cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Desa Baja Kuning Rika Endah Nurhidayah; Salzabila Aprilia; Marselina Y Pasaribu; Silvani Aela Utami Siagian; Billy Dwy Nugraha Haryono; Bintang Delicia Tampubolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2483

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia merupakan penyebab utama morbiditas pada kelompok lanjut usia. Upaya promotif dan preventif melalui aktivitas fisik teratur dan pemeriksaan kesehatan rutin menjadi strategi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan lansia melalui sena dan pemeriksaan kesehatan sebagai deteksi dini PTM di Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan meliputi pendataan lansia, pelaksanaan senam rutin, serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, dan berat badan. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi lansia serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular. Secara global, penyakit tidak menular (PTM) bertanggung jawab terhadap lebih dari 70% kematian di dunia dan sebagian besar terjadi pada kelompok usia lanjut. Menurut World Health Organization, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke merupakan kontributor utama mortalitas pada populasi lansia. Di Indonesia, transisi epidemiologi menunjukkan pergeseran dominasi penyakit menular ke penyakit kronis degeneratif, yang meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Balita melalui Manajemen Layanan dan Pencatatan Digital Sederhana Lindawati Sipahutar; Hima Barima
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2487

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu Balita Menara Samawa RW 15, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, dalam manajemen layanan, komunikasi edukatif, dan pencatatan data sederhana berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif-edukatif dengan metode pelatihan, diskusi, simulasi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang, terdiri atas 12 kader Posyandu, 3 pengurus PKK/RW, dan 5 perwakilan ibu balita. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kader, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,5 meningkat menjadi 81,9 pada post-test, atau meningkat sebesar 24,4 poin. Peningkatan terjadi pada aspek manajemen layanan, komunikasi edukatif, dan pencatatan data sederhana berbasis digital. Kegiatan ini juga menghasilkan format pencatatan sederhana dan rekomendasi alur layanan Posyandu balita. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan kader dapat mendukung layanan Posyandu yang lebih tertib, komunikatif, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Digital UMKM melalui Sosialisasi Pemanfaatan Website di Kampung Batik Laweyan Wiwit Supriyanti; Nor’ Ain Abdullah; Ipin Prasojo; Arif Nugraha Hernanjaya; Eko Nugroho; Shofiyatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2500

Abstract

Enhancing competitiveness in the digital economy era remains a significant challenge. However, many Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still lack the knowledge and skills to effectively utilize technology, particularly websites as a marketing medium. This community service activity aims to improve the digital capacity of MSME actors in Kampung Batik Laweyan through socialization and training on website utilization. The implementation methods include needs identification, material preparation, socialization, hands-on training, and activity evaluation. The results of the program indicate an increase in participants’ understanding of digital marketing concepts as well as their basic ability to manage websites as tools for promotion and transactions. In addition, participants have begun to utilize website features such as product catalogs and content management independently. This activity contributes to promoting the digital transformation of MSMEs and expanding their online marketing reach.
Pembinaan dan Pedampingan Kader Santri Sehat Dalam Mewujudkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Ponpes Al-Mubarok Nurmeily Rachmawati; Venny Patricia; Syarah Anliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2518

Abstract

One of the government's health development programs, outlined in the National Medium-Term Development Plan (RPJMN), relates to the national development strategy and programs of each ministry over a specific timeframe, namely towards a Indonesia Sehat, namely Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). However, this program continues to be implemented because not all provinces have significantly improved PHBS. One indicator of the PHBS program is preventing the spread of infectious diseases through handwashing with antiseptic and using clean water. The goal of this community service activity to address partner issues is to increase the students' knowledge of PHBS, particularly regarding handwashing with soap, proper handwashing, and soap-making skills. The results showed that the knowledge of students increase by results of pre and posttest. The number of germs before and after washing hands were decreased. The students implemented PHBS very well by making soap from kit soap that been given.
Peningkatan Kapasitas Karang Taruna melalui Edukasi Smart Farming Berbasis Artificial Intelligence Hanifatus Sa’diyah Widihasaniputri; Hamid Muhammad Jumasa; Varenshin Bebbil Kometo
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2524

Abstract

Karang Taruna Sedayu sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam budidaya aloe vera masih mengelola pertanian secara konvensional tanpa pemanfaatan teknologi digital. Rendahnya literasi teknologi, khususnya terkait smart farming dan Artificial Intelligence (AI), menjadi kendala dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengelolaan tanaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan literasi teknologi anggota Karang Taruna melalui edukasi smart farming berbasis AI. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi lapangan, edukasi konseptual di lahan, demonstrasi sistem di kelas, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 15 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 56 menjadi 81,6 dengan kenaikan sebesar 25,6 poin atau 45,7%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman peran AI dalam pertanian dan keyakinan penerapan teknologi pada budidaya aloe vera. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan membangun kesiapan adopsi smart farming pada tingkat komunitas, sehingga berpotensi mendorong transformasi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Kota Tegal Erni Unggul Sedya Utami; Ghea Dwi Rahmadiane; Bahri Kamal; Agung Hendarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2525

Abstract

A community service activity with the theme challenges and solutions to the world of work for vocational high school students in Tegal City" was carried out as an effort to improve the work readiness of vocational high school students in facing the challenges of the industrial world and increasingly competitive job competition. Problems faced by students include limited understanding of the needs of the world of work, the recruitment process, professional ethics, and the importance of developing soft skills. This activity was carried out at SMK PGRI Tegal City by a team of lecturers from Harkat Negeri University in collaboration with the Tegal City Manpower and Industry Office and the Tegal City HRD Forum involving 40 male and female students as participants. The implementation method used an educational-participatory approach through seminars, counseling, interactive discussions, job interview simulations, and sharing experiences from Human Resource Development practitioners. The results of the activity showed that participants experienced an 85% increase in understanding of the challenges and needs of the world of work, an 87% increase in readiness to face the job recruitment process, and a 90% positive response to the implementation method of the activity. Participants showed increased motivation in developing self-competence and work readiness. It can be concluded that this community service activity has succeeded in increasing students' insight, work readiness, and understanding of the needs of the industrial world as well as strengthening the synergy between universities, schools, local governments, and the industrial world in supporting the development of competitive and work-ready young human resources.
Pelatihan Penggunaan APD Sebagai Upaya Pencegahan Leptospirosis di Dusun Pelemsewu Bantul Anggara Zaki Pamungkas; Rafisa Nadiem Salvaraz; Kirana Zahra Latifah; Rizki Amalia; Ibnu Rois; Nunuk Endang Pujiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2546

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis akibat bakteri Leptospira yang ditularkan melalui urine tikus. Rendahnya kesadaran penggunaan APD dan sanitasi buruk di Dusun Pelemsewu, Bantul, meningkatkan risiko penularan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan APD. Metode pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam lima tahap: kesadaran, ketertarikan, penilaian, percobaan, dan adopsi. Peserta berjumlah 42 ibu PKK. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, wawancara, diskusi, dan observasi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari rata-rata 8,69 menjadi 10,00 (p<0,05). Seluruh responden mencapai nilai sempurna pasca penyuluhan. Kader mampu mendemonstrasikan dan menyebarluaskan informasi penggunaan APD secara mandiri. Pelatihan APD terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat mencegah leptospirosis.
Pelatihan Business Model Canvas Bagi Gen Z: Pengembangan Bisnis untuk Agribisnis Kreatif dan Berkelanjutan Juli Adevia; Ahmad Fachri; Defri Rahman; Muhammad Farrasky Delas Putra; Sultani; Adhal Kholik; Lexa Apdeskhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2547

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif dan transformasi digital menuntut mahasiswa agribisnis memiliki kompetensi kewirausahaan yang inovatif, sistematis, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa Generasi Z Program Studi Agribisnis Universitas Adzkia dalam merancang model bisnis melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan dilaksanakan kepada 32 mahasiswa melalui tahapan sosialisasi dan pelatihan interaktif berbasis proyek (project-based learning) yang menekankan pemahaman serta penerapan sembilan elemen utama BMC. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan tingkat jawaban benar dari 44% pada pre-test menjadi 95% pada post-test. Peserta berhasil menyusun empat draf model bisnis agribisnis kreatif dan berkelanjutan, yaitu Keripik Bayam Varian Rasa, Pasta Singkong, Kerupuk Sanjay, dan Teh Kulit Jagung. Sehingga pelatihan BMC terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa serta memperkuat kemampuan mereka dalam merancang model bisnis yang adaptif terhadap tantangan agribisnis di era digital.
Partisipasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo dalam Program SABU SEMU di Desa Geneng Aulia Dwi Lestari; Sabrina Nawang Candra; Nashwa Maulidya Salsabila; Zahra Wulandari; Zainul Latif Alhaddad; Bella Anasya Shaharani; Adittio Putra Dewa Wijaya; Mochamad Rizqi Murtadlo
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2557

Abstract

Rendahnya tingkat literasi di Indonesia masih menjadi tantangan yang turut dirasakan di Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, khususnya pada generasi muda yang cenderung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online dibandingkan membaca. Sebagai upaya meningkatkan minat dan kemampuan literasi anak, dilaksanakan program SABU SEMU (Satu Buku Sejuta Ilmu), sebuah gerakan literasi masyarakat yang dicetuskan pada tahun 2018 oleh lima penggiat desa, termasuk anggota karang taruna. Kegiatan ini menggunakan metode pembelajaran interaktif berbasis learning through play (belajar sambil bermain) yang bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan melalui kegiatan membaca, review materi, permainan tradisional, dan pemberian hadiah. SABU SEMU diselenggarakan secara rutin setiap dua minggu sekali yang melibatkan anak-anak Desa Geneng sebagai peserta kegiatan dengan dukungan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang sebagai fasilitator, pendamping pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak dalam mengikuti kegiatan literasi, bertambahnya minat membaca, serta berkembangnya kemampuan membaca dan memahami isi bacaan. Program SABU SEMU memberikan dampak positif terhadap budaya literasi anak dan berpotensi menjadi model pembelajaran berbasis masyarakat yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA Venesia Venesia; Antonius; Theodore Alexander Atmaja
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2565

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital saat ini. Namun, pemanfaatan AI di tingkat pendidikan menengah masih terbatas karena rendahnya literasi digital dan kurangnya pelatihan praktis bagi peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SMA Gembala Baik Pontianak melalui pelatihan yang dikombinasikan dengan praktik langsung penggunaan beberapa aplikasi AI seperti ChatGPT, Deepseek, Grammarly, Wolfram Alpha, dan Gamma. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner setelah pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta telah menggunakan AI dalam kegiatan belajar. Sebanyak 54% peserta menyatakan AI sangat membantu proses pembelajaran dan 46% menyatakan AI membantu penyelesaian tugas akademik. Namun, sebagian peserta masih mengalami kendala dalam menyusun prompt yang efektif dan memanfaatkan tools AI secara optimal. Secara umum, kegiatan ini meningkatkan literasi digital serta kesadaran peserta terhadap pemanfaatan AI dalam pendidikan.