cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN ALGORITMA GLCM DAN KNN DALAM PENGENALAN PENYAKIT PADA DAUN Lubis, Ali Akbar; Dewy, Mega Silfia; Isnaini, Muhammad
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54010

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi memberikan dampak yang besar dalam kemajuan bidang Pendidikan. Dengan kemajuan ini menyediakan sumber belajar yang beragam, salah satunya pembelajaran sebuah algoritma/metode. Terkadang sebuah implementasi sebuah algoritma atau metode tidaklah mudah. Karena prosesnya yang kompleks dan membutuhkan waktu untuk memahami langkah-langkahnya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi pembelajaran dalam menerapkan algoritma Gray Level Co-Occurance Matrix (GLCM) dan KNN dalam pengenalan penyakit pada daun. Algoritma GLCM (Gray Level Co-Occurance Matrix) dan KNN memproses citra yang diinput dengan pengenalan pola untuk mendeteksi penyakit yang terdapat pada tanaman. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi pembelajaran yang dapat menunjukkan langkah-langkah dalam proses pengenalan pola pada daun yang ditampilkan secara detail. Dengan adanya aplikasi ini maka dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mempelajari kedua algoritma ini. Kata Kunci: GLCM, KNN, aplikasi pembelajaran  Abstract: Technological advances have had a major impact on the progress of the education sector.  This progress provides various learning resources, one of which is learning an algorithm/method. Sometimes implementing an algorithm or method is not easy.  Because the process is complex and takes time to understand the steps. This research aims to build a learning application in applying the Gray Level Co-Occurance Matrix (GLCM) and KNN algorithms in recognizing disease on leaves.The GLCM (Gray Level Co-Occurance Matrix) and KNN algorithms process the input image with pattern recognition to detect diseases in plants. The results of this research are in the form of a learning application that can show the steps in the pattern recognition process on leaves which are displayed in detail.  With this application, it can be an alternative for people to learn about these two algorithms. Keywords: GLCM, KNN, Learning application
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) MELALUI DESIGN PEMBELAJARAN SASTRA BERBASIS HOTS LITERACY Nasution, Rizki Fadila; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60280

Abstract

praktis pembelajaran sastra dan adanya kesalahpahaman guru mengenai konsep HOTS. Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan pada tahun 2018 yang telah terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter yang menekankan konsep pendidikan abad ke-21 (21st century skills) yaitu, pendekatan saintifik (scientific approach), dan penilaian autentik (authentic assesment). Untuk itu, pembelajaran harus merujuk pada empat karakter belajar abad 21, yaitu berpikir kriris dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi atau yang dikenal dengan 4C (critical thinking dan problem solving, creative and innovation, collaboration, and communication). Penelitian ini merancang pembelajaran sastra berbasis hots literasi dengan penerapan model Reading to Learn (R2L) dan pendekatan scientific, project base learning dan problem base learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Swasta PAB 2 Helvetia  dan meningkat daya literasi dan daya berpikiri aras tinggi. Kata Kunci: pembelajaran sastra, HOTS Literacy, model R2L.8 Abstract: This study is motivated by the lack of integration of HOTS alphabetization dimension in literature learning practice and the lack of good understanding of HOTS concept by students. The development of higher order thinking competency (HOTS)-oriented learning is a program developed with the aim of improving the quality of learning and the quality of diplomas. The program was developed by the Ministry of Education and Culture and, in 2018, it has been integrated into the "Strengthening character education" program which emphasizes on the concept of 21st century education (21st century competencies), to understand the scientific approach and authentic evaluation. Therefore, the internship should refer to the four characters of the 21st century internship, namely to know critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication, or 4C (critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication). This research covers reading and writing learning based on key points in alphabetization with the application of Reading to Learn (R2L) model and scientific approach, learning through projects, and learning through problems. The results of this study are expected to improve the learning outcomes of sixth grade elementary school students at Helvetia PAB 2 private school and improve reading and writing skills. Keywords: literacy training, HOTS literacy, R2L model.8
TRAINER PENGATURAN MOTOR LISTRIK UNTUK PRAKTIKUM PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR LISTRIK Isnaini, Muhammad; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Hutahaean, Harvei Desmon
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54006

