cover
Contact Name
Sari Susanti
Contact Email
sarisusanti@ars.ac.id
Phone
+6289677743359
Journal Mail Official
jsa@ars.ac.id
Editorial Address
Jalan Sekolah Internasional No. 1-2 Antapani Bandung 40282
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Abdimas
ISSN : -     EISSN : 26856956     DOI : https://doi.org/10.51977/jsa
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial dan Abdimas merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Pengabdian Kepada Masyarakat di Indonesia.
Articles 128 Documents
Pendampingan Implementasi Total Quality Management (TQM) untuk Meraih Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unggul Prasetiyo, Wibowo Heru; Sunarjono, Sri; Amin, Choirul; Isa, Muzakar; Mustofa, Mukhlis
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/mefnc684

Abstract

Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di PCM Kartasura. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman terhadap konsep SPMI, rendahnya partisipasi pemangku kepentingan, dan keterbatasan dalam penerapan teknologi informasi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelaksanaan workshop yang mengintegrasikan TQM dalam SPMI, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membangun budaya mutu di sekolah. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Tahapan pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi tentang prinsip TQM dan SPMI, pembagian kuesioner evaluasi, serta diskusi untuk merumuskan strategi peningkatan mutu berbasis data. Hasil dari workshop menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, terutama dalam aspek tujuan SPMI, prinsip TQM, dan peran kepala sekolah. Sebagian besar peserta menunjukkan kesiapan untuk mengimplementasikan TQM dalam SPMI, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah PCM Kartasura secara berkelanjutan. Penerapan pendekatan ini memberikan dasar yang kuat untuk menciptakan sekolah-sekolah unggul yang responsif terhadap tantangan pendidikan global.
Warbita Crunch: Inovasi Brownies Ubi, Super Tipis Sebagai Stimulus Peningkatan Produktivitas UMKM Karang Taruna Cidawolong II Yayu Rahayu; Dwinta Mulyanti; Bayu Bambang Perdana; Risdayanti Imelda Nurhasanah; Santi Kania Miftahul Inayah
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2197

Abstract

Desa Cidawolong II, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, memiliki potensi ubi ungu yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk meningkatkan nilai tambah serta mendorong kemandirian ekonomi pemuda desa, tim pengabdian masyarakat ARS University memperkenalkan inovasi Warbita Crunch, yaitu brownies ubi ungu super tipis, dengan melibatkan Karang Taruna Cidawolong II sebagai mitra utama. Metode pelaksanaan meliputi survei potensi lokal, sosialisasi, pelatihan, serta pembuatan inovasi produk olahan ubi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi, terciptanya produk unggulan desa, serta terbentuknya struktur usaha berbasis komunitas. Program ini meningkatkan motivasi kewirausahaam dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal melalui inovasi produk dan pemberdayaan komunitas.
Sosialisasi SIAKAD Sebagai Representasi Manajemen Rantai Pasok Di Lingkungan Pendidikan Bagi Mahasiswa Baru Teknik Industri Sufrotun Khasanah; Tri Apriliyanto, Yohandika; Beta Arya Ash Shidik; Harlinda Rasvi Nabela
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2230

Abstract

Pendidikan tinggi sangat penting untuk membekali seorang individu untuk menciptakan peluang dan pengembangan profesional. Untuk memastikan para mahasiswa baru bersemangat dan siap dalam melaksanakan perkuliahan, maka perlu adanya sebuah kegiatan untuk mengenalkan dunia kampus kepada mahasiswa. Universitas dapat mengelola banyak aspek pendidikan dengan bantuan strategis teknologi informasi, salah satunya adalah Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi SIAKAD yang bertujuan untuk memberikan petunjuk teknis penggunaan SIAKAD dan memberikan wawasan bahwa alur informasi juga termasuk kedalam lingkup ilmu logistik rantai pasok. Kegiatan sosialisasi mengenai SIAKAD ini melibatkan mahasiswa baru angkatan 2025 program studi teknik industri yang berjumlah 35 orang dan didampingi 4 dosen program studi teknik industri. Berdasarkan hasil dan evaluasi, menunjukkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi, menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai SIAKAD yang signifikan yaitu dari 23% meningkat menjadi 91%. Hasil program mendukung klaim bahwa penerapan teknologi digital dan manajemen rantai pasokan dalam pendidikan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi, khususnya dalam hal aliran informasi yang ditujukan untuk pengguna akhir.
Penerapan Strategi Pemasaran Melalui Pengoptimalan Komponen Marketing mix (Studi Kasus Pada Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan) Mulyani, Kahar; Syaodih, Erliany; Santoso, Budi; Rachim, Silfia; Sahidin, Ahmad
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran melalui pengoptimalan komponen marketing mix pada Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan dalam menghadapi persaingan industri susu yang semakin kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota koperasi, observasi langsung terhadap aktivitas operasional dan pemasaran, serta studi dokumentasi yang berkaitan dengan kebijakan, laporan, dan strategi pemasaran KPBS Pangalengan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai penerapan strategi pemasaran yang dilakukan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran dengan mengoptimalkan tujuh komponen marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence) dapat meningkatkan citra merek dan loyalitas konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan strategi marketing mix secara terintegrasi menjadi faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan KPBS Pangalengan di tengah persaingan industri susu yang semakin ketat.
Analisis dan Intervensi Manajemen Operasional Terhadap Tata Letak, Kontrol Kualitas, dan Ketersediaan Bahan Baku Pada UMKM Panen Buah PurwakartaEN BUAH PURWAKARTA Nahrulhaq, Ilham; Salsabilah, Latifah; Nurrohmah, Widya; Jamaludin, Ali
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2248

Abstract

KBP-PKL merupakan salah satu kegiatan pendidikan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam dunia usaha. Dalam program ini, mahasiswa terlibat langsung dengan berbagai kegiatan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen operasional pada UMKM Panen Buah di Purwakarta yang memproduksi olahan smoothies buah segar. Melalui observasi dan wawancara terstruktur, ditemukan tiga permasalahan utama: ketidakstabilan pasokan bahan baku musiman, tata letak fasilitas produksi yang tidak efisien, serta rendahnya pemahaman karyawan terhadap standar kualitas buah. Intervensi yang dilakukan meliputi diversifikasi pemasok untuk menjaga kontinuitas bahan baku, perancangan ulang tata letak produksi berbasis prinsip aliran linier, serta pelaksanaan pelatihan kontrol kualitas bagi karyawan. Hasil intervensi menunjukkan bahwa rancangan layout baru mampu meminimalkan pergerakan tidak bernilai tambah dan memperlancar alur kerja. Selain itu, pelatihan kontrol kualitas berhasil meningkatkan kompetensi teknis karyawan dalam melakukan sortir buah sesuai SOP, yang secara langsung berkontribusi pada konsistensi mutu produk dan pengurangan pemborosan bahan baku (waste).
Optimalisasi Manajemen Komunikasi dalam Penguatan Brand dan Pemasaran Produk Susu KPBS Pangalengan Sukajie, Bambang; Hidayat, Dasrun; Rahmasari, Gartika; Hidayat, Sarah Nursa'diah
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2256

Abstract

Industri pengolahan susu memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. PT Susu KPBS Pangalengan, sebagai unit usaha Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS), perlu menerapkan manajemen komunikasi yang efektif guna menjaga mutu produk, memperkuat brand, dan meningkatkan pemasaran di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen komunikasi KPBS Pangalengan dalam mendukung penguatan merek dan efektivitas pemasaran produk susu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan staf pemasaran, pengelola Milk Collecting Point (MCP), serta staf produksi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal yang terstruktur, mulai dari peternak hingga bagian pemasaran, berperan penting dalam menjaga kualitas bahan baku, kelancaran proses produksi, dan konsistensi mutu produk. Selain itu, komunikasi eksternal melalui penguatan nilai lokal Pangalengan, peningkatan identitas visual produk, serta integrasi strategi pemasaran offline dan online terbukti mampu memperkuat citra merek dan memperluas jangkauan pasar. Secara keseluruhan, manajemen komunikasi yang terkoordinasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing produk susu KPBS Pangalengan.
Personal Branding di Era Digital (Studi Kasus KPBS Pangalengan) A.Rohendi; Dheni Suwandhini, Achmad; Wiseto P. Agung, Ignatius; Nur Afifah Lutfina
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2259

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong organisasi untuk membangun citra dan reputasi melalui ruang digital. Personal branding tidak hanya relevan bagi individu, tetapi juga menjadi strategi penting bagi organisasi, termasuk koperasi, dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga keberlanjutan kelembagaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus serta anggota Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan dalam membangun personal branding di era digital melalui pemanfaatan media sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan dilakukan, pemanfaatan media sosial oleh koperasi masih bersifat informatif dan belum dikelola secara strategis sebagai sarana personal branding kelembagaan. Setelah kegiatan dilaksanakan, pengurus dan anggota menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya konsistensi komunikasi digital, keaslian pesan, serta pemanfaatan aktivitas operasional koperasi sebagai konten personal branding. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kesadaran pengurus dan anggota bahwa personal branding digital merupakan bagian integral dari pengelolaan koperasi yang dapat mendukung penguatan reputasi kelembagaan dan keberlanjutan ekonomi peternak di era digital.
GenZ Sehat, GenZ Hebat: Training Kader Muda dengan “Gen Z-Friendly Training Module” di Posyandu Remaja RW 15 Babakan Sari Okatiranti, Okatiranti; Nurjanah, Evi; Mubarok, Ade; Dwi Lestari, Ajeng
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2224

Abstract

Masa remaja merupakan periode penuh tantangan biopsikososial yang meningkatkan risiko munculnya perilaku bermasalah bila tidak disertai kemampuan adaptasi yang memadai. Untuk mencegah berbagai risiko kesehatan remaja, pemerintah mendorong pembentukan Posyandu Remaja (Posrem) sebagai wadah edukasi, dukungan sebaya, dan pemberdayaan masyarakat. Posbindu Remaja RW 15 Babakan Sari rutin dilaksanakan setiap bulan dan menjadi satu-satunya Posbindu remaja di wilayah Puskesmas Babakan Sari. Meski jumlah kunjungan mencapai 30–55 remaja per sesi, angka ini masih di bawah target optimal. Kegiataan operasional Posbindu masih bergantung pada kader senior karena belum adanya pelatihan khusus bagi kader muda, sehingga partisipasi remaja sebagai pelaksana belum berkembang maksimal. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan fungsi Posbindu Remaja melalui pelatihan kader muda agar mampu melakukan pelaksanaan kegiatan secara mandiri. Pelatihan dirancang sesuai karakteristik Generasi Z dengan metode interaktif seperti gamifikasi, microlearning, pembelajaran berbasis proyek, dan sesi intensif. Materi pelatihan meliputi edukasi stunting, anemia, kesehatan reproduksi, gizi seimbang, pencegahan NAPZA, kesehatan jiwa, serta keterampilan pengukuran antropometri dan skrining PTM. Pelatihan dilaksanakan empat sesi setiap hari Sabtu untuk menyesuaikan jadwal sekolah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan remaja, memperkuat pendekatan sebaya, serta memunculkan bibit kader kesehatan muda guna menjamin keberlanjutan Posbindu di masa depan. Pelibatan orang tua dan tokoh masyarakat beserta kader mungkin menjadi kunci dalam meningkatkan kunjungan remaja ke Posrem.

Page 13 of 13 | Total Record : 128