cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENERAPAN SIMULASI PEMBELAJARAN ALGORITMA FIREFLY DALAM MENENTUKAN LOKASI DAN KAPASITAS KAPASITOR PADA MATA KULIAH DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Siahaan, Roy Ananda Putra; Simamora, Yoakim
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67292

Abstract

Permasalahan rugi-rugi daya dan penurunan profil tegangan merupakan isu penting dalam sistem distribusi tenaga listrik. Salah satu solusi efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan penempatan dan penentuan kapasitas kapasitor secara optimal. Penelitian ini membahas penerapan algoritma Firefly untuk menentukan lokasi dan kapasitas kapasitor pada jaringan distribusi IEEE 33 bus sebagai bagian dari studi pada mata kuliah Distribusi Tenaga Listrik. Algoritma Firefly dipilih karena memiliki keunggulan dalam pencarian solusi global dan efisiensi dalam proses konvergensi pada permasalahan optimasi nonlinier. Simulasi dilakukan dengan mempertimbangkan batasan teknis sistem seperti batas tegangan, kapasitas maksimum kapasitor, dan karakteristik beban. Tujuan utama dari optimasi ini adalah untuk meminimalkan rugi-rugi daya aktif dan memperbaiki profil tegangan sistem distribusi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa algoritma Firefly mampu secara efektif menentukan lokasi dan kapasitas kapasitor yang optimal, sehingga terjadi penurunan signifikan pada rugi-rugi daya dan peningkatan tegangan pada seluruh bus. Selain itu, algoritma ini menunjukkan kinerja komputasi yang baik dengan waktu konvergensi yang cepat dan hasil yang stabil. Penerapan metode ini dapat menjadi referensi praktis dan akademik dalam pembelajaran serta pengembangan sistem distribusi tenaga listrik yang efisien dan handal di masa depan.
PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN DIGITAL TERINTEGRASI AKREDITASI JURNAL NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS ILMIAH MAHASISWA STMIK PELITA NUSANTARA Nasution, Rizki Fadila; Hasugian, Penda Sudarto; Ritonga, Mara Untung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67299

Abstract

Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi akademik mahasiswa. Di era digital dan pendidikan berbasis outcome, keterampilan menulis tidak hanya menjadi alat ekspresi ilmiah, tetapi juga menjadi indikator kualitas berpikir kritis dan literasi mahasiswa. Namun, dalam praktiknya, proses pembelajaran dan penilaian terhadap tulisan ilmiah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti subjektivitas dalam penilaian, keterbatasan waktu dosen, dan kurangnya standar yang konsisten. Model penilaian Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) yang digunakan oleh Kemenristek/BRIN untuk menilai kualitas jurnal ilmiah nasional telah terbukti sebagai instrumen evaluasi yang sistematis dan komprehensif. Rubrik ARJUNA mencakup aspek substansi, gaya penulisan, sistematika, penggunaan pustaka, dan kebahasaan—unsur-unsur penting yang juga seharusnya menjadi perhatian dalam pembelajaran menulis ilmiah di tingkat mahasiswa. Sayangnya, rubrik ini belum banyak dimanfaatkan dalam konteks pendidikan vokasi secara digital dan sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem penilaian digital yang terintegrasi dengan rubrik ARJUNA, sehingga dosen dan mahasiswa dapat melakukan evaluasi tulisan ilmiah secara lebih akurat, objektif, efisien, dan berbasis teknologi.
SIMULASI PEMBELAJARAN ANALISIS HUBUNG SINGKAT BERBASIS ETAP PADA MATA KULIAH ANALISA SISTEM TENAGA LISTRIK Sinaga, Angelina Amanda; Simamora, Yoakim
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67301

