cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 491 Documents
Pengenalan Ilmu Tahsin Dalam Membaca Al Qur’an Pada Anak TPQ Al Mujahidin Desa Sukarami Intan Utami; Rasmiana Rasmiana; Beti Rosalia; Siti Elvina; Nova Asvio
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.590

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti tentang proses pengenalan tentang ilmu-ilmu tahsin di dalam membaca alqur’an terutama pada anak TPQ Al Mujahidin di desa Sukarami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif. Analisis kata kunci artikel yang mengkaji tentang ilmu Tahsin dalam membaca alqur’an pada anak TPQ Al Mujahidin di desa Sukarami. Alqur’an adalah kitab suci ummat muslim yang apabila kita membacanya akan berpahala, namun alangkah baiknya jika membaca alqur’an dengan menggunakan bacaan tahnsin yang baik dan benar. Dalam mengkaji atau mempelajari hukum membaca alqur’an dengan baik dan benar itu hukumnya wajib apabila kita salah dalam membaca alqur’an dan tanpa menggunakan hukum tajwid dengan benar maka itu akan mengubah makna dari alqur’an itu sendiri. Di kalangan anak-anak zaman sekarang hendaknya selalu mengenalkan tentang budaya membaca alqur’an dengan baik dan benar, karna dampaknya bersifat amal jariah apabila salah dalam membaca alqur’an, itu akan berdampak bagi setiap generasi ke generasi yang akan datang. Dari semenjak masih umur belia itulah anak-anak haruslah di kenalkan dengan berbagai ilmu dasar tentang alqur’an agar di masa tua mereka nanti mereka akan lebih mudah mengerti dalam membaca serta menghafal alqur’an
Karakteristik Dan Model Bimbingan Atau Pendidikan Islam Bagi ABK Tuna Wicara Di Masyarakat Kelurahan Lubuk Lintang Gang Macang Besar RT 07 RW 03 Sella Mutiara; Anesa Salhi Putri; Titi Puspa Sari; Yendra Hidayati; Nova Asvio
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.591

Abstract

Pendidikan merupakan usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan dapat diperoleh melalui Lembaga formal maupun non formal. Di dalam Lembaga Pendidikan formal terdapat kelas regular maupun kelas inklusi. Dimana dikelas tersebut tidak hanya anak-anak regular saja namun juga ada beberapa anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) diartikan sebagai individu-individu yang memiliki karakter yang berbeda dari individu lainnya. Khususnya anak berkebutuhan khusus memperlihatkan karakteristik fisik, kemampuan, dan emosional yang lebih rendah atau tinggi dari anak regular sebayanya yang diberlakukan di masyarakat Kelurahan Lubuk Lintang Gang Macang Besar RT 07 RW 03. Seperti halnya anak berkebutuhan khusus tunawicara. Anak berkebutuhan khusus Tunawicara merupakan orang yang mengalami kelainan baik dari segi pengucapan (artikulasi) Bahasa maupun suaranya dalam berbicara kurang jelas, sehingga menyebabkan sulit dalam berkomunikasi lisan dengan baik dilingkungan masyarakat. Dengan demikian Pendidikan tidak hanya untuk anak- anak regular saja namun anak-anak berkebutuhan khusus juga berhak mendapatkan sekolah yang layak. Hal itu juga bertujuan agar sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan di dalam Pancasila dapat diterapkan dengan baik.
Penerapan Model Pembelajaran CTL Tipe Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi SPLDV Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Viviana Puspitasari; Edy Widayat; Sumartono Sumartono
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.594

