cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) MELALUI DESIGN PEMBELAJARAN SASTRA BERBASIS HOTS LITERACY Nasution, Rizki Fadila; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60280

Abstract

praktis pembelajaran sastra dan adanya kesalahpahaman guru mengenai konsep HOTS. Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan pada tahun 2018 yang telah terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter yang menekankan konsep pendidikan abad ke-21 (21st century skills) yaitu, pendekatan saintifik (scientific approach), dan penilaian autentik (authentic assesment). Untuk itu, pembelajaran harus merujuk pada empat karakter belajar abad 21, yaitu berpikir kriris dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi atau yang dikenal dengan 4C (critical thinking dan problem solving, creative and innovation, collaboration, and communication). Penelitian ini merancang pembelajaran sastra berbasis hots literasi dengan penerapan model Reading to Learn (R2L) dan pendekatan scientific, project base learning dan problem base learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Swasta PAB 2 Helvetia  dan meningkat daya literasi dan daya berpikiri aras tinggi. Kata Kunci: pembelajaran sastra, HOTS Literacy, model R2L.8 Abstract: This study is motivated by the lack of integration of HOTS alphabetization dimension in literature learning practice and the lack of good understanding of HOTS concept by students. The development of higher order thinking competency (HOTS)-oriented learning is a program developed with the aim of improving the quality of learning and the quality of diplomas. The program was developed by the Ministry of Education and Culture and, in 2018, it has been integrated into the "Strengthening character education" program which emphasizes on the concept of 21st century education (21st century competencies), to understand the scientific approach and authentic evaluation. Therefore, the internship should refer to the four characters of the 21st century internship, namely to know critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication, or 4C (critical thinking and problem solving, creativity and innovation, collaboration and communication). This research covers reading and writing learning based on key points in alphabetization with the application of Reading to Learn (R2L) model and scientific approach, learning through projects, and learning through problems. The results of this study are expected to improve the learning outcomes of sixth grade elementary school students at Helvetia PAB 2 private school and improve reading and writing skills. Keywords: literacy training, HOTS literacy, R2L model.8
SISTEM MONITORING PLTS BERBASIS IOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Waluyo, Bakti Dwi; Rahman Sembiring, Muhammad Aulia; Sinaga, Nelson; Lubis, Ali Akbar; Br Tarigan, Sintya Verina
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60282

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berbasis Internet of Things (IoT) sebagai media pembelajaran di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Medan. Sistem monitoring ini dinamakan EduSolar, yang dirancang menggunakan kombinasi perangkat keras seperti mikrokontroler Arduino UNO, modul sensor arus, tegangan, daya, intensitas cahaya, serta modul WiFi ESP8266 untuk konektivitas IoT. Sistem EduSolar dapat memantau dan menampilkan parameter-parameter penting PLTS secara real-time melalui antarmuka website. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase kelayakan 81,28%, sedangkan validasi ahli materi mencapai 80,83%. Uji respon mahasiswa juga menunjukkan bahwa sistem EduSolar dinyatakan "layak" digunakan sebagai media pembelajaran dengan persentase 78,46%. Dengan demikian, sistem monitoring PLTS berbasis IoT yang terintegrasi sebagai media pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang teknologi energi surya. Kata Kunci: Sistem Monitoring PLTS, IoT, Media Pembelajaran, Pembelajaran Interaktif, Energi Surya.  Abstract: This research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based solar power plant (PLTS) monitoring system as a learning media in the Department of Electrical Engineering Education at Medan State University. The monitoring system is called EduSolar, designed using a combination of hardware devices such as the Arduino UNO microcontroller, current, voltage, power, and light intensity sensor modules, as well as the ESP8266 WiFi module for IoT connectivity. The EduSolar system can monitor and display real-time important parameters of the solar power plant through a website interface. This research utilizes the ADDIE development method, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The validation results from media experts showed a feasibility percentage of 81.28%, while the validation by subject matter experts reached 80.83%. The student response test also indicated that the EduSolar system was deemed "feasible" as a learning media with a percentage of 78.46%. Therefore, this IoT-based PLTS monitoring system integrated as a learning media has been proven effective in enhancing students' understanding of solar energy technology. Keywords: PLTS Monitoring System, IoT, Learning Media, Interactive Learning, Solar Energy.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IOT PADA MATAKULIAH MICROPROSESSOR Isnaini, Muhammad; Hutahaean, Harvei Desmon; Dewy, Mega Silfia
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60285

