cover
Contact Name
Marita Ika Joesidawati
Contact Email
fakanlut071073@gmail.com
Phone
+6285232835685
Journal Mail Official
miyang@unirow.ac.id
Editorial Address
Dukuh Krajan RT/RW 01/02 Desa Wates Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. tuban,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal
ISSN : 28282582     EISSN : 28283279     DOI : https://doi.org/10.55719/j.miy.v1i1.360
Jurnal Miyang (J.Miy) : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia. MIYANG Ronggolawe Fisheries and Marine Science terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Jurnal ini diharapkan dapat berfungsi sebagai media diseminasi hasil-hasil penelitian ilmiah yang bermutu maupun sanggahan (note) ilmiah di bidang perikanan dan kelautan yang dapat diakses secara online dan gratis oleh masyarakat Indonesia serta masyarakat internasional. Tulisan (artikel) yang diterbitkan dalam Jurnal ini adalah artikel yang telah lolos dari peer-review (mitra bebestari). J.Miy |Jurnal Miyang menerima makalah hasil riset di semua bidang Perikanan dan Kelautan, diantaranya: Ilmu dan Budidaya Perikanan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan Marine Science and Technology Oceanography, Marine Conservation and Salt Technology Marine Pollution, Marine and Coastal Resource Management Marine Geology, Biotechnology, Mariculture, Marine Processes and Dynamics Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. To submissions that do not adhere to the guidelines provided, they will be returned for corrections. Please submit your article through the online submission of this journal. For further inquiries, you may address them to the Chief Editor at miyang@unirow.ac.id.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Pengaruh Lama Pengasapan dan Jenis Arang Terhadap Mutu Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Asap di UMKM Istana Lele Desa Gunting Kabupaten Pasuruan Dharma Kusuma, Anom; Ernawati
MIYANG Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Miyang Edisi April 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/j.miy.v4i1.1379

Abstract

Ikan asap adalah salah satu jenis makanan yang banyak digemari oleh masyarakat indonesia karena rasanya yang khas dan baunya yang khas asap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pengasapan dan jenis arang, serta mengetahui pengaruh kombinasi yang tepat dari waktu pengasapan dan jenis arang terhadap mutu ikan asap di UMKM Istana Lele Desa Gunting. Metode penelitian ini adalah dengan melakukan pengamatan pada parameter-parameter kadar air, kadar lemak dan kadar abu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan dan UPT PMP2KP Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tertinggi ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 60 menit (A1B1) yaitu 68,295%. sedangkan kadar air terendah pada lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 120 menit (A1B3) yaitu 59,207%. Hasil pengujian kadar lemak tertinggi ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 60 menit (A1B1) yaitu 12,567%. Sedangkan kadar lemak terendah ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang janggel jagung selama 120 menit (A1B3) yaitu 9,713%. Hasil pengujian kadar abu tertinggi pada lele dumbo yang diasap menggunakan arang janggel jagung selama 60 menit (A2B1) yaitu 1,370%, dan kadar abu terendah ada di lele dumbo yang diasap menggunakan arang batok selama 90 menit (A2B2) yaitu 1,077%
Perbedaan Hasil Tangkapan Rajungan (Portunus Sp.) Menggunakan Gillnet Satu Lapis dan Dua Lapis di Perairan Desa Sedayulawas, Kabupaten Lamongan: Differences in Catches of Blue Crab (Portunus Sp.) Using One-Layer and Two-Layer Gillnets in the Waters of Sedayulawas Village, Lamongan Regency Mudawam, Mohammad Reza; Zainuri, Muhammad
MIYANG Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Miyang Edisi April 2023
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jmiy.v3i1.584

