Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles
491 Documents
Relasi Agama, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan
Fauzan Ismael;
Ridha Ahida
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i1.314
Penelitian ini membahas mengenai relasi antara agama, filsafat dan ilmu pengetahuan. Ketiganya saling melengkapi bagi manusia dalam mencari kebenaran. Artikel ini merupakan penelitian kualitatif berdasarkan penelitian kepustakaan (library). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan, filsafat dan agama memiliki relevansi dengan potensi utama manusia yaitu akal, akal dan perasaan untuk memperoleh kebenaran dan kebahagiaan manusia. Manusia adalah makhluk yang diciptakan Tuhan dengan dianugerahi kelebihan dibandingkan makhluk lainnya yaitu akal. Melalui akal itulah manusia dapat mengembangkan pengetahuan yang ada. Dengan ilmu pengetahuan, maka manusia akan memahami sesuatu dengan lebih jelas, sehingga manusia pun dapat memanfaatkan lingkungan sekitarnya dengan sebaik-baiknya. Akal dan penalaran dalam ilmu pengetahuan menjadi barometer pencarian kebenaran. Demikian pula dengan filsafat, akal dan penalaran menjadi tumpuan utama dalam mengungkap hakekat dari segala sesuatu atau bagaimana cara mendapatkan sesuatu itu. Berbeda dengan agama, di mana kebenaran sudah dibawa sejak kehadirannya. Namun penerjemahan dan aplikasinya dalam kehidupan beragama, juga membutuhkan akal dan penalaran. Kata Kunci: Relasi, Agama, Filsafat, Ilmu Pengetahuan
Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Budaya Masyarakat Minangkabau
Juliwansyah Juliwansyah;
Aliasar Aliasar;
Wedra Aprison
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i1.315
ABSTRAK Penulisan artikel ini bertujuan untuk menggambarkan nilai-nilai Pendidikan multicultural dalam budaya masyarakat Minangkabau. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Pendidikan multikultural dalam adat Minangkabau bercorak pada ajaran agama Islam. Semuanya itu terjadi lantaran adat tersebut mengutamakan etika dan moral. Agama Islam juga mengajarkan hal tersebut, maka sangat padulah antara adat dan agama Islam yang secara tidak lansung mengakarkan pada dasar pendidikan multicultural. adat Minangkabau adalah adat yang mempunyai nilai-nilai dasar yang berasal dari al-Qur’an, alam di sekitarnya serta pemikiran manusia. Nilai dasar ini tertuang dalam adat yang harus dilaksanakan oleh setiap masyarakat Minangkabau agar menjadi manusia yang bermartabat, bernilai serta beretika. Sehingga nilai-nilai Pendidikan multicultural telah diajarkan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau nilai tersebut terlihat dalam toleransi dalam kehidupannya yang membuat hubungan harmonis antara keluarga, masyarakat sesuku senagari bahkan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: Nilai-Nilai, Pendidikan Multikultural, Minangkabau
Sejarah Filsafat Ilmu Pada Periode Klasik Dan PertengahanSejarah Filsafat Ilmu Pada Periode Klasik Dan Pertengahan
Juliwansyah Juliwansyah;
Ridha Ahida
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i1.319
Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui sejarah filsafat ilmu pada periode klasik dan pertengahan. ilsafat adalah induk dari ilmu pengetahuan. Sebagi induk dari ilmu pengetahuan tentunya filasafat merupakan titik awal dari perkembangan ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan yang sedang berkembang pesat pada saat ini. Sejarah yang panjang mewarnai perkembangan filsafat yang dimulai dari zaman klasik, zaman pertengahan dan zaman modern hingga sekarang ini. Berbagai tokoh-tokoh filsafat barat menuangkan hasil pemikiran mereka demi kemajuan ilmu pengetahuan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Filsafat dan ilmu saling terkait, karena kelahiran ilmu tidan terlepas dari peran filsafat, dan sebaliknya perkembangan ilmu memperkuat keberadaan filsafat. Filsafat teah merubah pola pikir bangsa Yunani dari pandangan mitos ke logos. Perubahan ini melahirkan berbagai cabng ilmu pengetahuan sejak zaman Yunani kuno sampai dengan zaman modern. Sejarah perkembangan filsafat ilmu periode klasik terbagi ke alam tiga bagian yaitu: masa sebelum Socrates, masa Socrates, dan masa sesudah Socrates sedangkan di abad pertengahan filsafat mengalami kemunduran karena dipengaruhi oleh perkembangan agama Kristen dengan tokohnya aguistine, Thomas Aquinas dan Aristoteles. Kata kunci: Filsafat Ilmu, Periode Klasik, Periode Pertengahan
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Sma Negeri 16 Pekanbaru
Serly Suryani;
Zetri Rahmat
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i2.407