Abstract

Analisis hubung singkat merupakan salah satu kajian penting dalam sistem tenaga listrik untuk menentukan kemampuan sistem dalam menghadapi gangguan arus besar yang dapat merusak peralatan dan mengganggu kontinuitas pelayanan. Dalam pembelajaran mata kuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik, pemahaman konsep hubung singkat serta penerapan perhitungannya menjadi aspek krusial yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gangguan hubung singkat tiga fasa menggunakan simulasi berbasis perangkat lunak ETAP. ETAP digunakan untuk mempermudah proses analisis dengan menyediakan visualisasi sistem dan hasil perhitungan yang akurat dan cepat. Model sistem tenaga yang dianalisis terdiri dari sumber, transformator, saluran transmisi, serta beban terhubung. Simulasi dilakukan pada beberapa titik untuk memperoleh nilai arus hubung singkat maksimum dan minimum yang mungkin terjadi pada sistem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai arus hubung singkat bervariasi tergantung pada lokasi gangguan dan impedansi sistem. Selain itu, hasil analisis ini juga memberikan referensi penting dalam pemilihan kapasitas peralatan proteksi seperti pemutus sirkuit dan relai. Dengan menggunakan ETAP, mahasiswa dapat lebih mudah memahami pengaruh parameter sistem terhadap respon hubung singkat serta meningkatkan keterampilan analitis dalam mengevaluasi kinerja sistem tenaga listrik saat terjadi gangguan. Studi ini membuktikan bahwa integrasi perangkat lunak simulasi dalam proses pembelajaran memberikan manfaat signifikan bagi pemahaman teoritis dan praktis mahasiswa.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM SISTEM MONITORING PANEL KENDALI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Suryanto, Eka Dodi; Affandi, Marwan; Purba, Sukarman; Ashari, Muhammad
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan modul praktikum monitoring panel kendali industri berbasis Internet of Things (IoT). Latar belakang penelitian ini adalah kesenjangan antara praktik pembelajaran di laboratorium pendidikan tinggi dengan tuntutan keterampilan teknologi industri 4.0. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur terhadap dosen, mahasiswa, dan praktisi industri, serta analisis dokumen pembelajaran seperti silabus, RPS, dan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas praktikum umumnya masih konvensional dan belum terintegrasi dengan sistem monitoring digital atau perangkat berbasis IoT. Praktisi industri menekankan pentingnya penguasaan sistem monitoring jarak jauh dan keterampilan integrasi perangkat lunak dan keras sebagai kompetensi dasar di dunia kerja. Analisis dokumen juga menunjukkan belum terintegrasinya materi IoT secara eksplisit dalam kurikulum dan rencana pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul praktikum berbasis IoT sangat dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri. Modul ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih aplikatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan di era digitalisasi industri.
ANALISIS KEBUTUHAN FITUR PADA LEARNING MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PROYEK Khairat, Ruziqna; Suryanto, Eka Dodi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fitur-fitur utama yang dibutuhkan dalam perancangan Learning Management System (LMS) guna mendukung pembelajaran interaktif berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL). Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan media digital yang tidak hanya berfungsi sebagai platform distribusi materi, tetapi juga mampu memfasilitasi interaksi aktif, kolaborasi, serta pelacakan proses belajar siswa secara dinamis. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi platform LMS yang telah ada, serta wawancara dengan dosen dan mahasiswa pada program studi yang menerapkan model PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS yang mendukung PjBL perlu memiliki sejumlah fitur kunci, antara lain: pengelolaan tugas berbasis proyek, forum diskusi interaktif, ruang kerja kolaboratif (workspace), fitur pelacakan progres individu dan kelompok, serta integrasi multimedia dan umpan balik. Fitur manajemen tahapan proyek dan timeline visual juga penting untuk membantu mahasiswa merencanakan dan memonitor alur kerja secara mandiri. Selain itu, adanya notifikasi, refleksi otomatis, dan sistem penilaian rubrikatif sangat mendukung pembelajaran berbasis evaluasi berkelanjutan. Pengembangan LMS untuk mendukung pembelajaran interaktif berbasis proyek memerlukan desain yang fokus pada kolaborasi, keterlibatan aktif, dan fleksibilitas akses. LMS yang dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pedagogis PjBL diyakini dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas proses pembelajaran di era digital.
APLIKASI PEMBELAJARAN SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS DI PERGURUAN TINGGI Sari, Dwhy Dinda; Ilham, Muhammad
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.50671

