cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
sucipto@unpkediri.ac.id
Phone
+6285711111864
Journal Mail Official
appi@appipgri.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Dahlan No.76, Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64112
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28097246     EISSN : 28097076     DOI : https://doi.org/10.55506/arch.vxix.xx
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal berbasis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan yaitu Pendidikan, Sosial, Teknik, Sains dan Kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 187 Documents
Edukasi Pegawai melalui Brosur Terintegrasi Buku Saku Digital Rayhan Indra Nugraha; Dawa Subhani Sabanala; Woro Apriliana Sari; Niken Apriandani Kusuma
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.308

Abstract

Latar Belakang:  merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dapat menurunkan kesejahteraan serta produktivitas pegawai. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai mengenai  melalui media psikoedukasi. Metode: Kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media yang digunakan berupa brosur yang terintegrasi dengan buku saku digital melalui . Evaluasi dilakukan menggunakan Google Form yang diakses oleh responden setelah membaca media. Hasil: Sebanyak 50 responden berpartisipasi dalam evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kemudahan pemahaman, kebermanfaatan informasi, dan daya tarik media yang dikembangkan. Kesimpulan: Brosur yang terintegrasi dengan buku saku digital dapat menjadi media psikoedukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pegawai mengenai  serta berpotensi mendukung promosi kesehatan mental di lingkungan kerja.
Pelatihan Menghias Hantaran dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus di Paddy Seeds Clarissa Putri; Rulita Hendriyani; Stephani Destrianita
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.309

Abstract

Latar Belakang: Pengembangan keterampilan dan kemandirian merupakan aspek penting dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan menghias hantaran dalam mendukung peningkatan kemandirian anak berkebutuhan khusus di Paddy Seeds Yayasan IOTA Tujuh Hasta Kota Semarang. Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi terhadap 30 peserta anak berkebutuhan khusus yang didampingi oleh 10 pendamping selama tujuh hari pelaksanaan kegiatan. Hasil: Peserta menunjukkan perkembangan dalam keterampilan, interaksi sosial, dan rasa percaya diri. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta mampu menyelesaikan tugas, dengan sekitar 90% peserta dapat menyelesaikan tahapan menghias hantaran secara lebih mandiri. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik yang disertai pendampingan menunjukkan potensi dalam mendukung pengembangan keterampilan dan kemandirian anak berkebutuhan khusus.
Program Dukungan Psikososial Berbasis Kelompok untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Kelayan di UPTD Among Jiwo Semarang Revalina Mahatayani; Arrasyinia Woro Hapsari; Meidita Ananda; Boni Exaudi Raymond Siahaan; Aftina Nurul Husna
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.310

Abstract

Latar Belakang: Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) merupakan kelompok rentan yang sering mengalami keterbatasan dukungan psikososial, kejenuhan di shelter, dan minimnya aktivitas yang bermakna. Tujuan: Program ini bertujuan mengurangi kejenuhan, meningkatkan interaksi sosial, dan memfasilitasi ekspresi emosional melalui Program Dukungan Psikososial Kelompok (DPK) di UPTD Among Jiwo Kota Semarang. Metode: Program dilaksanakan pada Maret–Mei 2026 dengan melibatkan peserta ODGJ dan PGOT yang berada dalam kondisi stabil. Kegiatan meliputi senam bersama, menggambar ekspresif, dan berkebun kelompok. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara informal, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil: Program meningkatkan antusiasme, partisipasi sosial, dan interaksi interpersonal peserta. Selain itu, kegiatan membantu peserta mengekspresikan emosi secara lebih sehat, mengurangi kejenuhan, dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih positif. Kesimpulan: Dukungan psikososial berbasis kelompok merupakan intervensi sederhana namun efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis kelompok rentan di shelter serta menunjukkan penerapan psikologi kebencanaan dalam penanganan kerentanan sosial kronis.
Edukasi Penggunaan Obat pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Samarinda Viriyanata Wijaya; Harviani Shafa Yunianda; Anisa Dwi Aryani; Ekklesia Milianti Payung
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.313

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan obat yang kurang tepat akibat kurangnya pemahaman mengenai proses mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar masih menjadi permasalahan yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi dan keamanan pasien. Tujuan: DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) merupakan program pengajaran yang bertujuan untuk peningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manajemen obat yang tepat, khususnya pada remaja di SMP Negeri 2 Samarinda. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas VIII dengan metode kuantitatif one group pre-test dan post-test design. Evaluasi diimplementasikan dengan pretest dan posttest guna mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mendapatkan materi sebesar 9,76%. Persentase nilai pretest yang diperoleh sebelum penyuluhan sebesar 88,94%, sedangkan persentase nilai posttest setelah penyuluhan meningkat menjadi 98,7%. Kesimpulan: Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan DAGUSIBU efektif dalam peningkatkan pengetahuan siswa.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AI dan Metaverse bagi Guru MTsN 1 Kudus Achmad Buchori; Dina Prasetyowati; Joko Sulianto; Noviana Dini Rahmawati
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.316

Abstract

Latar Belakang: Guru MTs Negeri 1 Kudus masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital. Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan Metaverse membuka peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR). Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, workshop berbasis praktik, pendampingan, implementasi media pembelajaran, dan evaluasi menggunakan angket respons peserta. Hasil: Sebanyak 71 guru mengikuti kegiatan dan berhasil mengembangkan video animasi berbasis AI, media Virtual Reality, serta Augmented Reality yang dapat diimplementasikan sesuai mata pelajaran masing-masing. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor respons peserta sebesar 4,68 dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi digital guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan media pembelajaran. Kesimpulan: Kegiatan PKM berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis AI dan Metaverse. Pemanfaatan teknologi tersebut mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pembelajaran di era digital.
Pemanfaatan Terapi Bermain untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Down Syndrome di Sekolah Inklusi Rezki Suci Qamaria; Layly Mukharomah; Hapsari Nur Cahyani
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.319

Abstract

Latar Belakang: Anak dengan down syndrome umumnya mengalami hambatan dalam perkembangan kemampuan berbicara sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan individual. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menstimulasi kemampuan tersebut adalah terapi bermain. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan penerapan terapi bermain sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak dengan Down Syndrome. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan, pelaksanaan terapi bermain secara bertahap, pendampingan, serta evaluasi perkembangan kemampuan berbicara melalui observasi dan dokumentasi. Hasil: Penerapan terapi bermain melalui berbagai aktivitas permainan menunjukkan perkembangan positif pada kemampuan berbicara anak dengan Down Syndrome. Perkembangan tersebut ditunjukkan oleh meningkatnya keberanian dalam berbicara, bertambahnya kosakata, meningkatnya kejelasan pelafalan, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana secara lebih runtut. Selain itu, suasana pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menekan turut mendorong motivasi anak untuk berkomunikasi secara lebih aktif. Kesimpulan: Terapi bermain dapat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menstimulasi kemampuan berbicara anak dengan Down Syndrome. Pendekatan ini dapat diterapkan sebagai strategi pembelajaran untuk mendukung perkembangan bahasa lisan anak berkebutuhan khusus, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif.
Membangun Interaksi Positif sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Agresif Anak Eka Lovinia Agatha; Adinda Putri Wahyuni Ridwan; Hasna’ Pratiwi Kuswardani; Annisa Dewi Fortuna
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Desember 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v6i1.320

Abstract

Latar Belakang: Anak kelompok marginal rentan berperilaku agresif akibat lingkungan sosial dan pola asuh yang kurang suportif. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak tentang perilaku agresif dan pengelolaan emosi serta meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh positif. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan pada 25 anak dan 20 orang tua melalui program Sahabat Aman, Goresan Cerita, dan Parenting Class. Hasil: Anak lebih mampu mengenali perilaku agresif, memahami batasan interaksi, dan mengekspresikan emosi secara adaptif, sedangkan orang tua menunjukkan peningkatan pemahaman komunikasi efektif dan pola asuh positif. Kesimpulan: Program memperkuat interaksi positif sebagai upaya pencegahan perilaku agresif.