cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
jaheeducation85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai NO 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal Of Human And Education (JAHE)
ISSN : 27767876     EISSN : 27765857     DOI : -
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles 1,372 Documents
Model Manajemen Kurikulum Muatan Lokal Tarjamah Lafziyah: Inovasi Strategis Penguatan Literasi Bahasa Arab Melalui Integrasi Tahfidz Dan Pemahaman Al-Qur'an Di Era Society 5.0 Mohammad Lisanuddin Ramdlani; Djawahir Hejazziey; Sutardi Sutardi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2831

Abstract

Banyak lembaga pendidikan Islam berhasil mencetak santri dengan hafalan Al-Qur'an (tahfidz) yang baik, namun lemah dalam pemahaman literal dan penguasaan kosa kata dasar Al-Qur'an, menciptakan kesenjangan kognitif yang mengancam kualitas lulusan. Penelitian ini menganalisis model manajemen kurikulum muatan lokal Tarjamah Lafziyah (TRAST) di Kampus Masjid Al-Ummah Sukabumi, yang mengintegrasikan program tahfidz dengan literasi bahasa Arab melalui adaptasi metodologi tradisional pesantren ke dalam sistem pendidikan formal modern. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan posisi insider-practitioner, penelitian ini mengkaji dimensi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi model manajemen kurikulum TRAST dari perspektif manajemen pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa: (1) perencanaan kurikulum TRAST mengintegrasikan pengetahuan agama dan umum secara sistematis; (2) strategi pengorganisasian melibatkan alokasi sumber daya yang sistematis mencakup SDM, sarana-prasarana, dan pembiayaan; (3) kepemimpinan transformasional berperan penting dalam mendorong inovasi kurikulum; (4) sistem monitoring dan evaluasi memastikan peningkatan kualitas berkelanjutan; dan (5) model TRAST efektif menghasilkan lulusan dengan kompetensi spiritual dan intelektual seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen kurikulum TRAST menawarkan inovasi strategis penguatan literasi bahasa Arab melalui integrasi tahfidz dan pemahaman Al-Qur'an, serta menjadi kerangka replikabel bagi lembaga pendidikan Islam di era Society 5.0.
Pelatihan Pengembangan Media Canva Berbantuan AI dan Desain Pembelajaran Berbasis Deep Learning bagi Guru SMP di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Darmansyah Darmansyah; Hani Fannisa; Sanseni Safitri; Athiyyah Salsabilla
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2832

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan relevan, sementara pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dan pendekatan deep learning membuka peluang memperkuat perancangan pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan 30 guru SMP di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan Canva berbantuan AI dan merancang pembelajaran berbasis deep learning. Pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pemberian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, pengembangan produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan capaian empat indikator kompetensi guru sebelum dan setelah kegiatan, sedangkan keterampilan praktis dilihat dari produk media yang dihasilkan peserta. Hasil menunjukkan seluruh indikator meningkat: penggunaan media digital dari 43% menjadi 97%, kemampuan menyusun media berbasis Canva dari 35% menjadi 90%, kemampuan menyusun RPM Deep Learning dari 45% menjadi 95%, dan kepercayaan diri guru menggunakan teknologi dari skor 2,6 menjadi 4,1 (skala 1–5). Peserta juga mampu menghasilkan media pembelajaran berbasis Canva dengan AI sebagai alat bantu desain. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang memadukan teknologi, AI, dan pedagogi dapat memperkuat kompetensi digital guru, sehingga perlu dilanjutkan melalui pendampingan dan berbagi praktik baik secara berkelanjutan.
Pengelolaan Iklim Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Pelayanan Customer Pada Starbucks Metropole Rizka Fajar Imani; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2834

Abstract

Pengelolaan iklim komunikasi organisasi merupakan faktor penting dalam mendukung peningkatan pelayanan customer. Komunikasi yang baik dapat menciptakan koordinasi, kerja sama, dan hubungan yang positif antarkaryawan sehingga pelayanan kepada customer dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan iklim komunikasi organisasi dalam meningkatkan pelayanan customer di Starbucks Metropole berdasarkan enam iklim komunikasi organisasi menurut Pace dan Faules . Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Store Manager, Supervisor, Barista, dan customer Starbucks Metropole. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan iklim komunikasi organisasi di Starbucks Metropole telah berjalan dengan baik. Kepercayaan, keterbukaan komunikasi, kejujuran, partisipasi dalam pengambilan keputusan, komunikasi dua arah, serta perhatian terhadap tujuan organisasi mendukung koordinasi kerja yang efektif dan meningkatkan kualitas pelayanan customer. Dengan demikian, pengelolaan iklim komunikasi organisasi berperan penting dalam menciptakan pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan sesuai dengan standar Starbucks.
Pengelolaan Instagram Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam Mempertahankan Citra Positif Di Masyarakat Lingga Fanisah; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2837

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di Instagram (@kemnaker) dalam merespons krisis akibat disinformasi keterlambatan pencairan uang saku Maganghub. Tujuannya adalah membedah pengelolaan media sosial menggunakan pilar Share, Optimize, Manage, dan Engage (SOME), serta dampaknya terhadap pergeseran citra lembaga dari current image ke wish image. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan paradigma konstruktivisme, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital (2025–2026). ​Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pilar Share dan Optimize, Kemnaker mengutamakan estetika visual satu arah dan mengalihkan keluhan dari kolom komentar ke ruang privat (DM/WhatsApp) demi menjaga wibawa akun. Pada pilar Manage dan Engage, interaksi publik dikendalikan ketat melalui jawaban seragam (template). Disimpulkan bahwa pendekatan komunikasi yang defensif dan mekanis ini menciptakan pembatas emosional dan menghambat dialog dua arah yang empatik. Akibatnya, alih-alih meredam krisis, strategi tersebut justru memperkuat current image negatif Kemnaker sebagai lembaga birokratis yang tidak responsif. Kegagalan ini menggerus kepercayaan publik sehingga wish image sebagai institusi transparan, humanis, dan responsif gagal terwujud di ruang digital.
Social Proof and Urgency Scarcity can Mediate The Influence of Tiktok Ads on Purchasing Decisions Hendrik Permana; Rainier Hendrik Sitaniapessy; Nurul Septya Magisa; Rizaldy Rizaldy; Sintya Purwandaningsih
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2840

Abstract

The rapid development of the social commerce ecosystem has transformed digital consumer behavior, with social media platforms like TikTok shifting towards direct transaction generation. This study aims to empirically analyze and prove the mediating role of Social Proof and Urgency Scarcity in the influence of TikTok Ads on consumer Purchasing Decisions. Employing an explanatory quantitative approach, data were gathered via a structured online questionnaire administered to 285 active consumer respondents who had previously purchased products through the TikTok platform. The sampling technique utilized purposive sampling, and the collected data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS software. The empirical findings reveal that TikTok Ads have a direct, positive, and significant effect on Social Proof, Urgency Scarcity, and Purchasing Decisions. Furthermore, mediation analysis confirms that both Social Proof and Urgency Scarcity significantly mediate the relationship between TikTok Ads and consumer Purchasing Decisions. Social Proof acts as a driver of psychological trust and social validation, whereas Urgency Scarcity triggers an emotional push through the Fear of Missing Out (FOMO), accelerating the purchase execution process. Practical implications suggest that digital marketers should design TikTok advertising strategies that extend beyond visual appeal by ethically integrating authentic social proof and time-sensitive scarcity triggers to maximize sales conversion rates.
Efektivitas Konten Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Minat dan Keputusan Pembelian Pada Ezastore Rantauprapat Hikmah Asrina Harahap; Elvina Elvina; Nova Jayanti Harahap
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten pemasaran digital terhadap minat dan keputusan pembelian pada Ezastore Rantauprapat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 300 konsumen, sedangkan sampel sebanyak 75 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat konsumen (Sig. = 0,010 < 0,05; t = 5,765). Minat konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Sig. = 0,003 < 0,05; t = 9,238). Selain itu, konten pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap keputusan pembelian (Sig. = 0,011 < 0,05; t = 5,645). Dengan demikian, konten pemasaran digital yang menarik, informatif, dan kreatif terbukti mampu meningkatkan minat konsumen serta mendorong keputusan pembelian pada Ezastore Rantauprapat.
Empowering the Creative Economy Through the Development of MSME-Based Car Free Days in the Kolam Makale Area, Tana Toraja Regency Abedneigo Carter Rambulangi; Althon Karaman Pongtuluran; Isak Pasulu; Elisabet Pali; Jemi Pabisangan Tahirs
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2842

Abstract

Car Free Day (CFD) in the Kolam Makale area, Tana Toraja Regency, has developed into a public space that is not only used for community sports and recreational activities, but also as a center for creative economic activities through the involvement of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, most MSMEs still face various obstacles, such as low business management capacity, lack of product innovation, limited digital marketing strategies, unattractive packaging designs, and the less than optimal use of Car Free Day as a promotional medium and to increase business competitiveness. This community service activity aims to increase the capacity of MSMEs through a creative economic empowerment program that includes training in business management, product innovation, branding, digital marketing, customer service, and assistance in developing business development strategies. The method used is Participatory Action Research (PAR) which involves MSMEs as active partners in every stage of the activity, starting from problem identification, program planning, training implementation, assistance, to evaluation of activity results. The results of the community service program demonstrate that this activity has been able to improve the knowledge and skills of MSMEs in managing their businesses more professionally, improve product and packaging quality, increase the use of digital media as a promotional tool, and strengthen marketing networks among business actors. Furthermore, Car Free Day increasingly functions as a productive public space that supports local economic growth and encourages the development of a creative economy based on regional potential. This program is expected to become a model for sustainable community empowerment in supporting the improvement of MSMEs' welfare and the development of creative economy destinations in Tana Toraja Regency
An Analysis of The Impact of Work from Home and Flexible Arrangements on The Welfare of Banking Sector Employees Merson Simbolon; Ishak Ishak; Fauziah F. Farawowan; Mustofa As’ady; Fitri Devi Lestari Izaak
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2843

Abstract

The digital transformation and the adoption of post-pandemic work patterns have fundamentally altered the operational landscape of the banking sector through the implementation of Work From Home (WFH) and Flexible Work Arrangements (FWA). This study aims to analyze the comprehensive impact of WFH and FWA implementation on employee welfare in the banking industry, encompassing psychological, physical, social, and work-life balance dimensions. Utilizing a mixed-methods approach that integrates quantitative surveys of banking personnel with in-depth qualitative interviews, this research evaluates how spatial and temporal flexibility influence stress levels, job satisfaction, and employee productivity (Allen et al., 2020; Bloom et al., 2022). The findings indicate that while FWA offers significant autonomy and mitigates commuting stress, it also introduces novel challenges such as technostress, the blurring of boundaries between professional and personal life (work-family conflict), and prolonged digital workloads (Tarafdar et al., 2019; Wang et al., 2021). As a result, this study concludes that the efficacy of FWA in enhancing banking employee welfare relies heavily on adaptive leadership, clear digital boundaries, and responsive organizational support systems. The practical implications of this study provide strategic guidance for banking management in formulating sustainable flexible work policies that safeguard employee mental health while maintaining operational performance (Bakker & Demerouti, 2017).
Analisis Nilai-Nilai Religi Dalam Potensi Wisata Berbasis Alam Sebagai Penguatan Pendidikan Lingkungan Hidup A. Muammar Alawi; Joko Mijiarto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2845

Abstract

Penelitian ini menganalisa nilai-nilai religi yang terdapat pada wisata berbasis alam sebagai bentuk nyata implementasi dari pendidikan lingkungan hidup. Nilai-nilai religi yang berkaitan dengan kesadaran terhadap lingkungan hidup mengacu pada konsep ekoteologi, sedangkan ekowisata sebagai konsep berwisata yang mengedepankan potensi alam dapat berkontribusi nyata terhadap pelestarian alam, bagaimana dapat menjadi penguatan terhadap pendidikan lingkungan hidup.  Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan wisata berbasis alam, ekowisata, pendidikan lingkungan, religiusitas. Analisis dilakukan melalui identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa nilai religi yang relevan untuk dikembangkan dalam wisata berbasis alam, antara lain nilai ketauhidan, amanah, syukur, kebersihan, keseimbangan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut dapat ditransformasikan menjadi pengalaman pendidikan melalui kegiatan observasi alam, interpretasi lingkungan, refleksi spiritual, konservasi, pengelolaan sampah, penanaman pohon, dan pelibatan masyarakat lokal. Integrasi nilai religi dan pendidikan lingkungan berpotensi membentuk kesadaran ekologis yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan behavioral. Oleh karena itu, wisata berbasis alam dapat dikembangkan sebagai ruang pembelajaran kontekstual yang menghubungkan manusia, alam, masyarakat, dan nilai ketuhanan.
How Digital Advertising Exposure Translates into Purchase Intention: The Mediating Role of Advertising Content Evaluation Prihatini Ade Mayvita; Prasetyo Yuli Usaid; Aditiyanor Aditiyanor; Imam Suharto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2848

Abstract

Digital platforms deliver brand advertising to consumers continuously, yet greater contact does not reliably yield stronger purchase intention, and prior work reports exposure effects that are positive in some settings and negative in others. This study asks how exposure translates into intention, treating consumers' evaluation of advertising content as the intervening mechanism rather than as a parallel predictor. Cross-sectional survey data from young Indonesian consumers of an everyday branded product were analysed using partial least squares structural equation modelling with bootstrapped indirect effects. Exposure was associated with content evaluation and with purchase intention, and content evaluation partially mediated that relationship. Advertising reach therefore supplies the opportunity for persuasion, while appraisal of content governs whether that opportunity acquires behavioural relevance