Abstract

Rajungan (Portunus sp) merupakan salah satu komoditas utama di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penangkapan rajungan di Daerah Kabupaten Lamongan khususnya di Desa Sedayulawas menggunakan Gillnet satu lapis dan dua lapis karena lebih mudah dan optimal digunakan. Pada penelitian ini menggunakan dua jaring yakni Gillnet satu lapis dengan mata jaring 4 inch dan dua lapis dengan mata jaring 4 inch dan 9 inch. Penelitian ini bertujuan mengetahui deskripsi Gillnet satu lapis dan dua lapis dan perbedaan komposisi tangkapan hasil tangkapannya di Desa Sedayulawas, Kabupaten Lamongan. Metode penelitian ini dilakukan dengan 10 kali pengulangan dengan lama perendaman jaring 8 jam, kemudian data yang didapatkan dianalisa secara deskriptif kuantitatif. Gillnet satu lapis dan dua lapis memiliki bagian yang sama seperti tali ris atas, tali ris bawah, timah pemberat, namun terdapat perbedaan pada bagian pelampung jaring dan lembar jaring. Dari total tangkapan keseluruhan, Gillnet satu lapis mendapatkan tangkapan rajungan 34%, hasil tangkapan sampingan ekonomis 3%, dan hasil tangkapan sampingan non ekonomis 18%. Sedangkan Gillnet dua lapis mendapatkan rajungan 10%, hasil tangkapan sampingan ekonomis 7%, dan hasil tangkapan sampingan non ekonomis 29%. Dengan demikian dapat disimpulkan penggunaan Gillnet satu lapis dan dua lapis terdapat perbedaan terhadap jumlah individu tangkapan.
Persepsi Tingkat Kepuasan Nelayan Payang Terhadap Pemanfaatan Jasa Tambat Labuh di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong - Lamongan: Regency Perceptions of Payang Fishermen's Satisfaction Level for Utilization of Mooring Services at the Archipelago Fishing Port of Brondong Lamongan Farid, M Farid Musthofa; Munir, Miftachul
MIYANG Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Miyang Edisi April 2023
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jmiy.v3i1.602

Abstract

Pelabuhan perikanan nusantara brondong Lamongan Salah satu  jenis pelabuhan tersebut yang terletak di Jawa Timur yaitu Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) yang terletak di Brondong Lamongan merupakan salah satu pelabuhan perikanan besar yang ada di Indonesia. PPN Brondong ini termasuk jenis pelabuhan tingkat ll dari jenis pelabuhan perikanan yang ada. PPN Brondong ini juga merupakan pelabuhan perikanan yang terbesar di Jawa Timur.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan dalam pelayanan jasa tambat labuh kapal di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong (PPN) Brondong. Untuk mengetahui atribut-atribut pelayanan yang perlu ditingkatkan pada pelayan jasa tambat labuh. Metode yang digunakan adalah deskriftif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan, meringkaskan berbagai masalah, kemudian menarik kepermukaan sebagai suatu ciri atau gambaran tentang kondisi, situasi ataupun variabel tertentu. Teknik pengumpulan data meliputi Data Primer (Observasi, Wawancara, Dokumentasi) dan  Data Sekunder (Studiliteratur). Teknik Analisa data meliputi Data Reduction (Redaksi Data), Data Display (Penyajian Data), Conclusion Drawing  (Penarikan Kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan tanggapan Tingkat Kepuasan Nelayan Terhadap Pemanfaatan Jasa Tambat Labuh Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong. Dari kepuasan diperoleh pengakuan bahwa nelayan alat tangkap payang merasa puas ditunjukkan dengan prsentase jawaban SS sebanyak rata-rata 68% dan S sebanyak rata-rata 26,25%. Namun ada catatan dengan jawaban RR sejumlah 5% dengan alasan : Ketidak lengkapan dokumen kapal belum diperpanjang, sehingga mengakibatkan ragu-ragu dalam memberikan pengakuan.
Korelasi Kelimpahan Plankton Terhadap Nilai FCR dan Survival Rate pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei): Correlation of Plankton Abundance to FCR Value and Survival Rate in Vaname Shrimp (Litopenaeus Vannamei) Culture Fahrurrozi, Ashari; Linayati, Linayati; Ariadi, Heri; Mardiana, Tri Yusufi; Madusari, Benny Diah; Syakirin, M. Bahrus
MIYANG Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Miyang Edisi April 2023
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jmiy.v3i1.617