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 16 Pekanbaru. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran dan guru yang masih memilih menggunakan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah dan tanya jawab. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental dan desain penelitian yang digunakan adalah the non-equivalent control group. Subjek dalam penelitian ini adalah guru ekonomi dan siswa kelas XI jurusan IPS, sedangkan objeknya adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jurusan IPS berjumlah 72 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 36 siswa XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yag digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rhitung > rtabel yaitu 1,669 < 4,785 > 2,380 pada taraf signifikansi 5% maupun 1% yang menjelaskan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini mengartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 16 Pekanbaru
Pengaruh Media Pembelajaran Adobe Flash Metode Tilawati Terhadap Kemampuan Membaca Al Qur’an Berdasar Perbedaan Usia Peserta Kursus Pemula Pesantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya
Abdurrohim Abdurrohim;
Sulis Janu Hartati;
Muhajir Muhajir
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i2.485
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh penggunaan media pembelajaran program Adobe Flash Metode Tilawati terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an. 2) Pengaruh perbedaan usia peserta didik terhadap kemampuan membaca Alquran. 3) Media pembelajaran program Adobe Flash, metode Tilawati, dan perbedaan usia peserta didik secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an. Penelitian ini dilakukan di Pesantren Nurul Falah Al-Qur’an Surabaya, pada periode September – Desember 2017, dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah 204 partisipan dengan mengambil sampel sebanyak 60 partisipan yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu 30 partisipan pada kelompok eksperimen dengan menggunakan metode Adobe Flash Tilawati dan 30 partisipan pada kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan dilakukan uji keseimbangan pada dua kelompok dengan menggunakan uji t. Teknik analisis data menggunakan teknik ANOVA dua arah dengan uji analisis pendahuluan yaitu uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan uji statistik Levene.
Studi Komparasi Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Pembelajaran Konvensional dan Pembelajaran Contesxtual Teaching and Learning (CTL) Pada Pokok Bahasan Trigonometri
Nur Dini Febriyanti;
Sulis Janu Hartati;
Windi Setiawan
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i2.511
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dan pembelajaran CTL pada mata pelajaran trigonometri. Untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional dan pembelajaran CTL pada mata pelajaran trigonometri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Tanwirul Hija Sumenep sedangkan sampel diambil secara purposive sampling. Jadi, sampel penelitian ini adalah 39 siswa yang terdiri dari 19 eksperimen dan 20 kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik yaitu Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pembelajaran CTL, skor pada pre-test dan post-test lebih tinggi, dengan rata-rata pre-test 33,68 dan post-test 58,68. Sedangkan menggunakan pembelajaran konvensional dengan rata-rata pre test 30,25 dan post test 47,75. Perbandingan hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran CTL dan pembelajaran konvensional dapat dilihat dari pre test hasil belajar matematika siswa diperoleh nilai probabilitas 0,150 > 0,05. Sedangkan hasil post test pembelajaran matematika siswa diperoleh nilai probabilitas 0,00 < 0,05 sehingga H_1 diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dan pembelajaran CTL pada mata pelajaran trigonometri.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Tanwirul Hija pada Materi Trigonometri
Nur Dini Febriyanti;
Sulis Janu Hartati;
Windi Setiawan
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i2.513
Dalam pembelajaran matematika, guru lebih dominan menggunakan ceramah yang hanya dibarengi dengan tulisan kemudian memberikan soal-soal yang masih terkesan pembelajaran hanya menggunakan satu arah sehingga membuat siswa menjadi jenuh dan bosan dengan setiap kali pembelajaran konvensional diterapkan. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Tanwirul Hija pada Materi Trigonometri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Experimental Design with a Nonequivalent Control Group Design. yang melibatkan dua kelas dengan perlakuan yang berbeda yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Tanwirul Hija Sumenep. Kelas X IPS-B sebagai eksperimen dan kelas X IPS-A sebagai kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan uji statistik berupa uji t yaitu Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dibandingkan dengan yang konvensional. Terbukti dari beberapa pengujian yang telah dilakukan bahwa kelas eksperimen lebih meningkat dibandingkan kelas kontrol
Studi Aliran Sempalan: Al-Qaeda Dan Al-Qiyadah Al-Islamiyah
Nila Fadilah Nasution;
Ardiansyah Siregar;
Muhammad Rizky Gurning;
Indra Harahap
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i2.518
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan sempalan dengan fokus pada dua kelompok, yaitu al-Qaeda dan al-Qiyadah al-Islamiyah. Al-Qaeda telah lama menjadi simbol terorisme internasional yang menonjol, sementara al-Qiyadah al-Islamiyah telah muncul sebagai kelompok sempalan yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang sejarah, ideologi, strategi, dan taktik yang digunakan oleh al-Qaeda dan al-Qiyadah al-Islamiyah. Melalui pemahaman mendalam terhadap kedua kelompok tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya gerakan sempalan dalam lanskap terorisme. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan strategi pencegahan dan penanggulangan yang lebih efektif.
Application of the Recitation Method to Improve Students' Critical Thinking Skills in Islamic Religious Education Subjects in Vocational Schools
Hamzah;
Wardah Hidayah Saadah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Recitation method is a method to improve critical thinking skills. From the facts in the field it can be seen that critical thinking skills are still low, especially at Darel Hikmah Vocational School in Pekanbaru City where symptoms of low critical thinking skills are found, namely students are unable to identify conclusions, students are unable to identify irrelevance and relevance, students are unable to find differences, students unable to deceive what is observed. The formulation of the problem in this study is whether the application of the recitation method can improve students' critical thinking skills in Islamic Religious Education subjects at Darel Hikmah Vocational School, Pekanbaru City? So the purpose of this study was to examine the improvement of critical thinking skills by applying the recitation method in class X Multimedia SMK Darel Hikmah Pekanbaru City. By using classroom action research (PTK), and the data has been assigned a test to measure students' critical thinking skills. Data were analyzed using the percentage of student test results using descriptive statistics. The results showed that prior to using the recitation method in the pre-cycle, students' critical thinking skills were classified as very low (37%). After the recitation method was applied to the cycle, students' critical thinking skills increased to (79%) in the sufficient category. Continuing in cycle 2, students' critical thinking skills increased to (90%) with a very high category. So it can be concluded that the application of the recitation method can improve critical thinking skills in Islamic Religious Education subjects at Darel Hikmah Vocational School, Pekanbaru City
Pengaruh Model Discovery Learning dan Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Siswa SMK PGRI Dobo
Widia Beljeur;
Ardianik Ardianik;
Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v4i1.554
In learning mathematics, it is very important for students to have mathematical problem-solving skills, because problem-solving skills are an important aspect of mathematics that is needed for student success at various levels. By applying the right learning model and independent learning will be one of the factors that influence the ability to solve mathematical problems. The purpose of this study was to determine differences in mathematical problem solving abilities between learning independence (high, medium, low) and those who implement the Discovery Learning model and the Think Pair Share cooperative learning model and continue the influence of the interaction between the level of independent learning and the learning model. This study used a quantitative approach and this type of experimental research with a total sample of 63 students of class XI TKJ SMK PGRI Dobo. Data analysis in this study used the Two Way ANOVA test with a 3×2 factorial design. From the results of the study obtained 1) There is a very significant difference in the ability to solve mathematical problems between learning independence (high, medium, low) in class XI TKJ SMK PGRI Dobo students. 2) There is a very significant difference in the ability to solve mathematical problems between classes taught with the discovery learning model and the think pair share type cooperative learning model in class XI TKJ SMK PGRI Dobo. 3) There is an interaction effect between the level of independent learning with learning model on the ability to solve mathematical problems in class XI TKJ SMK PGRI Dobo students.