cover
Contact Name
Wildan Saugi
Contact Email
jtikborneo@gmail.com
Phone
+6285327884670
Journal Mail Official
jtikborneo@gmail.com
Editorial Address
Jl. HM. Rifaddin Kampus II IAIN Samarinda, Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
ISSN : -     EISSN : 27146030     DOI : https://doi.org/10.21093/jtikborneo
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo adalah jurnal bidang pendidikan yang konsen terhadap isu-isu pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Implementasi Senam Irama dalam Pembelajaran Anak di Masa Pandemi Covid-19 di TK Nurul Iman Loa Janan Ilir Samarinda Puteri Larasati; Mujahidah Mujahidah; Sunanik Sunanik
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 2(2), Juni 2021
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.646 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v2i2.4374

Abstract

Kegiatan senam irama di TK Nurul Iman yang tetap berjalan sebagaimana mestinya walaupun berada di masa pandemi covid-19. Pada pembelajaran online kegiatan senam tetap di laksanakan di rumah melalui via whatsapp dan pada pembelajaran offline anak tetap melakukan senam irama. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi senam irama dalam pembelajaran motorik kasar anak di masa pandemi covid-19 di TK Nurul Iman, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Sumber data primer yaitu kepala sekolah dan wali kelas. Sumber data sekunder yaitu dokumentasi, laporan, serta hasil yang relevan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu. Data dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senam irama dalam pembelajaran motorik kasar pada masa wabah corona di TK Nurul Iman Loa Janan Ilir Samarinda dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. 1) perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, perencanaan berisi tentang guru mempersiapkan alat dan bahan yang menunjang kegiatan senam irama seperti: RPPM, catatan anekdot, dan ceklis, pelaksanaan yaitu anak mengikuti guru sebagai instruktur gerakan senam irama, dan evaluasi evaluasi yaitu: Senam irama yang menggunakan musik senam garuda, senam maumere, dan senam sentuhan, telah mencapai tujuan sesuai indikator pencapaian. Senam irama dilakukan dengan tiga gerakan dasar yang dapat menstimulasi keterampilan kinestetik anak yaitu gerakan lokomotor, nonlokomotor, dan gerakan manupulasi. 2) faktor pendukung dan penghambat adapun faktor pendukung senam Faktor pendukung dan penghambat dalam proses kegiatan senam irama. Pada faktor pendukung seperti keterampilan setiap instruktur senam, Kesehatan anak dilihat dari anak antusias dan ceria anak dalam bergerak, dan media dan halaman sarana prasarana. Adapun faktor penghambat seperti Mood anak berubah, posisi guru, dan durasi waktu yang cukup lama menjadikan anak kehilangan konsentrasi atau mood.
Hubungan Antara Perkembangan Sosial Emosional Dengan Kreativitas Anak Usia Dini Zakiyah Ulfah; Muttasillah Apriliana
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 2(2), Juni 2021
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.318 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v2i2.4375

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah saat melaksanakan penelitian, peneliti melaksankan dengan beberapa kegiatan yang peneliti beri yaitu kolase, bermain playdoh, dan mencetak dengan buah. Dari beberapa kegitan tersebut yang peneliti amati kreativitas anak dan perkembangan sosial emosional anak sudah mulai terlihat, dari kreativitas anak terlihat dari cara anak menempel bahan kolase secara rapi dan baik, dan hasil karyannya berkembangan sangat baik, sedangkan dari sosial emosional anak, terlihat dari cara menempel kolase apakah anak tersebut menempelnya secara perlahan atau secara teliti sesuai dengan apa yang penelitian intrusikan, dari cara anak bersabar menunggu giliran dalam bermain, dan cara anak membantu temannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguankan metode korelasi mengambil latar belakang di TK Salsabila. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik di TK Salsabla yakni 25 orang peserta didik. Selanjutnya dalam pengambilan sampel mengguankan teknik no probability sampling diperolah sampel di TK Kreatif Salsabila dengan jumlah 41 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, angket, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adlah rumus correlation product moment, uji t (t-test), koefisien korelasi, dan rumus koefisien determinan. Hasil penelitian hubungan anatar perkembangan sosial emosional dengan kreativitas anak usia dini di TK Salsabila tahun ajaran 2020/2021, menunjukan bahwa korelasinya adalah sangat renda berhubungan. Hal ini dapat dari hasil perhitungan korelasi product moment diperoleh hasil 0,16. dari taraf kesalasan ditetapkan 5% dan nilai N = 25, maka harga r tabel 0,3961 dan thitung 0,7764 ternyata harga r hitung lebih besar dari harga r tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya ada hubungan positif dan nilai koefisien korelasi anatar perkembangan sosial emosional dengan kreativitas. Besar kontribusi dalam penelitian ini sebesar 25%. Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukan hubungan singnifikan antara perkembangan sosial emosionl dengan kreativitas anak usia dini.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Pada Masa Pandemi Nur Anah Syafitri; Lina Revilla Malik; Wildan Saugi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 2(3), Oktober 2021
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.615 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v2i3.4377

