cover
Contact Name
Danang
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.69, Dusun I, Wirogunan, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
ISSN : 28090403     EISSN : 28090268     DOI : https://doi.org/10.55606/inovasi.v1i2
Core Subject : Education, Social,
INOVASI:Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: Januari, Mei dan September. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.
Articles 148 Documents
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA RANTAU UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Yopi Putri Ramadani; Anniez Rachmawati; Faqih Purnomosidi
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v2i1.909

Abstract

Students who leave their home area to live for some time in another area are called overseas students. Becoming an overseas student is not an easy thing, apart from the dissatisfaction of a student, it often creates feelings of discomfort and unhappiness which results in poor psychological well-being for overseas students. This research was conducted with the aim of knowing the Psychological Well-being of Overseas Students at Sahid University, Surakarta. In this study using qualitative methods with observation and interview data collection techniques. The informants of this study were students from overseas outside Java who studied at Sahid University, Surakarta, totaling 7 informants. The results of this research are the psychological well-being of overseas students outside Java who study at Sahid University, Surakarta, in general 4 have good psychological well-being, 3 of them have poor psychological well-being, these 3 informants must be able to improve aspects of self-acceptance and aspects of development self.
Perilaku Pacaran pada Peserta Didik SMP X Stevanie Sandra Rianto
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v2i1.930

Abstract

Adolescence is the transition from childhood to early adulthood. Childhood as we know Together, they make friends with the same and the opposite sex without awkwardness and shame. Even though they believe that they are no longer children, the people around them still believe that they are still children. This study uses a qualitative methodology. Junior high school children were used as subjects. Data collection techniques from subjects using interviews. In some of the subjects we interviewed, their behavior when they were dating especially when the two of them were just chatting, studying together, worshiping together, spoiled like little children. Dating activities among junior high school students is a normal and natural phase experienced by teenagers, especially those who are going through puberty. Dating itself is two people who love each other, are willing to do anything to make their partner happy and have a future goal of being a companion for life forever, which is called marriage. Keywords: Teenagers, Dating, Behavior, love language
KONTROL DIRI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA Ezra Addo Setiawan
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v2i1.935

Abstract

This study aims to determine the level of self-control that influences students' career decision-making. Adolescents who have low self-control tendencies will make career decisions without considering the consequences and responsibilities they have to endure. The subjects of this study were seven junior high school students with an age range of 14–15 years. Data collection techniques in this study used direct observation and interview techniques. The results of this study showed that the students who were interviewed said they made career decisions of their own free will, but some of them were due to their parents, and some made decisions after considering their family circumstances. Based on the results of research on self-control in students' career decision-making, it was found that the contribution of self-control to decision-making abilities was still quite low but had a positive direction. so that the higher the student's self-control, the more influential he is in his decision-making. Keywords: self-control, adolescents, and adolescent behavior.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Radhita Alda Oktaviana; Dhian Riskiana; Anniez Rachmawati
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v2i1.1071

Abstract

Self-concept is a mental picture or someone's perspective of what he has about himself. A person's self-concept can be formed through a learning process that starts from childhood to adulthood and influences from events or the environment that can have an impact on psychological well-being. This research was conducted with the aim of knowing the relationship between self-concept and psychological well-being of students at Sahid University of Surakarta. This research method uses quantitative methods with a total of 115 students who have certain criteria, which is being active students and coming from 9 undergraduate study programs at Sahid University, Surakarta. The sampling technique used in this study used a purposive sampling technique, with data analysis using product moment and simple linear regression. Based on the results of the correlations table, a correlation coefficient of 0.875 was obtained in the very strong category and a significance value of self-concept and psychological well-being of 0.000 <0.05 concluded that there was a relationship between self-concept and psychological well-being. Meanwhile, based on the results of the coefficient of determination (R square) of 0.765, which means that the effect of self-concept on psychological well-being is 76.5%. The results of the summary model show that Fcount = 368.238 with a significant level of 0.000 <0.05, it can be concluded that self-concept influences the psychological well-being of students at Sahid University, Surakarta. The higher the self-concept of a student, the higher his psychological well-being.
THE ROLE OF PARENTS IN OVERCOMING JUVENILE DELINQUENCY IN JORONG PINTU RAYO, TANJUNG BARULAK : PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI JORONG PINTU RAYO, TANJUNG BARULAK Chahnia, Juwi; Deliani, Nurfarida; Batubara, Juliana
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2404