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan berekonomis penting dan menjanjikan dalam produksinya, dan menyebabkan peningkatan produksi dengan menggunakan berbagai macam teknologi seperti aplikasi probiotik. Kehadiran plankton diperairan budidaya dapat dipengaruhi aplikasi probiotik tersebut maupun faktor lain. Sementara itu dalam fungsinya kehadiran plankton dapat berakibat menguntungkan maupun merugikan terhadap hasil dan produktivitas budidaya udang vaname. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kolerasi kelimpahan plankton yang berada di perairan selama pemeliharaan terhadap nilai feed convertion ratio (FCR) pakan dan survival rate (SR) pada budidaya udang vaname. Metode dalam penelitian menggunakan desain causal yang menggunakan metode analitik bersifat ex post-facto design dengan menganalisis kelimpahan plankton beserta jenisnya, FCR, SR, serta kulitas air (suhu, pH, DO) sebagai parameter pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai FCR (<1,4) dan SR (>88%) dikategorikan dalam kisaran baik. Korelasi antara kelimpahan plankton dengan nilai FCR sangat erat pengaruhnya terutama pada total plankton (79,57%), filum chlorophyta (69,99%), bacillariophyta (58,82%) serta dinophyta (95,8%). Sedangkan korelasi antara kelimpahan plankton dan SR tidak begitu erat pengaruhnya (18,23%). Akan tetapi, pada beberapa filum seperti cyanophyta (74,84%), crytophyta (84,62%) dan protozoa (97,89%) memliki korelasi dengan pengaruh yang erat.
Diversity of Invertebrates in Joko Mursodo Beach, Lamongan Regency as an Effort to Conserve Aquatic Ecosystems: Diversity of Invertebrates in Joko Mursodo Beach, Lamongan Regency as an Effort to Conserve Aquatic Ecosystems Anggun Wulandari; Isda Nur Fitriyah; Fatikhatun Ni'matus Sholihah
MIYANG Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Miyang Edisi April 2023
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jmiy.v3i1.637

Abstract

Pantai Joko Mursodo memiliki banyak keanekaragaman hayati salah satunya adalah keanekaragaman hewan invertebrata yang banyak mendiami zona interdal pantai saat air laut surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, indeks keanekaragaman invertebrata dan bagaimana upaya konservasi ekosistem akuatik yang dilakukan dari hasil keanekaragaman dan indeks hewan invertebrata yang ditemukan di Pantai Joko Mursodo Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode jelajah (cruise method) dengan menjelajahi sepanjang pesisir pantai dengan teknik purposive sampling pada 3 stasiun dengan tiga kali pengulangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022 dengan tahapan penelitian: penentuan lokasi penelitian pemasangan stasiun, pengambilan sampel hewan invertebrata, penyortiran hewan invertebrata berdasarkan jenisnya, pengukuran faktor fisika air laut (pH dan suhu), identifikasi hewan invertebrata dan menganalisis indeks keanekaragaman (H') berdasarkan rumus Shannon-Wiener. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah hewan invertebrata yang ditemukan sejumlah 13 spesies dengan penggolongan 4 Filum (Arthopoda, Echinodermata, Mollusca, Cnidaria), filum terbanyak yang ditemukan adalah filum Mollusca. Indeks keanekaragaman (H') pada stasiun 1 ≤ 1 (rendah), stasiun 2 dan stasiun 3 nilai H’ ≥ 1 (sedang). Upaya konservasi ekosistem akuatik yang dapat dilakukan di Pantai Joko Mursodo adalah dengan pendekatan ekologi pemanfaatan sumber daya manusia sebagai daya pendukung stabilitas dan pemulihan ekosistem pantai dengan penanaman kembali pohon mangrove dan pemulihan terumbu karang.
Analisis Komponen Harmonik dan Elevasi Pasang Surut pada Alur Pelayaran Perairan Cilacap: Harmonic Component Analysis and Tidal Elevation in Shipping Lanes in Cilacap Waters Yuliardi, Amir Yarkhasy; Prayogo, Luhur Moekti; Spanton M, Perdana Ixbal
MIYANG Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Miyang Edisi April 2023
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jmiy.v3i1.644

Abstract

Cilacap merupakan kabupaten yang mempunyai luas area mencapai 225.360,840 ha yang terletak pada wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Kabupaten ini menghadap langsung dengan Samudera Indonesia disebelah selatannya. Karakteristik elevasi harmonik suatu wilayah perairan bermanfaat untuk mengetahui interaksi pembentuk pasang surut pada wilayah tertentu. Hal ini dibutuhkan untuk keperluan pengelolaan lingkungan lebih lanjut serta bangunan pantai dan kegiatan lain di wilayah pesisir. Penelitian ini dilakukan menggunakan data primer berupa data elevasi pasang surut yang terekam setiap jam selama satu 31 hari pada bulan Januari 2019. Analisis harmonik menggunakan T-Tide untuk mengekstrak komponen-komponen pasang surut. Komponen pasut yang dominan  diantaranya Q1, O1, NO1, K1, N2, M2. Perairan cilacap memiliki tipe pasang surut yang diklasifikasikan sebagai pasang surut campuran condong harian ganda dengan nilai indeks Formzahl sebesar 0.531856. Elevasi muka air laut di Perairan Cilacap MSL yang menunjukan nilai rata-rata muka air laut sebesar 3.46m,  HAT 4.74m, MHWL 4.3m, MLWL 2.62m dan LAT 2.18m.
Pengaruh Perbedaan Perlakuan Kematian Terhadap Kesegaran Ikan Nila (Oreochromis Spp) Menggunakan Metode TVB di Pakwali Bakalan Purwosari Pasuruan Mubarrok, M Khusni; Sholiha, Illiya
MIYANG Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Miyang Edisi November 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/j.miy.v4i2.1380

Abstract

Telah di lakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh perbedaan perlakuan kematian terhadap kesegaran ikan nila (Oreochromis spp) menggunakan metode TVB di pakwali bakalan purwosari pasuruan metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan dengan jumlah sembilan sampel. penelitian ini di analisa menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap kesegaran ikan nila perlakuan pertama  yang di matikan dengan cara di tusuk organ bersih menghasilkan rerata 28,37 mgN/100gram menunujukkan bahwa ikan berada pada garis batas kesegaran yang masih dapat di konsumsi dengan kadar TVB-N 20-30 mgN/100gram. Perlakuan ke dua dengan ikan di biarkan mati menggelepar organ bersih menghasilkan rerata 23,15 mgN/100gram menunjukkan bahwa ikan berada pada garis batas kesegaran yang masih dapat di konsumsi dengan kadar TVB-N 20-30 mgN/100gram. dan perlakuan ke tiga dengan cara ikan di biarkan mati menggelepar dengan organ menghasilkan rerata 31,17 mgN/100gram menunjukkan bahwa ikan busuk tidak dapat di konsumsi dengan kadar TVB-N > 30mgN/100gram. Dari hasil uji tersebut telah terlihat bahwasannya perlakuan pertama dan ke dua ikan berada pada garis batas kesegaran masih dapat konsumsi sedangkan perlakuan ke tiga ikan busuk tidak dapat di konsumsi karena melebihi kadar nilai TVB yaitu 30 mgN/100.
Persepsi Nelayan Jaring Tarik Berkantong terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Lamongan: Pocket Drag Net Fishermen`s Perception of PP Number 11 of 2023 at Brondong Lamongan Fishing port Munir, Miftachul; Priyantika, Devi Bagus
MIYANG Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Miyang Edisi November 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/j.miy.v4i2.1499

Abstract

Potensi sumber daya laut di Indonesia harus dilindungi keberlanjutannya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Saat ini jumlah dan keragaman sumber daya laut terus mengalami penurunan sehingga dibutuhkan upaya perlindungan yang lebih jauh. Penangkapan Ikan Terukur (PIT) adalah suatu metode penangkapan Ikan dengan cara Pembatasan Penangkapan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian ikan di laut. Pengendalian Penangkapan Ikan dilakukan melalui perizinan, dengan mempertimbangkan kuota. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Mei- Juli 2024 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Lamongan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan analisis data menggunakan teori Milesand Hubberman, metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian adalah nelayan alat tangkap jaring tarik berkantong (JTB) mendukung kebijakan PIT ditunjukkan persentase jawaban SS sebanyak rata-rata 24,2% , S sebanyak rata-rata 42,8%. , TS sebanyak 27% dan STS sebanyak 6%, artinya total persentase nelayan JTB yang mendukung kebijakan PIT (SS) 24,2% + (S) 42,8% = 67%, dengan alasan mereka menerima tahapan-tahapan peraturan dari awal dan sampai dengan saat ini yang telah berjalan.
Pengaruh Perasan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) sebagai Media Penetasan Telur Ikan Lele Mutiara(Clarias Gariepinus) dengan Perlakuan Dosis yang Berbeda Agilia, Jajang; Rahmaningsih, Sri; Sudianto, Achmad
MIYANG Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Miyang Edisi November 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/j.miy.v4i2.1501

Abstract

Ikan lele mutiara adalah ikan salah satu strain baru yang di  dapat dari menyilangkan berbagai jenis ikan lele lainya yakni ikan lele Mesir, Paiton, Sangkuriang dan Dumbo. Nama “Mutiara” memiliki kepanjangan Mutu Tinggi Tiada Tara, nama itu mewakili dari berbagai keunggulan yang dimiliki ikan lele mutiara seperti perfoma budidaya yang relatif lengkap, terutama dalam hal pertumbuhan, efisiensi pakan, keseragaman ukuran, toleransi penyakit, lingkungan dan stres serta produktifitas yang tinggi. Kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembenihan ikan lele adalah rendahnya frekuensi pemijahan dan pematangan gonad induk. Oleh karena itu, diperlukan terobosan baru yaitu membuatkan penelitian terhadap penetasan telur ikan lele mutiara agar lebih efesien dan lebih memaksimalkan untuk hasil akhir dari pemanenan ikan lele Mutiara.Penelitian ini adalah mempelajari Pengaruh perasan Daun Pepaya(Carica Papaya L.)sebagai media penetasan telur ikan lele mutiara(Clarias gariepinus) dengan perbandingan dosis yang berbeda di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) agar menambah pengetahuan, ketrampilan,membuat inovasi untuk terobosan teknologi untuk perikanan terutama pengetahuan tentang langkah-langkah kegiatan pembenihan ikan lele dengan system baru karena Senyawa-senyawa yang terkandung pada daun pepaya dijadikan sebagai senyawa untuk mengendalikan serangan mikroba yang menyerang ikan dan telur ikan.Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimen.Analisis perhitungan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan (kontrol, pemberian dosis A: 2,0 ml/l, B: 4,0 ml/l, C: 6,0 ml/l masing-masing 3 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan uji F. Adapun parameter uji yang dipakai dalam penelitian ini yaitu parameter utama dan parameter penunjang. Parameter utama diantaranya yaitu fertilization Rate dan daya tetas (HR).Sedangkan parameter penunjang diantaranya adalah suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO). Dosis terbaik pemberian perasan daun pepaya terhadap daya tetas telur dan fertilisasi telur ikan lele adalah 4 ml/l (perlakuan B) yang mampu menghasilkan HR (68,67%,) dan FR (72,67%)
Analisis Studi Produktivitas Alat Tangkap Pancing di PPP Blanakan Subang Afiyah, Novia Nurul; Fitri, Amraini; Rosalia, Ayang Armelita; Ar-ridhaty Akita, Erliantina; Winanda, Treza Desri
MIYANG Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Miyang Edisi November 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/j.miy.v4i2.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas alat tangkap pancing di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Blanakan Subang. Produktivitas dinilai berdasarkan hasil tangkapan per unit alat tangkap dalam satuan ton per gross tonnage (GT) per tahun. Penelitian dilakukan selama periode Januari 2016 hingga Januari 2017 dengan metode pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder dari laporan hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas alat tangkap pancing mencapai rata-rata 2,87 ton/GT/tahun. Faktor-faktor seperti musim paceklik, subsidi bahan bakar, dan kondisi perairan turut mempengaruhi produktivitas penangkapan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya inovasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang efisien untuk mendukung keberlanjutan sektor perikanan tangkap  khususnya di PPP Blanakan.