Abstract

Beberapa siswa mengalami kesulitan belajar dikarenakan lemahnya pemahaman konsep belajar siswa (conceptual understanding) pada hampir semua materi matematika. Rata-rata guru menggunakan metode konvensional yang disertai mencatat dan dilanjutkan dengan latihan atau penugasan yang membuat siswa jenuh dan mengakibatkan pembelajaran kurang bermakna. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa bisa menerapkan model pembelajaran yang tepat yaitu CTL tipe Inquiry ditinjau dari motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran CTL tipe Inquiry dengan pembelajaran konvensional. 2) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa antara motivasi (tinggi, sedang, rendah). 3) Untuk mengetahui perbedaan model CTL tipe Inquiry dan motivasi terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X MA Al-Ihsan Krian yang berjumlah 29 siswa. Sampel penelitian adalah 14 siswa kelas XA sebagai kelas kontrol dan 15 siswa kelas XB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji statistik berupa uji F atau Two Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran CTL tipe Inquiry dengan pembelajaran konvensional. 2) Ada perbedaan hasil belajar siswa antara motivasi (tinggi, sedang, rendah). 3) Ada perbedaan model CTL tipe Inquiry dan motivasi terhadap hasil belajar siswa.
Analisis Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Di SD Negeri Grogol Lovandri Dwanda Putra; Wina Amelia Marin; Ilmiatus Soleha; Pratama Kafka Ravendra
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.598

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin menawarkan kemudahan dalam berkomunikasi, tidak ada lagi kendala untuk bertukar informasi seperti tempat, waktu dan jarak. Pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak lepas dari perkembangan teknik komputer. Tujuan khusus antara lain Mengevaluasi efektivitas penggunaan proyektor untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa terhadap pembelajaran di kelas atas sekolah dasar. dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan analisis pelaksanaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, observasi dan studi pustaka. penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan data dan melihat bagaimana hasil belajar melalui media pembelajaran berbasis teknologi informasi pada siswa sekolah dasar kelas atas. Hasil dari kegiatan yang kami lakukan Setelah melakukan observasi yang diteliti terkait penggunaan teknologi informasi dengan media seperti whatsapp, YouTube dan power point. Dalam pembahasan ini dapat disimpulkan tentang bagaimana penggunaan manfaat teknologi informasi, serta penggunaan alat proyektor dalam meningkatkan interaktivitas, pemahaman, dan kualitas pembelajaran di SD Negeri Grogol. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Berbasis Teknologi Informasi, Pendidikan, Guru Sekolah Dasar
Penerapan Student Facilitator and Explaining untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Pada Materi Lingkaran Siswa SMP Al-Ikhlash Surabaya Shofiyatuzzahrah Putri Salshabila; Ardianik Ardianik; Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.610

Abstract

Sekolah selaku wadah pencetak generasi bangsa. Menerapkan bermacam metode pembelajaran guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Hingga saat ini, metode tradisional masih digunakan di sekolah-sekolah seperti SMP Al-Ikhlash Surabaya. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan guna meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep, khususnya melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Tujuan dari penelitian adalah Untuk membuktikan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dan konvensional pada siswa kelas VIII SMP Al-Ikhlash Surabaya. Penelitian ini dilakukan di SMP Al-Ikhlash Surabaya kelas VIII tahun ajaran 2022/2023 dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan kelas eksperimen berjumlah 26 siswa, dan kelas kontrol berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal uraian yang hasilnya dianalisis menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil uji hipotesis uji t, disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa yang sangat signifikan antara yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran Konvensional
Work Culture in Improving Vocational Student Performance in Hybrid Learning Adaptation Post Covid-19 Pandemic Nurillah Jamil Achmawati Novel; Tribowo Rachmat Fauzan; Nenden Kostini
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.611

Abstract

The COVID-19 pandemic has encouraged adaptation in various sectors, one of which is education through hybrid learning. This study aims to determine the effect and level of work culture application on vocational students' performance in adapting hybrid learning after the COVID-19 pandemic. Mixed research methods were used to collect relevant data and process data qualitatively and quantitatively. The results of this study indicate a significance level of less than 0.05, which means that the regression model can predict work culture variables with a coefficient of determination of 66.8%. So it can be concluded that there is a significant influence of work culture variables on the performance of vocational students in adapting hybrid learning after the COVID-19 pandemic by implementing work culture and producing excellent performance.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SD Negeri 16 Kota Bengkulu Zubaidah Zubaidah; Ayu Diah Permata Sari; Laurra Ochtaviani; Pitri Darmita; Sartika Yunisa
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa melalui peran guru bimbingan konseling kelas IV di SDN 16 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian pelaksanaan peran guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa di SDN 16 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa guru mampu menjalankan perannya selaku wali kelas merangkap sebagai konselor. Wali kelas dapat berperan aktif dalam melaksanakan tanggung jawab terhadap kelas yang dibinanya. Masalah yang sering terjadi guru sebagai konselor dalam pembinaan siswa yang menyimpang terdapat pada orang tua/wali murid yang belum mampu bekerja sama dalam membina anaknya untuk menjadi bersikap lebih baik. Upaya yang dilakukan wali kelas yaitu dengan membuat forum pada salah satu media sosial yakni WhatsApp agar wali murid mengetahui perkembangan anak di sekolah maupun di rumah. Dengan peran wali kelas sebagai guru bimbingan dan konseling, mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik untuk lebih semangat dalam belajar.
Analisis Pembelajaran Menulis Terhadap Anak Tunagrahita Heni Putri Rahayu; Ayu Nurkhalika Utami; Putri Kembar; Nurul Fadilah; Lucky Setiawan; Nova Asvio
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita. Peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, karena data yang akan diperoleh berupa kata-kata dan kalimat tertulis dari objek penelitian, yaitu anak-anak Tunagrahita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan anak Tunagrahita dalam menulis dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri anak Tunagrahita, seperti kesehatan, minat, bakat, dan motivasi. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar anak, seperti pendidikan orang tua, status ekonomi keluarga, perkataan dan bimbingan orang tua, yang juga mempengaruhi keterampilan menulis anak. Lingkungan sekitar juga berperan penting dalam pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita. Oleh karena itu, beberapa hal yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita meliputi: Peran orang tua: Dukungan dan bimbingan dari orang tua sangat penting dalam mengembangkan kemampuan menulis anak Tunagrahita. Orang tua dapat memberikan dorongan positif dan menghadirkan suasana belajar yang kondusif di rumah. Lingkungan yang baik: Lingkungan belajar yang baik akan memfasilitasi anak Tunagrahita untuk berkembang dalam menulis. Fasilitas dan suasana belajar yang mendukung akan membantu meningkatkan minat dan motivasi anak dalam menulis.Tambahan belajar dengan kualitas yang baik: Memberikan kesempatan kepada anak Tunagrahita untuk belajar di luar sekolah, seperti kursus atau pelatihan menulis, akan membantu meningkatkan keterampilan menulis mereka.
Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Pendidikan Anak Tunalaras Vonny Aklaqul Karimah; Yullpita Anggraini; Widia Agustin; Weli Rubiang Putri; Nova Asvio
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.616

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran orang tuaterhadap perkembangan Pendidikan anak tunalaras.Penelitian lapangan ini dilakukan di Seluma di Desa kayu arang. Informan terdiri dari lima orang teman sejawat penderita tunalaras, satu orang tua dan tiga masyarakat. Metode yang digunakan pada penelitian artikel ini adalah menggunakan metode kualitatif dan metode survei dengan rancangan penelitian studi kasus dengan berorientasi pada proses pengamatan secara langsung dilapangan.Dalam hal ini orang tua harus senantiasa orang tua sebagai Pendidikan, motivasi, fasilitas dan bimbingan kepada anak.Orang tua sebagai Pendidikan haruslah memberikan perhatian lebih dan memiliki kesabaran dalam menangani anak tunalarasyang mana perkembangan kepribadian, keterampilan dan karakter anak dapat di bentuk oleh orang tua.Penelitian ini untuk memberikan wawasan berharga untuk orang tua agar memberikan Pendidikan yang terbaik bagi anaknya baik itu formal maupun non formal
Penyuluhan Manfaat Media Finger Speeling Pada Anak Tunawicara Sartika Yunisa; Laurra Octaviani; Pitri Darmita; Migo Prabowo; Nova Asvio
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki manfaat media Finger Spelling sebagai alat bantu komunikasi bagi seorang anak tunawicara. Studi kasus dilakukan dengan fokus pada satu anak tunawicara berusia 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Finger Spelling memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak tersebut. Setelah mengikuti beberapa sesi penyuluhan, anak tunawicara menunjukkan perkembangan positif dalam menggunakan teknik Finger Spelling untuk berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Page 6 of 50 | Total Record : 491