cover
Contact Name
Netty Herawati
Contact Email
personfikasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6287886540349
Journal Mail Official
personifikasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi
ISSN : 20877447     EISSN : 27210626     DOI : doi.org/10.21107/personifikasi
Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi is a scientific journal in Psychology published by Psychology Program of Universitas Trunojoyo Madura. Personifikasi aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Personifikasi includes topics related to the theme of clinical psychology, industry and organizational psychology, educational psychology, developmental psychology, social psychology, psychology of tourism, and Madurese culture of psychology. In this journal, there are discussions related to the development of problem found in society. Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi published twice in a year, in May and November. Each article sent to Personifikasi will be reviewed using blind review method and two-peer reviews method. Personifikasi published scientific articles of critical thinking and research results in the filed of Psychology.
Articles 169 Documents
Efektivitas Pelatihan Pemberdayaan Pengikut Loyalis yang Asertif di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Utomo, Triyo; Purwanto, Januar Dwi; Budiraharjo, Akhmad Fatoni
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i1.13942

Abstract

Birokrasi yang bersih dan berkomitmen menunjukkan sistem dukungan yang baik dari para pemangku kepentingan, misalnya pemangku kepentingan yang berperan sebagai loyalis asertif. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bisa menjadi contoh dari hal tersebut. Loyalis yang asertif bisa diartikan sebagai pengikut yang mendukung pemimpinnya tetapi tidak kehilangan sikap kritisnya terhadap kebijakan dan perilaku pemimpin. Pelatihan merupakan hal penting untuk memberdayakan loyalis asertif di pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan untuk memberdayakan pengikut loyalis asertif. Efektivitas pelatihan diukur dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini mengadopsi evaluasi tahap pembelajaran oleh Kirkpatrick dan Kirkpatrick. Metode yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi. Penelitian dimulai dengan mengamati partisipan penelitian dan memberikan pretest. Setelah itu, peneliti akan memberikan intervensi kepada partisipan penelitian. Selanjutnya partisipan penelitian diamati kembali dan diberikan posttest. Intervensi yang diberikan berupa pelatihan bagi peserta penelitian. Peserta penelitian adalah ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan kualifikasi pejabat struktural dan pejabat pelaksana yang mengelola kepegawaian, jabatan fungsional analis kepegawaian, jabatan fungsional asesor, dan ASN yang berminat di bidang kepemimpinan dan manajemen SDM. Tolok ukur untuk mengetahui efektivitas pelatihan adalah dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test peserta pelatihan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan perubahan yang positif. Pada hasil pre-test, persentase butir jawaban benar dari seluruh peserta adalah 44,95%. Sedangkan hasil post-test menunjukkan bahwa persentase butir jawaban benar dari seluruh peserta adalah 62,98%. Hasil ini mencerminkan perubahan positif (18,03%) dalam pengetahuan peserta penelitian tentang pengikut loyal yang asertif. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menindaklanjuti efektivitas pelatihan pada tahap perilaku dan hasil dari perspektif Kirkpatrick dan Kirkpatrick.
Peran Resiliensi, Positive Social Relationships, dan Health Belief terhadap Kesejahteraan Emosi Pasien Hemodialisis Istiqomah, Nur; Hadjam, M. Noor Rochman; Yuniarti, Kwartarini Wahyu; Paramastri, Ira; Thaha, Mochammad
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i1.13958

Abstract

Individu didiagnosis dengan penyakit ginjal stadium akhir dan harus menjalani perawatan hemodialisis memiliki implikasi bahwa menjadi tergantung pada pengobatan seumur hidup. Sejumlah studi melaporkan pasien hemodialisis mengalami beban simtom dan terganggunya well-being akibat penyakit maupun perawatan hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran resiliensi, positive social relationships, dan health belief terhadap emotional well-being pasien hemodialisis. Subjek penelitian yaitu pasien penyakit ginjal stadium akhir yang menjalani hemodialisis secara rutin di Instalasi Hemodialisis RSU Dr. Soetomo, Surabaya yang dipilih melalui purposive sampling, artinya dipilih berdasarkan pertimbangan kriteria tertentu dan kesediaan berpartisipasi. Penelitian ini melibatkan pasien hemodialisis sejumlah 55 orang terdiri dari 34 laki-laki dan 21 perempuan, berusia 26 – 60 tahun. Menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei, pengumpulan data dilakukan menggunakan lima Skala yakni Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dan Satisfaction with Life Scale (SWLS), 10-Item Connor-Davidson Resilience Scale (10-Item CD-RISC), Medical Outcomes Study Social Support Survey (MOS-SSS), dan Skala Health Belief. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik uji regresi ganda. Hasil uji regresi ganda menunjukkan bahwa hipotesis ditolak, artinya resiliensi, positive social relationships, dan health belief secara simultan tidak dapat memprediksi emotional well-being pasien hemodialisis (F sama dengan 2,363, p lebih besar dari 0,05). Secara parsial, berdasarkan nilai t diketahui hanya resiliensi memberi kontribusi signifikan terhadap emotional well-being (t sama dengan 2,342, p lebih kecil dari 0,05), sementara positive social relationships dan health belief masing-masing memberi kontribusi tidak signifikan terhadap emotional well-being. Penelitian berikutnya diharapkan dapat membantu meningkatkan coping resources yakni resiliensi yang bermanfaat mendorong perkembangan emosi positif, serta dapat membantu memberi edukasi terkait penyakit ginjal dan hemodialisis sehingga pasien memiliki pemahaman, respon permasalahan, dan belief yang lebih positif.
Kemampuan Komunikasi Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Pada Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Yani, Lasmini Anugrah; Razkia, Dwita; Niko, Puti Febrina
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i1.14072

Abstract

Komunikasi merupakan  rutinitas penting bagi setiap individu dan merupakan bagian dari kehidupan sosial. Sama halnya ketika berorganisasi, komunikasi organisasi yang efektif dan baikjuga dibutuhkan agar suatu organisasi dapat berjalan dengan sebagaimana  mestinya guna mencapai tujuan bersama. Namun, dilingkungan kita masih banyak  terdapat organisasi yang koordinasi antar anggotanya masih berjalan kurang baik, sehingga hal ini dapat mempengaruhi proses kerja pada organisasi tersebut. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif  yang bertujuan untuk melihat apakah komunikasi dalam  organisasi berdampak pada komitmen organisasi yang ada pada organisasi Fakultas Studi Islam di salah satu swasta yang ada di Riau. Bentuk dari penelitian ini adalah  studi populasi dengan subjek berjumlah 27 orang. Penelitian ini menggunakan dua skala penelitian, yaitu skala komitmen organisasi dan skala komunikasi organisasi dengan nilai koefisien realibilitas yaitu 0,951 dan nilai koefisien validitas aitem 0,273 lebih kecil dari r x y lebih kecil dari 0,563,  dan untuk skala komunikasi organisasi memiliki nilai koefisien realibilitas 0,942 dengan nilai koefisien validitas aitem 0,234 lebih kecil dari r x y 0,385. Analisis data menggunakan software SPSS, untuk menguji hipotesa dilakukan dengan uji regresi linier sederhana. Sesuai dengan hasil yang telah didapat oleh peneliti serta pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi dalam organisasi berdampak terhadap komitmen organisasi pada anggota BEM Fakultas Studi islam di salah satu  Universitas swasta yang ada di Riau. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa komunikasi organisasi memeberikan pengaruh sebesar 26,8 % terhadap komitmen organisasi.
Peran Work Self Efficacy terhadap Job Crafting pada Guru SMA di Kota Kediri Rodam, Willyta Syah; Husna, Fatiya Halum
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.16483

Abstract

Job crafting merupakan merupakan bentuk perubahan dari inisiatif karyawan untuk menyeimbangkan sumber daya dan tuntutan pekerjaan yang diperlukan untuk melatih inisiatif dan kreativitas guru. Oleh sebab itu dibutuhkan work self efficacy untuk meningkatkan kemampuan job crafting guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran work self efficacy terhadap job crafting pada guru. Responden dalam penelitian ini berjumlah 205 guru SMA di Kota Kediri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif kausal komparatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala work self efficacy dan skala job crafting. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik regresi linier sederhana dengan nilai F hitung sebesar 13,002 dan taraf signifikansi p=0,001 (p lebih kecil dari 0,05) yang menunjukkan bahwa ada peran yang signifikan antara work self efficacy terhadap job crafting. Hasil analisis sumbangan efektif menunjukkan bahwa work self efficacy berkontribusi sebesar 6% terhadap job crafting pada guru. Semakin tinggi work self efficacy maka akan meningkatkan job crafting guru.
Authoritative Parenting and Self-Efficacy as Predictitors of Junior High School's Academic Achievement during The Covid-19 Pandemic Azzala, Quineke Laksmi; Arjanggi, Ruseno
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.16747

Abstract

This research aimed to determine the relationship between authoritative parenting style and self-efficacy with student mathematics learning achievement in Junior High School X Tegal. This research used quantitative methods. The subjects in this research were 330 Junior High School X Tegal students for the 2021/2022 school year. The sampling technique was the cluster random sampling technique. This research used two scales and a report on students' mathematic learning achievement. The authoritative parenting style's first scale consists of 17 items with a score of a reliability coefficient of 0,781. The second scale is the self-efficacy scale consists of 17 items with a score of a reliability coefficient of 0,749. This research used analysis regression and partial correlation technique for analyzing the data. The first hypothesis's result showed no relationship between authoritative parenting style and self-efficacy with students mathematics learning achievement, R equal with 0,073, F equal with 0,864, and p equal with 0,422 (p more than 0,05), which means the hypothesis is not accepted. The second hypothesis showed that authoritative parenting style and students' mathematics learning achievement have no correlation, r1-2 equal with 0,073, p equal with 0,190 (p more than 0,05), which means the hypothesis is not accepted. The third hypothesis showed that self-efficacy and students' mathematics learning achievement have no correlation, r2-1 equal with -0,021 and p equal with 0,703 (p more than0,05), which means the hypothesis is not accepted.
Hubungan Antara Gaya Resolusi Konflik dan Kepuasan Pernikahan pada Remaja yang Telah Menikah Muhammad Putrarani Pamungkas; Melok Roro Kinanthi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.13794

Abstract

Konflik merupakan hal yang biasa terjadi dalam kehidupan pernikahan, termasuk pasangan suami istri usia remaja. Adanya konflik dapat memberikan dampak positif maupun negatif bagi relasi pernikahan, tergantung bagaimana individu mengelola dan menyelesaikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara gaya resolusi konflik dengan kepuasan pernikahan pada remaja yang menikah. Partisipan penelitian ini adalah 65 remaja tahap akhir (18-23 tahun) yang telah menikah dan tinggal di Jakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Thomas Kilmann Instrument (TKI) untuk mengukur gaya resolusi konflik dan ENRICH Marital Satisfaction (EMS) untuk mengukur kepuasan pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan gaya resolusi konflik tidak berhubungan secara signifikan dengan kepuasan pernikahan pada remaja yang telah menikah. Meski demikian, kami menemukan juga bahwa terdapat perbedaan skor kepuasan pernikahan yang signifikan ditinjau dari status pekerjaan dan jumlah anak.
Literature Review: Stres Pengasuhan pada Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme Ibrahim, Maulana Hanif; Kalalo, Royke Tony; Irmawati, Mira
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.18006

Abstract

This literature review aims to examine the results of research on parenting stress in children with autism spectrum disorders that has been carried out for the last ten years, namely in the period 2012 - 2022. The search for research articles was carried out using certain keywords by following the PRISMA guidelines . There were 12 research articles analyzed in this literature review which were obtained through the Google Scholar, SAGE Journals, PubMed, SpringerLink, ScienceDirect, Taylor and Francis Online, and Wiley Online Library databases, which were then analyzed for the purpose, methods, sample, and research findings.  The results of this literature review are in line with previous studies regarding the level of parenting stress in children with autism spectrum disorders which showed that parents of children with autism spectrum disorders experienced significantly higher parenting stress than parents of children with other developmental disorders. and children with normal development, and there is a significant difference between the level of stress on mother's care and stress on father's care for children with autism spectrum disorders. There are 3 main factors that relate to and influence the level of parenting stress on parents, namely children, parents, and external factors. Parenting stress has consistently been found to negatively impact parents' quality of life in terms of mental health. Future research can look at socio-cultural factors associated with parenting stress in various cultures so as to add information to the literature on parenting stress and how intervention methods can be given that are culturally appropriate for each parent.
Manajemen Konflik Pedagang Asal Madura di Surabaya Rizeki Perdana Mauliyadi Wisudawan; Yan Ariyani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.16423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen konflik pedagang asal Madura di Surabaya. Manajemen konflik dibagi menjadi enam gaya manajemen konflik yaitu menarik diri, akomodatif, pemaksaan, kompromi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus kolektif. Subjek dari penelitian ini adalah pedagang asal Madura. Metode pengumpulan data menggunakan interview. Informan dan subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan dari keenam gaya manajemen konflik yang paling dominan seperti akomodatif dan memecahkan masalah. Penelitian menunjukan bahwa semua subjek sebelum berkomunikasi dengan lawan bicara mencari informasi tentang sifat dan kebiasaannya terlebih dahulu, menetapkan batasan antara yang harus dikatakan atau tidak dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Sedangkan untuk memecahkan masalah selama terjadi konflik semua subjek mencari akar permasalahan yang terjadi, mengambil keputusan dengan tenang, mencari solusi bersama, meminta bantuan orang lain untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.
Budaya Organisasi Positif dan Kepengikutan Otentik Pelaku UMKM Wisata Pesisir Selatan Bangkalan Triyo Utomo; Masrifah Masrifah; Seger Handoyo; Fajrianthi Fajrianthi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v14i1.19048

Abstract

Bangkalan is an area that continues to grow. This development can occur because one of them is supported by the tourism sector on the coast. Based on this, the development of coastal tourism destinations needs support from various parties, one of which is MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) actors. This study discusses the existing followership of MSME actors in Bangkalan's south coast tourism. One of the types of followership that has been widely discussed in the last few decades is authentic followership. One of the factors that influence authentic followership is a positive organizational culture. Based on this, this study aims to determine the effect of positive organizational culture on authentic followership. The method used in this research is a quantitative study of influence. Data collection was carried out using a scale on a sample of 130 MSME actors in the southern coastal tourism area of Bangkalan Regency. The sampling technique used is random sampling. The analysis technique uses simple linear regression and the data is processed with SPSS version 14 software. The results show that  positive organizational culture influences authentic followership. Positive organizational culture has an influence of 32.6% on the authentic followership of MSME actors in the south coast of Bangkalan, while the remaining 67.4% is a variable that is not discussed in this study.
Kaitan Moral Disengagement dan Aggressive Driving Behavior : Tinjauan Pada Remaja Pengendara Sepeda motor Juniarly, Amalia; Effendi, Efira Aflah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v13i2.17375

Abstract

One of the factors of high traffic accidents is the growing rate of vehicles.  In Indonesia, traffic accidents that occur are dominated by two-wheeled vehicles, namely motorcycles and often involve young drivers. One of the causes of adolescent involvement in accidents is aggressive driving behavior which can be influenced by moral disengagement. This quantitative study aims to determine the role of moral disengagement on aggressive driving behavior in adolescent motorcyclists. The hypothesis of this research is that moral disengagement plays a role to aggressive driving behavior on adolescent motorcyclist. This research uses purposive sampling as a sampling technique. The respondents range from 14-19 year old motorcyclists in Palembang, amounting to about 150 respondents. The instrument used is the Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS) by Houston et al. (2003) and the Moral Disengagement Scale by Bandura et al. (1996), both modified. Simple regression technique was used to analyze the research data and with the help of IBM SPSS 22. Based on the results of the regression analysis, the R square value between moral disengagement and aggressive driving behavior is 0.107, the F value is 17.682, and the significance value is 0.000 (p smaller than 0.005). This shows that moral disengagement has a significant role in aggressive driving behavior. Thus, the hypothesis proposed by this study can be accepted.