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi saat ini telah menggerakkan dosen dan mahasiswa untuk menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI) yang mendukung kegiatan perkuliahan. Penelitian ini melihat bagaimana penerapan aplikasi pembelajaran synchronous dan asynchronous di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe dan bagaimana perspektif mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi pembelajaran synchronous dan asynchronous tersebut. Salah satu cara pembelajaran jarak jauh adalah pembelajaran Synchronous dan Asynchronous. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan jika dosen yang mengajar di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe ditemukan jika pada sistem pembelajaran synchronous, dosen banyak menggunakan aplikasi pembelajaran synchronous yaitu Zoom Meeting, WhatsApp, Google Meet atau Google Classroom dan aplikasi pembelajaran asynchronous yaitu video youtube, power point, e-book, canva, quizziz, kahoot. Sebanyak 89% mahasiswa tertarik dan merasa efektif menggunakan aplikasi pembelajaran synchronous dan 92% mahasiswa tertarik, merasa efektif dan termotivasi dengan penggunaan aplikasi pembelajaran asynchronous. Kata Kunci: aplikasi pembelajaran, synchronous, asynchronous.   Abstract: Current technological advances have motivated faculty and students to use information technology-based learning media to support the teaching activities. This study looks at how the application of synchronous and asynchrone learning applications in the Faculty of education and teacher training IAIN Lhokseumawe and how the student's perspective towards the use of such synchronic and asymphonic learning applications. One way of distance learning is synchronous and asynchrone learning. This research uses a descriptive qualitative approach. The results of the research were found if the lecturer who teaches at the Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe found that on the synchronous learning system, the teacher used a lot of synchronized learning applications such as Zoom Meeting, WhatsApp, Google Meet or Google Classroom and asynchrone learning apps such as video youtube, power point, e-book, canva, quizziz, kahoot. 89% of students were interested and felt effective using synchronous learning applications and 92% were interested, felt effective and motivated by using asynchrone learning applications. Keywords: learning application, synchronous, asynchronou
VALIDITAS E-MODUL FLIPBOOK PADA MATAKULIAH PEMBENTUKAN LOGAM YANG DIKEMBANGKAN MENGGUNAKAN MODEL PENGEMBANGAN 4-D Nursanni, Banu; Yulia, Erma; ., Siman; Bahar, Andi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54005

