cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
jaheeducation85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai NO 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal Of Human And Education (JAHE)
ISSN : 27767876     EISSN : 27765857     DOI : -
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles 1,372 Documents
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan Dasar SDN 003 Bangkinang Kota Andini Andini; Falya Nasta'in; Wulan Dari,; Naila Anjani; Najwa Atsila Meilani; Dwi Viora; Putri Hana Pebriana; Rusdial Marta; Citra Ayu
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2802

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu inovasi yang dapat mendukung proses pembelajaran. Namun, masih banyak guru yang belum memahami cara memanfaatkan teknologi AI secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan Artificial Intelligence, khususnya Gamma AI, sebagai alat bantu dalam penyusunan media pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SDN 003 Bangkinang Kota dengan metode sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan Gamma AI, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan AI dalam pendidikan, teknik penyusunan prompt, serta penggunaan Gamma AI untuk membuat presentasi pembelajaran secara cepat dan sistematis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai Artificial Intelligence dan mampu menggunakan Gamma AI untuk menyusun media pembelajaran yang lebih menarik dan efisien. Selain itu, peserta juga memahami pentingnya penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi digital guru serta mendukung transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pemberdayaan Kelompok Penjual Jamu melalui Diversifikasi Produk Berbasis Simplisia Kering di Desa Sukadadi Pesawaran Yuli Wahyu Tri Mulyani; Suhartina Suhartina; Anelia Arifanny Sugianto; Aulia Chairum Fadhilah; Kmg Putra Adipratama
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2815

Abstract

Kelompok Penjual Jamu Tradisional "Berseri Indah" di Desa Sukadadi, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha, meliputi proses produksi yang belum terstandar, penggunaan peralatan sederhana, rendahnya penerapan higiene dan sanitasi, masa simpan jamu cair yang pendek, serta kemasan dan pemasaran yang belum optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha mitra melalui diversifikasi produk berbasis simplisia kering, peningkatan mutu produksi, serta penguatan aspek pemasaran dan legalitas usaha. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan mitra melalui observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD), dilanjutkan dengan perbaikan sarana produksi, pelatihan pembuatan jamu serbuk dan teh rempah berbasis simplisia kering, pelatihan pengemasan dan pelabelan produk, serta pendampingan Pelatihan Keamanan Pangan bagi Industri Rumah Tangga Pangan (PKP-PIRT). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam menerapkan proses produksi yang lebih higienis, mampu memproduksi jamu serbuk dan teh rempah secara mandiri, menggunakan kemasan yang lebih informatif dan menarik, serta memahami persyaratan keamanan pangan dan legalitas usaha. Diversifikasi produk berbasis simplisia kering memberikan nilai tambah melalui peningkatan daya simpan, variasi produk, dan peluang pemasaran yang lebih luas sehingga mendukung keberlanjutan usaha kelompok penjual jamu tradisional.
Rekonstruksi Nilai Tudang Sipulung Untuk Pencegahan Bullying Dalam Mewujudkan Sekolah Smart Handy Ferdiansyah; Jamaluddin Ahmad; Usman M; Armayani Armayani; Devy Febrianti; Sunandar Said; Ahmad Mustanir; Afrilia Cahyani; Suleha Suleha; Andi Nilwana; M. Nurzin R Kasau; Eka Eman Rosi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2811

Abstract

The phenomenon of bullying in elementary schools increasingly threatens the learning environment and hinders early childhood character development. This Community Service (PKM) program aims to implement a bullying prevention model based on Bugis local wisdom, specifically the 'Tudang Sipulung' Focus Group Discussion to support the realization of SMART Schools (Maju, Aman, Ramah, dan Tangguh). The activity was conducted at SD Negeri 5 and SD Negeri 7 Watang Sidenreng, involving 60 participants including school principals, teachers, school committee members, and student representatives. The PKM methodology utilized Community Education, Training, and Advocacy approaches structured through socialization, workshops, and the 'Tudang Sipulung' dialogue forum. Program evaluation was conducted using pre- and post-tests to measure participant understanding and assess the establishment of a child-friendly school integrity pact. The results demonstrated a 34.1% increase in participants' understanding of bullying prevention, the establishment of 'Duta SMART' (Polite, Humanizing, Adaptive, Friendly, and Resilient) as peer educators, and the signing of the SMART School Integrity Pact. The integration of Tudang Sipulung values ​​(sipakatau, sipakalebbi, and sipakainge) through direct interaction has proven effective in creating a safe, inclusive, and conducive elementary school environment that supports character education.
Edukasi "Jagoan Cilik: Berani Baik dan Cerdas Berinternet" sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Peningkatan Literasi Digital pada Siswa Sekolah Dasar Auliyaur Rabbani; Cindy Berliana Febriyanti; Devi Ayu Firnanda; Achmad Nur; Nadia Surya Yunita
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2818

Abstract

The development of digital technology provides many benefits for elementary school children, especially a medium for learning, communication, and accessing information. However, on the other hand, the ease of internet access also increases the risk of technology misuse, such as exposure to negative content, personal data breaches, and bullying, both directly and through digital media (cyberbullying). This condition highlights the importance of providing education from an early age so that students can use the internet safely, wisely, and responsibly while developing a respectful and caring attitude toward others. This community service activity aims to improve the knowledge and awareness of sixth-grade elementary school students regarding bullying prevention and healthy internet use through the Little Champions: Dare to Be Kind & Smart on the Internet program. The method used was interactive educational sessions involving students active participation through educational games, presentations, discussions, simple simulations, quizzes, and reflection using the Commitment Tree. The activity was conducted at Kedungsukodani Elementary School, Balongbendo District. Sidoarjo Regency, for 90 minutes. The results showed that students were able to identify various forms of bullying, understand its impact on victims, recognize preventive measures, and apply the principles of safe intermet use, such as protecting personal data, avoiding suspicious links, using social media wisely, and managing screen time. Students enthusiasm throughout the activity indicated that interactive learning methods effectively improved their understanding, participation, and engagement. This program is expected to contribute to strengthening character education and digital literacy among elementary school students, thereby creating safe, comfortable, and child-friendly learning environment.
Pengelolaan Kebersihan Masjid Berbasis Komunitas Melalui Pendekatan Participatory Action Research Di Masjid Jami' Babussalam Desa Darussalam Rizky Nur Fadilah; Elismayanti Rambe
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 3 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i3.2822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan kebersihan Masjid Jami' Babussalam melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kondisi awal masjid menunjukkan belum adanya sistem pengelolaan kebersihan yang terorganisasi: kegiatan bersih-bersih hanya dilakukan secara insidental, tidak terdapat jadwal piket, pembagian tugas, maupun penyimpanan peralatan yang memadai. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan siklus PAR, yaitu observasi lapangan, musyawarah partisipatif bersama pengurus BKM, pemuda, dan tokoh masyarakat, pelaksanaan aksi gotong royong, serta refleksi bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar persoalan kebersihan masjid bukan terletak pada rendahnya kesadaran warga, melainkan pada ketiadaan mekanisme tanggung jawab kolektif yang terstruktur. Proses musyawarah partisipatif berhasil mengidentifikasi masalah secara bersama dan melahirkan komitmen aksi nyata, sementara kegiatan gotong royong membuktikan bahwa partisipasi aktif termasuk inisiatif spontan dari kalangan remaja dapat muncul ketika masyarakat memiliki kejelasan peran dan keterlibatan sejak tahap perencanaan. Refleksi bersama menghasilkan sejumlah keputusan kelembagaan, meliputi pembentukan Tim Kebersihan Masjid, penyusunan jadwal piket bergiliran, penetapan Program Jumat Bersih sebagai kegiatan rutin, serta mekanisme evaluasi bulanan oleh BKM. Temuan ini mengonfirmasi bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan membutuhkan pelembagaan mekanisme kolektif, bukan sekadar mobilisasi sesaat, dan bahwa pendekatan PAR efektif dalam mendorong komunitas bergerak dari ketergantungan pada inisiatif individual menuju sistem tanggung jawab bersama yang terorganisasi dan proaktif.
Kekerasan Cybersex Berbasis Gender Terhadap Perempuan Melalui Fitur Chatbot Anonymous Media Sosial Telegram Nadhira Maulan Azizzah; Gialdah Tapiansari Batubara
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2823

Abstract

This study aims to analyze the legal regulations governing gender-based cybersex violence through the Anonymous Chatbot feature on Telegram social media within the framework of national law and legal protection for women as victims of gender-based cybersex committed through the Anonymous Chatbot feature on Telegram social media. The research method used is normative legal research with a descriptive-analytical approach through legislation. This study uses Feminist Legal Theory, Critical Legal Studies, and the theory of needs to explain power relations, legal constructs that impact the subordination of women, and the psychological factors behind cybersex behavior. This study uses a qualitative legal analysis method.The results of the study show that legal regulations on gender-based cybersex violence within the national legal framework are found in the Electronic Information and Transaction Law (ITE Law) and the Sexual Violence Criminal Law (TPKS Law). The ITE Law provides a basis for criminalizing immoral content in the digital space, but it is still limited and has the potential for multiple interpretations. The TPKS Law represents progress in the legal system with more comprehensive regulations because it not only focuses on criminal punishment but also on the victims. Legal protection for women as victims of gender-based cybersex committed through the Anonymous Chatbot feature on Telegram social media is currently still not optimal. This is because even though a national legal framework is in place, the existing legal framework still has weaknesses, one of which is that the regulatory text is still open to multiple interpretations. The multiple interpretations of the text have weakened legal protection for women who are victims of gender-based cybersex violence committed through the Anonymous Chatbot feature on Telegram social media.
Pelatihan Edukasi Rangkaian Instalasi Listrik Tiga Fasa untuk Pengoperasian Motor Induksi 3 Fasa Bagi Siswa-Siswi SMK Negeri 6 Balikpapan Andi Sri Irtawaty; Hadiyanto Hadiyanto; Maria Ulfah; Nurwahidah Jamal; Armin Armin; Danar Retno Sari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2826

Abstract

Instalasi listrik tiga fasa merupakan sistem penyaluran tenaga listrik yang menggunakan tiga penghantar fasa (R-S-T) dan satu penghantar netral (opsional), dengan beda sudut fasa 120° antar fasanya. Sistem ini umumnya digunakan untuk beban daya besar, terutama motor listrik 3 fasa yang banyak diaplikasikan di industri, bengkel, dan fasilitas produksi. Kegiatan pelatihan tersebut melibatkan 15 siswa kelas XI Jurusan TITL di SMK Negeri 6 Balikpapan. Bertempat di Laboratorium instalasi 3 fasa Jurusan Rekayasa Elektro Politeknik Negeri Balikpapan, dihadiri 15 siswa SMK Negeri 6 Balikpapan, dan 1 dosen pendamping, kegiatan berlangsung dengan lancar. Dengan didampingi oleh 3 mahasiswa terbaik dari Prodi Teknologi Listrik, pelatihan tersebut berhasil meningkatkan minat siswa siswi kelas XI Prodi TITL untuk melanjutkan studi di Politeknik Negeri Balikpapan. Peningkatan capaian hasil, terukur melalui praktikum langsung dan dievaluasi oleh tim dosen PkM, hasilnya sangat memuaskan. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok dan ditugaskan untuk merangkai ulang wiring instalasi 3 fasa dengan beban output motor 3 fasa dengan tambahan pushbutton NO dan NC. Selanjutnya menambahkan IoT berupa aplikasi blynk yang dirancang di hp android, lalu digunakan untuk menjalankan motor 1 fasa secara otomatis.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Pelatihan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin Sunardy Syahid; Bahar Sinring; Nur Alam Umar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2827

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of leadership style, training, and work motivation on employee performance at the Banjarmasin Branch of the BPJS Ketenagakerjaan Office. The study used a quantitative approach with a survey method. The study population was all 30 employees of the Banjarmasin Branch of the BPJS Ketenagakerjaan Office. Due to the relatively small population, the sampling technique used saturated sampling (census) so that the entire population was included as respondents. Data collection was conducted through questionnaires, while data analysis used multiple linear regression analysis with the help of SPSS Release 27. The results of the study indicate that leadership style, training, and work motivation have a positive and significant effect on employee performance, both partially and simultaneously. Keywrds: Leadership style, training, work motivation, and employee performance
Implementasi Program Remedial Teaching Dalam Mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Lab Business School Nabilla Rasikah; Aslihatul Rahmawati; Ariesta Setyawati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2829

Abstract

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) menjadi acuan dalam mengukur ketercapaian kompetensi murid pada Kurikulum Merdeka. Namun, masih terdapat murid yang belum mencapai KKTP sehingga diperlukan Program Remedial Teaching. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Remedial Teaching dalam mencapai KKTP pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Lab Business School serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Remedial Teaching dilaksanakan melalui identifikasi murid, pengulangan materi, bimbingan, penugasan, dan evaluasi hingga murid mencapai KKTP. Faktor pendukung meliputi komitmen pendidik, dukungan sekolah, sarana pembelajaran, dan motivasi murid, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, rendahnya motivasi belajar, keterbatasan pemahaman materi, dan kurangnya kedisiplinan murid. Program ini berkontribusi dalam membantu murid mencapai KKTP.
Model Manajemen Pendidikan Islam Terpadu Berbasis Pesantren: Integrasi Pengabdian Masyarakat, Pendidikan Vokasional, dan Akselerasi Karier Global melalui Program UGD-GCS GVA : Penelitian Dede Setiawan; Djawahir Hejazziey; Sutardi Sutardi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2830

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model manajemen pendidikan Islam terpadu berbasis pesantren yang dibangun melalui integrasi Program Ustadz Garis Depan (UGD) dan Global Career Scholarship-Global Vocational Accelerator (GCS GVA). Fokus analisis diarahkan pada pengelolaan kurikulum, peserta didik, pembelajaran berbasis pengalaman, pendampingan, penjaminan mutu, pengembangan kesiapan karier, dan pembiayaan pendidikan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data bersumber dari wawancara mendalam, observasi partisipan, dokumentasi program, kurikulum, laporan kegiatan, dan dokumen penugasan. Analisis dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi UGD-GCS GVA membentuk siklus pengelolaan pendidikan yang menghubungkan pendidikan akademik, pembinaan spiritual pesantren, pembekalan vokasional, pengabdian lapangan, mentoring, evaluasi, transisi karier global, dan kontribusi alumni. Pengabdian di Pulau Buru berfungsi sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan praktik sekaligus memperkuat kepemimpinan, adaptasi sosial, tanggung jawab, dan kompetensi profesional mahasantri. Model ini juga memperlihatkan potensi pembiayaan sirkular melalui kontribusi zakat, infak, dan sedekah alumni untuk mendukung keberlanjutan pendidikan generasi berikutnya. Secara teoretis, temuan memperluas kajian manajemen pendidikan Islam dengan menempatkan pesantren sebagai pengelola ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan pembentukan karakter, pengabdian masyarakat, employability, dan keberlanjutan pembiayaan. Secara praktis, model memerlukan penguatan standar asesmen, dokumentasi capaian belajar, indikator mutu, dan tata kelola kemitraan agar dapat direplikasi secara akuntabel.