cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Pembelajaran Hermeneutika dan Pelatihan Homiletika di Gereja Kristen Kerasulan Indonesia Purworejo Sunarto Sunarto; Robi Prianto; Dreitsohn Franklyn Purba; Yohanes Hasiholan Tampubolon; Vena Melinda Tiladuru; Aeron Frior Sihombing
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v5i2.226

Abstract

The purpose of this Community Service Team is to train the knowledge and skills of the GKKI congregations in Purworejo in hermeneutics and homiletics. Community Service Team gave lectures, questions and answers and the tasks carried out by the participants. This training is important because the Bible has gulfs (historical, cultural, linguistic, social and so on) that separate the current reader from the Bible writer. Likewise homiletics, because preaching is an important part of worship, as a means of building faith and means of evangelism. The method used is by going directly to the place of activity and conducting face-to-face training. The training process goes through three stages: preparation, implementation and evaluation as well as a follow-up to the results of the training. The results obtained are that the board and congregation are very enthusiastic in developing their knowledge and skills to preach. They also increasingly understand the importance of hermeneutics for interpreting the Bible. Administrators can also outline sermons and deliver sermons according to good interpretive guidelines.Keywords: training; hermeneutics; homiletics AbstrakTujuan kegiatan PkM ini adalah untuk melatih pengetahuan dan keterampilan pengurus jemaat dalam hermeneutika dan homiletika. Tim PkM memberikan ceramah, tanya jawab dan tugas-tugas yang dikerjakan oleh peserta. Pembelajaran ini penting karena Alkitab memiliki jurang (sejarah, budaya, bahasa, sosial dan sebagainya) yang memisahkan pembaca saat ini dan penulis Alkitab. Demikian juga pelatihan homiletika, karena khotbah merupakan bagian penting dalam ibadah sebagai sarana pembinaan iman dan sarana penginjilan. Para pengurus jemaat juga belum pernah mendapatkan pembelajaran hermeneutika dan pelatihan homiletika, bahkan pemimpin jemaat belum pernah mengikuti pendidikan teologi secara formal. Metode yang digunakan dengan mendatangi langsung tempat kegiatan dan melakukan pelatihan secara tatap muka. Proses pelatihan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi juga tindak lanjut hasil pelatihan. Adapun hasil yang diperoleh yaitu pengurus jemaat sangat antusias dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka untuk berkhotbah. Mereka juga semakin memahami pentingnya hermeneutika untuk menafsirkan Alkitab. Para pengurus juga dapat menyusun kerangka khotbah dan menyampaikan khotbah sesuai dengan pedoman-pedoman penafsiran yang baik.Kata kunci: pelatihan; hermeneutika; homiletika
Melatih Anak Membaca, Menulis dan Berhitung di Desa Sianipar Siopatopat Balige Eleven Sihotang; Derselli P. Silitonga; Sri Rahayu Sitorus; Devia Sinaga
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.244

Abstract

Education is a help given by educators to educators to develop their interests or talents. Education includes four things, one of which is head education, which is training thinking intelligence. Reading, writing and numeracy are part of head education. In this service, the team found that there are still many children in Sianipar Siopatopat Balige village who have not been able to read, write and count smoothly while they have undergone formal education. This happens due to several factors including the economic existence of parents who are not enough to provide additional tutoring for children, a distance of about 2 km from the residence to the place of study which makes it difficult for children to adjust the time and learning facilities that are still relatively minimal, therefore in this service activity the team conducts reading training, write and count to children in the village of Sianipar Siopatopat Balige. The purpose of this activity is to further increase children's knowledge and insight in writing, reading and arithmetic. This PkM activity is carried out by means of meetings that have been scheduled for ten meetings and it is hoped that children will be helped in doing the tasks given by teachers in formal schools.Keywords: counting; education; read; write AbstrakPendidikan merupakan pertolongan yang diberikan pendidik kepada naradidik untuk mengembangkan minat ataupun bakat yang dimiliki oleh seseorang. Pendidikan mencakup empat hal salah satunya adalah pendidikan head yaitu melatih kecerdasan berpikir. Membaca, menulis dan berhitung merupakan bagian dari pendidikan head. Dalam pengabdian ini tim menemukan masih banyak anak-anak di desa Sianipar Siopatopat Balige yang belum dapat membaca, menulis dan berhitung dengan lancar sementara mereka telah menjalani pendidikan formal. Hal ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya keberadaan ekonomi orang tua yang tidak cukup untuk memberikan les tambahan bagi anak, jarak tempuh sekitar kurang lebih 2 Km dari kediaman ke tempat belajar yang menyebabkan anak-anak sulit untuk menyesuaikan waktu dan fasilitas belajar yang masih tergolong minim, oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian ini tim melakukan pelatihan membaca, menulis dan berhitung kepada anak-anak di desa Sianipar Siopatopat Balige. Adapun tujuan kegiatan ini dilakukan adalah untuk semakin meningkatkan pengetahuan dan wawasan anak-anak dalam menulis, membaca dan berhitung. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan cara adanya pertemuan yang telah dijadwalkan selama sepuluh kali pertemuan dan diharapkan anak-anak terbantu di dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru di sekolah formal.Kata Kunci: berhitung; pendidikan; membaca; menulis
Pelatihan Pengisian Instrumen Akreditasi Pada Satuan PAUD di Kabupaten Kupang Efraim Semuel Nalle; Retno Jeki Krisnadina Lopo; Rebeka Filda Hawali; Petrus Logo Radja; Anita A Hege Udju
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.233

Abstract

The purpose of early childhood education is to provide basic concepts that have meaningfulness for children through real experiences that allow children to show optimal activity and curiosity, therefore the need for a quality PAUD unit is evidenced by being accredited by the PAUD unit by the National Accreditation Board. The problems that occur in the PAUD unit have not been accredited because educators and managers do not know the instruments and documents that must be prepared, the management of institutional management has not been organized and learning planning has not been thoroughly understood and has not been properly arranged. The methods used in the implementation of the program are providing socialization of the 2013 curriculum, providing training on the preparation of learning implementation plans in PAUD and providing training on filling out accreditation instruments to educators and managers. From the results of the activities, participants were not only able to understand the 2013 PAUD curriculum but were able to design a learning implementation plan correctly. Participants are also able to upload documents based on these eight standards online because the application for PAUD accreditation is carried out centrally only online at SISPENA, to log in using the password owned by each PAUD. By understanding the curriculum and planning of learning programs as well as accredited status, the community can entrust early childhood to be educated or schooled in these schools.Keywords: accreditation; training; socialization AbstrakTujuan pendidikan anak usia dini adalah memberikan konsep-konsep dasar yang memiliki kebermaknaan bagi anak melalui pengalaman nyata yang memungkinkan anak untuk menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu secara optimal, oleh karena itu diperlukannya satuan PAUD yang berkualitas dibuktikan dengan terakreditasi satuan PAUD oleh Badan Akreditasi Nasional. Permasalahan yang terjadi di satuan PAUD belum terakreditasi karena pendidik dan pengelola belum mengetahui instrumen dan juga dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan, manajemen pengelolaan lembaga belum tertata dan perencanaan pembelajaran belum dipahami secara menyeluruh serta belum tersusun dengan baik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program adalah memberikan sosialisasi kurikulum 2013, memberikan pelatihan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran di PAUD dan memberikan pelatihan tentang pengisian instrumen akreditasi pada pendidik dan pengelola. Dari hasil kegiatan peserta tidak hanya mampu memahami kurikulum 2013 PAUD tetapi dapat merancang rencana pelakasanaan pembelajaan dengan benar. Peserta juga mampu mengunggah dokumen-dokumen berdasarkan delapan standar tersebut secara online karena pengajuan akreditasi PAUD dilaksanakan terpusat hanya dengan online di SISPENA, untuk login menggunakan password yang dimiliki oleh masing-masing PAUD. Dengan memahami kurikulum dan perencanaan program pembelajaran serta status terakreditasi baik masyarakat dapat mempercayakan anak usia dini dididik atau disekolahkan di sekolah-sekolah tersebut.Kata Kunci: akreditasi; pelatihan; sosialisasi
Kegiatan Pemuridan Bagi Jemaat GKSI Anugerah Padang Dalam Pertumbuhan Rohani Febrianto Rompis; Mortan Sibarani; Ayu Lestari; Fernado Tambunan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.246