Abstract

Latar belakang Latar belakang penelitian ini didasari oleh kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut pembelajaran dilaksanakan secara online dengan adanya keterlibatan orang tua. Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar anak saat kegiatan belajar, dan motivasi belajar anak pun akan berpengaruh pada keberhasilan belajar, oleh karena itu siswa harus diberikan motivasi belajar terutama motivasi saat belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Sebagian besar orang beranggapan bahwa mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang mudah dan tidak perlu dipelajari secara serius. Hal ini disebabkan karena orang sudah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia sehari-hari dan tidak ada hal yang harus dipelajari secara khusus. Mata pelajaran bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam pembelajaran semua mata pelajaran karena dalam mata pelajaran bahasa Indonesia mengajarkan berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, menyimak dan berbicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia pada masa pandemi siswa kelas IV MI AL-IHSAN Tanah Grogot.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalalah seluruh siswa MI AL-IHSAN Tanah Grogot yang berjumlah 373 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil sampel sebanyak 47 siswa . Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan dokumentasi. Teknik uji coba instrumen terdiri dari dua bagian yaitu uji validitas dan uji reliabitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan uji normalitas,uji linieritas, uji korelasi, uji regresi linear sederhana, uji t, dan perhitungan koefisien determinan.Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia pada masa pandemi siswa kelas IV MI AL-IHSAN Tanah Grogot. Dibuktikan oleh nilai r = 0,809 berada pada skala interpretasi 0,70-0,90 yang berarti korelasi tergolong kuat. Adapun hasil uji regresi linear sederhadan dengan F hitung = 85, 431 dengan tingkat sinifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Pengaruh tersebut dinyatakan dengan adanya kontribusi pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia melalui koefisien determinan. Bedasarkan perhitungan koefisien tersebut, dapat diketahui determinasinya adalah 65,4% dan sisanya 34,6% ditentukan oleh faktor lain.
Strategi Pembelajaran Nahwu dan Shorof di Pondok Pesantren Al-Arsyadi Samboja Edy Murdani Zulkifli; Khairy Abusyairi; Ade Rukmini
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 2(3), Oktober 2021
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v2i3.4827

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang Pondok Pesantren Al-Arsyadi sebagai pondok pesantren unggulan yang ada di Samboja, hal ini dapat di lihat dari beberapa lembaga pendidikan yang ada seperti MTs Ulumuddin, SMA Islam Ulumuddin, dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEIS) Al-Arsyadi Kalimantan Timur, dan juga di lihat dari jumlah santri yang terus meningkat dalam setiap tahunnya. Kebanyakan santri merupakan lulusan SD yang mana pemahaman mereka tentang bahasa Arab khususnya nahwu dan shorof sangatlah kurang. Dalam hal ini, maka peningkatan kualitas pembelajaran nahwu dan shorof selalu dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran nahwu dan shorof di Pondok Pesantren Al-Arsyadi Samboja, karakteristik pembelajaran nahwu dan shorof, juga faktor pendukung dan penghambat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Arsyadi Samboja menggunakan berbagai macam strategi, diantaranya Strategi Pembelajaran Inquiry, Strategi Pembelajaran Cooperative, Strategi Pembelajaran Afektif, dan Strategi Pembelajaran Ekspository. Pondok Pesantren Al-Arsyadi Samboja memiliki karakteristik pembelajaran yang bervarisi, diantaranya pembelajaran menggunakan kitab kuning dan kitab melayu serta tidak adanya PR (Pekerjaan Rumah). Adapun faktor pendukung adalah tersedianya bahan ajar, antusias santri dalam pembelajaran, adanya jam tambahan dan adanya guru yang kompeten dibidangnya, sedangkan faktor penghambat latar belakang santri, kurangnya waktu dan minat santri dalam pembelajaran, dan waktu pembelajaran yang dilakukan disiang hari.
Pengaruh Pelatihan Berbasis Pembelajaran Aktif Terhadap Kreativitas Guru Madrasah Ibtidaiyah Nasiah, Siti; Yosinta, Yosinta; Syahputra, Fiqih Lukman Abid
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(1), Februari 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i1.4747

Abstract

Pelatihan berbasis pembelajaran aktif merupakan serangkain kegiatan yang dilakukan guru dalam pembelajaran meliputi perencanaan dan proses pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru dengan fasilitator pembelajaran aktif. Serangakain kegiatan yang diselengarakan program PINTAR tanoto Foundation mendukung agar guru memiliki kreativitas yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan berbasis pembelajaran terhadap kreativitas guru di Madrasah Ibtidaiyah Samarinda. Penelitian menggunakan pendekaan kuantitatif dengan Populasi semua guru di 6 madrasah Ibtidaiyah di Samarinda yaiu MI Ar-raudah, MI AT taufiq, MI Sualmul Hidayah, MI DDI Tani Aman, MI Maarif NU 3 dan MI Maarif NU 1 kemudian sampel diperoleh dengan teknik sampling purposive dengan kriteria semua guru yang sudah mengikuti pelatihan modul 1 dan model 2 diperoleh sebanyak 57 guru. Instrumen penelitian menggunakan koesioner yang telah diuji validitas dan uji realibilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product momen dan koefisien determinan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pelatihan berbasis pembelajaran aktif berpengaruh positif terhadap kreatifitas guru mengajar dengan nilair r hitung 0,765 berada ditaraf kuat. Penerapan pelatihan berbasis pembelajaran aktif masuk kategori Cukup dengan nilai mean sebesar 57.58 Temuan dilapangan terdapat guru yang kadang kadang mempraktekanya di kelas saat pembelajaran. Besarnya pengaruh koefsien determinansi diperoleh angka R² (R Square) sebesar 0,58. Hal ini menunjukan bahwa pelatihan berbasis pembelajaran aktif terhadap kreativitas guru berpengaruh sebesar 58,6% terhadap keativitas guru sedangkan sisanya 42,4% dipengaruhi variabel lain.
Efektivitas Kegiatan Kolase dalam Menstimulus Perkembangan Kognitif Anak Lina Revilla Malik; Zakiyah Ulfah; Devi Yulia Wulandari
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(1), Februari 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i1.4894

