cover
Contact Name
Andan Firmansyah
Contact Email
andan@inspira.or.id
Phone
+6285223300500
Journal Mail Official
henri@inspira.or.id
Editorial Address
Department of Publication Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. 46262
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28090438     DOI : https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v2i3
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kolaborasi merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Departemen Pengembangan Informasi dan Publikasi Yayasan inspirasi El-Burhani yang berkomitmen untuk mendiseminasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat termasuk mahasiswa dan dosen. Terbitan kali ini fokus dengan topik-topik penyuluhan, pemberdayaan, pendampingan atau Pengembangan masyarakat dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Articles 453 Documents
Implementation of an Electric Hot Pack to Increase Body Temperature in Postoperative Patients with Hypothermia at Pandega Pangandaran Regional General Hospital Tia Nuraisyah; Danang Tri Yudono; Linda Yanti
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i4.962

Abstract

Introduction: Hypothermia is a common complication in postoperative patients due to the effects of anesthesia, particularly in patients undergoing regional or general anesthesia. Hypothermia negatively affects patient recovery, such as causing cardiovascular system disorders, increasing the risk of bleeding, and delaying the healing process. Previous studies have explored various non-pharmacological interventions to manage core body temperature drop after surgery. Objective: The purpose of this study was to implement an electric hotpack as a non-pharmacological intervention to increase the body temperature of postoperative hypothermic patients at RSUD Pandega Pangandaran. Method: The method used a quantitative observational design with a pre-post intervention approach involving 30 postoperative patients who experienced hypothermia (body temperature <36°C). The intervention consisted of applying an electric hotpack for 15 minutes to the back area. Result: The results showed that the average body temperature of the patients increased from 34.5°C to 35.4°C after the intervention. Participant characteristics were dominated by males (53.3%), early adulthood (43.3%), and patients with regional anesthesia (63.3%). This temperature increase demonstrated the effectiveness of the electric hotpack in reducing the degree of hypothermia in postoperative patients. Conclusion: The implementation of an electric hotpack is an effective alternative for non-pharmacological management that is easy, inexpensive, and practical in post-anesthesia care. Medical personnel, particularly nurse anesthetists, should utilize this intervention widely in clinical practice
Training on the Recognition and Initial Management of Pediatric Emergencies: Febrile Seizures and Choking in Bandungrejosari Village, Sukun District, Malang City Oda Debora; Maria Prieska Putri Panglipur Ati
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i4.981

Abstract

Introduction: Febrile seizures and choking are common pediatric emergencies that require immediate and appropriate first aid to prevent serious complications and reduce unnecessary emergency department visits. Community health volunteers are essential in providing early assistance and health education within the community. Objective: This community service program aimed to improve the knowledge and practical skills of community health volunteers regarding the recognition and initial management of febrile seizures and choking in children. Method: A three-session training program involving 45 community health volunteers in Bandungrejosari Subdistrict, Malang City, was conducted using lectures, discussions, demonstrations, and hands-on simulations. Program effectiveness was evaluated through attendance records, pretest–posttest assessments, Normalized Gain (N-Gain) analysis, and observation checklists. Result: Attendance reached 100%. The mean knowledge score increased from 82.4 to 94.8, with an N-Gain score of 0.80. Mean practical skill scores were 92.4 for febrile seizure management and 86.7 for choking management. Conclusion: The training effectively enhanced participants' knowledge and first-aid skills, supporting the capacity of community health volunteers to provide appropriate initial management of pediatric emergencies and strengthen community-based emergency preparedness.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan melalui Metode Clinical Coaching dan Simulasi Moving Station 25 Kompetensi ILP di Puskesmas Cibeureum Aneng Yuningsih; Etty Komariah Sambas; Enok Nurliawati; Idhfi Marfatmawati; Yeli Yulianti; Betty Suprapti; Wayunah Wayunah; Syaefunnuril Anwar; Wawan Rismawan; Soni Hersoni
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i4.992

Abstract

Latar Belakang: Transformasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) menuntut kader kesehatan untuk menguasai 25 keterampilan dasar lintas siklus hidup. Namun, keterbatasan media edukasi serta belum optimalnya pendampingan klinis masih menjadi tantangan utama di lapangan. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan teknis kader kesehatan dalam mengimplementasikan 25 kompetensi ILP saat melakukan kunjungan rumah. Metode: Program diselenggarakan di Aula Puskesmas Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada 29 Mei 2026, dengan tingkat partisipasi peserta mencapai 100%. Metode yang diterapkan berbasis Empowerment-Coaching & Field Implementation, meliputi evaluasi pre-test dan post-test, sesi teori interaktif, serta simulasi moving station pada tiga stasi (Siklus Hidup Awal, Dewasa & Lansia, serta Manajemen Posyandu) yang didampingi oleh mahasiswa Ners sebagai clinical coach. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis kader secara signifikan setelah intervensi, yang dibuktikan dengan kenaikan rerata skor post-test serta kecakapan peserta dalam plotting Buku KIA, skrining PTM (pemeriksaan tekanan darah digital dan pengukuran lingkar perut), hingga pencatatan logbook kunjungan rumah. Seluruh peserta berpartisipasi aktif hingga sesi komitmen bersama di akhir acara. Kesimpulan: Penerapan metode clinical coaching dan simulasi moving station efektif meningkatkan kapasitas dan efikasi diri kader kesehatan dalam mendukung keberhasilan implementasi ILP di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 4 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 6 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 5 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 6 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 5 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 6 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 5 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 4 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 6 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 5 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 4 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Kolaborasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Kolaborasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat More Issue