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan mahamahasiswa pada media pembelajaran berbasis IoT matakuliah Microprosessor. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kualitatif  dengan menggunakan  metode  survei  dalam  mengidentifikasi  kebutuhan  mahamahasiswa pada matakuliah Sistem Microprosessor. Dalam   penelitian   ini,   analisis   kebutuhan   mengacu   pada pencapaian  hasil  belajar mahamahasiswa,  kegunaan  dan  masalah  yang  dihadapi  mahamahasiswa  dalam penggunaan media pembelajaran serta perumusan media  yang  dibutuhkan  dalam  pembelajaran  tersebut. Subjek  penelitian  ini  adalah  20  orang  mahamahasiswa  dan  2  orang  dosen  matakuliah Sistem Microprosessor Prodi Pendidikan Teknik Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.   Data diperoleh  dengan  menggunakan  angket  kuesioner  dan  dianalisis  kemudian  membuat kesimpulan   berdasarkan   interpretasi   hasil   analisis Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 100% dosen sangat menginginkan peningkatan kualitas media pembelajaran dan juga 100% mahasiswa menginginkan untuk memiliki media pembelajaran yang mudah digunakan di mana pun mereka berada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki nilai yang sangat rendah dalam pembelajaran mikroprosesor, menghadapi kesulitan karena tidak dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mandiri, serta memerlukan pengembangan media pembelajaran berbasis IoT untuk mendukung pembelajaran pada mata kuliah Microprosesor. Kata Kunci: Media pembelajaran, IoT, Mata kuliah sistem microprosessor  Abstract: This study aims to describe the needs of college students in IoT-based learning media for Microprocessor courses. This research is a qualitative descriptive research using a survey method in identifying the needs of students in the Microprocessor System course. In this study, the needs analysis refers to the achievement of student learning outcomes, the usefulness and problems faced by students in the use of learning media and the formulation of the media needed in the learning. The subjects of this study are 20 students and 2 lecturers of the Microprocessor System course, Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Medan.   The data was obtained using questionnaires and analyzed then made conclusions based on the interpretation of the results of the analysis The results and discussion of this study show that the development of IoT-based media is very necessary. The results and discussion of this research show that the development of IoT-based media is very necessary. The needs analysis shows that 100% of lecturers really want to improve the quality of learning media and also 100% of students want to have learning media that is easy to use wherever they are. The results show that students still have very low scores in microprocessor learning, face difficulties because they cannot use better learning media to support the independent learning process, and require the development of IoT-based learning media to support learning in Microprocessor courses. Keywords: Learning media, IoT, Microprocessor system courses
PENGEMBANGAN MODUL TRAINER KENDALI OTOMASI BERBASIS PLC SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM Rahman Sembiring, Muhammad Aulia; Sinaga, Denny Haryanto; Sinuraya, Arwadi; Manullang, Jongga; Waluyo, Bakti Dwi; Azizi Lubis, Reza Arbi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60286

Abstract

Abstrak: Industri modern kini beralih dari sistem kontrol tradisional ke sistem kontrol otomasi berbasis teknologi modern salah satunya Programmable Logic Controller (PLC). Pembelajaran di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Medan masih kurang efektif karena minimnya akses mahasiswa terhadap pengalaman praktis dengan PLC. Untuk itu, rancang bangun trainer sistem otomasi industri berbasis PLC diusulkan sebagai Solusi yang relevan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa. Pengembangan trainer ini mencakup komponen seperti papan trainer, peralatan kontrol otomasi, PLC, dan lainnya, serta jobsheet untuk mendukung pembelajaran.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Prosedur pengembangan yang dilakukan meliputi tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Tahap analisis melibatkan responden dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Medan. Penilaian produk melibatkan ahli materi dan ahli media dari dosen FT UNIMED. Penilaian respon pengguna melibatkan Mahasiswa Teknik Elektro UNIMED. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah divalidasi ahli. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian adalah trainer dihasilkan melalui lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, desain training kit, pembuatan dan pengujian fungsional, pengujian ahli dan pengguna, dan evaluasi kelayakan. Uji kinerja menunjukkan training kit tersebut termasuk kategori sangat layak dengan rerata skor dari ahli materi sebesar 3,83 dan ahli media sebesar 3,67. Pengguna menyatakan trainer dan modul pembelajaran yang dihasilkan sangat layak dengan rerata skor sebesar 3,39. Kata Kunci: Modul Trainer, Programmable Logic Control, Media Pembelajaran..  Abstract: The automation control systems of today's industry are replacing the antiquated control systems with ones based on contemporary technology, such as the Programmable Logic Controller (PLC). Due to students' limited access to PLC practical experience, learning at Medan State University's Department of Electrical Engineering Education remains less effective. In order to improve student comprehension, the design of an industrial automation system trainer based on PLCs is suggested. Along with work sheets to facilitate learning, this trainer development contains components such automation control equipment, PLCs, trainer boards, and others.  Using the ADDIE development model, this study is development research. Analysis, design, development, implementation, and evaluation are the phases of the development procedures that are carried out. Based on the performance test, the training kit has an average score of 3.67 from media experts and 3.83 from material experts, placing it in the highly feasible category. With an average rating of 3.39, users said the trainer and learning modules were excellent value. Keywords: Trainer Module, Programmable Logic Control, Learning Media.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KENDALI OTOMATIS UNTUK MENDUKUNG PROJECT BASED LEARNING Suryanto, Eka Dodi; Astrid, Erita; Harahap, Muchsin; Purba, Sukarman
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60287

Abstract

Abstrak: Revolusi Industri 4.0 mengharuskan dunia industri untuk memanfaatkan teknologi otomatis pada proses produksi agar bekerja secara efektif dan efisien. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka para lulusan sarjana teknik elektro harus memiliki kompetensi dibidang kendali otomatis agar dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di dunia industri saat ini. Dasar Sistem Kendali merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diselesaikan mahasiswa program studi Teknik Elektro di Universitas Negeri Medan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, mahasiswa masih kurang memahami tentang implementasi teori sistem kendali dalam dunia industri. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui capaian pembelajaran mata kuliah, kompetensi mahasiswa, dan kebutuhan bahan ajar yang relevan dengan industri. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa capaian pembelajaran belum merujuk pada kebutuhan industri, kompetensi mahasiswa belum memenuhi kebutuhan industri secara praktis dan bahan ajar yang belum sesuai dengan kebutuhan industri. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, rekomendasi yang dapat diberikan adalah pengembangan modul pembelajaran sistem kendali otomatis yang mendukung pembelajaran berbasis proyek.Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Pengembangan Modul, Kendali, Otomatis, SMK Imelda, Pembelajaran Berbasis Proyek. Abstract. Industrial Revolution 4.0 requires industry to utilize automated technology in production processes to work effectively and efficiently. Based on these needs, electrical engineering graduates must have competence in the field of automatic control in order to meet human resource needs in today's industrial world. Basics of Control Systems is one of the mandatory courses that students in the Electrical Engineering study program at Medan State University must complete. Based on observations made, students still do not understand the implementation of control system theory in the industrial world. A needs analysis is carried out to determine course learning outcomes, student competencies, and the need for teaching materials that are relevant to industry. The results of the needs analysis show that learning outcomes do not yet refer to industry needs, student competencies do not practically meet industry needs and teaching materials do not meet industry needs. Based on the results of the needs analysis, the recommendation that can be given is the development of an automatic control system learning module that supports Project Based LearningKeywords: Need Analysis, Module Development, Control, Automatic, Project Based Learning
ANALISIS KOORDINASI RELE ARUS LEBIH PADA SISTEM PROTEKSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR JELOK PADA MATA KULIAH PROTEKSI SISTEM TENAGA LISTRIK Simamora, Yoakim; Dewy, Mega Silfia; Silitonga, Agnes Irene
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60288