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada matakuliah penggunaan dan pengaturan motor listrik. Pengembangan media interaktif ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif, kreatif dan mandiri tanpa adanya keterbatasan ruang, waktu ataupun adanya pendidik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan utama yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan dan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Rancangan desain multimedia pembelajaran interaktif dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan tingkat validitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil keseluruhan validasi ahli materi memperoleh rata-rata sebesar 4,73, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli materi tersebut dikategorikan sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli media memperoleh rata-rata sebesar 4,75, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli media tersebut dikategorikan sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Motor Listrik, Model ADDIE   Abstract: This study aims to develop interactive multimedia learning in the course of using and regulating electric motors. The development of interactive media aims to provide alternative learning media that can facilitate students to learn actively, creatively and independently without any limitations of space, time or the presence of educators. This study uses the ADDIE development model which consists of 5 main stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development and (4) Implementation and (5) Evaluation. The interactive learning multimedia design design is made using Adobe Flash software. In this study, the technical data analysis used is a descriptive analysis technique, which describes the level of validity of the product produced. Based on the overall validation results of material experts obtained an average of 4.73, the validation results of interactive learning multimedia products from these material experts are categorized as very good. The overall validation results of media experts obtained an average of 4.75, so the validation results of interactive learning multimedia products from these media experts are categorized as very good. Keywords: Interactive Learning Multimedia, Electric Motor, ADDIE Model
ANALISIS KOORDINASI RELE ARUS LEBIH PADA SISTEM PROTEKSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR JELOK PADA MATA KULIAH PROTEKSI SISTEM TENAGA LISTRIK Simamora, Yoakim; Dewy, Mega Silfia; Silitonga, Agnes Irene
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60288

Abstract

Abstrak: Pembaharuan setting rele arus lebih dan rele gangguan fasa ke tanah pada sistem proteksi di PLTA Jelok sangat diperlukan karena belum adanya pembaharuan nilai setting semenjak PLTA Jelok berdiri pada tahun 1935. Sistem proteksi yang cepat, handal, selektif dan ekonomis perlu ditingkatkan sesuai dengan nilai beban terbaru dan gangguan hubung singkat yang mungkin terjadi. Dalam melakukan setting rele tersebut diperlukan pemilihan nilai arus pickup dan waktu kerja yang sesuai dengan batas perhitungan dari parameter arus beban penuh, arus hubung singkat maksimum dan arus hubung singkat minimum. Kemudian koordinasi antar rele dapat dianalisa menggunakan kurva plot arus terhadap waktu pada program ETAP 12.6. Setting rele pada penelitian ini dinyatakan handal karena kurva terletak dalam batas aman yaitu di sebelah kanan garis arus beban penuh dan inrush transformator serta di sebelah kiri garis damage curve.  Kata Kunci: proteksi, rele, setting, koordinasi, kurva.  Abstract: Renewal setting of over current relay and ground fault relay in the PLTA Jelok’s protection system is important because there is no change in the setting value since PLTA Jelok stood in the 1935. Fast, reliable, selective and economical protection system needs to be improved according to the latest load values and short circuit that may occur. For setting these relays, the required selection of the pickup current value and the working time based on the calculation limit of the full load current, maximum short circuit current and minimum short circuit current. Then the coordination of relays can be analyzed using the time-current plot curve on ETAP 12.6 program. Relays setting of this research are reliable because the curve location is on the right of full load ampere line and transformer inrush and also on the left of damage curve.. Keywords: protection, relay, setting, coordination, curve.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN LABORATORIUM BERBASIS WEB DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Dalimunthe, Amirhud; Sari, Angereiny Citra; Maulana, Bagoes; Syahputra, Fahmy; Suryanto, Eka Dodi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54116

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan pada manajemen laboratorium di SMK Negeri 1 Beringin dimana penjadwalan yang masih dilakukan secara manual dan hanya disampaikan melalui grup kelas. Pengelolaan laboratorium juga belum maksimal seperti tidak adanya pencatatan data perlengkapan laboratorium yang berakibat kurangnya tanggung jawab terhadap perlengkapan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah sistem informasi manajemen laboratorium berbasis web yang dapat diakses dengan mudah dan akurat. Data-data seperti penjadwalan penggunaan laboratorium dan kelengkapan pada laboratorium, juga tercatat dengan baik dan tersistem. Rancang bangun sistem ini menggunakan model pengembangan Waterfall, yang terdiri dari tahapan communication, planning, modelling, construction, dan deployment. Validitas dari sistem hasil pengembangan diuji menggunakan teori validitas Aiken (Aiken’s V) dengan angka indeks validitas Aiken sebesar 0,677. Hasil uji validitas dari ahli sistem dan uji validitas dari ahli praktisi terhadap 8 aspek menunjukkan bahwa sistem sudah dapat dinyatakan valid, karena hasil uji validitas menunjukkan lebih tinggi dari 0,677.Kata Kunci: sistem informasi, manajemen, laboratorium, web Abstract: This research was conducted because there were problems with laboratory management at SMK Negeri 1 Beringin where scheduling was still done manually and only delivered through class groups. Laboratory management is also not optimal, as there is no data recording on laboratory equipment, which results in a lack of responsibility for the equipment. The aim of this research is to develop a web-based laboratory management information system that can be accessed easily and accurately. Data such as laboratory usage scheduling and laboratory equipment are also recorded well and in a system. The design of this system uses the Waterfall development model, which consists of communication, planning, modeling, construction and deployment stages. The validity of the developed system was tested using Aiken's validity theory (Aiken's V) with an Aiken validity index of 0.677. The results of validity tests from system experts and validity tests from practitioner experts on 8 aspects show that the system can be declared valid, because the validity test results show higher than 0.677.Keyword: information system, management, laboratory, web
SISTEM MONITORING PLTS BERBASIS IOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Waluyo, Bakti Dwi; Rahman Sembiring, Muhammad Aulia; Sinaga, Nelson; Lubis, Ali Akbar; Br Tarigan, Sintya Verina
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60282

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berbasis Internet of Things (IoT) sebagai media pembelajaran di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Medan. Sistem monitoring ini dinamakan EduSolar, yang dirancang menggunakan kombinasi perangkat keras seperti mikrokontroler Arduino UNO, modul sensor arus, tegangan, daya, intensitas cahaya, serta modul WiFi ESP8266 untuk konektivitas IoT. Sistem EduSolar dapat memantau dan menampilkan parameter-parameter penting PLTS secara real-time melalui antarmuka website. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase kelayakan 81,28%, sedangkan validasi ahli materi mencapai 80,83%. Uji respon mahasiswa juga menunjukkan bahwa sistem EduSolar dinyatakan "layak" digunakan sebagai media pembelajaran dengan persentase 78,46%. Dengan demikian, sistem monitoring PLTS berbasis IoT yang terintegrasi sebagai media pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang teknologi energi surya. Kata Kunci: Sistem Monitoring PLTS, IoT, Media Pembelajaran, Pembelajaran Interaktif, Energi Surya.  Abstract: This research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based solar power plant (PLTS) monitoring system as a learning media in the Department of Electrical Engineering Education at Medan State University. The monitoring system is called EduSolar, designed using a combination of hardware devices such as the Arduino UNO microcontroller, current, voltage, power, and light intensity sensor modules, as well as the ESP8266 WiFi module for IoT connectivity. The EduSolar system can monitor and display real-time important parameters of the solar power plant through a website interface. This research utilizes the ADDIE development method, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The validation results from media experts showed a feasibility percentage of 81.28%, while the validation by subject matter experts reached 80.83%. The student response test also indicated that the EduSolar system was deemed "feasible" as a learning media with a percentage of 78.46%. Therefore, this IoT-based PLTS monitoring system integrated as a learning media has been proven effective in enhancing students' understanding of solar energy technology. Keywords: PLTS Monitoring System, IoT, Learning Media, Interactive Learning, Solar Energy.
MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIVE LEARNING DESIGN FRAMEWORK BERBASIS BLENDED: KEMAMPUAN NUMERIK DAN KOMPETENSI EVALUASI HASIL BELAJAR Saragih, Abdul Hasan; Mursid, R.; ., Sriadhi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54007

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengembangkan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning pada mata kuliah evaluasi hasil belajar; (2) mengetahui kelayakan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning; (3) mengetahui kepraktisan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning (4) mengetahui keefektifan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning pada mata kuliah evaluasi hasil belajar; (5) mengetahui kemampuan numerik dan kompetensi mata kuliah evaluasi hasil belajar mahasiswa. Metode penelitian dan pengembangan (R & D). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning sangat layak; Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning sangat praktis; Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning dalam meningkatkan hasil belajar pada mata kuliah evaluasi hasil belajar sangat tinggi. 0,63 dengan kategori “sedang” (0,7 > (N-gain) ≥ 0,3), sehingga sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa; dan Kemampuan numerik dan kompetensi mata kuliah evaluasi hasil belajar mahasiswa sangat tinggi, yaitu terdapat peningkatan sebesar 42,16. Kata Kunci: model pembelajaran; integrative learning design framework; blended learning; kemampuan numerik; evaluasi hasil belajar Abstract: The objective of this research is to; (1) develop an integrative learning design framework based on blended learning in the course of evaluation of learning outcomes; (2) know the feasibility of the learning model of integrative Learning design frameworks based on Blended Learning; (3) know the practicality of the model of learning of integrated learning design frames based onblended learning; (4) know the effectiveness of the study model of Integrative Learning Design Framework based in the study evaluation course; (5) know the numerical capabilities and competences of the course evaluation student learning outcome. Research and Development Methods (R&D). Research results show that: Learning model integrative learning design framework based on blended learning is well suited; Learning model Integrative Learning design frameworks based on Blended Learning is very practical; Learning Model Integrated Learning Design Framework based blended Learning in improving learning outcomes on courses Evaluation of learning outputs is very high. 0.63 with a “needy” category (0.7 > (N-gain) ≥ 0.3), which is very effective in improving student learning outcomes; and the numerical ability and competence of the student’s learning outcome evaluation course is very high, i.e. there is an increase of 42.16. Keywords: learning model; integrative learning design framework; blended learning; numerical skills; evaluation of learning outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH KOSMETIKA DAN MINUMAN TRADISIONAL PRODI PENDIDIKAN TATA RIAS UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Sitompul, Astrid; Erawati, Melani; Wahidah, Siti; Rangkuti, Irmiah Nurul; Fauzani, Asrah Rezki; Dhana, Vita Pujawanti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54117

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini (1) mengembangan media pembelajaran yang interaktif pada Kosmetika dan Minuman Tradisional Program Studi Pendidikan Tata Rias, (2) untuk mengetahui kelayakan penggunaan media pembelajaran yang interaktif pada Kosmetika Dan Minuman Tradisional Program Studi Pendidikan Tata Rias. Metode penelitian adalah Research and Development (R&D) yang mengikuti langkah-langkah model penelitian pengembangan   ADDIE. Subjek dari penelitian yaitu mahasiswa Angkatan 2021 Pendidikan tata rias Angkatan Universitas Negeri Medan. Data berasal dari kegiatan observasi, wawancara serta penyebaran angket. Berdasarkan hasil uji validitas ahli materi diperoleh 91,6% (berkategori sangat baik), penilaian ahli media 97,7% (berkategori sangat baik),  Berdasarkan atas nilai yang diberikan ahli materi 94,49% di kategori yang sangat baik. Produk di uji coba pada kelompok kecil memperoleh nilai 88,6% (berkategori baik), pada kelompok sedang memperoleh nilai 89,2% (berkategori sangat baik), dan pengujian kelompok besar memperoleh nilai 92,1% (berkategori sangatbaik). Berdasarkan hasil penilaian tersebut disimpulkan bahwa media interaktif Kosmetika dan Minuman Tradisional dinyatakan layak untuk membantu dalam berlangsungnya proses belajar. Kata Kunci: Media Interaktif, Kosmetika Tradisional, Minuman Tradisional, Tata Rias   Abstract: The aims of this research (1) developing interactive learning media on Cosmetics and Traditional Drinks, Cosmetology Education Study Program, (2) Determine the feasibility of using interactive learning media on Cosmetics and Traditional Drinks, Study Program of Cosmetology Education. The research method is Research and Development (R&D) which follows the steps of the ADDIE research and development model. The subjects of research are students of 2021 Cosmetology Education of Medan State University. Data comes from observation activities, interviews and distribution of questionnaires. Based on the results of the material expert's validity test, it was found to be 91.6% (category of very good), media expert's assessment was 97.7% (category of very good), Based on the results of the blended learning material expert's assessment, it was 94.49% (category of very good). The product tested in the small group received a score of 88.6% (good category), the medium group got a score of 89.2% (very good category), and the large testing group got a score of 92.1% (category of very good),). The results of this assessment, it was concluded that the interactive media Cosmetics and Traditional Drinks were declared suitable for assisting in the learning process.Keywords: Interactive Media, Traditional Cosmetics, Traditional Drinks, Cosmetology
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IOT PADA MATAKULIAH MICROPROSESSOR Isnaini, Muhammad; Hutahaean, Harvei Desmon; Dewy, Mega Silfia
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60285

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan mahamahasiswa pada media pembelajaran berbasis IoT matakuliah Microprosessor. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kualitatif  dengan menggunakan  metode  survei  dalam  mengidentifikasi  kebutuhan  mahamahasiswa pada matakuliah Sistem Microprosessor. Dalam   penelitian   ini,   analisis   kebutuhan   mengacu   pada pencapaian  hasil  belajar mahamahasiswa,  kegunaan  dan  masalah  yang  dihadapi  mahamahasiswa  dalam penggunaan media pembelajaran serta perumusan media  yang  dibutuhkan  dalam  pembelajaran  tersebut. Subjek  penelitian  ini  adalah  20  orang  mahamahasiswa  dan  2  orang  dosen  matakuliah Sistem Microprosessor Prodi Pendidikan Teknik Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.   Data diperoleh  dengan  menggunakan  angket  kuesioner  dan  dianalisis  kemudian  membuat kesimpulan   berdasarkan   interpretasi   hasil   analisis Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 100% dosen sangat menginginkan peningkatan kualitas media pembelajaran dan juga 100% mahasiswa menginginkan untuk memiliki media pembelajaran yang mudah digunakan di mana pun mereka berada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki nilai yang sangat rendah dalam pembelajaran mikroprosesor, menghadapi kesulitan karena tidak dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mandiri, serta memerlukan pengembangan media pembelajaran berbasis IoT untuk mendukung pembelajaran pada mata kuliah Microprosesor. Kata Kunci: Media pembelajaran, IoT, Mata kuliah sistem microprosessor  Abstract: This study aims to describe the needs of college students in IoT-based learning media for Microprocessor courses. This research is a qualitative descriptive research using a survey method in identifying the needs of students in the Microprocessor System course. In this study, the needs analysis refers to the achievement of student learning outcomes, the usefulness and problems faced by students in the use of learning media and the formulation of the media needed in the learning. The subjects of this study are 20 students and 2 lecturers of the Microprocessor System course, Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Medan.   The data was obtained using questionnaires and analyzed then made conclusions based on the interpretation of the results of the analysis The results and discussion of this study show that the development of IoT-based media is very necessary. The results and discussion of this research show that the development of IoT-based media is very necessary. The needs analysis shows that 100% of lecturers really want to improve the quality of learning media and also 100% of students want to have learning media that is easy to use wherever they are. The results show that students still have very low scores in microprocessor learning, face difficulties because they cannot use better learning media to support the independent learning process, and require the development of IoT-based learning media to support learning in Microprocessor courses. Keywords: Learning media, IoT, Microprocessor system courses

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue