cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
Pemberdayaan Pengelola Curug Song Melalui Pelatihan Promosi Digital dan Tata Kelola Wisata Alam Berkelanjutan Resad Setyadi; Ipam Fuaddina Adam
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2549

Abstract

Curug Song is a nature-based tourist attraction in Banyumas with strong landscape value and local economic potential, yet its management still requires support in digital promotion, visitor information, safety communication, and sustainable destination governance. This community service program aimed to strengthen the capacity of tourism managers, youth groups, and micro-enterprise actors through practical training in social media content, service standards, visitor safety, and environmentally responsible tourism. The participatory program included observation, problem mapping, training, guided practice, and evaluation using a seven-item four-point Likert questionnaire, open-ended feedback, and verification of five group outputs. Thirty participants completed the questionnaire. Positive responses reached 95.2% (38.1% strongly agree and 57.1% agree), while 4.8% disagreed and none strongly disagreed. All five expected outputs were verified at the program level: destination value mapping, visual content samples, informative captions, a one-month content calendar, and initial service, safety, and environmental recommendations. The findings indicate high participant acceptance and completion of practical outputs, but not individual competence gains because no pre-test-post-test or standardized psychometric testing was conducted. The activity offers a practical approach that integrates digital promotion with responsible nature-tourism governance.
Penguatan Kesiapan Kerja Mahasiswa melalui Edukasi Stress Management Berbasis Aktivitas Fisik pada Kegiatan Kunjungan Industri di PT Nissin Biscuit Indonesia Mirzani Ahmad; Iin Dyah Indrawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2600

Abstract

This community service activity was conducted on 18 June 2026 as an educational socialization program on physical activity-based stress management for students participating in an industrial visit to PT Nissin Biscuit Indonesia. The activity was motivated by the increasing demands of productivity, intensive digital activities, sedentary lifestyles, and the need for students to develop practical stress management literacy before entering the industrial workplace. In this activity, physical activity was understood as bodily movement involving skeletal muscles and energy expenditure, including both structured exercise and simple daily movements. The activity aimed to improve participants’ understanding of stress, its effects on mental health and productivity, and the role of physical activity as a simple, safe, affordable, and non-pharmacological strategy for stress management. The method consisted of material delivery, discussion, question-and-answer sessions, participant reflection, and oral evaluation. The activity indicated positive responses and increased awareness among participants regarding the role of physical activity in stress management, as reflected in the discussion sessions, questions raised, and participant reflections. Overall, the activity demonstrates that integrating stress management education into industrial visits can enrich students’ understanding of healthy lifestyles and work readiness.
Upaya peningkatan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5- 6 Tahun melalui Tradisi Mendongeng Yuliana; Elpinaria; Ipa Haryanti; Salsalina Yuniarti; Rizka Sulistianingsih; Elisabet sulastina; Eka Desita; Fajria Maulida; Assyifa; Tiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2677

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang perlu distimulasi secara optimal. Bahasa berperan sebagai media komunikasi yang memungkinkan anak menyampaikanide, kebutuhan, perasaan, dan pendapat kepada orang lain, sekaligus membantu mereka memahami informasi,pesan, serta keinginan yang disampaikan oleh orang lain. Mendongeng memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan, dimana mendongeng anak dapat memperkaya kosa kata mereka, memahami strukurkalimat, dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap berbagai konsep dan nilai, mampu membawa imajinasianak untuk menilai sikap bahkan mengembangkan karakter tookh pada dongeng. Kegiatan pengabdianmasyarakat ini bertujuan untuk Upaya peningkatan Perkembangan Bahasa anak Usia 5-6 Tahun melalui TradisiMendongeng. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan yang diberikan kepada orang tua besertaanak-anaknya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua tentang TradisiMendongengTerhadap Perkembangan Bahasa Anak. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalammeningkatkan perkembangan Bahasa anak dan mencegah berbagai gangguan perkembangan, khususnya yangberkaitan dengan perkembangan Bahasa anak.