Abstract

The purpose of this discipleship research is to improve the spirituality of the congregation that is still very lacking in order to grow more mature in spirituality, the introduction of the creator, namely the Lord Jesus Christ and between the congregations of GKSI Anugerah Padang, as well as to be able to respond and respect each other in their opinions. The problem that often occurs is the high ego of each other which makes the congregation divided, because faith in Jesus Christ as the Head of the Church has not been firmly and properly possessed, besides that attachment and kinship have also not been felt closely and intimately because they rarely participate in training and coaching series outside of worship hours. The congregation meets only at Sunday worship, so some stop following the discipleship and leave the church. The method used is a lecture by following discipleship and taking part in delivering God's Word, each participant is required to follow each given session. The results were very encouraging, there was a thank you from the participants for having the opportunity to participate in coaching with various new understandings from him, in Sunday services also not too late to arrive, participants had arrived at the Church long before the service began. The discipleship guide took a wise attitude in interrupting the discipleship because finally the congregation gradually lowered each other's egos, this is one of the references for holding discipleship at the Faithful Indonesian Christian Church Anugerah Padang.Keywords: GKSI; literacy: discipleship; spiritual growth AbstrakTujuan penelitian pemuridan ini adalah untuk meningkatkan kerohanian jemaat yang masih sangat kurang agar bertumbuh lebih dewasa dalam kerohanian, pengenalan akan Sang pencipta yaitu Tuhan Yesus Kristus dan antar jemaat GKSI Anugerah Padang, juga agar bisa saling menyikapi dan menghargai satu sama lain dalam berpendapat. Permasalahan yang sering terjadi adalah tingginya ego satu sama lain yang membuat terpecah belahnya jemaat, sebab iman kepada Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja belum dimiliki dengan kokoh dan benar, selain itu keterikatan dan kekerabatan juga belum dirasakan karib dan akrab karena jarang mengikuti seri pelatihan dan pembinaan di luar jam ibadah. Jemaat bertemu hanya pada ibadah minggu saja, sehingga ada yang berhenti mengikuti pemuridan serta keluar dari gereja. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan mengikuti pemuridan dan mengambil bagian dalam menyampaikan Firman Tuhan, tiap peserta wajib mengikuti tiap sesi yang diberikan. Hasilnya sangat menggembirakan, ada ucapan syukur yang terucap dari peserta karena memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan dengan berbagai pemahaman baru darinya, dalam kebaktian-kebaktian minggu juga tidak terlambat lagi datang, peserta telah tiba di Gereja jauh sebelum kebaktian dimulai. Pembimbing pemuridan mengambil sikap bijak dalam menyeselaikan pemuridan tersebut karena akhirnya jemaat sedikit demi sedikit saling menurunkan egonya, hal inilah yang menjadi salah satu acuan diadakannya pemuridan di Gereja Kristen Setia Indonesia Anugerah Padang.Kata Kunci: GKSI; literasi: pemuridan; pertumbuhan rohani
Pelatihan Budidaya Lebah Madu Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Jemaat di GKII Pappanga, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat Samuel Udau; Eirene Mary
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.254

Abstract

Meeting economic needs is one of the problems in society, efforts are needed to utilize the surrounding natural resources that can support economic needs. Some members of the congregation of the Indonesian Gospel Tabernacle Church (GKII) Pappanga, Mamasa, West Sulawesi, utilize the natural resources around them to meet their economic needs. They collect forest honey and sell it. They often go in and out of the forest to collect forest bee honey, even though the surrounding environment allows them to keep honeybees so that they don't have to go in and out of the forest anymore. Through this Community Service activity, the STT Simpson Ungaran service team will provide training on honey bee cultivation. The method used in PkM activities is the interactive lecture method. The results of the service showed that members of the GKII Pappanga congregation, Mamasa Regency, West Sulawesi, gained knowledge about the development of honey bee cultivation that can increase their income without having to struggle in and out of the forest. Trainees responded positively to the training by showing their enthusiasm and making sure to collect logs containing honeybees to keep at home.Keywords: cultivation; church economics; honeybees AbstrakPemenuhan kebutuhan ekonomi menjadi salah satu masalah dalam masyarakat, diperlukan upaya untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar yang dapat menopang kebutuhan ekonomi. Beberapa anggota jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Pappanga, Mamasa, Sulawesi Barat, memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Mereka mengumpulkan madu hutan dan menjualnya. Mereka sering keluar masuk hutan untuk mengumpulkan madu lebah hutan, padahal lingkungan sekitar memungkinkan untuk memelihara lebah madu sehingga mereka tidak perlu keluar masuk hutan lagi. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, tim pengabdi STT Simpson Ungaran akan memberikan pelatihan tentang budidaya lebah madu. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah metode ceramah interaktif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa anggota jemaat GKII Pappanga, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mendapatkan pengetahuan tentang pengembangan budidaya lebah madu yang dapat meningkatkan pendapatan mereka tanpa harus bersusah payah keluar masuk hutan. Peserta pelatihan memberikan respon yang positif terhadap pelatihan ini dengan menunjukkan antusiasme mereka dan memastikan akan mengumpulkan log-log yang berisi lebah madu untuk dipelihara di rumah.Kata kunci: budidaya; ekonomi gereja; lebah madu
Lokakarya Pengembangan Teknologi Pendidikan bagi Guru-Guru di Desa Ujung Gunung Ilir Serepina Hasibuan; Nova Ritonga; Desmon Adu; Setiaman Larosa; Daniel Daniel; Rudy Roberto Walean; Saedo Marbun
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.316

Abstract

The digital era certainly has implications for the use of technology in the world of education. The more developed the times, the more superior the resources. One of the standards of excellence of an educational institution is the sophisticated technology used. Therefore, technology needs to be mastered by educational actors. PkM activities are carried out by the tutoring method where teachers are directly guided in technology practice. Before carrying out PkM activities, the team conducted observations and interviews with several teachers and after the activities the team evaluated the results of the activities. PkM conducted by STTMSL lecturers and students aims to equip elementary, middle and high school teachers around the campus environment with adequate technological capabilities for this digital era. The activity carried out on November 15, 2022 was held with three sessions, namely: making creative and interactive PPT slides, making questions and assessment graphs from google forms and how to use them and introducing the Canva application as one of the applications that help teachers to prepare designs for certificates, diplomas, flyers, posters, advertisements, short videos for learning, and so on. Through this activity, teachers can improve their self-competence, especially in terms of utilizing technology to support learning in schools.Keywords: canva; digital; google forms; workshop; powerpoint; technology AbstrakEra digital tentunya berimplikasi pada penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan. Semakin berkembangnya zaman maka semakin unggul pula sumber dayanya. Salah satu standar keunggulan suatu lembaga pendidikan adalah canggihnya teknologi yang digunakan. Oleh karena itu, teknologi perlu dikuasai oleh pelaku pendidikan. Kegiatan PkM dilakukan dengan metode tutoring di mana guru secara langsung dibimbing dalam praktik teknologi. Sebelum melaksanakan kegiatan PkM, Tim melakukan observasi dan wawancara dengan beberapa guru dan setelah kegiatan tim melakukan evaluasi hasil kegiatan. PkM yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa STTMSL bertujuan untuk memperlengkapi guru-guru SD, SMP dan SMA di sekitar lingkungan kampus dengan kemampuan teknologi yang memadai untuk era digital ini. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 15 November 2022 diselenggarakan dengan tiga sesi yakni: membuat slide PPT kreatif dan interaktif, membuat soal dan grafik penilaian dari google form dan bagaimana penggunaanya serta memperkenalkan aplikasi Canva sebagai salah satu aplikasi yang membantu guru untuk mempersiapkan desain sertifikat, ijazah, flyer, poster, iklan, video singkat untuk pembelajaran, dan lain sebagainya. Melalui kegiatan ini, guru-guru dapat meningkatkan kompetensi diri khususnya dalam hal memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran di sekolah. Kata kunci: canva; digital; formulir google; lokakarya; powerpoint; teknologi
Pembelajaran Manajemen Keuangan Gereja dan Pelatihan Laporan Keuangan Sederhana bagi Mahasiswa-Mahasiswi di Sekolah Tinggi Teologi Basom Marnaek Nainggolan; Happy Fasigita Paradesha; Yulianus Bani; Paskah Purba; Titus Karbui
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.346

Abstract

The purpose of this Community Service (PkM) activity is to train the knowledge and skills of students of the Basom Theological College who do not have an educational background in finance. This learning is important because students have never learned about church financial management accompanied by training practices on making simple financial reports. The method is used with lectures, questions and answers and discussions and conducts training online through the media of the zoom platform. The training process goes through several stages: preparation, implementation and evaluation as well as follow-up of training results. The results obtained are that the students are so excited to get to know the church's financial management which is based on biblical standards and are also enthusiastic about having the knowledge and skills of the students in making financial reports simply. Students can also understand the importance of making simple financial statements to be applied at work and even in church services when they are trusted as church administrators who handle the financial field, namely the treasurer, so that they can realize good stewardship and be responsible for every financial management task they carry out.Keywords: training; learning; financial statements; financial management                                                                   AbstrakTujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk melatih pengetahuan dan keterampilan Mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Teologi Basom yang tidak memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang keuangan. Pembelajaran ini penting karena para mahasiswa belum pernah mendapatkan pembelajaran tentang manajemen keuangan gereja yang disertai dengan praktik pelatihan membuat laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan dengan ceramah, tanya jawab dan diskusi dan melakukan pelatihan secara online melalui media platform zoom. Proses pelatihan melalui beberapa tahapan: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi juga tindak lanjut hasil pelatihan. Adapun hasil yang diperoleh yaitu para mahasiswa begitu bersemangat untuk mengenal manajemen keuangan gereja yang didasarkan pada standar Alkitab dan juga antusias untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan para mahasiswa dalam membuat laporan keuangan secara sederhana. Para mahasiswa juga dapat memahami pentingnya membuat laporan keuangan sederhana untuk dapat diterapkan di tempat pekerjaan bahkan di pelayanan gereja ketika mereka dipercaya sebagai pengurus gereja yang menangani bidang keuangan yaitu bendahara, sehingga mereka dapat mewujudkan penatalayanan (stewardship) yang baik dan bertanggung jawab atas setiap tugas pengelolaan keuangan yang diembannya.Kata kunci: pelatihan; pembelajaran; laporan keuangan; manajemen keuangan
Pendampingan Pembelajaran Hidup Sehat Melalui Mewarnai Kertas Bergambar Sebagai Upaya Penguatan Pengetahuan PHBS bagi Anak Usia 5-11 Tahun di Pulau Lingka Viktor Deni Siregar; Putri Melisa Simorangkir; Doni Fernando Sihite; Ardy Lahagu; Rikardo Butar-butar
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v6i1.293

Abstract

At the age of 5-11 years, of course, learning assistance must be provided so that children better understand and live a healthy life, especially for children on Lingka Island. Children aged 5-11 years on the island still don't quite understand how to live a healthy life, such as there are still children who are lazy to take a bath when they go to school or still don't like cleaning the home environment. This Community Service activity is carried out as a form of concern for children aged 5-11 years. Lingka Island provides reinforcement for their cognitive through coloring pictures and singing and providing stationery as an encouragement for them to continue learning. Activities are carried out using the method of coloring pictures and providing explanations for children when they color pictures. Through coloring the picture, children will be easier to understand and more excited when learning. Observations made by the PkM team found that the children were very enthusiastic in participating in learning from beginning to end. After doing this activity, the children showed their coloring results and understood more about healthy living.Keywords: healthy living; cognitive; lingka island; coloring pictures AbstrakPada usia anak umur 5-11 tahun tentunya harus diberikan pendampingan pembelajaran agar anak-anak lebih mengerti dan menghidupi hidup sehat tersebut khususnya bagi anak-anak yang berada di Pulau Lingka. Anak-anak yang berusia 5-11 tahun di Pulau tersebut masih kurang begitu mengerti mengenai bagaimana hidup sehat, seperti masih ada anak yang malas untuk mandi saat berangkat sekolah ataupun masih kurang suka dalam membersihkan lingkungan rumah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak usia 5-11 tahun. Pulau Lingka memberikan Penguatan bagi kognitif mereka melalui mewarnai gambar dan bernyanyi serta memberikan alat tulis sebagai penyemangat mereka untuk terus belajar. Kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan metode mewarnai gambar dan memberikan penjelasan bagi anak-anak ketika mereka mewarnai gambar. Melalui mewarnai gambar tersebut, anak-anak akan lebih mudah untuk memahami dan lebih bersemangat Ketika belajar. Pengamatan yang dilakukan oleh tim PkM ditemukan bahwa anak-anak sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran dari awal hingga akhir. Setelah melakukan kegiatan ini anak-anak menunjukkan hasil mewarnai mereka dan lebih mengerti mengenai hidup sehat.Kata Kunci: hidup sehat; kognitif; pulau lingka; mewarnai gambar
Harmoni Agama di Desa Tewang Darayu: Menguatkan Moderasi Beragama untuk Membangun Persatuan Hutapea, Rinto Hasiholan; Angellyna, Sri; Pattiasina, Sharon Michelle O.; Siten, Anggita Deodora; Pongoh, Fernando Dorothius; Jeniva, Isabella
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i1.507

Abstract

Community Service Activities were carried out in Tewang Darayu Village, Pulau Malan District, Katingan Regency. This activity aims to be a form of strengthening religious moderation for the community in Tewang Darayu village. This strengthening can increase the awareness of the Tewang Darayu village community in building harmonious relations between religions. Apart from that, it can strengthen the spiritual aspect of religion among the community as a whole as part of efforts to maintain religious moderation which is born from the diverse realities of life in Tewang Darayu village. This activity uses the Asset Based Community Development (ABCD) method by emphasizing the strengths possessed by the Tewang Derayu village community. The impact obtained from this activity is that the Tewang Derayu village community experienced increased knowledge and were able to implement Religious Moderation indicators in socio-cultural dynamics based on a humanist attitude to life. Apart from that, Tewang Derayu village can also be a model model for surrounding villages in implementing the values of Religious Moderation. Keywords: religious moderation; strengthening; religious relationsAbstrakKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Tewang Darayu, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan. Kegiatan ini bertujuan untuk sebagai bentuk penguatan moderasi beragama bagi masyarakat di desa Tewang Darayu. Adapun penguatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat desa Tewang Darayu dalam membangun harmoni hubungan antar agama. Selain itu, dapat memperkuat dimensi aspek spiritual dalam beragama di antara masyarakat secara keseluruhan sebagai bagian dari upaya untuk menjaga moderasi beragama yang lahir dari realitas kehidupan yang beragam di desa Tewang Darayu. Kegiatan ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dengan menekankan pada kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat desa Tewang Derayu. Dampak yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu masyarakat desa Tewang Derayu mengalami peningkatan pengetahuan serta mampu mengimplementasikan indikator-indikator Moderasi Beragama dalam dinamika sosial budaya yang didasarkan pada sikap hidup humanis. Selain itu, desa Tewang Derayu juga dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa sekitar dalam implementasi nilai-nilai dari Moderasi Beragama.Kata Kunci: moderasi beragama; penguatan; relasi agama
Konseling Pastoral: Upaya Pemulihan Batin Lansia Di Yayasan True Love Batam Sanjaya, Yudhy; Siahaan, Renson; Kagu, Rosnita Temba; Kho, Yuvindro; Wasono, Wasono
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.568

Abstract

Aging presents complex emotional challenges for elderly individuals (seniors). The elderly are at significant risk of prolonged emotional wounds caused by various factors such as social, emotional, and environmental influences, among others. This community service initiative aims to explore the role of pastoral counseling in healing the emotional wounds of seniors in nursing homes. The background emphasizes the need for attention to the psychological aspects of elderly well-being, given the negative impact of emotional wounds on their quality of life. The problem identification highlights key factors affecting the emotional well-being of the elderly, including the loss of a spouse, social isolation, and feelings of being unrecognized. The objective of the initiative is to apply a holistic and empathetic approach in pastoral counseling to help seniors overcome their emotional wounds. The evaluation of the process and outcomes of the healing efforts demonstrates the effectiveness of counseling interventions in creating positive changes in the emotional well-being of seniors. The results underscore the importance of greater attention to the psychological needs of the elderly and the role of pastoral counseling as an effective means of facilitating their emotional healing. Keywords: counseling; pastoral; inner recovery; elderlyAbstrakPenuaan membawa tantangan emosional yang kompleks bagi orang tua lanjut usia (lansia). Para Lansia mempunyai potensi yang besar terjadinya luka batin yang berlarut-larut oleh berbagai faktor seperti sosial, emosional, lingkungan dan lain sebagainya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran konseling pastoral dalam memulihkan batin lansia di panti jompo. Latar belakang menggarisbawahi perlunya perhatian terhadap aspek psikologis dalam kesejahteraan lansia, mengingat dampak negatif luka batin terhadap kualitas hidup mereka. Identifikasi masalah mencakup kehilangan pasangan hidup, isolasi sosial, dan perasaan tidak diakui sebagai faktor utama yang memengaruhi kesejahteraan emosional lansia. Tujuan kegiatan adalah untuk menerapkan pendekatan holistik dan empatik dalam konseling pastoral untuk membantu lansia mengatasi luka batin mereka. Evaluasi proses dan hasil pemulihan menunjukkan efektivitas intervensi konseling dalam memberikan perubahan positif bagi kesejahteraan batin lansia. Hasilnya menegaskan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan psikologis lansia dan peran konseling pastoral sebagai sarana yang efektif dalam memfasilitasi pemulihan batin mereka.Kata Kunci: konseling; pastoral; pemulihan batin; lansia