cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6285362159499
Journal Mail Official
jurnal.tkim@unimal.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Teknik Kimia Unimal Jl. Batam No. 1 Bukit Indah Blang Pulo, Lhokseumawe 24353 - Indonesia Telepon:+62 0645 41373
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknologi Kimia Unimal
ISSN : 23033991     EISSN : 25805436     DOI : https://doi.org/10.29103/jtku.v11i1.7243
Published 2 times a year, in May and November, provides immediate open access that publishes updates in relation to Chemical Engineering Scieces. Thematic areas in relation to sciences are as follows:Chemical Processes Chemical Reaction Technology Mass and Heat Transfer Modeling Environment Bioprocess Technology Review Articles
Articles 210 Documents
Kinetic Study of the Hydrolysis Reaction of Kepok Banana Peel Cellulose (Musa Paradisiaca L.) into Glucose Using the H2SO4 Catalyst Zulnazri, Zulnazri; Ramadani, Fikri Fadli; Muarif, Agam
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.13885

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang kajian kinetika reaksi hidrolisis selulosa kulit pisang kepok (musa paradisiaca l.) sebagai glukosa. Kulit pisang merupakan biomassa yang jumlahnya cukup melimpah di alam namun belum dimanfaatkan dengan sentuhan teknologi sebagai produk bernilai ekonomi. Salah satu kandungan yang terdapar pada kulit pisang kepok adalah pati. Pati dapat diubah menjadi gula melalui metode hidrolisis dengan penambahan katalis. Kadar glukosa tertinggi yaitu 5,28 mg/L yang diperoleh pada kondisi hidrolisis menggunakan katalis H2SO4 2,5 M dengan waktu reaksi 90 menit dan temperatur 95oC. Kinetika reaksi hidrolisis kulit pisang kepok menggunakan H2SO4 2,5 M dari hasil penelitian ini merupakan reaksi orde satu
SINTESIS KATALIS KARBON AKTIF TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERIMPREGNASI NAOH PADA REAKSI TRANESTERIFIKASI BIODIESEL Nabillah, Afrah; Zamhari, Mustain; Dewi, Erwana
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.12917

Abstract

Katalis heterogen dihasilkan dengan memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit yang diolah menjadi karbon aktif, lalu diimpreganasi dengan larutan NaOH. Katalis basa heterogen yang dihasilkan akan aplikasikan dalam reaksi transesterifikasi biodiesel untuk mengukur aktifitas dari  katalis. Karbon aktif harus dimodifikasi dengan menambahkan sisi aktif pada karbon aktif agar dapat digunakan sebagai katalis dalam reaksi tranesterifikasi biodiesel, sehingga dilakukan impregnasi sisi aktif ke permukaan karbon dengan larutan NaOH dengan memvariasi konsentrasi impregnasi 1N, 2N, 3N, 4N dan 5N selama 18, 21, 24 jam untuk mendapatkan katalis karbon aktif tebaik berdasarkan kandungan natrium terserap. Penentuan jumlah natrium teradsopsi pada karbon aktif dilakukan dengan analisis Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan untuk menganalisis sifat-sifat katalis karbon aktif dilakukan analisis Fourier Transform Infrared  (FTIR)  dan Scanning Electron Microscopy (SEM)  Hasil penelitian menunjukan Katalis NaOH/karbon aktif terbaik dengan kandungan natrium tertinggi, yakni sebesar 4,38% diperoleh pada konsentrasi 5N selama 24 jam dengan yield sebesar 91,15%. Dengan nilai densitas sebesar 866 kg/m3, viskositas 5,2 Cst, angka asam 0,5 mg-KOH/g dan titik nyala 91„ƒ, Biodiesel yang diperoleh dengan menggunakan katalis NaOH/Karbon aktif masuk kedalam standar parameter SNI:7182-2015.
RECYCLE LIMBAH GYPSUM BOARD BEKAS BANGUNAN MENJADI GYPSUM PLASTER Nisya, Alinda Fitrotun
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v13i1.15924

Abstract

Plaster of Paris atau gipsum hemihidrat memiliki banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat, diantaranya sebagai bahan konstruksi maupun di bidang kesehatan. Penggunaan gipsum yang masif, menyebabkan penumpukkan limbah gipsum sehingga perlu dilakukan daur ulang gipsum agar dapat dipakai kembali.  Jika air yang terkandung dalam kristal limbah gipsum menguap, gipsum dapat diaktifkan kembali menjadi gipsum hemihidrat. Pertama, sampel bahan baku disiapkan, kemudian dipanaskan untuk menghilangkan kandungan air bebas dari gipsum dihidrat, dan akhirnya, pemanasan dilakukan di furnace. Suhu pemanasan dan ukuran partikel adalah variabel penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kinetika reaksi untuk menghasilkan produk gipsum hemihidrat untuk menentukan nilai parameter proses kecepatan reaksi.Persamaan kinetika reaksi orde satu dapat digunakan untuk memmodelkan reaksi dehidrasi gipsum dari bahan bangunan ini. Nilai tetapan Arrhenius dan energi aktivasi masing-masing adalah 23269,0630 s-1 dan 66395,8480 J/mol.K. 
Analisis Perhitungan Nilai Efektivitas Kinerja Kondensor Pada Proses Penguapan di Pabrik Gula X Rahmatunnissa, Aulia; Hasannah, Cintiya Septa
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.13247

Abstract

Perpindahan panas antar fluida sebaiknya berlangsung secara efisien. Oleh karena itu penukar kalor yang sudah dioperasikan harus dilakukan analisis mengenai kinerjanya, untuk mengetahui seberapa besar efektivitas dan efisiensi dari alat penukar kalor tersebut. Kinerja suatu alat penukar panas dapat dinilai dari besaran effectiveness (É›), dengan nilai berkisar antara 0 sampai dengan 1. Semakin tinggi nilai efektivitas suatu alat penukar panas maka kemampuan perpindahan panas alat penukar panas tersebut akan semakin baik. Metode yang paling sering digunakan untuk menghitung efektivitas atau efisiensi suatu penukar kalor yaitu metode Log Mean Temperature Difference (LMTD), namun jika data yang diketahui hanya berupa suhu masuk saja maka metode LMTD ini sulit untuk digunakan. Metode lain yang dapat digunakan yaitu metode Number Transfer of Unit (NTU). Metode NTU ini digunakan untuk mengetahui nilai efektivitas kondensor terhadap perubahan nilai tekanan vakum. Hasil dari metode ini adalah nilai efektivitas sebagai nilai efisiensi kondensor akibat kualitas dari perpindahan panas yang terjadi. Efektivitas penukar panas dapat memungkinkan penentuan laju perpindahan panas tanpa mengetahui suhu keluar fluida. Penukar panas yang digunakan berupa kondensor tipe barometrik. Nilai efektivitas panas dari kinerja kondensor pada stasiun penguapan Pabrik Gula X sebesar 95,775%. Faktor yang mengakibatkan turunnya efektivitas pada kondensor ialah menurunnya tingkat kevakuman pada kondensor. Menurunnya tingkat kevakuman di dalam kondensor diantaranya disebabkan oleh laju aliran air pendingin, temperatur air pendingin dan adanya gas-gas yang tidak terkondensasi maupun kebocoran pada pipa kondensor.   Kata kunci:Efektivitas, kondensor, penukar kalor, NTU
Optimasi Penambahan Aseton Untuk Meningkatkan Nilai Oktan dan Performa Mesin Bensin Pada Pertalite Pangestu, Oktavia Salsa Winanda; Firdausy, Marsha Fazira; Rahmadian, Rafli Ranu; Maulana, Ikhsan; Venriza, Oksil
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v13i1.16603

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai oktan pertalite, bahan bakar minyak yang sering digunakan, dengan aset masukan sebagai bahan tambahan. Untuk mencapai hal ini, sebuah metodologi diimplementasikan secara eksperimental di mana konsentrasi aseton yang berbeda ditambahkan ke campuran pertalite dan angka oktan yang ditentukan melalui Induktif Coupled Plasma (ICP). Sebagai senyawa organik yang termasuk dalam keluarga keton, aseton memiliki kapasitas untuk meningkatkan nilai oktan bensin, sehingga mempengaruhi kinerja mesin dan emisi gas buang. Selama penelitian, sampel bahan bakar dicampur dengan aseton pada berbagai konsentrasi, dan sejauh mana setiap konsentrasi meningkatkan angka oktan yang diukur. Dengan penambahan aseton, angka oktan pertalite meningkat secara signifikan, menurut hasil penelitian. Analisis statistik tambahan memvalidasi hasil ini, yang menunjukkan korelasi penting antara angka oktan dan konsentrasi aseton. Hal ini membuktikan bahwa sannya aseton dapat diakui sebagai aditif yang hemat biaya dan efisien untuk mengoptimalkan kualitas bahan bakar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, ditarik kesimpulan bahwasannya bahwa sannya aseton menunjukkan harapan yang cukup besar sebagai aditif hemat biaya yang mampu meningkatkan kualitas bahan bakar secara efisien. Implikasi dari hasil ini untuk industri bahan bakar sangat penting, karena mereka mendukung penciptaan aditif yang secara substansial dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa menimbulkan biaya produksi tambahan. Ada harapan optimis bahwa temuan ini akan menjadi katalisator untuk penelitian lebih lanjut dan pengembangan formulasi bahan bakar yang praktis di masa yang akan datang .
PENYERAPAN COD DARI LIMBAH CAIR PABRIK MINYAK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN FLY ASH DARI PLTU SUAK PUNTONG-NAGAN RAYA Faisal, Faisal; Hafizullah, Muhammad; Fibarzi, Wiza Ulfa
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.14896

Abstract

Abstrak Metode adsorpsi dengan adsorben murah yang tersedia dalam bentuk limbah industri merupakan teknologi sederhana dan ekonomis yang sedang dikembangkan untuk pengolahan limbah cair. Palm Oil Mill Effluent (POME) yang digunakan diambil dari salah satu Industri di Aceh. Fly Ash dari by-produk pembakaran batubara di PLTU Suak Puntong - Nagan Raya dimanfaatkan sebagai bahan adsorben. Pada penelitian ini fly ash dibagi menjadi dua kategori yaitu fly ash yang aktivasi secara fisika (FA1) dan kimia (FA2). Karakteristasi adsorben diakuka n dengan memggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan SEM/EDS. Perolehan kondisi optimum berdasarkan variabel massa adsorben pada FA1, bahwa proses adsorpsi semakin efektif dengan bertambahnya jumlah massa fly ash dan waktu kontak. Perbandingan persentase penyisihan COD terhadap FA1 diperoleh lebih tinggi dari yang teradsorpsi pada FA2. Mekanisme adsorpsi FA1 mengikuti persamaan Freundlich (0,973), untuk FA2 mengikuti persamaan Langmuir (0,989).   
ANALISIS VON-MISES STRESS, STRAIN, DAN TOTAL DEFORMASI PADA PELAT IMPLAN METATARSOPHALANGEAL (MTP) DENGAN MATERIAL TI-6AL-4V MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Rizki, Muhammad Nuzan; Fikri, Ahmad; Faisal, Faisal; Nanda, Rizki Aulia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.12971

Abstract

Salah satu penyebab fraktur pada tulang ialah kecelakan pada saat beraktifitas maupun berkendara. Penggunaan pelat implan metatarsophalangeal (MTP) menjadi satu dari berbagai macam metode penanganan fraktur pada tulang. Maka penting untuk mengetahui kemampuan pelat implan dalam menahan segala jenis pembebanan yang mungkin terjadi saat digunakan di tubuh manusia. metode yang digunakan untuk menganalisis kekuatan struktur pelat implan MTP ini adalah dengan menggunakan finite element method. Terdapat tiga tahapan dalam metode ini. Tahapan pertama adalah preprocessing, jenis material dan jenis meshing ditentukan pada tahapan ini. Lalu tahap solution, yaitu penentuan jenis pembebanan dan constraint  yang digunakan. Terakhir tahapan post processing, yaitu proses analisis hasil simulasi yang dilakukan pada dua tahapan sebelumnya. Pada penelitian ini didapatkan nilai von-mises stress dengan pembebanan 44.228 N hingga 200 N sebesar 51.492 MPa hingga 232.85 MPa. Nilai tersebut masih berada di bawah nilai tegangan luluh material Ti-6Al-4V yakni sebesar 880 MPa. Nilai von-mises stress yang rendah tersebut mengakibatkan deformasi total dan deformasi sumbu Z yang terjadi cukup rendah, rata-rata pada angka 0.0189 mm dan 8,77x10-4 mm. Berdasarkan perolehan nilai tersebut dapat disimpulkan pelat implan MTP dengan material Ti-6Al-4V tidak terjadi deformasi plastis. Deformasi yang terjadi pada  pelat implan MTP adalah deformasi elastis, dengan nilai yang cukup rendah. Sehingga aman digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses penyembuhan fraktur pada tulang MTP.
PEMANFAATAN FLY ASH SEBAGAI ADSORBEN LOGAM Co PADA LIMBAH CAIR Wardana, Safril Kartika; Ekawati, Linda; Pradipta, Primadya; Assyffa, Syahna Nur
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v13i1.16310

Abstract

Logam cobalt (Co) dalam perairan dapat mengganggu kesehatan dan mencemari lingkungan. Penurunan kadar logam Co dalam perairan dapat dilakukan dengan metode adsorpsi menggunakan adsorben fly ash sisa pembakaran batu bara. Aktivasi dilakukan untuk meningkatkan jumlah sisi aktif adsorben sehingga dapat meningkatkan kapasitas adsorpsi. Optimasi dilakukan untuk memperoleh kondisi adsorpsi yang optimum. Kondisi optimum adsorpsi Co menggunakan fly ash terjadi pada massa adsorben sebesar 3,25 g, waktu adsorpsi selama 240 menit dengan nilai efisiensi adsorpsi >90%. 
ANALISA DAN KINETIKA ADSORPSI ZAT WARNA METIL ORANGE MENGGUNAKAN ADSORBEN CANGKANG KEMIRI Hanie, Nawardah; Meriatna, Meriatna; Zulmiardi, Zulmiardi; Ginting, Zainuddin
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.13529

Abstract

Metil orange (MO) adalah senyawa organik yang dijadikan sebagai indikator untuk menentukan pH suatu larutan. Namun, dalam skala industri kimia, metil orange digunakan sebagai senyawa zat azo yang berfungsi untuk pewarna, sehingga apabila tidak ditanggulangi secara benar akan menjadi polutan yang akan mencemari lingkungan. Cangkang kemiri yang di furnace dengan suhu 500oC selama 70 menit menghasilkan senyawa karbon terikat yang tinggi sehingga digunakan sebagai karbon aktif untuk menyerap metil orange. Cangkang kemiri sangat banyak digunakan untuk mengadsorpsi limbah dan zat warna, namun terkhusus untuk zat warna metil orange sangat minim, sehingga penulis melakukan kajian studi ini Penelitian dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi metil orange aebesar 10 ppm, 20 ppm, dan 30 ppm dan waktu adsorpsi yaitu 30, 40, 50, 60, dan 70 menit yang kemudian dianalisis persamaan keseimbangan dan model kinetika penyerapannya. Larutan akan ditambahkan penyerap sebanyak 4 gram lalu diaduk dengan variabel yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model persamaan Langmuir dan Orde Dua Semu adalah yang paling sesuai diaplikasikan untuk adsorpsi metil orange terhadap karbon aktif dari cangkang kemiri. Dari persamaan Langmuir diperoleh konstanta adsorsi sebesar 10.35808 L/g dan qmaks sebesar 0.258769 mg/g. Sedangkan untuk model Ho dan Mc Kay orde dua semu didapatkan konstanta laju reaksi (K2) yang cukup besar yaitu 1.2252 - 0.3091g/mg.min serta nilai koefisien determinasi (R2) yaitu 0.9701 - 0.9999 untuk variasi konsentrasi 10, 20, serta 30 ppm. Karena model Isotherm Langmuir dapat menjelaskan proses adsorpsi metil orange secara menyeluruh, maka sistem adsorpsi metil orange menggunakan karbon aktif dari cangkang kemiri dari penelitian ini adalah homogen dan monolayer. Kajian kinetika menunjukkan bahwa model persamaan orde dua semu yang paling sesuai diaplikasikan. Dari model orde dua semu, laju proses adsorpsi metil orange dikendalikan oleh adsorpsi kimiaa. 
KARAKTERISASI DAN ANALISIS MUTU FISIKO-KIMIA BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN WADAH KARUNG PLASTIK BERDASARKAN WAKTU PENGERINGAN Marzuki, Ismail; Zainuddin, Dina Ainun
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v13i2.18977

Abstract

Pengolahan biji kakao penting untuk menghasilkan mutu dan kualitas baik, agar memenuhi syarat sesuai kebutuhan konsumen, pasar, sekaligus meningkatkan nilai jual. Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan menganalisis mutu biji kakao berdasarkan lama pengeringan. Bahan baku alam penelitian adalah biji kakao asal Salupaku, Polewali Mandar, jenis Forastero klon Sulawesi I. Metode, kakao difermentasi 5 hari kemudian dicuci, dikeringkan menggunakan oven variasi waktu (20, 25, 30 dan 35) jam serta pengeringan sinar matahari selama 40 jam. Parameter uji berdasarkan syarat mutu biji kakao berdasarkan SNI 2323-2008, meliputi syarat umum, syarat khusus, nilai pH dan kadar lemak total. Hasil penelitian menunjukkan variasi waktu pengeringan memenuhi syarat umum standar mutu terkecuali kadar air lama pengeringan selama 20 jam belum memenuhi standar. Syarat khusus standar mutu lama pengeringan pada range 20 - 35 jam, termasuk ke dalam mutu III-B dan pengeringan matahari selama 5 hari kisaran waktu 40 jam termasuk dalam mutu II-B. Nilai pH untuk semua variasi waktu pengeringan menunjukkan sifat asam dan  kadar lemak total tertinggi diperoleh lama pengeringan 20 jam. Berdasarkan variasi lama pengeringan terbaik yang memenuhi semua syarat mutu adalah pada pengeringan 35 jam

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023 Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2023 Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2022 Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022 Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021 Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2020 Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018 Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2014 Vol 6, No 2 (2017): Journal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017 Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2016 Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015 Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015 Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2012 More Issue