sebanyak 20 anak (10 anak sebagai kelompok intervensi dan 10 anak lainnya sebagai kelompok kontrol). Hasil Penelitian menunjukkan perubahan Panjang badan pada kelompok intervensi dari 70.40±1.64 menjadi 70.60±1.63 , pada kelompok kontrol dari 74.90±2.46 menjadi 74.99±2.47. Perubahan Panjang badan sampel pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian MP ASI biskuit dangke dapat meningkatkan panjang badan baduta yakni 0,2 cm. Saran dari penelitian ini adalah MP ASI biskuit dangke dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif MP ASI bagi anak
Analisis Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di Indonesia- Study Literature Bahrum, Sri Wahyuni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.215

Abstract

BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) merupakan kondisi ketika bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. Kondisi memiliki dampak buruk bagi bayi yang salah satunya yaitu dapat menjadi faktor penyebab terjadiny stunting dan mempengaruhi perkembangan serta pertumbuhan bati. Penelitian ini menjelaskan bagaimana Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di berbagai wilaya Indonesia yang berguna dalam menurunkan angka kejadian BBLR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature study). Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah Upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pemberian pendidikan kesehatan sejak prakonsepsi hingga masa kehamilan, pengawasan terhadap risiko yang timbul dan pemantauan bayi terhadap suhu tubuh, pemberian gizi seimbang. Diharapkan pencegahan, pengendalian dan pemahaman dampak yang timbul menjadi prioritas bagi semua lintas sector.
The FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANIMO MASYARAKAT UNTUK BERSALIN DI SARANA PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGGAE I KABUPATEN MAJENE: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANIMO MASYARAKAT UNTUK BERSALIN DI SARANA PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGGAE I KABUPATEN MAJENE Nur, Arfan; Wulandari, Dyah Ayu; Nurhumairah, Nurhumairah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.210

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis yang normal dalam kehidupan. Salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dapat menjadi pilihan bagi mayarakat adalah Praktik Mandiri Bidan (PMB). PMB merupakan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh Bidan secara perorangan. Untuk mewujudkan animo atau minat masyarakat dalam menggunakan sarana pelayanan persalinan adalah dengan senantiasa melakukan strategi menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kebidanan khususnya Antenatal Care (ANC) dan persalinan, oleh karena itu sudah seharusnyalah Bidan Praktik Mandiri (BPM) tidak lagi hanya sekedar memberikan pelayanan yang ada tetapi mengadakan peningkatan mutu pelayanan kebidanan yang dapat menjawab tuntutan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Faktor-faktor  yang Mempengaruhi Animo Masyarakat untuk Bersalin di Sarana  Praktik Mandiri Bidan (PMB) Wilayah Kerja Puskesmas Banggae I Kabupaten Majene Tahun 2023, Metode penelitian yang digunakana adalah analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional artinya pengukuran variabel hanya dilakukan satu kali pada satu saat. Berdasarkan hasil analisis uji statistik (chi square test) didapatkan  p-value (Kompetensi Bidan P=0,005, Jarak tempuh P=0.008, Pengaruh dukungan suami P=0,001 P < 0,05 terhadap Animo masyarakat bersalin di Praktik Mandiri Bidan), yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi animo masyarakat untuk bersalin di sarana   praktik mandiri bidan (pmb) wilayah kerja puskesmas banggae  1 kabupaten majene.Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis yang normal dalam kehidupan. Salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dapat menjadi pilihan bagi mayarakat adalah Praktik Mandiri Bidan (PMB). PMB merupakan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh Bidan secara perorangan. Untuk mewujudkan animo atau minat masyarakat dalam menggunakan sarana pelayanan persalinan adalah dengan senantiasa melakukan strategi menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kebidanan khususnya Antenatal Care (ANC) dan persalinan, oleh karena itu sudah seharusnyalah Bidan Praktik Mandiri (BPM) tidak lagi hanya sekedar memberikan pelayanan yang ada tetapi mengadakan peningkatan mutu pelayanan kebidanan yang dapat menjawab tuntutan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Faktor-faktor  yang Mempengaruhi Animo Masyarakat untuk Bersalin di Sarana  Praktik Mandiri Bidan (PMB) Wilayah Kerja Puskesmas Banggae I Kabupaten Majene Tahun 2023, Metode penelitian yang digunakana adalah analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional artinya pengukuran variabel hanya dilakukan satu kali pada satu saat. Berdasarkan hasil analisis uji statistik (chi square test) didapatkan  p-value (Kompetensi Bidan P=0,005, Jarak tempuh P=0.008, Pengaruh dukungan suami P=0,001 P < 0,05 terhadap Animo masyarakat bersalin di Praktik Mandiri Bidan), yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi animo masyarakat untuk bersalin di sarana   praktik mandiri bidan (pmb) wilayah kerja puskesmas banggae  1 kabupaten majene.
Pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Peningkatan Forced Expiratory Volume In One Second (FEV1) Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang Apliana Rambu Dulu Mosa; Multazam, Ali; Baruna, Arys Hasta
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dapat berdampak pada penurunan fungsi paru. Forced expiratory In One Second merupakan parameter penting dalam pengukuran fungsi paru-paru karna mengukur volume udara yang bisa dikeluarkan secara paksa dalam 1 detik pertama. Salah satu cara untuk meningkatkan Forced Expiratory In One Second adalah dengan Diaphragmathic breathing exercise. Diaphragmathic breathing exercise adalah teknik pernapasan yang melibatkan kontraksi otot diafragma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh diafragma breathing exercise terhadap forced expiratory volume in one second (FEV₁) pada perokok aktif di kota malang. Metode penelitian ini merupakan Quasi Eksperimental menggunakan desain one group pre-test-post-test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang yang memenuhi kriteria sebanyak 76 orang. Pengumpulan data dilakukan pengukuran FEV₁ dengan menggunakan Spirometer dan analisis statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini, nilai signifikan yang diperoleh menggunakan uji wilcoxon signed rank test 0, 000 ini kurang dari p<0,05 yang berarti hipotesis adanya pengaruh pemberian Diaphragmathic breathing exercise terhadap FEV₁ pada mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh Diaphragmathic breathing exercise terhadap peningkatan Forced expiratory In One Second (FEV1)
Pengaruh Diapragmatic Breathing Exercise Terhadap Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang Sulistia, Nur Syifa; Multazam, Ali; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.226

Abstract

Merokok dapat membuat daya tahan menjadi turun karena mengandung zat kimia. Merokok dapat membuat penurunan faal paru. Salah satu cara untuk meningkatkan faal paru melalui pemeriksaan kapasitas vital paru. Kapasitas vital paru merupakan indikator kesehatan paru seseorang. Untuk meningkatkan kapasitas vital paru dapat dilakukan dengan latihan Diaphragmatic Breathing. Latihan ini dapat mengatur aliran udara dan meningkatkan resistensi jalan napas selama inspirasi dan ekspirasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif  di kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan Quasi experiment dengan desain one group pre - post test  dan purposive sampling yang berjumlah 76 responden yang memenuhi kriteria inkluasi sedangkan yang mengalami drop out sebanyak 7 responden. Instrumen penelitian menggunakan spirometry digital SP10. Data penelitian ini dengan SPSS untuk mencari univariat dan bivariat dengan karakteristik indek massa tubuh, jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari, Lama Merokok pertahun, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon memiliki hasil yaitu 0,000 < 0,05 terdapat hasil  bahwa   pemberian Diaphragmatic breathing exercise dapat meningkatkan kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif di Kota Malang secara signifikan.
Analisa Kelincahan Penderita Chronic Ankle Instability Pada Pemain Bola Basket Dan Futsal Di Sma Kota Malang Widu, Soleman Hailang; Irawan, Dimas Sondang; Rahmawati, Nurul Aini
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.233

Abstract

Chronic ankle instability (CAI) mengacu pada gejala ketidakstabilan dan masalah keseimbangan pergelangan kaki. Gejala-gejala ini dapat terjadi karena penyembuhan yang tidak optimal atau penanganan yang tidak tepat dari cedera pergelangan kaki. Kejadian CAI ini bisa menyebabkan terjadinya cedera berulang akibat kondisi ankle yang lemah sehingga bisa berpengaruh dalam kelincahan pada pemain bola basket dan futsal. Kelincahan adalah kemampuan tubuh dalam mengubah gerakan dengan pada suatu posisi tertentu tanpa kehilangan keseimbangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kelincahan penderita chronic ankle instability pada pemain bola basket dan futsal di SMA Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental yang dibagi menjadi kelompok CAI dan kelompok kontrol, dengan teknik purposive sampling. Pada uji perbandingan Mann Whitney Test didapatkan hasil p-value 0,566 (p > 0,05), hasil ini menunjukkan tidak ada perbedaan kelincahan yang signifikan antara kelompok kontrol dengan CAI. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa analisa kelincahan penderita chronic ankle instability pada pemain basket dan futsal di SMA Kota Malang tidak ada perbedaan yang signifikan. 
Pengaruh Deep Friction Massage Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Kondisi Neck Pain Pada Penjahit Di Kota Batu Aprillia, Uun Dian; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.234

Abstract

Tahun 2012, Studi Beban Penyakit Global menemukan bahwa nyeri leher adalah keluhan fisik terbesar keempat yang sering dialami orang di seluruh dunia. Ini terkait dengan jumlah tahun yang dihabiskan untuk memantau kondisi ini. Deep friction massage adalah salah satu metode terapeutik yang digunakan untuk mengurangi nyeri musculuskletal serta peningkatan gerak dan fungsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan one group “pre-test dan post-test” untuk mengevaluasi pengaruh deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,044 (p < 0,05) yang mana hal ini berarti terdapat pengaruh pemberian deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan penelitian yang telah dijabarkan diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian deep friction massage memiliki pengaruh terhadap peningkatan aktivitas fungsional kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Pengaruh dapat dilihat dari perubahan nilai dari sebelum dan sesudah menggunakan kuesioner neck disability index setelah pemberian intervensi.
Pengaruh Pemberian Deep Friction Massage Terhadap Penurunan Nyeri Kondisi Neck Pain Pada Penjahit di Kota Batu Aziza, Khairina; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.235

Abstract

Neck pain dipengaruhi oleh posisi kerja yang kurang ergonomi seperti meja jahit yang agak rendah yang menyebabkan penjahit sedikit membungkuk dan menunduk yang dapat mengakibatkan pembebanan pada area leher dan bahu sehingga muncul rasa sakit atau nyeri leher. Di Indonesia, pada tahun 2019 prevalensi angka neck pain mencapai 24,7%. Metode manipulasi yang disebut deep friction massage mencoba mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghindari perlekatan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan “pre-test dan post-test” dengan teknik purposive sampling. Pada uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,001 (p < 0,05) yang mana hasil ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa pemberian intervensi deep friction massage pada kondisi neck pain para penjahit di kota batu dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
Analisa Keseimbangan Statis Penderita Chronic Ankle Instability Pada Pemain Basket dan Futsal SMA di Kota Malang Fadillah, Arvin; Irawan, Dimas Sondang; Rahmanto, Safun
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.237

Abstract

Kebanyakan orang sering mengabaikan gejala terkilir pergelangan kaki lateral. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik dalam jangka panjang, maka berisiko terjadi ketidakstabilan pergelangan kaki kronis (CAI) yang mengakibatkan seseorang mengalami cedera yang sama secara terus-menerus. Prevalensi kasus ketidakstabilan pergelangan kaki kronis sekitar 25%, sedangkan prevalensi kasus dengan riwayat terkilir pergelangan kaki sekitar 46%. CAI dapat berdampak buruk terhadap stabilitas, seperti keseimbangan statis. Keseimbangan statis merupakan kondisi saat tubuh mempertahankan postur tubuh pada pangkal tumpuan dalam keadaan istirahat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan keseimbangan statis penderita ketidakstabilan pergelangan kaki kronis dan kelompok kontrol pada pemain basket dan futsal SMA di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen 2 kelompok yaitu “kelompok CAI dan kelompok kontrol” dengan teknik purposive sampling dan menggunakan uji perbandingan independent sample T-test. Hasil yang diperoleh dari uji perbandingan sampel uji T dengan nilai p sebesar 0,424 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok CAI. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah analisis keseimbangan statis penderita instabilitas pergelangan kaki kronis pada pemain basket dan futsal SMA di Kota Malang tidak terdapat perbedaan yang signifikan.