Claim Missing Document
Check
Articles

Struktur Naratif Cerita Rakyat Tapah Malenggang Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi Irma Suryani; Dwi Rahariyoso; Nurfitri Susanti
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i1.1130

Abstract

This research describes the narrative structure of Tapah Malenggang folklore based on the transcription conducted by Datuk Rasyid from the utterances of Datuk Zainul and Datuk Saharman. The folklore of Tapah Malenggang, as part of the oral literature of the Batanghari people, is gradually shrinking, and it can even be said to be on the verge of extinction. Through this research, it is hoped that the form and structure of the Tapah Malenggang folklore can be known. The method used is descriptive analysis. The results showed that the Tapah Malenggang story was in the form of myths and its narrative structure, namely the characters and settings functioned structurally to formulate the folklore as myth.
Strategi Eksklusi pada Film Dokumenter The Mahuzes Karya Watchdoc Documentary: Kajian Critical Discourse Analysis Theo Van Leeuwen Irma Suryani; Kamiyatein Kamiyatein; Julisah Izar
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i3.1636

Abstract

This study aims to examine the construction of the exclusion strategy used by Watchdoc in The Mahuzes documenter film. The data used in this research is the text of the speech in the film obtained from the transcripts.The method used is a descriptive qualitative method with Van Leeuwen approach to Critical Discourse Analysis (CDA). The result showed that Watchdoc used passivation and nominalization strategies to eliminating social actors in the film trough narrative descriptions, journalists speech, and adat community stories. Watchdoc uses the form of passivation dijadikan, dibongkar, dibersihkan and nominalization perebutan, penggusuran, andpembongkaran to criticize government policies and corporate industrial activities in Papua. By eliminating the actors in the film, the audience will think critically about the people involved in events and circumstances that are destrimental to adat community in Papua.
Pengembangan E-Book Mata Kuliah Drama sebagai Media Pembelajaran Mandiri di Masa Pandemi Liza Septa Wilyanti; Larlen Larlen; Irma Suryani
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i1.1136

Abstract

This research aims to develop an eBook of Drama courses that can be used independently by students by linking learning videos that have been uploaded by lecturers in youtube media. The development of drama e-book courses aims to help and support distance learning, especially during this pandemic. This research follows the steps of ADDIE (analize, design, develop, implement, and evaluate) which focuses on development research. Based on the results of data analysis, the average value of each aspect tested in the eBook of this Drama course is 83.85. This figure shows the teaching book on Drama Subjects is feasible and valid to use. The effectiveness and practicality of the e-book drama courses that have been used obtained an average score of 83.25. This figure shows the Drama course eBook is practical and effective for use in learning.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL SOKOLA RIMBA KARYA BUTET MANURUNG Fita Delvia Saragih; Yundi Fitrah; Irma Suryani
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2015): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.258 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the values ​​of education contained in the novel Sokola Rimba by Butet Manurung which refers to nine aspects of educational value, namely: faith and piety to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative , independent, democratic, and responsible. The method used in this research is qualitative descriptive method with qualitative approach. The source of data in this research is the novel Sokola Rimba with data in the form of words, sentences, paragraphs, and discourse in the form of narration or dialogue in accordance with the problems studied. The data that has been collected is then analyzed using an interactive-dialectical model. Checking the validity of data is done by Triangulation technique, which is a method by collecting similar data from available data sources. The result of the research shows that the novel of Sokola Rimba by Butet Manurung has educational values. namely, believing and cautious to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, democratic, and responsible. The value of education is expressed implicitly and explicitly in the narrative and dialogue presentation. The conclusion of the research in the novel Sokola Rimba by Butet Manurung proved to have significant educational values ​​for human life. The values ​​of education contained in the novel is the value of faith education and cautious to God Almighty, the value of noble education, the value of healthy education, the value of tertiary education, the value of skilled education, the value of creative education, the value of independent education, the value of democratic education , and the value of education is responsible.
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Berbasis Pendekatan Kontekstual di FKIP Universitas Jambi Irma Suryani; Rasdawita .
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.315 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.6565

Abstract

Tujuan penelititian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar menulis naskah drama di perguruan tinggi. Alasan penelitian pengembangan karena belum adanya bahan ajar yang digunakan oleh mahasiswa untuk mata kuliah menulis naskah drama. Maka perlu dikembangkan dan dibuat bahan ajar untuk emlengkap perkulaiah menulis naskah drama. Penelitian dan pengembangan yang akan penulis lakukan ini diadopsi dari model ADDIE (Dick & Carey). Berdasarkan validasi ahli, maka penelitian ini disimpulkan pengembangan bahan ajar menulis naskah drama dari segi materi valid, dari segi media valid, dan dari segi bahasa sangat valid, sehingga bahan ajar dapat digunakan. Hasil dan kesimpulan penelitian yakni: 1) berdasarkan isian kuesioner mahasiswa bahan ajar menulis naskah drama yang dikembangkan tergolong praktis, sehingga bahan ajar dapat digunakan, 2) berdasarkan eksperimen, kelas yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan pendekatan kontekstual lebih efektif dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan buku teks secara umum, 3) berdasarkan eksperimen, kelas yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan pendekatan kontekstual lebih efektif dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan buku teks secara umum. Kata Kunci: Bahan Ajar, Pendekatan Kontekstual, Naskah Drama
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS ESAI BERBASIS PEMBELAJARAN ABAD 21 DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS JAMBI Irma Suryani; Rasdawita
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mengembangkan model menulis esai di perguruan tinggi merupakan tujuan penelitian pengembangan ini. Alasan penelitian pengembangan karena belum adanya model dengan basis pembelajaran abad 21 yang digunakan oleh mahasiswa untuk mata kuliah menulis esai. Oleh karena itu diperlukannya bahan ajar untuk mata kuliah menulis esai. Penelitian dan pengembangan yang akan penulis lakukan ini diadopsi dari model ADDIE (Dick & Carey). Berdasarkan validasi ahli, maka penelitian ini disimpulkan pengembangan bahan ajar menulis esai dari segi materi valid, dari segi media valid, dan dari segi bahasa sangat valid, sehingga bahan ajar ini dapat digunakan. Hasil dan kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah: 1) pengembangan model pembelajaran valid untuk diterapkan 2) bentuk buku model pembelajaran praktis digunakan 3) model pembelajaran efejtif digunakan. Kata Kunci: Bahan Ajar, Pembelajaran Abad 21, Menulis Esai. Abstrack Developing essay writing teaching materials in tertiary institutions is the aim of this development research. The reason for the research development is because there is no teaching material based on 21st century learning used by students for essay writing courses. Therefore we need teaching materials for essay writing courses. The research and development that the author will undertake is adopted from the ADDIE (Dick & Carey) model. Based on expert validation, this study concluded that the development of essay writing teaching materials in terms of valid material, in terms of valid media, and in terms of language is very valid, so that this teaching material can be used. The results and conclusions of this research development are: 1) a valid learning development model to be applied 2) a practical learning model book form used 3) an effective learning model used.Keywords: Teaching Materials, 21st Century Learning, Essay Writing.
Pengaruh Model Project Based Learning Dengan Media Film Terhadap Kemampuan Menulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Jambi Qonitalufiah; Irma Suryani; Larlen Larlen
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2021): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Project Based Learning adalah salah satu metode pengajaran yang inovatif. Tujuanyan untuk menjelaskan pengaruh model project based learning (PJBL) dengan media film terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks ulasan. Penelitian dilakukan pada kelas eksperimen tanpa adanya kelas kontrol dengan melakukan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Kota Jambi beraggota 34 siswa. Penentuan sampel dengan metode total sampling. Penelitian memakai metode pra-experimental desain one group pretest-posttest menggunakan pendekatan kuantitatif. Guru memberikan pengetahuan awal mengenai teks ulasan sebelum melakukan pretest dan posttest, agar tidak kebingungan. Hasil kemampuan menulis siswa dianalisis dengan menggunakan aplikasi SPSS 21. Nilai rataan pretest menjadi 11,1 sedangkan hasil rataan posttest menjadi 16,4. Disimpulkan bahwa rata-rata posttest lebih tinggi dari pretest. Hipotesis menentukan uji-t menghasilkan hitungan bahwa hasil Sig.(2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sementara pengambilan hipotesis t hitung 15.372 dan t tabel 2.037 dengan taraf signifikan 5%. Dikarenakan t hitung besar dari t tabel, yaitu 15.375 > 2.037, maka hipotesis diterima. Berdasarkan data yang diperoleh, model PJBL dengan media film akan mempengaruh kemampuan menulis siswa pada teks ulasan kelas VIII-F SMP Negeri 1 Kota Jambi. Kata kunci: model PJBL; media film; kemampuan menulis; teks ulasan.
Kemampuan Menulis Puisi Bebas Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rudi Prasetyo; Irma Suryani
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.779 KB) | DOI: 10.22437/gentala.v3i2.6763

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 159 Muara Jambi Tahun Pelajaran 2017/2018. Data penelitian ini adalah didapatkan langsung dari puisi bebas yang ditulis oleh siswa kelas V. Sumber data yaitu puisi yang ditulis siswa kelas V SD Negeri 159 Muara Jambi Tahun Pelajaran 2017/2018. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes. Teknik analisis data penelitian ini adalah membaca seluruh tulisan siswa dan menilai satu persatu tulisan tersebut. Persentase dari unsur tema, tergolong kriteria kualitas kemampuan mampu dengan interval persentase 83,3% dan dari unsur diksi, tergolong kriteria kualitas mampu dengan interval persentase 78,1%. Berdasarkan pembahasan dan analisis hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Kemampuan siswa kelas V SD Negeri 159 Muaro Jambi dalam menulis puisi bebas Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan kategori mampu yaitu dengan indeks penilaian 3,23. Kata kunci : kemampuan menulis, puisi bebas
Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Siswa Sekolah Dasar Irma Suryani
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.139 KB) | DOI: 10.22437/gentala.v2i2.6812

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sebagai sumber belajar siswa di SDN 13/I Muara Bulian. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 1 kepala sekolah, dan 1 pegawai perpustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sebagai sumber belajar belum berjalan secara optimal karena masih memiliki banyak kekurangan, seperti 1) gedung yang belum memenuhi syarat, 2) peralatan dan perlengkapan yang belum lengkap, 3) tata ruang perpustakaan, 4) koleksi bahan pustaka masih sedikit, 5) kurangnya tenaga pustakawan, 6) pelayanan yang masih belum diawasi, 7) dan belum adanya tata tertib perpustakaan yang jelas. Hal-hal tersebut membuat siswa kurang terdorong untuk menjadikan perpustakaan sebagai sumber belajar. Kata Kunci : Pengelolaan, Perpustakaan
NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI LISAN BIDUK SAYAK MASYARAKAT DESA JERNIH Irma Suryani; Dwi Rahariyoso; Rio Yudha Maulana
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.707 KB) | DOI: 10.22437/titian.v3i1.7028

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi lisan Biduk Sayak masyarakat desa Jernih. Penelitian ini dilakukan di Desa Jernih Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Unsur-unsur yang terkandung dalam tradisi lisan biduk sayak, terdiri atas seniman tradisi lisan biduk sayak, alat musik, waktu dan tempat pertunjukan, kostum pemain, penonton, dan lagu yang disajikan dalam pementasan tradisi lisan biduk sayak. Keunikan tradisi lisan biduk sayak antara lain, Senimannya terdiri atas: pemain biola dengan senar tiga, pemain kicer/kecir, penggendang ketipung, penggendang celiti, dan vokalis atau penyanyi. Keunikan selanjutnya yaitu, Lirik lagu bentuk seperti pantun dan satu baid dengan baid lainnya saling terkait. Lirik-lirik suatu lagu pada suatu acara misalnya pernikahan, bisa saja digunakan untuk acara turun mandi, yang penting maknanya sampai dan cocok. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi lisan biduk sayak yaitu nilai budaya, moral, dan religius. Nilai budaya yang ditemukan yaitu ketakwaan, bersyukur, kerukunan, kasih sayang, harapan, pengorbanan, keikhlasan, kesopanan, dan memberi nasihat, Selanjutnya nilai moral yang ditemukan dalam tradisi lisan biduk sayak yaitu tolong menolong dan saling menghargai. Nilai religius yang ditemukan ialah akhlak, keikhlasan, dan kedisiplinan.