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya masalah-masalah kenakalan remaja di Jorong Pintu Rayo, Kenegarian Tanjung Barulak, diantaranya yaitu merokok, bolos sekolah dan mereka nongkrong di pondok-pondok sawah lalu bermain HP bersama, tidak salat jum’at dan memilih nongkrong dipondok-pondok dan bermain HP, ugal-ugalan dalam mengendara motor, balapan liar, mencuri uang orang tua, mencuri kotal amal, melawan dengan orang tua dan berkata-kata kotor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahagaimana peran orang tua dalam mengatasi masalah-masalah tersebut, lalu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya masalah-masalah kenakalan remaja ini. Adapun penelitian ini menggunakan penelitian field and research dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu peran otang tua dalam mengatasi kenakalan remaja di Jorong Pintura Rayo diantaranya, Peran orang tua sebagai pendidik yang baik, Peran orang tua sebagai motivator, Peran orang tua sebagai pendengar yang baik, peran orang tua sebagai pengawas, peran orang tua sebagai konselor bagi anak, peran orang tua sebagai contoh teladan yang baik. Fakto-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja di Jorong Pintu Rayo yaitu, faktor lingkungan, pola asuh otoriter orang tua, kurangnya perhatian yang diberikan orang tua, lalu kurangnya sedaran anak untuk berperilaku baik
PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP FENOMENA SOSIAL PERNIKAHAN DINI DI PROVINSI BANTEN Evelyne Antoni; Chryzanta Farrelyn Halim; Audrianne Caitlyn Beng; Audrey Abigail; Ajrina Rizkiananda Rusmana; Fabio Jayadharma
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2480

Abstract

Penyebab pernikahan dini di bawah pengaruh berbagai faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan, paksaan orangtua, dan juga dorongan internal. Pernikahan dini dapat memiliki dampak serius terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Provinsi Banten, sebagai salah satu provinsi yang berada di pulau Jawa, juga menghadapi masalah serupa. Penelitian ini menyelidiki aspek-aspek perkawinan dini di Provinsi Banten, Indonesia, selama tahun 2020 hingga 2022. Fokus pertama adalah pemahaman terhadap peran Undang-Undang Pernikahan dan dampak regulasi hukumnya terhadap fenomena perkawinan dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa/i Universitas Pradita sudah cukup menyadari peristiwa sosial pernikahan dini di sekitarnya dan sudah membuka mata atas pernikahan dini yang sebetulnya tidak boleh dilakukan seperti yang diketahui dari Undang-undang yang berkaitan. Mahasiswa/i Universitas Pradita berpendapat faktor utama terjadinya pernikahan dini di daerah Banten adalah karena faktor internal seperti rendahnya tingkat pendidikan, ekonomi, paksaan orang tua atau peran keluarga, serta media sosial, dan juga karena faktor eksternal seperti norma sosial dan budaya-tradisi.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI SISWA DAN GURU DALAM NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA Novia Fitri Zahroh; Hindun, Hindun
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2491

Abstract

Matematika menjadi pelajaran yang memiliki minat rendah pada tingkatan sekolah. Hal itu dibuktikan dengan nilai ujian akhir matematika yang selalu rendah dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Novel Guru Aini karya Andrea Hirata merupakan karya sastra yang juga ikut membahas akan permasalahan problematika pembelajaran matematika bagi siswa dan guru. Hal itulah yang membuat peneliti melakukan penelitian mengenai problematika pembelajaran matematika yang terdapat dalam novel Guru Aini dan membahas akan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pembelajaran matematika. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan analisis isi dari novel Guru Aini. Problematika pembelajaran matematika bagi siswa dalam novel Guru Aini, dapat disimpulkan bahwa: 1) pandangan pelajaran matematika yang dianggap sulit dan membosakan, 2) siswa kurang memahami konsep awal matematika, yang membuat siswa kesulitan dalam memahami konsep matematika selanjutnya, 3) penyakit diskalkulia. Sedangkan, Problematika pembelajaran matematika bagi guru yaitu: 1) nilai siswa menjadi tolak ukur dalam keberhasilan guru dalam mengajar, 2) kurikulum pembelajaran matematika yang selalu diganti, 3) tuntutan sosial untuk mengubah pandangan siswa agar matematika menjadi pembelajaran yang tidak menakutkan dan membosankan, 4) sulitnya menentukan metode dan pendekatan pembelajaran.
Manusia Egois: Max Stirner Khanan Saputra
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2503