Abstract

Abstrak: Modul Mata kuliah Pembentukan Logam yang tersedia selama ini berbentuk modul cetak yang memiliki keterbatasan dalam menyajikan konten, dimana langkah kerja pembentukan logam hanya disajikan dengan gambar.  Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi (TIK), memungkinkan untuk mengembangkan  modul cetak menjadi modul elektronik (e-module), mengingat e-modul pembentukan logam saat ini belum tersedia.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas e-modul berbasis flipbook pada matakuliah pembentukan logam  yang dikembangkan dengan menggunakan model 4-D, yaitu melalui tahap define, design, develop, dan disseminate.  Dilakukan uji validitas e-modul oleh ahli materi, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran. Teknik pengumpulan data untuk uji validitas dilakukan dengan penyebaran angket.  Kriteria uji validitas oleh ahli pada e-modul menggunakan skala likert,  dengan  nilai  kategori  yaitu  5 ( sangat baik), 4 (baik), 3 (cukup baik), 2 (kurang) dan 1(sangat kurang), yang dianalisis secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan nilai validitas ahli materi 90,7%, ahli desain pembelajaran  90,5%, dan ahli media pembelajaran 88,3%. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa e-modul pembentukan logam yang dikembangkan sangat valid untuk dideseminasikan. Kata kunci : validitas, e-modul, flipbook, pembentukan logam, 4-D Abstract: The available metal forming course modules are printed modules, where metal forming work steps are only presented with pictures. With the existence of information and communication technology (ICT), it is possible to develop printed modules into electronic modules (e-modules), considering that metal forming e-modules are not currently available. This study aims to determine the validity of flipbook-based e-modules in metal forming courses which were developed using the 4-D model, namely through the define, design, develop, and disseminate stages. The e-module validity test was carried out by material experts, learning design experts and learning media experts. The data collection technique for the validity test was carried out by distributing questionnaires. Criteria for due diligence by experts on e-modules using a Likert scale, with category values of 5 (very good), 4 (good), 3 (good enough), 2 (poor) and 1 (very poor), which were analyzed descriptively. The results showed that the validity of material experts was 90.7%, instructional design experts 90.5%, and instructional media experts 88.3%. Thus it can be concluded that the developed metal forming e-module is very valid for dissemination. Keywords : validity, e-module, flipbook, metal forming, 4-D
TRAINER PENGATURAN MOTOR LISTRIK UNTUK PRAKTIKUM PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR LISTRIK Isnaini, Muhammad; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Hutahaean, Harvei Desmon
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54006

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada matakuliah penggunaan dan pengaturan motor listrik. Pengembangan media interaktif ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif, kreatif dan mandiri tanpa adanya keterbatasan ruang, waktu ataupun adanya pendidik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan utama yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan dan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Rancangan desain multimedia pembelajaran interaktif dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan tingkat validitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil keseluruhan validasi ahli materi memperoleh rata-rata sebesar 4,73, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli materi tersebut dikategorikan sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli media memperoleh rata-rata sebesar 4,75, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli media tersebut dikategorikan sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Motor Listrik, Model ADDIE   Abstract: This study aims to develop interactive multimedia learning in the course of using and regulating electric motors. The development of interactive media aims to provide alternative learning media that can facilitate students to learn actively, creatively and independently without any limitations of space, time or the presence of educators. This study uses the ADDIE development model which consists of 5 main stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development and (4) Implementation and (5) Evaluation. The interactive learning multimedia design design is made using Adobe Flash software. In this study, the technical data analysis used is a descriptive analysis technique, which describes the level of validity of the product produced. Based on the overall validation results of material experts obtained an average of 4.73, the validation results of interactive learning multimedia products from these material experts are categorized as very good. The overall validation results of media experts obtained an average of 4.75, so the validation results of interactive learning multimedia products from these media experts are categorized as very good. Keywords: Interactive Learning Multimedia, Electric Motor, ADDIE Model
MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIVE LEARNING DESIGN FRAMEWORK BERBASIS BLENDED: KEMAMPUAN NUMERIK DAN KOMPETENSI EVALUASI HASIL BELAJAR Saragih, Abdul Hasan; Mursid, R.; ., Sriadhi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54007

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengembangkan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning pada mata kuliah evaluasi hasil belajar; (2) mengetahui kelayakan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning; (3) mengetahui kepraktisan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning (4) mengetahui keefektifan model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning pada mata kuliah evaluasi hasil belajar; (5) mengetahui kemampuan numerik dan kompetensi mata kuliah evaluasi hasil belajar mahasiswa. Metode penelitian dan pengembangan (R & D). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning sangat layak; Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning sangat praktis; Model pembelajaran integrative learning design framework berbasis blended learning dalam meningkatkan hasil belajar pada mata kuliah evaluasi hasil belajar sangat tinggi. 0,63 dengan kategori œsedang (0,7 > (N-gain) ≥ 0,3), sehingga sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa; dan Kemampuan numerik dan kompetensi mata kuliah evaluasi hasil belajar mahasiswa sangat tinggi, yaitu terdapat peningkatan sebesar 42,16. Kata Kunci: model pembelajaran; integrative learning design framework; blended learning; kemampuan numerik; evaluasi hasil belajar Abstract: The objective of this research is to; (1) develop an integrative learning design framework based on blended learning in the course of evaluation of learning outcomes; (2) know the feasibility of the learning model of integrative Learning design frameworks based on Blended Learning; (3) know the practicality of the model of learning of integrated learning design frames based onblended learning; (4) know the effectiveness of the study model of Integrative Learning Design Framework based in the study evaluation course; (5) know the numerical capabilities and competences of the course evaluation student learning outcome. Research and Development Methods (R&D). Research results show that: Learning model integrative learning design framework based on blended learning is well suited; Learning model Integrative Learning design frameworks based on Blended Learning is very practical; Learning Model Integrated Learning Design Framework based blended Learning in improving learning outcomes on courses Evaluation of learning outputs is very high. 0.63 with a œneedy category (0.7 > (N-gain) ≥ 0.3), which is very effective in improving student learning outcomes; and the numerical ability and competence of the student™s learning outcome evaluation course is very high, i.e. there is an increase of 42.16. Keywords: learning model; integrative learning design framework; blended learning; numerical skills; evaluation of learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN ICARE BERBASIS BLENDED: LITERASI SEJARAH PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN SEJARAH INDONESIA Tanjung, Samsidar; Ane, La; Sumatri, Pulung; Mursid, R.
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54008

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengembangkan model pembelajaran ICARE berbasis rotation blended untuk meningkatkan literasi sejarah pada mata kuliah Pendidikan Sejarah Indonesia; (2) mengetahui tingkat kelayakan model pembelajaran ICARE berbasis rotation blended digunakan pada mata kuliah Pendidikan Sejarah Indonesia; (3) mengetahui tingkat keefektifan model pembelajaran ICARE berbasis rotation blended dapat meningkatkan kompetensi mata kuliah Pendidikan Sejarah Indonesia; (5) mengetahui Kemampuan Berpikir Kreatif dan kompetensi mata kuliah Pendidikan Sejarah Indonesia. Metode penelitian dan pengembangan (R & D). Penelitian ini dilakukan Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Unimed Tahun Akademik 2023/2024, matakuliah Pendidikan Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan sampai Revormasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: model pembelajaran ICARE berbasis rotation blended sangat layak; model pembelajaran ICARE berbasis rotation blended meningkatkan hasil belajar pada mata kuliah pendidikan sejarah indonesia sangat tinggi. 0,63 dengan kategori œsedang (0,7 > (N-gain) ≥ 0,3), sehingga sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa; dan Kemampuan literasi sejarah terdapat peningkatan pada saat posttest.  Kata Kunci: model pembelajaran; ICARE; blended; literasi; pendidikan sejarah indonesia Abstract: The objective of this research is to; (1) develop a rotation-based blended ICARE learning model to improve historical literacy in Indonesian History Education courses; (2) find out the validity of the rotation blended learning model of ICARE used in the history education courses of Indonesia; (3) know the effectiveness of the Rotation Blended ICare learning model that can improve the competence of the History Education of Indonesia course; (5) know the Creative Thinking Skills and the competences of the history of education of Indonesia courses. Research and development methods (R & D). This research was carried out by the Department of History Education, Faculty of Social Sciences Unimed Academic Year 2023/2024, matakuliah Education History of Indonesia Period of Independence until the Revolution. The results of the research showed, that: the ICARE rotation blended learning model is excellent; the rotationblended ICARE learning model improves the learning outcomes of Indonesian history education courses very high. 0.63 with the category œsedang (0.7 > (N-gain) ≥ 0.3), which is very effective in improving student learning outcomes; and Historical literacy is improved at the time of posttest.  Keywords: learning model; ICARE; blended; literacy; Indonesian history education

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue