cover
Contact Name
fery eko pujiono
Contact Email
ferypujiono@gmail.com
Phone
+6288217150340
Journal Mail Official
jurnalsintesis@gmail.com
Editorial Address
Jl KH Wahid Hasyim No. 65, Kediri, Jawa Timur Telp. (0354)773299 | Fax. (0354)771539
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya
ISSN : -     EISSN : 27459918     DOI : 10.106908/jst
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya merupakan jurnal ilmiah penelitian dengan nomor ISSN 2745-9918 yang diterbitkan Fakultas Sains Teknologi dan Analisis Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata oleh kelompok Bidang Minat bidang minat Sains, Sains Terapan dan Analisis Sains. Jurnal ini dipublikasikan pertamakali pada bulan Juni Tahun 2020. Jurnal Sintesis Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya ini diterbitkan sebanyak dua kali setiap tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian dibidang (scope) : Sains Murni (seperti Matematika, Fisika, kimia dan biologi), Sains Terapan meliputi Bidang Laboratorium Medis (Seperti Hematologi, Kimia Klinik, Bakteriologi, Imuserologi, Toksikologi, Parasitologi, Mikologi, Dan Sistohistopatologi), Bidang Analisa (Seperti Analisis Obat, Analisis Obat Tradisional, Analisis Makanan Dan Minuman, Analisis Kosmetika, Dan Mikrobiologi) serta penelitian lain dibidang sains terapan seperti kesehatan Lingkungan, Statistika Kesehatan, dan Bioteknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 112 Documents
Neutrophil Extracellular Traps as Potential Therapeutic Targets in Systemic Lupus Erythematosus: A Systematic Review of Current Evidence Primartati, Danny Meganingdyah; Fatmariza, Aulia Risqi; Darmawan, Rahmad; Fadillah, Noor
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.318

Abstract

Introduction: Systemic Lupus Erythematosus is an autoimmune disorder in which the immune system becomes increasingly dysregulated, inflamed, and involves multiple organ systems. While NETs play an essential role in antimicrobial defence, in SLE, they enhance immunopathological damage by driving type I interferon response, autoantibody production, and tissue damage. NETs, due to their unique capability of serving both as disease extraditional and as disease instigators, are a promising target in SLE. Methods: The current review is in accordance with PRISMA guidelines and registered in PROSPERO (CRD420251129386). Comprehensive searches were performed in PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, and JSTOR, published between 2021 and 2025. Primary research investigating NETs or interventions aimed at them in SLE were included. Articles were excluded for non-originality, focus outside SLE and NETs, and lack of therapeutic focus. Documents were appraised for design, population, sample size, intervention, outcome, and therapeutic relevance for extraction. Results: A total of 1.065 articles were initially identified, of which six studies met inclusion criteria. Clinical studies consistently demonstrated elevated NET remnants, impaired NET degradation, and organ-specific deposition associated with lupus nephritis and vascular involvement. Preclinical models showed that PAD4 inhibition, DNase I supplementation, and mitochondrial-targeted antioxidants reduced NET formation, attenuated interferon-driven immune responses, and ameliorated renal and vascular pathology. Conclusion: Existing data underscore the role of NETs as critical pathogenic components of SLE and corroborate the possibility of NETs as therapeutic targets. There is, however, an immediate need for bespoke NET assays, active-signed NET biomarker stratification, NET-guided patient stratification, and rigorous clinical trial design.
Identifikasi Bakteri Pada Ulkus Diabetikum Di Praktik Klinik Mandiri Keperawatan Kabupaten Madiun Mu’arofah, Binti; Setyo Triariyati , Wahyu; Anandita Putri Santoso, Siska; Agustina, Novia; Wardani, Siska; Munawaroh, Siti; Eka Kurniawan, Angga
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.320

Abstract

Ulkus diabetikum, atau luka pada kaki penderita diabetes, merupakan masalah serius karena Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf, yang akhirnya menyebabkan komplikasi pada pembuluh darah besar dan keci. Kerusakan ini menyebabkan aliran darah ke kaki berkurang dan sensasi rasa sakit menurun. Akibatnya, luka kecil pun bisa berkembang menjadi luka besar tanpa disadari. Luka tersebut menjadi tempat baik bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak, yang dapat menyebabkan infeksi. Infeksi inilah yang seringkali memperburuk kondisi ulkus, bahkan bisa mengarah pada amputasi jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan persentase bakteri pada ulkus diabetikum di Praktik Klinik Mandiri Keperawatan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan purposive sampling untuk mengambil 15 sampel. Sampel-sampel ini kemudian dikultur pada beberapa media, yaitu MCA, BAP, Urea, TSIA, IMVIC, MSA, dan NAS. dan dilanjutkan dengan tes katalase dan koagulase. Setelah dilakukan penelitian di dapatkan adanya bakteri Batang Gram Negatif yang terdapat pada 15 sampel dengan presentase Escherichia coli (7%), Pseudomonas sp. (7%), Salmonella parathypi B (3%), Klebsiella sp. (33%), dan ditemukan bakteri Gram Positif Staphylococcus aureus (50%). Oleh karena itu, diharapkan pasien penderita luka ulkus diabetikum dapat menjaga kebersihan kaki serta melakukan perawatan luka yang tepat dan melakukan cek gula darah secara rutin sehingga dapat mencegah terjadinya ulkus diabetikum. Kata kunci: Ulkus, Bakteri Gram Negatif, Gram Positif
Analisis Kadar BKO Natrium Diklofenak Dalam Jamu Pegal Linu Di Kecamatan Campurdarat Tulungagung Dengan Metode KLT dan Spektrofotometri Uv-Vis Nurin, Wachidatun; Diyan Marta, Rahma; Huda, Choirul
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.324

Abstract

Penggunaan jamu sebagai pengobatan tradisional diwariskan secara turun-temurun dan melekat dikehidupan Masyarakat Indonesia. Jamu pegal linu merupakan salah satu jenis jamu yang banyak dikonsumsi untuk meringankan pegal linu atau nyeri kelelahan. Konsumsi jamu yang cukup tinggi membuat beberapa produsen menambahkan BKO (Bahan Kimia Obat) ke dalam jamu produksinya. Tujuan penambahan BKO agar efek yang diberikan lebih cepat dan menarik banyak konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan BKO natrium diklofenak dalam jamu pegal linu dan kadar yang terkandung dalam jamu yang beredar di Kecamatan Campurdarat. Metode yang digunakan adalah uji kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil KLT dengan menggunakan eluen metanol:kloroform:asam asetat (1:9:0,2), 3 dari 10 sampel yang digunakan positif mengandung natrium diklofenak dengan nilai Rf 0,6 (S1); 0,78 (S2) dan 0,73 (6). Hasil pengujian menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh Panjang gelombang maksimum larutan baku natrium diklofenak sebesar 215 nm dan absorbansi sebesar 0,736. Persamaan garis linier yang diperoleh adalah y = 0,0002x – 0,0019 dengan nilai r = 0,9824. Kadar natrium diklofenak yang terkandung dalam satu kemasan sampel dengan kode S1, S2 dan S6 secara berturut-turut sebesar 2,19 mg; 0,69 mg dan 53,21 mg.
Korelasi Kadar C-Reactive Protein (CRP) Dengan Platelet Lymphocyte Ratio (PLR) Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Gambiran Kediri Putri Bungsu, Adriani; Hasanah, Fathul; Wahyuni, Sri; Sari, Fita; Suryani Setiawan, Jessi; Novalinda, Viedya; Wahyu Sasongko, Purwadi
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.325

Abstract

Hiperglikemia pada Diabetes Melitus (DM) memicu inflamasi sistemik dan berkontribusi pada komplikasi klinis mikrovaskuler ataupun makrovaskuler. C-Reactive Protein (CRP) sebagai prediktor perkembangan penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes, sementara Platelet Lymphocyte Ratio (PLR) merupakan penanda baru inflamasi sistemik dan prediktor berbagai penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui korelasi kadar CRP dengan PLR pada pasien DM. Desain penelitian berjenis observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 34 pasien DM, dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden menggunakan teknik sampling purposive. Berdasarkan hasil Analisis dari diuji korelasi Kendall’s tau didapatkan nilai r= 0,305 yang menunjukan korelasi rendah dan nilai sig= 0,053 (>0,05). Kesimpulan hasil penelitian ini, tidak temukan korelasi antara Kadar CRP dengan PLR pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Gambiran Kediri.
Implementasi Peranan Humas Di Rumah Sakit Umum Daerah Kelas D Bantargebang Tahun 2025 Nawangwulan, Kurniati; Restyanti, Yuli; Nurhalizah, Ninda; Alam, Nur
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.339

Abstract

According to Workforce and Facilities, the number of complaints received by NHS Digital in England increased between October 2015 and March 2017, with 39.6% in December 2016 and 9.55% in November 2015, the two years with the fewest complaints, respectively. Furthermore, the Swedish Patient Advisory Committee receives approximately 30,000 complaints per year, a 17% increase from four years earlier. The study found that Public Relations at Bantargebang Class D Regional General Hospital (RSUD) has performed its primary roles as expert prescriber, communication facilitator, problem-solving process facilitator, and communication technician. While the roles are in accordance with Standard Operating Procedures (SOPs), implementation has not been optimal due to limited human resources, infrastructure, and inter-unit coordination. Public Relations plays an active role in providing strategic advice, facilitating two-way communication, handling patient complaints, and managing communication media, although some activities are still carried out manually and have not been digitally integrated. In conclusion, the role of Public Relations at Class D Bantargebang Regional General Hospital has been running according to the theory of the role of public relations according to Cutlip et al. (2011), although improvements are still needed in the aspects of HR competency, utilization of communication technology, and strategic planning so that this role can be implemented optimally.
Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Generasi Z Di Kelapa Gading Melalui Sosialisasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Dan Buang Obat Dengan Benar) Menggunakan Video Animasi Periode Juli 2025: Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Generasi Z Di Kelapa Gading Melalui Sosialisasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Dan Buang Obat Dengan Benar) Menggunakan Video Animasi Periode Juli 2025 Budiarti, Widyani; Rahmani, Neni; Vania Iskandar, Theresia
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.340

Abstract

Pengetahuan DAGUSIBU sendiri bisa didapatkan dari berbagai sumber salah satunya adalah pendidikan, dimana semakin tinggi pendidikan seseorang maka semaki tinggi juga tingkat pengetahuan yang dimiliki. Saat ini penduduk terbanyak di Indonesia merupakan generasi Z, oleh karena itu program edukasi ini akan diterapkan pada generasi Z menggunakan video animasi karena cocok untuk generasi Z yang terbiasa dengan pendekatan audio-visual. Kelapa Gading menjadi tempat penelitian dikarenakan jumlah generasi Z yang cukup banyak yang dapat menunjang selama proses penelitian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah pendidikan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan generasi Z di Kelapa Gading setelah diberikan video animasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan eksperimental kuasi dengan desain one group pre-test – post-test yang terdiri dari 385 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian dan pengujian chi-square menggunakan SPSS menunjukan dari 385 sampel yang menajdi responden menunjukan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,729 dimana lebih besar dari 0,05 yang artinya pendidikan tidak berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan generasi Z di Kelapa gading, meskipun demikian hasil post-test secara keseluruhan mengalami peningkatan nilai dibandingkan dengan nilai pre-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini pendidikan tidak berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan.
Efektifitas Kombinasi Program Latihan Drill dan Agility Terhadap Peningkatan Kelincahan Noha Zulkarnain, Alfian; Sukadi, Sukadi; Cahyadinata, Indra; Fatma Hardini, Kurniani
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.342

Abstract

Kelincahan merupakan komponen penting dalam performa olahraga yang menuntut perubahan arah cepat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi program latihan ABC Drill dan agility training menggunakan T-shaped cone terhadap peningkatan kelincahan mahasiswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test and post-test. Sampel berjumlah 30 mahasiswa yang mengikuti Kediri Half Marathon tahun 2025, dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria usia 20–25 tahun, sehat, tidak mengalami cedera tungkai, serta memiliki kebugaran fisik yang baik. Kemampuan kelincahan diukur menggunakan Illinois Agility Run Test. Analisis data dilakukan melalui uji homogenitas Levene’s, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Paired Sample T-test menggunakan SPSS v.20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data bersifat homogen (p = 0,329) dan berdistribusi normal (pre-test p = 0,265; post-test p = 0,277). Uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan dari kombinasi latihan ABC Drill dan agility training terhadap peningkatan kelincahan mahasiswa. Intervensi ini dinilai efektif karena melibatkan komponen teknik lari, kontrol neuromuskular, ritme gerak, dan kemampuan perubahan arah yang saling mendukung. Dengan demikian, kombinasi latihan ABC Drill dan T-shaped cone agility direkomendasikan sebagai metode pelatihan yang efisien untuk meningkatkan kelincahan pada mahasiswa maupun atlet pemula
Identifikasi Keluhan Nyeri Bahu dengan Skala SPADI Pada Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang Kediri cahyadinata, indra; Fatma Hardini, Kurniani; Noha Zulkarnain, Alfian; Hasanah, Maulida; Nabila, Aisya; Kurnia Maulidiani, Annisa
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.343

Abstract

Musculoskeletal disorders frequently arise from repetitive movements and prolonged static loading of muscles, which can result in pathological changes to joints, ligaments, and tendons. Contributing factors such as poor posture, mechanical load, frequency and duration of activity, and the surrounding work environment significantly increase the risk of musculoskeletal pain, including shoulder discomfort. Individuals experiencing shoulder pain require appropriate therapeutic intervention to support the healing process and prevent further functional impairment. This study aimed to identify upper extremity disorders in elderly individuals by utilizing the Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) at the Tresna Wredha Social Service Unit in Jombang, Kediri. A descriptive quantitative method was employed through a two-phase approach: initial anamnesis and the administration of structured questionnaires to detect upper limb complaints, followed by specific physical examinations on the affected joint segments. A total of 20 elderly respondents participated in this study. The validity and reliability of the SPADI instrument were evaluated using Pearson's correlation coefficient and Cronbach’s Alpha. The results indicated that the SPADI scale is a valid and reliable tool for assessing both shoulder pain and functional limitations, as evidenced by correlation values exceeding the minimum validity threshold (Pearson’s r > 0.497) and a reliability coefficient of 0.657, surpassing the accepted minimum standard of 0.6. In conclusion, the SPADI instrument demonstrates strong psychometric properties and is effective in identifying shoulder pain and functional disability among elderly individuals. It offers a practical assessment tool for early detection of musculoskeletal disorders within social care settings.
Profil Kromatogram Senyawa Penangkap Radikal DPPH dari Ekstrak Kaempferia rotunda Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi Aryantini, Dyah; Lailiyah, Munifatul; Hardini, Pri
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.348

Abstract

Tanaman Kaempferia rotunda merupakan tanaman obat yang secara empiris bermanfaat untuk mengobati batuk, diare, menyembuhkan luka, menurunkan demam bahkan untuk mengobati kanker. K. rotunda mengandung senyawa seperti flavonoid, fenol, Crotepoxide, Pinostrobin, saponin, tanin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kromatogram dari analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT) senyawa yang terdapat dalam ekstrak K. rotunda menggunakan dua metode ekstraksi yang berbeda yakni maserasi dan reflux terhadap radikal DPPH secara kualitatif. Hasil rendemen ekstrak maserasi dan refluk sebesar 8,58% dan 3,98% b/b, perbedaan ini terjadi karena durasi ekstraksi serta sifat yang terlarut mungkin bersifat termolabil. Hasil skrining menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin dan alkaloid pada hasil ekstrak maserasi dan refluk. Hasil identifikasi KLT diperoleh hasil positif flavonoid, fenol, saponin, alkaloid serta terdapat aktivitas penangkap radikal DPPH pada hasil ekstrak maserasi dan refluk yang ditunjukkan dengan adanya spot berwarna kuning pada rentang Rf 0,2-0,8 yang menandakan peredaman terhadap radikal DPPH.
The Antibiotic Sensitivity Test Comparison of Erythromycin and Ciprofloxacin Against Pseudomonas sp. Bacteria in Diabetic Foot Ulcers: Perbandingan Uji Sensitivitas Antibiotik Erythromycin dan Ciprofloxacin Terhadap Bakteri Pseudomonas sp. Pada Ulkus Kaki Diabetikum Agustina, Novia; Purnadianti.,S.St.,M.Si, Mely; Prasetyani Putri, Mardiana; Prodyantasari4, Arshy; Ngalimatul Hikmah, Rizza
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.351

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by hyperglycemia due to abnormal insulin secretion and function. One of the complications of diabetes mellitus is peripheral neuropathy, which can lead to diabetic ulcers. Diabetic ulcers can be caused by bacterial infections, specifically from Pseudomonas sp. Antibiotic therapy for diabetic ulcers, particularly those resulting from Pseudomonas sp. infections, has frequently encountered resistance. Therefore, it is necessary to test the sensitivity of Pseudomonas sp. bacteria to the antibiotics used for treatment. This study aims to determine the sensitivity of Pseudomonas sp. from the ulcers of DM patients to the antibiotics erythromycin and ciprofloxacin. Pseudomonas bacteria were isolated from ulcer specimens using cetrimide media, followed by a sensitivity test using the diffusion method on Mueller Hinton Agar medium at 37°C for 24 hours. The research data were analyzed using the comparative Mann-Whitney statistical test. The results showed that Pseudomonas sp. was sensitive to erythromycin by 21% and to ciprofloxacin by 29%, while resistance was 79% for erythromycin and 71% for ciprofloxacin. The statistical results indicated no significant difference between the antibiotics erythromycin and ciprofloxacin (Asymp. Sig. value 0.668). The findings of this study can provide information on the phenomenon of Pseudomonas sp. resistance to erythromycin and ciprofloxacin, offering a basis for evaluating future treatment therapies with further testing. Keywords: Pseudomonas sp, Ulcer, Erythromycin, Ciprofloxacin

Page 11 of 12 | Total Record : 112