Abstract

Max Stirner merupakan seorang pencetus konsep egoisme. Dan dirinya bisa dibilang pendahulu dari para eksistensialis lainnya seperti Friedrich Nietzche dan Jean Paul Sartre. Namun sampai sekarang pembicaraan mengenai konsepsi dan pemikiran dari Max Stirner masih sangat kurang dibandingkan dengan pembicaraan para filsuf eksistensialis lainnya. Max Stirner sendiri mencetuskan bagaimana manusia kembali ke bentuk asalnya sebagai individu, dan dari gambaran individu ini muncul gambaran mengenai individu sebagai subjek yang diistilahkan dengan Sang Unik. Dari kurangnya pembicaraan mengenai Max Stirner tersebut membuat penulis memiliki ketertarikan untuk mengkaji bagaimana konsep manusia egois menurut Max Stirner. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yang dari metode tersebut penulis mengambil data primer dan data sekunder. Dari rumusan masalah tersebut menghasilkan jawaban bahwa untuk menjadi individu Sang Unik, seseorang harus melepaskan nilai yang lebih yang mengikat pada dirinya, sebab Sang Uniklah pembuat nilai sejati untuk dirinya sendiri. Nilai yang lebih tersebut seperti: norma, asusila, negara, agama, dan nilai lebih yang memunculkan dominasi terhadap individu. Sedangkan relasinya dengan orang lain, Sang Unik sendiri tidak menutup kemungkinan untuk berinteraksi dengan dunia luar, sebab dari situ Sang Unik bisa mengukur eksistensialismenya. Namun relasinya dengan yang lain hanyalah sebatas sejauh mana hal itu menguntungkan bagi Sang Unik. Dalam hal ini Stirner lebih menganjurkan pembentukan Persatuan Para Egois yang di dalamnya merupakan para individu egois yang memiliki kepentingannya masing-masing untuk menciptakan nilai lebih dengan kendalinya masing-masing.
Tantangan dan Strategi dalam Berwirausaha Warung Bakso dan Mie Ayam pada Era Digital Alvin Pratama
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2566

Abstract

People who have high levels of creativity and innovation in their lives are synonymous with entrepreneurship. The forms of entrepreneurship in society are very diverse, especially culinary traders who start their own businesses. Entrepreneurship in the culinary sector has great opportunities and promising results for business actors, including meatball and chicken noodle stall businesses which are popular and are the favorite food of every group. Meatball stall businesses are mushrooming in various places, one of which is the Sri Rama meatball and chicken noodle shop on Jalan Perjuangan, Medan Perjuangan District. This research aims to analyze and identify the challenges and entrepreneurial strategies carried out by the owner of the Sri Rama meatball and chicken noodle stall. The research method used is a qualitative descriptive method through several data collection techniques, namely observation, interviews and literature review. Based on the research results, it was found that the Sri Rama Chicken Meatball and Noodle shop business is one of the most popular meatball stalls around Medan Perjuangan District. There are several obstacles faced, one of which is uncertain market conditions. Having survived until now reaching 5 years, the stall owner has implemented a number of strategies, such as maintaining the image of the meatball taste and innovating by creating new meatball variants that attract consumers.
Analisis teori belajar behavioristik dalam novel sang pemimpi karya Andrea Hirata Akhdan Yafie; Hindun, Hindun
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v3i1.2574

Abstract

Pendidikan sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup seseorang, maupun golongan. Karena pendidikan bersifat membangun. Karena pendidikan di dunia sempat berhenti dan tidak berjalan, sangat memprihatinkan siswa-siswa yang mulai malas. Maka penilitian ini di tinjau kembali untuk prmbaca sadar bahwa begitu penting pendidikan. Teori belajar behavioristik antara stimulus dan respon bisa mempengaruhi daya pikir peserta didik, karena merangsang stimulus dan respon yang di berikan pendidik. Novel sang pemimpi menjadi contoh adanya teori belajar behavioristik dan bertujuan untuk pembaca melihat sisi teori belajar behavioristik dari sebuah novel. Berupa mengklasifikasikan beberapa kutipan dan menjadi data terjadi metode penilitian kualitatif. Di sajikan dengan temuan berupa stimulus dan respon yang di alami Ikal dan Arai. Begitupun seorang guru-guru nya melihat langsung perubahan tingkah laku mereka sehingga membuat gurunya bangga. Mereka berdua bisa melawati tantangan itu semua dengan mengingat stimulus dan berhasil