cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
STT REAL Batam Peduli: Mendukung Program Pemerintah Melalui Pemberian Masker di Rumah Sakit Demi Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Fransiskus Irwan Widjaja; Ronald Sianipar; Benteng M. M Purba; Ardy Lahagu; Talizaro Tafonao; Johannis Siahaya; Munatar Kause
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2: September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.591 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v3i2.126

Abstract

Since it was officially announced by the government, that covid has entered Indonesia and the government is working hard to deal with the transmission. Galang Island Infection Special Hospital was built quickly. As a lay community and educational institution in Batam city, STT Real through LPMM in general and PKM Real in particular took part. Especially with the absence of medical masks. PKM STT Real Batam. The purpose of providing these masks is to help the government, especially the RSKI, to have sufficient stock of masks so that medical staff/health workers who work without psychological burdens will run out of masks. The methods used are fundraising, searching/purchasing masks and giving directly to N-users in this case are medical personnel and RSKI staff, volunteers. This gift has had a very positive impact on STT Real Batam for its concern and greatly helped RSKI in overcoming the shortage of pioneering masks and spearheading services.AbstrakSejak di umumkan oleh pemerintah secara resmi, bahwa covid telah masuk ke Indonesia dan pemerintah bekerja keras untuk menangani penularan. Rumah Sakit Khusus Infeksi pulau Galang di bangun dengan cepat. Sebagai masyarkat awam dan Lembaga Pendidikan yang ada di kota Batam, STT Real melalui LPMM secara umum dan secara khusus PKM Real turut ambil bagian. Terlebih lagi dengan adanya kekosongan masker medis. PKM STT Real Batam Tujuan dari pemeberiaan masker ini adalah untuk membantu pemerintah khususnya RSKI supaya memiliki stok masker yang cukup sehingga tenaga medis/ nakes bekerja tanpa beban psikis akan kehabisan masker. Metode yang digunakan adalah penggalangan dana, pencarian/pembelian masker dan pemberian secara langsung kepada N-user dalam hal ini adalah tenaga medis dan realawan para petugas RSKI. Pemberian ini ini sangat berdampak positif kepada STT Real Batam akan kepedulian dan sangat menolong RSKI dalam mengatasi kekurangan masker perintis dan ujung tombak pelayanan.
Mananamkan Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 1 Bintan Timur Evans Dusep Dongoran; Johanes Waldes Hasugian; Josanti Josanti; Alex Djuang Papay
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1: Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.36 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v3i1.117

Abstract

Religious moderation is a religious attitude that is balanced between the practice of one's own religion and respect for the religious practices of other people with different beliefs. The attitude of religious moderation must be instilled from an early age among students, in the midst of the development of radical understanding among students. For Christian students, religious moderation is instilled through Christian education which is centred on Jesus. So that through the example of Jesus, students can have a balanced attitude between loving God and others, having an attitude of tolerance and respecting differences. AbstrakModerasi beragama adalah sikap beragama yang seimbang antara pengamalan agama sendiri dan penghormatan kepada praktik beragama orang lain yang berbeda keyakinan. Sikap Moderasi beragama harus ditanamkan sejak dini dikalangan pelajar, ditengah berkembangnya paham radikal dikalangan pelajar. Bagi pelajar Kristen Moderasi beragama ditanamkan melalui pendidikan Agama Kristen yang perpusat kepada Yesus. Sehingga melalui teladan Yesus para pelajar dapat memiliki sikap keseimbangan antara mengasihi Allah dan sesama, memiliki sikap toleransi dan menghargai perbedaan.
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Menjadi Kompos Bagi Mahasiswa STT Real Batam Fredy Simanjuntak; Ya aman Gulo2; Alfredo Manurung; George Samaran; Oferianus Bulolo; Soraya Sara Kawai; Elda Br. Situmorang
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2: Septermber 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.697 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.107

Abstract

This study aims to determine the extent to which training on the use of waste into compost for STT REAL Batam students. This study also provides an insight into the important role of society in maintaining environmental cleanliness and how to manage and utilize waste that has been thrown away into compost or fertilizer that can be used for agricultural needs and other things. So that the Indonesian nation becomes a country that can keep the environment clean from waste pollution, both plastic waste and non-plastic waste. By using a qualitative analysis method and collecting data based on case studies and interviews so that it will be formulated in the form of written data, data which includes training on the use of waste into compost so that based on these results, it can be concluded that training on the use of waste into compost can be done as a side job, which does not require large capital but requires the involvement of STT Real Batam students in utilizing organic waste into compost. Therefore, this research can be reviewed so that it becomes a strategy formulation that must be improved for extracurricular development and student competence at STT REAL Batam.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui sejauh, mana pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos bagi mahasiswa STT REAL Batam. Penelitian ini juga memberikan pandangan akan peran penting masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan bagaimana mengelolah dan memanfaatkan sampah yang sudah di buang menjadi sebuah kompos atau pupuk yang dapat di gunakan untuk kebutuhan pertanian dan hal lainya. Sehingga bangsa Indonesia menjadi negara yang dapat menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah baik itu sampah plastic-maupun sampah non plastic.Dengan mengunakan metode analisis kualitatif dan mengumpulkan data berdasarkan study kasus dan wawancara sehingga akan dirumuskan dalam bentuk data tulisan,data yang mencakup tentang pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos sehingga Berdasarkan hasil itu, dapat di simpulkan bahwa pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos dapat dilakukan sebagai sambilan pekerjaan, yang tidak memerlukan modal yang besar, namun memerlukan keterlibatan mahasiswa STT Real Batam dalam memanfaatkan sampah organic menjadi kompos oleh sebab itu Dengan penelitian ini dapat di tinjau sehingga menjadi rumusan strategi yang harus ditingkatkan untuk pengembangan ekstrakulikuler dan kompetensi mahasiswa yang ada di STT REAL Batam.
Sosialisasi Dan Edukasi Tentang Gerakan 3M Dalam Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid 19 Di Desa Mentengah Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga Fransiskus Irwan Widjaja; Talizaro Tafonao; Sabar Manahan Hutagalung; Selvyen Sophia; Mangiring Tua Togatorop; Roi Ganda Panggabean; Alfian Paskah Wayoi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: Maret 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.46 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i1.98

Abstract

The purpose of this service activity is to increase public understanding in Mentengah Lingga Village, Lingga District, Lingga Regency about preventing the spread of Covid-19. Covid-19 is a virus that damages the human health system and not only affects health but also affects the economy, politics and social order in society. This activity was carried out by the team/lecturer based on the problems experienced by the community/partners during observations where the community in the village did not follow the health protocols as stipulated by the government. The method of implementing this community service is socialization and education and counselling to partners as well as simulations in carrying out every activity about the 3M movement (wearing masks, keeping distance and washing hands). After this activity is carried out, the results obtained are that the community can carry out and apply it 95% as explained in this article. This can be seen in the appreciation from the entire community and government when the team/lecturer carries out this activity. AbstrakTujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di Desa Mentengah Lingga Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga tentang pencegah penyebaran Covid-19. Covid-19 ini merupakan virus yang merusak sistem kesehatan manusia dan tidak hanya mempengaruhi dari segi kesehatan saja namun juga mempengaruhi ekonomi, politik dan tatanan sosial di dalam masyarakat. Kegiatan ini lakukan oleh tim/dosen didasarkan pada masalah yang dialami oleh masyarakat/mitra pada saat melakukan observasi dimana masyarakat di Desa tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan sebagaimana aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yakni sosialisasi dan edukasi dan penyeluhan kepada mitra serta simulasi dalam melaksanakan setiap kegiatan tentang gerekan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Setelah kegiatan ini dilakukan, hasil yang dapatkan adalah masyarakat dapat melakukan dan menerapkannya 95% sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Hal ini nampak pada apresiasi dari seluruh masyarakat dan pemerintah pada saat tim/dosen melaksanakan kegiatan ini.
Pendampingan Pastoral bagi Pacaran Beda Agama di Gereja Beth-El Tabernakel Sei Menggaris Menurut 2 Korintus 6:14-18 Endik Firmansah; Adi Prasetyo Wibowo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3668.506 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.163

Abstract

Interfaith dating is a phenomenon that cannot be avoided. Regardless of the pros and cons of the church on whether or not different religions are allowed to date. The church thinks that assistance for interfaith courtship is very useful because it can be a medium to prevent interfaith marriages that are contrary to the basic values of the Christian faith. Responding to interfaith courtship, the church cannot remain silent. The church must be active to play a maximum role in preventing interfaith courtship by providing assistance to interfaith dating couples, in this case Christianity and Islam. The interesting thing is, in 2 Corinthians 6:14-18 there is an implied method to provide assistance to interfaith courtship, behind the strict commandment that forbids having an interfaith partner. This paper will use a postpositivism qualitative approach, accompanied by examples of interfaith courtship cases that occurred in GBT Sei Menggaris, North Kalimantan. As for the results of this assistance, interfaith couples can be directed to courtship guidance with partners who share the same faith, namely by following the Christian faith.Keywords: church; the book of Corinth; accompaniment; pastoral; different religion dating AbstrakPacaran beda agama adalah sebuah fenomena yang tidak bisa dihindari. Terlepas dari pro dan kontra gereja terhadap boleh tidaknya pacaran beda agama. Gereja emikirkan pendampingan terhadap pacaran beda agama amat bermanfaat karena dapat menjadi sebuah media untuk mencegah terjadinya perkawinan beda agama yang bertentangan dengan nilai dasar iman Kristen. Menyikapi pacaran beda agama, gereja tidak bisa tinggal diam. Gereja harus aktif untuk berperan semaksimal mungkin mencegah terjadinya pacaran beda agama dengan melalukan sebuah pendampingan kepada pasangan pacaran beda agama, dalam hal ini Kristen dan Islam. Menariknya adalah, di dalam 2 Korintus 6:14-18 terdapat metode secara tersirat untuk melakukan pendampingan pada pacaran beda agama, di balik perintah tegas yang melarang untuk memiliki pasangan beda agama. Penulisan ini akan menggunakan metode pendekatakan kualitatif pospositivisme dengan disertai contoh kasus pacaran beda agama yang terjadi di GBT Sei Menggaris, Kalimantan Utara. Adapun hasil dari pendampingan ini, pasangan beda agama dapat diarahkan kepada bimbingan pacaran dengan pasangan yang seiman yaitu dengan mengikuti iman Kristen.Kata Kunci : gereja; kitab Korintus; pendampingan; pastoral; pacaran beda agama
Menjembatani Aksesibilitas Pelayanan KesehatanMasyarakat Miskin di Kawasan Ruli Kota Melalui Institusi Lokal Johannes Tarigan; Yusak Hentrias Ferry; Fredy Simanjuntak; Zakaria Lumban Gaol; Ester Novia Padidi; Dian Kristina Sijabat
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.012 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i2.122

Abstract

As we know that humans have physical, mental and spiritual needs. All parts of this human need to be fulfilled. In an effort, LPPM Real Batam together with NGO Partners Cares for the Nation started a pilot project to provide health, food and clothing assistance to the poor in the city of Batam. The purpose of the activity is to provide counselling as well as education and assistance in the form of free food and medication. The implementation method for this community service program is counselling families and health checks from children to the elderly. From the results of the evaluation with the PKM team, this activity is very useful because, in addition to easing the burden on the poor, it also helps people who have problems with their health.AbstrakSebagaimana yang kita ketahui bahwa manusia mempunyai kebutuhan jasmani, jiwani dan rohani. Semua bagian dari manusia ini perlu dipenuhi. Dalam Upaya LPPM Real Batam bersama Mitra LSM Peduli bangsa memulai pilot-project untuk mberikan bantuan kesehatan, makanan dan pakaian kepada masyarakat miskin di kota Batam. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan penyuluhan serta edukasi dan bantuan berupa makanan dan pengobatan gratis. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini, yaitu penyuluhan keluarga-keluarga dan pemeriksaan kesehatan dari mulai anak-anak sampai lansia. Dari hasil evaluasi dengan team PKM, kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain meringankan beban warga miskin , juga membantu mengatasi warga yang bermasalah dengan kesehatannya
Pembinaan Transformatif Bagi Warga Binaan Di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam Fredy Simanjuntak; Rita Evimalinda; Ardianto Lahagu; Efvi Noyita; Ester Lina Situmorang; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.14 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.113

Abstract

This Mental and Spiritual Development Program was initiated by STT REAL Batam and GBI Windsor House of Glory. This coaching program is a routine program of STT REAL Batam to carry out the tridharma of higher education which is the first program or pilot project in collaboration with GBI Windsor Square House of Glory which is committed to the field of Mental and Spiritual Development of Christian Prisoners at the Batam Class II Child Development Institute. It is hoped that this coaching program can support government programs in rehabilitative, corrective, and educative services to inmates and participate in building life values so that they can equip inmates spiritually so that they can carry out their roles well. and good citizens. useful. This coaching program is a mentoring movement to improve the quality of piety to God Almighty, intellectual, professional attitudes and behavior, physical and spiritual health of the inmates. Furthermore, it is expected that they will be able to improve themselves and not repeat the crimes that have been committed.AbstrakProgram Mental dan Spiritual Development ini digagas oleh STT REAL Batam dan GBI Windsor House of Glory. Program pembinaan ini merupakan program rutin STT REAL Batam untuk mengemban tridharma perguruan tinggi yang merupakan program atau pilot project pertama bekerjasama dengan GBI Windsor Square House of Glory yang berkomitmen pada bidang Pembinaan Mental dan Spiritual Narapidana Kristen di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam. Diharapkan program pembinaan ini, dapat mendukung program pemerintah dalam pelayanan rehabilitatif, korektif, dan edukatif kepada warga binaan serta ikut membangun nilai-nilai kehidupan sehingga dapat membekali warga binaan secara spiritual agar dapat menjalankan perannya dengan baik. dan warga masyarakat yang baik. berguna. Program pembinaan ini sendiri merupakan gerakan pendampingan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku profesional, kesehatan jasmani dan rohani warga binaan. Selanjutnya diharapkan pembinaan agar mereka mampu memperbaiki diri dan tidak mengulangi kejahatan yang telah dilakukan.
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Anak Muda Yudhy Sanjaya; Rini Sumanti Sapalakkai; Francois P Tomasoa; joni Manumpak Parulian Gultom; Fredy Simanjuntak
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.599 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v1i1.103

Abstract

Many young people or young people use drugs or illegal substances. This is of course a concern for many groups, including teachers or lecturers from educational institutions. If allowed to do so, it will be detrimental to the younger generation who later have an important role in society or the country. So it is necessary to make prevention efforts. The use of illegal substances is certainly harmful to the body and character and mental health. It can even cause death. But why is drug use among the younger generation or students? For this reason, this journal is compiled with the hope of motivating many agencies to make efforts to prevent drug use. AbstrakBanyak anak-anak muda atau generasi muda yang menjadi pengguna dari obat atau zat terlarang. Hal ini tentunya mejadi keresahan banyak kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang kelak memiliki peranan penting dalam masyarakat ataupun negara. Sehingga Perlu dilakukan upaya pencegahan. Penggunaan zat terlarang tentunya berbahaya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Namun kenapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda atau para pelajar. Untuk itulah jurnal ini disusun dengan harapan dapan menjadi pendorong banyak instansi melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba.
Pendampingan Peningkatan Keterampilan dan Kemampuan Ekonomi Mandiri Para Hamba Tuhan GBI di Ladang Misi dalam Masa Pandemi Covid-19 Fransiskus Irwan Widjaja; Rubin Adi Abraham; Daniel Ginting; Antonius Natan; Ardy Lahagu; Rini Rini; Ronald Sianipar; Benteng Martua Mahuraja Purba; Ferdinandes Petrus Bunthu
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2617.96 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v5i1.134

Abstract

This activity started from data from the Bethel research center, the GBI Synod which conducted research in May-June 2020 throughout Indonesia. Surprisingly 64% of the total GBI officials are experiencing economic hardship. Based on this need, the Department of Mission and Tribal Church Planting was neglected by the GBI synod, in collaboration with the Community Service Team (PkM) of STT Real Batam, which took the initiative to hold a national webinar. The purpose of this assistance is to improve the skills of God's servants in procuring daily needs and increase the knowledge of pioneering servants of God or pastors in the mission field for economic strengthening in the context of independent mission services. The method used is debriefing by practitioners in their respective fields, workshops, questions and answers, discussions. Even though this activity is carried out zooming in on the pandemic, this activity has a very positive impact on God's servants in growing an interest in being independent from finance. In carrying out this community service activity for God's servants, pioneers, and spearheads of service, it is carried out through sustainable missionomic webinars.Keywords: economy; servant of God; Skills; accompaniment; sustainable missionomic AbstrakKegiatan ini bermula dari data pusat penelitian Bethel, Sinode GBI yang melakukan penelitian pada bulan Mei-Juni 2020 di seluruh Indonesia. Sangat mengejutkan 64% dari total pejabat GBI mengalami kesulitan ekonomi. Berdasarkan kebutuhan itu, maka Departmen Misi dan Penanaman Gereja Suku terabaikan sinode GBI bekerjasama dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) STT Real Batam berinisiatif mengadakan webinar nasional. Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan hamba Tuhan dalam pengadaan kebutuhan hari-hari dan menambah pengetahuan para hamba Tuhan perintis atau gembala di ladang misi untuk penguatan ekonomi dalam rangka pelayanan misi mandiri. Metode yang digunakan adalah pembekalan oleh praktisi di bidang masing-masing, workshop, tanya jawab, diskusi. Sekalipun aktifitas ini dilakukan secara zooming pada pandemi, namun kegiatan ini sangat berdampak positif kepada hamba Tuhan dalam menumbuhkan minat mandiri dari keuangan. Dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini terhadap hamba Tuhan, perintis, dan ujung tombak pelayanan, dilaksanakan melalui webinar suistainable missionomic.Kata kunci: ekonomi; hamba Tuhan; keterampilan; pendampingan; sustainable missionomic
Kerukunan Bersama Pemerintah Desa Sri Tanjung, FKUB, Dan Tokoh Masyarakat Kerukuna Ronald Sianipar; Mangiring Tua Togatorop; Erwin B. Joya; Adis Klara Yunita; Messy Causa Primay; Fredy Simanjuntak; Alfons R. Tampenawas
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2: September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.725 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v3i2.127

Abstract

This study aims to find out how the Religious Harmony Forum, the Sri Tanjung Village Head and community leaders in the Anambas Islands Regency carry out their roles as stipulated in the Joint Regulation of the Minister of Home Affairs and the Minister of Religion No. 9 and No. 8 of 2006. Research This is a qualitative research using descriptive analysis. The success of harmony and tolerance is largely determined by the role of the Government, Religious Harmony Forum (FKUB) administrators and community leaders as a management team that transmits policy information after it has been formulated at the Central level to the District. This structured accountability is based on the level of bureaucratic compliance with the bureaucracy above it or the level of the bureaucracy as formulated, the existence of a smooth routine and the absence of problems; and implementation and desired impact (benefits) of all existing and targeted programs. So that the policy implementation process as an effort to provide information or messages from higher institutions to lower institutions is measured for its performance success. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Forum Kerukunan Umat Beragama, Kepala Desa sri tanjung dan tokoh masyarakat di Kabuapaten Kepulauan Anambas dalam melaksanakan perannya sebagaimana dengan fungsinya yang ditetapkan dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama No.9 dan No.8 Tahun 2006. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan analisis deskriftif. keberhasilan sebuah kerukunan dan tolerasnsi sangat ditentukan oleh peran Pemerintah, pengurus FKUB dan Tokoh Masyarakat sebagai tim manajemen yang meneruskan informasi-informasi kebijakan setelah dirumuskan ditingkat Pusat sampai ke Kabupaten. Pertanggungjawaban terstruktur ini didasarkan pada tingkat kepatuhan birokrasi terhadap birokrasi di atasnya atau tingkatan birokrasi sebagaimana telah dirumuskan, adanya kelancaran rutinitas dan tidak adanya masalah; serta pelaksanaan dan dampak (manfaat) dikehendaki dari semua program yang ada dan terarah. Sehingga proses implementasi kebijakan sebagai upaya pemberian informasi atau pesan dari institusi yang lebih tinggi ke institusi yang lebih rendah diukur keberhasilan kinerjanya.