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini yaitu pada observasi awal, penulis melihat penggunaan kegiatan ini berlangsung dengan menarik saat penggunaan kolase dilakukan untuk proses pembelajaran. Pada dasarnya banyak orang menilai bahwa kegiatan kolase cukup berkembang pada aspek motorik anak, namun peneliti melihat bahwa semua aspek mampu berkembang dengan bersama salah satunya yang menonjol yaitu pada aspek kognitif anak. Oleh karena itu, penulis ingin melihat lebih lanjut apakah penggunaan kegiatan kolase tersebut efektif untuk menstimulus perkembangan anak, khususnya pada perkembangan kognitif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektivitas penggunaan kegiatan kolase dalam menstimulus perkembangan anak di TK Nurul Iman Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif ekperimen. Adapun lokasi penelitian di TK Nurul Iman Samarinda. Populasi sebanyak 19 dan menggunakan sampel jenuh maka sempel yang digunakan sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen uji yang digunakan yaitu validitas, dan realibilitas. Teknik analisis data yang diguanakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan uji- t. Hasil dari uji instrumen data validitas pada pretest terdapat 11 butir valid dari 14 butir, dan uji validitas posttest terdapat 12 butir valid dari 14 butir maka hasil yang valid digunakan sebagai penilaian untuk guru terhadap perkembangan anak yang mewakili dari 7 indikator perkembangan kognitif untuk setiap anak. Pada uji normalitas pretest dengan sig 0,156, posttest dengan sig 0,200 dari kedua sig > 0,05 maka data berdistribusi normal. Pada hasil uji homogenitas terdapat sig 0,288 > 0,05 maka homogen untuk menjadi sampel penelitian. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan korelasi Product Moment diperoleh rxy 0,808≥ rtabel 0,456 terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat korelasi yang tinggi dan thitung 7,60 ≥ ttabel 1,7 dan n= 19 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan taraf kontribusi 65,2%. Maka arti dari H1 diterima yaitu adanya efektivitas pada kegiatan kolase dalam menstimulus perkembangan kognitif anak.
Pengaruh Kegiatan Mencetak Dengan Pelepah Pisang Terhadap Kreativitas Mewarnai Anak Robingatin Robingatin; Siti Nor Asiah; Arrum Alfianingsih
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(1), Februari 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i1.4895

Abstract

Kegiatan mencetak adalah salah satu kegiatan karya dua dimensi yang bisa dilakukan oleh anak usia dini dengan menggunakan alat cetak membentuk gambar yang berasal dari bahan tertentu (bahan alam, daur ulang, dll) serta diberi tinta berupa cat air atau pewarna makanan. Kegiatan mencetak pada anak merupakan kesenangan dan penyaluran bakat kreatif pada anak. Kegiatan mencetak menggunakan bahan alam yaitu pelepah pisang sebagai salah satu cara untuk mengembangkan kreativitas mewarnai pada anak, karena melalui kegiatan mencetak anak dapat mengekspresikan imajinasinya dalam membuat suatu gambar, menyusun suatu bentuk gambar, anak mampu mengkombinasikan warna sesuai dengan keinginan anak, anak mampu melakukan gradasi warna pada saat kegiatan mencetak, anak juga tidak mudah bosan karena media yang digunakan jarang dilihat yaitu dengan media pelepah pisang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen yaitu pre-test post-test one group design. Populasi sebanyak 20 siswa dan menggunakan sampel jenuh maka sampel yang digunakan adalah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen uji data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reabilitas. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan uji-t. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji paired t-test diperoleh yaitu tobs 18,982 > ttabel 1,729 dan nilai signitifikansi sebesar 0,00 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka arti dari H1 diterima yaitu adanya pengaruh pada kegiatan mencetak dengan pelepah pisang terhadap kreativitas mewarnai anak.
Penerapan Metode Tabarak dalam Menghafal Alquran Pada Anak Usia Dini Mujahidah Mujahidah; Sunanik Sunanik; Novia Indri Hidayati
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(1), Februari 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i1.4896

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya lembaga yang sangat memperhatikan bagi para penghafal quran.Lembaga yang telah menyediakan program khusus tahfidz yang berusia balita yang notabene belum bisa membaca Qur’an.Pada umumnya kegiatan menghafal Alquran hanya dilakukan pada anak yang sudah bisa membaca atau orang dewasa. Sedangkan di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong menerima anak usia dini untuk menghafal Alquran. Salah satu keberhasilan anak-anak dalam menghafal Alquran yaitu adanya metode.Mengingat pentingnya suatu metode dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan serta disesuaikan dengan kemampuan anak maka dipilihlah metode tabarak dalam kegiatan hafalan Alquran pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode tabarak dalam menghafal Alquran pada ana usia dini di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong, serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pada penerapan metode tabarak di Rutaba Hafidzah Qur’ani Tenggarong. Penelitian ini menggunakan metode kualiatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan, faktor pendukung dan penghambat metode tabarak dalam menghafal Alquran pada anak usia dini di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sumber data terdiri dari dua, yaitu primer dan sekunder.Sumber data primer yaitu kepala sekolah, dan pengajar.Sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi, laporan, serta data yang relevan.Data dianalisis menggunakan langkah kerja Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa penerapan metode tabarak dalam menghafal Alquran pada anak usia dini di Rutaba Hafidzah Qur’ani Tenggarong meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat. a) penerapan metode tabarak di Rutaba Hafidzah Qurani Tenggarong, meliputi; perencanaan dasar pemilihan metode tabarak dan persiapan penerapan penerapan metode tabarak (kegiatan hafalan, target hafalan, dan materi pembelajaran). Pelaksanaan melalui sistem level dan pembelajaran yang dilakukan dengan kegiatan menghafal di dalam kelas diawali dengan membaca doa, meminum air zam-zam dan makan kismis atau kurma, murajaah, menambah hafalan, mengaji, kemudian evaluasi dilakukan secara setoran hafalan (setelah mengaji) serta ujian yang dilakukan pada bulan desember. b) faktor pendukung meliput sarana-prasarana, fasilitator, orang tua yang aktif dan reward, adapun faktor penghambat meliputi orang tua yang pasif dan keadaan santri.
Implementasi Pembinaan Muallaf Melalui Pendidikan Islam Di Kota Samarinda Omik Bustomi; Suprapti Suprapti; Abem Ngisti; Annisa Khairani; Nurhalimah Nurhalimah; Fadzlullah Fadzlullah; Norlita Norlita
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(1), Februari 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i1.5008

Abstract

Based on the phenomena that occurred at Bina Mualaf Institute in Samarinda City, there were differences in improving the practice of Islam, including at the planning, implementation, and decision-making stages of deliberation and consensus among the converts. Therefore, this study aims to describe the strategy of Bina Mualaf Institute in planning the program for converting to Islam through daily, weekly, monthly, six-monthly, annual and various kinds of skills. Reality shows that religion does not belong only to the lower class but belongs to all levels of society without using the classification system. This research is qualitative with a case study approach. The subjects selected in this study were limited to the management of Bina Mualaf Institute for converting to Islam, converts to converts, and converts to Islam with the age limit criteria being 25 years of converts. The researcher chose Bina Mualaf Institute of Samarinda City based on the researcher's initial observations that there were some converts who returned to their previous religion. To get the data as a whole, the researcher used observation, documentation and interview techniques. While the data analysis technique, the researcher uses the Miles and Huberman technique in three stages, namely data condensation, data display, and verification. The data obtained will be tested through the persistence technique of observing source triangulation and technical triangulation. The results of this study revealed that; Planning for converting converts can be traced through daily, weekly, monthly, six-monthly and yearly recitations. The implementation carried out by Bina Mualaf Institute in coaching is at three location points, namely at the secretariat of Bina Mualaf of the Islamic Center Mosque, in sub-district of Loa Janan, and Cendarawasi Samarinda City.
Kegiatan Keagamaan Sebagai Upaya dalam Pencegahan Kenakalan Remaja: Studi pada Pesantren Mahasiswa Abdul Basith; Muhammad Asriyanto
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(2), Juni 2022
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i2.6140

Abstract

Juvenile delinquency today occurs regardless of the social status of society. Juvenile delinquency has developed into a problem that disturbs society and needs to be handled seriously. Efforts to control juvenile delinquency must continue to minimise juvenile delinquency's development in society. Therefore, this research aims to discover the religious activities carried out by the student boarding school of Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University (UINSI) Samarinda to prevent juvenile delinquency. The research method used in this study uses a qualitative approach. Data collection using interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques by reducing data, presenting data, and verification or conclusion drawing. The results are that religious activities carried out in student pesantren are one of the efforts to prevent juvenile delinquency, especially among students. Activities carried out in student pesantren include ta'lim afkar, which is filled by ustadz and ustadzah in the pesantren. Muhadharah activities are carried out in rotation by students. The third is the Al-Qur'an tadarus activity, and the last is studying the Al-Qur'an with the book Tafsir Jalalin.

Page 5 of 14 | Total Record : 131