Abstract

Abstrak: Pembaharuan setting rele arus lebih dan rele gangguan fasa ke tanah pada sistem proteksi di PLTA Jelok sangat diperlukan karena belum adanya pembaharuan nilai setting semenjak PLTA Jelok berdiri pada tahun 1935. Sistem proteksi yang cepat, handal, selektif dan ekonomis perlu ditingkatkan sesuai dengan nilai beban terbaru dan gangguan hubung singkat yang mungkin terjadi. Dalam melakukan setting rele tersebut diperlukan pemilihan nilai arus pickup dan waktu kerja yang sesuai dengan batas perhitungan dari parameter arus beban penuh, arus hubung singkat maksimum dan arus hubung singkat minimum. Kemudian koordinasi antar rele dapat dianalisa menggunakan kurva plot arus terhadap waktu pada program ETAP 12.6. Setting rele pada penelitian ini dinyatakan handal karena kurva terletak dalam batas aman yaitu di sebelah kanan garis arus beban penuh dan inrush transformator serta di sebelah kiri garis damage curve.  Kata Kunci: proteksi, rele, setting, koordinasi, kurva.  Abstract: Renewal setting of over current relay and ground fault relay in the PLTA Jelok™s protection system is important because there is no change in the setting value since PLTA Jelok stood in the 1935. Fast, reliable, selective and economical protection system needs to be improved according to the latest load values and short circuit that may occur. For setting these relays, the required selection of the pickup current value and the working time based on the calculation limit of the full load current, maximum short circuit current and minimum short circuit current. Then the coordination of relays can be analyzed using the time-current plot curve on ETAP 12.6 program. Relays setting of this research are reliable because the curve location is on the right of full load ampere line and transformer inrush and also on the left of damage curve.. Keywords: protection, relay, setting, coordination, curve.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
PERAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK KOMPETENSI GURU DI ERA DIGITAL Situmorang, Eduward; Sitorus, Peniel Sam Putra
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i2.66776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi pendidikan dalam membentuk kompetensi guru di era digital. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dari 30 guru di beberapa sekolah dasar dan menengah yang telah mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, banyak guru yang hanya menggunakannya secara terbatas untuk hal-hal dasar seperti presentasi dan pengajaran materi. Hambatan utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan yang memadai dan dukungan dari pihak sekolah, yang mengakibatkan terbatasnya pemahaman guru tentang cara mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pengajaran. Namun, guru yang telah mendapatkan pelatihan dan dukungan yang tepat menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi pendidikan, diperlukan pelatihan yang berkelanjutan, dukungan kebijakan yang memadai, serta pengembangan kemampuan pedagogis yang lebih mendalam agar teknologi dapat diterapkan secara optimal dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PRAKTIKALITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH ELEKTRONIKA DASAR Dewy, Mega Silfia; Isnaini, Muhammad; Simamora, Yoakim; Ginting, Lisa Melvi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i2.66779

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif untuk mata kuliah Elektronika Dasar dan mengevaluasi praktikalitasnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dengan uji praktikalitas melalui dua tahap: skala kecil dan skala besar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek praktikalitas. Aspek kemudahan penggunaan meningkat dari 76% menjadi 86%, kejelasan materi dari 72% menjadi 84%, interaktivitas dari 78% menjadi 88%, dan daya tarik dari 80% menjadi 90%. Persentase rata-rata praktikalitas multimedia interaktif meningkat dari 78,57% (kategori praktis) menjadi 88,23% (kategori sangat praktis). Skor tinggi pada manfaat pembelajaran (92%) dan efisiensi waktu (88%) mengindikasikan potensi multimedia dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Elektronika Dasar. Temuan penelitian mendukung teori beban kognitif dan prinsip pembelajaran aktif, dengan penyajian materi terstruktur dan simulasi interaktif yang meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian menyimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan efektif dan sangat praktis, namun memerlukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan relevansi jangka panjang.
PENGEMBANGAN WEBSITE PEMINJAMAN RUANGAN DI GEDUNG 89 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO UNIMED Rahmadani, Reni; Siregar, Rosma; Maulana, Bagoes; Hamzah, Afif; Sihombing, Gracia Napare; Purba, Julio Aldrin
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i2.66788

Abstract

Sistem peminjaman ruangan berbasis web ini dikembangkan sebagai bentuk respon terhadap tantangan dan manajamen ruangan yang dihadapi di Jurusan Pendidikan Teknik Elekto Universitas Negeri Medan. Di era pasca pandemi COVID - 19 pembelajaran yang sebelumnya daring mulai menjadi hybrid learning, sehingga penggunaan ruangan di kampus menjadi semakin meningkat jika dibandingkan dengan semakin bertambah banyaknya mahasiswa baru setiap tahunnya. Maka penelitian ini mengusulkan perlu adanya sistem yang mengatur peminjaman ruangan secara online untuk mengatasi masalah peminjaman ruangan yang masih manual, konflik jadwal, dan kurangnya akses informasi terkait ketersediaan ruangan. Metode waterfall digunakan untuk membangun sistem ini, melalui serangkaian tahapan mulai dari analisis sampai ke implementasi sistem ini. Diharapkan penggunaan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan ruangan secara keseluruhan di Universitas Negeri Medan.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue