cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 438 Documents
- ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI BANGUN RUANG BIDANG DATAR BERDASARKAN TEORI NEWMAN ERROR ANALYSIS DI MAN 1 MEDAN Siregar, Anisa Rahmadani; Tiara Rahmadani; Dimas Rumahorbo; Nashwa Rahmadhani Simatupang; Kms. Muhammad Amin Fauzi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6824

Abstract

Studi berfokus ke penelusuran kesalahan yang dilaksanakan siswa ketika menyelesaikan soal geometri, khususnya materi bangun ruang sisi datar di jenjang XI di MAN 1 Medan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali data melalui pemberian soal uraian kepada siswa. Setelah jawaban dikumpulkan, dilakukan analisis mendalam terhadap beberapa hasil pekerjaan siswa yang dipilih sebagai sampel. Sebanyak 20 siswa kelas XI menjadi partisipan dalam penelitian ini. Melalui pendekatan ini, diharapkan terungkap pola kesalahan yang umum terjadi serta menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki strategi pembelajaran ke depan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam proses penyelesaian masalah, siswa mengalami kesalahan yang berkaitan dengan geometri baik bangun ruang maupun bidang datar pada tahap reading dengan persentase 10%, tahap comprehension sebesar 19%, tahap transformation sebesar 22%, tahap process skill sebesar 37%, dan tahap encoding dengan persentase mencapai 22%.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Elfania Kartini; Sundayana, Rostina
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6832

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam merepresentasikan ide-ide matematis yang diduga berkaitan dengan tingkat self-efficacy mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan representasi matematis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian ini melibatkan populasi seluruh siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut, dengan sampel yang diambil secara purposive yaitu kelas XI IPS 1 sebanyak 26 siswa. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket self-efficacy dan tes tertulis kemampuan representasi matematis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan representasi matematis siswa dengan nilai koefisien sebesar 0,543. Artinya, semakin tinggi self-efficacy siswa, maka cenderung semakin tinggi pula kemampuan representasi matematisnya.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA BAAMBOOZLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SD Moh. A'rijul Ulya; Mustakim; Muh. Khaerul Ummah BK
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Baamboozle terhadap hasil belajar matematika materi statistika pada siswa kelas VI SDN 2 Nalu Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Nalu pada tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian kelas VI-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VI-B sebagai kelompok kontrol, dengan total sampel sebanyak 41 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (Pre-test dan Post-test) serta lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pre-test kelas eksperimen sebesar 37,50, sedangkan kelas kontrol sebesar 31,55. Pada hasil Post-test, kelas eksperimen memperoleh rata-rata 71,25, sementara kelas kontrol sebesar 53,87. Nilai N-Gain rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,54 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya 0,33 (kategori sedang). Hasil analisis inferensial menggunakan uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 1-tailed) sebesar 0,0005 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning tipe NHT berbantuan media Baamboozle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika materi statistika siswa kelas VI SDN 2 Nalu.
PENGARUH DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA ainnun, Sri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre Experimental Design tipe One Shot Case Study. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Nu Panembahan dengan sampel kelas VIII A yang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen. Perlakuan yang diberikan berupa pembelajaran menggunakan model Discovery Learning, kemudian diakhiri dengan pemberian post-test. Instrumen penelitian berupa tes uraian berjumlah delapan butir soal yang mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS Versi 30. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test sebesar 67,8 dari 31 siswa yang mengikuti tes. Nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,084 mengindikasikan bahwa model Discovery Learning berkontribusi sebesar 8,4% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan sisanya 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG SEBAGAI PENERAPAN KONSEP MATEMATIKA Hilmi, Yugi; Himatul Islamiati; Astri Rahmawati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6846

Abstract

Etnomatematika merupakan suatu strategi pembelajaran yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya ke dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi etnomatematika pada permainan kelereng terhadap konsep geometri dasar. Metode penelitian ini menggunakan etnografi dengan pendekatan kualitatif eksploratif yaitu pendekatan yang bersifat empiris dan teoritis untuk memperoleh gambaran serta analisis yang mendalam terkait permainan kelereng melalui kegiatan langsung dilapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan kelereng memiliki etnomatematika yang mengandung konsep matematika terutama dalam geometri dasar yaitu titik, garis, bangun datar dan bangun ruang. Beberapa bentuk bangun datar yang dapat dibentuk dari permainan ini seperti lingkaran, segitiga dan persegi. Selain itu, bentuk kelereng juga termasuk kedalam salah satu bangun ruang yakni bola. Melalui budaya lokal, konsep geometri dasar dapat dikenalkan dan dipahami secara kontekstual.
IMPLEMENTASI MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBANTUAN STEMATH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA SMP Risya Putri Alifiyani; Ratri Rahayu; Henry Suryo Bintoro
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6852

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap penting dan berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Maka dari itu, penguasaan kemampuan berpikir matematis dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi siswa dalam menyelesaikan masalah secara logis dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa pada kelas VIII di SMP N 5 Pati. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan bentuk penelitian quasi experimental design. Penelitian dilakukan di SMPN 5 Pati. Populasi penelitian ini adalah 272 siswa. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yaitu kelas VIII A dan VIII B. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan berpikir matematis. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan rata-rata, uji t, dan uji N-Gain. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Rata-rata kemampuan berpikir matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran RME berbantuan media Stemath lebih baik dibandingkan rata-rata kemampuan berpikir matematis siswa yang ajarkan dengan model pembelajaran langsung. 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir matematis dengan menerapkan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan Stemath.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Fahrizal Falakh, Akmal; Sumliyah, Sumliyah; Rohaeti, Titi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6863

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan bahan ajar berupa modul pembelajaran berbasis STEM pada pokok bahasan pola bilangan. Penelitian bertujuan (1) untuk mengetahui proses pengembangan Modul pembelajaran berbasis STEM dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, dan (2) untuk mengetahui kevalidan serta kepraktisan dari modul pembelajaran berbasis STEM. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari beberapa tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII, guru matematika SMP Negeri 1 Kandanghaur dan dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Cirebon. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi ahli dan angket respon guru. Berdasarkan uji coba, diperoleh bahwa (1) hasil validasi materi modul adalah 3,24 berada pada kategori valid dengan interval 2.51 ≤ M < 3,25 , (2) hasil validasi ahli media adalah 2,84. dalam inteval 2,51 ≤ M< 3,25 dengan kategori valid (3) hasil respon guru adalah 78,8% berada pada kategori positif dengan interval 60%≤ ???????? < 80% dengan demikian bahan ajar memenuhi kriteria praktis (4) hasil pretest dan posttest menunjukan peningkatan dari rata-rata nilai pretest 15,8 menjadi rata-rata nilai posttest 26,8 dengan demikian modul mendukung pengembangan pemahaman konseptual (5) hasil respon siswa menunjukan nilai rata-rata 3,07 terkletak pada interval 2,51 ≤ M< 3,25 dengan kategori Baik.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Qulil Jannah, Syafaaqila; Sumaji, Sumaji; Himmatul Ulya, Himmatul Ulya
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dengan gaya belajar visual, Aural/Auditori, read-write, konestetik dalam menyelesaikan soal kontekstual. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP N 2 Dawe. Dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII-F, subjek penelitian terdiri dari 8 siswa yang akan dipilih sesuai dengan gaya belajar yaitu berdasarkan siswa yang mampu menuliskan jawaban, siswa yang dapat berkomunikasi dengan lancar dan kesalahan yang dialami oleh siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan angket, tes tertulis, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual kerap sekali dialami oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: siswa dengan gaya belajar visual cenderung mengalami kesalahan membaca petunjuk dan tidak menuliskan langkah-langkah penyelesaian secara lengkap; siswa gaya belajar auditori/aural cenderung mengalami kesalahan konsep karena kesulitan memahami soal tanpa penjelasan lisan; siswa gaya belajar read-write lebih banyak melakukan kesalahan penerapan konsep karena membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami soal; dan siswa gaya belajar kinestetik cenderung menyelesaikan soal secara praktis dengan logika sendiri tanpa menuliskan langkah-langkah yang runtut, sehingga membuat kesalahan konsep dan kesalahan dalam mengerjakan tes. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya belajar sangat berpengaruh terhadap kesalahan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Oleh karena itu, pendidik perlu menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa supaya pemahaman konsep matematika lebih optimal.
KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU MATEMATIKA Patobun, Patobun; Alam, Syamsu; Taufiq, Taufiq; Ilyas, Muhammad
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.6900

Abstract

Kinerja seorang guru banyak dipengaruhi berbagai elemen, baik bersifat eksternal maupun internal. Namun, dalam penelitian ini fokus utama diarahkan pada dua variabel utama, yaitu kedisiplinan dan motivasi kerja. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) memberikan gambaran umum mengenai tingkat kedisiplinan, motivasi, dan kinerja guru di UPT SMP Negeri Kota Palopo; (2) menganalisis sejauh mana pengaruh kedisiplinan terhadap kinerja guru di satuan pendidikan tersebut; (3) menelaah dampak motivasi kerja terhadap kinerja guru; serta (4) mengevaluasi pengaruh kedisiplinan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja guru di lingkungan SMP Negeri Kota Palopo. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini 66 guru matematika, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kedisiplinan, motivasi kerja, serta kinerja guru. Analisis data yang digunakan yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial sementara uji hipotesis menggunakan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kedisiplinan, motivasi kerja, dan kinerja guru matematika di SMP Negeri Kota Palopo tergolong sangat baik. Secara rinci, temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) tingkat kedisiplinan guru tergolong sangat tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh 84,85% responden, sementara 15,15% lainnya berada pada kategori tinggi; (2) sebesar 71,21% motivasi kerja guru tergolong sangat tinggi. dan sisanya sebesar 28,79% tergolong tinggi; serta (3) kinerja guru matematika menunjukkan hasil yang positif, di mana 68,18% kinerja guru tergolong sangat tinggi, 30,30% tergolong tinggi, dan hanya 1,52% tergolong sedang. Temuan dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kedisiplinan dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Lebih lanjut, analisis secara simultan menunjukkan bahwa kombinasi antara kedisiplinan dan motivasi kerja mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara kedisiplinan yang tinggi dan motivasi kerja yang kuat memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan efektivitas kerja guru di lingkungan UPT SMP Negeri Kota Palopo.
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS S'aduddin sani, Sani; Negara, Habibi Ratu Perwira; Fahrudin, Fadrik Adi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6904

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa yang berdampak pada kesulitan dalam memahami dan menghubungkan konsep-konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dan tingkat resiliensi matematis terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experiment tipe Pretest dan Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 62 siswa kelas VIII SMP Cendekia NW Aiklomak yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan koneksi matematis dan angket resiliensi matematis, kemudian dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang diajar dengan Discovery Learning dan metode konvensional (Sig. = 0,000 < 0,05). Selain itu, resiliensi matematis berpengaruh signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis (Sig. = 0,000 < 0,05), di mana siswa dengan resiliensi tinggi memperoleh hasil lebih baik dibandingkan siswa dengan resiliensi sedang dan rendah. Namun, tidak ditemukan interaksi signifikan antara model pembelajaran dan resiliensi matematis (Sig. = 0,946 > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis, serta resiliensi matematis merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa.