cover
Contact Name
Rachmat
Contact Email
rachmat@unm.ac.id
Phone
+6281244440017
Journal Mail Official
botinglangi@gmail.com
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan
ISSN : -     EISSN : 28299280     DOI : http://dx.doi.org/10.26858/
Core Subject : Education, Art,
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan diterbitkan oleh Jurusan Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Boting Langi menerbitkan karya ilmiah hasil penelitian seni dan pendidikan seni. Redaksi menerima artikel belum pernah dipublikasikan di media lain dengan format penulisan sebagaimana tercantum pada halaman pedoman penulisan naskah. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun.
Articles 97 Documents
PERANCANGAN VIDEO TARI KREASI (TARI MA'JEPA) UNTUK MATERI AJAR PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI DI SMA NEGERI 2 POLEWALI Asdar Agoes, Kartini; Syakhruni, Syakhruni; Dg. Nambung, Sukasman
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.64572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian R&D (Research and Development) dalam mengembangkan media pembelajaran video tari ma’jepa peneliti menggunakan model ADDIE dengan tahapan (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Dengan menggunakan video dalam pembelajaran tari akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam memahami materi karena dianggap berperan kuat dalam menambah semangat dan apresiasi peserta didik terhadap pembelajaran. 2). Perancangan video sebagai bahan ajar ekstrakurikuler seni sangat bermanfaat dan berguna, karena selain melatih kepekaan dan juga melatih gerakan wiraga, wirama, wirasa pada peserta didik yang ingin lebih mendalami dunia tari itu seperti apa karena dalam seni tari banyak gerakan-gerakan yang memang menggambarkan kearifan-kearifan lokal yang ada di Sulawesi Barat, gerakan tari mandar khususnya pada Tari Ma’Jepa dan proses pembuatannya juga luar biasa dari segi gerakan wirasanya itu sangat berpengaruh kepada perkembangan skill dari anak ekstrakurikuler sanggar seni EJA, dan juga ditambah dengan adanya pembelajaran lewat video, dapat mempermudah siswa dan siswi ekstrakurikuler seni akan lebih mudah dalam memahami pembelajaran, karena dengan perkembangan zaman sekarang yang serba menggunakan teknologi peserta didik akan lebih senang dan mudah memahami suatu pelajaran dalam bentuk video, seperti halnya dengan penampilan materi ajar video tari kreasi. 3). Validasi ahli materi dan ahli media memenuhi kriteria kualitas produk yang telah dirancang. Dosen ahli materi dan ahli media mendapatkan skala penilaian “valid” dan “sangat valid” hasil tersebut video yang dirancang sangat efektif untuk digunakan.
PENONJOLAN (DOMINANCE) DALAM TARI MORIRINGGO SUKU PADOE KECAMATAN WASUPEONDA KABUPATEN LUWU TIMUR Ashar, Neisya Aulia; Syakhruni, Syakhruni; Muhtar, Sri Wahyuni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 1 (2024): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i1.63270

Abstract

Tujuan penelitianj ini untuk mengetahui nilai estetis dalam tari Moriringgo Suku Padoe, sebagaimana yaitu penonjolan (Dominance)  pada Tari Moriringgo Suku Padoe Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi data, yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu: 1)Triangulasi Metode, 2)Triangulasi asaumber Data, 3) Triangulasi Teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penonjolan (dominance) pada tari Moriringgo tercapai pada unsur tari yang terlihat lebih menekan, penonjolan yang tercapai digambarkan pada gerakan rampak serta berulang dan penggunaan warna kostum yang terlihat lebih kontras dan terlihat menonjol
PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GERAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN SATAP 4 SAJOANGING KABUPATEN WAJO Astuti, Widia; Jamilah, Jamilah; Saenal, Selfiana
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 2, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i3.56322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran Role Playing serta meningkatkan kreativitas gerak tari siswa dengan memainkan peran dalam tarian Petani yang Malang pada pembelajaran seni tari kelas VIII di SMPN Satap 4 Sajoanging. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas VIII di SMPN Satap 4 Sajoanging. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Role Playing dilakukan dengan 2 siklus, setiap siklus dilakukan 3 kali pertemuan dan terdapat 4 tahap pada setiap siklusnya yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tingkat kreativitas gerak tari  siswa dalam memainkan peran dengan tarian petani yang malang dapat dilihat pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa rata-rata 33,33% . kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar siswa 80% sehingga kreativitas gerak tari siswa dapat dikatakan meningkat.
PEMBELAJARAN PRAKTIK TARI TERHADAP MINAT DAN BAKAT SISWA PADA SANGGAR SEKOLAH SMA NEGERI 1 CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR PROVINSI SULAWESI BARAT Nandasary, Khofifah; Yatim, Heriyati; Padalia, Andi
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.63314

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1 mendeskripsikan proses pembelajaran praktik tari terhadap minat dan bakat pada Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. 2.  mendeskripsikan hasil pelaksanaan Praktik Tari yang meningkatkan Minat dan Bakat Siswa Pada Sanggar Sekolah Sma Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data. Penelitian ini menerapkan metode eskperimen tari dengan menggunakan dasar-dasar tari Sulawesi Selatan etnis Mandar yang berfokus pada dua ragam gerak yakni ragam gerak uru-uruna dan mallapek sipik yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu: 1) perencanaan, 2) implementasi tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, dan tes praktek tari. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu mendeskripsikan proses pembelajaran seni tari dan hasil penerapan tindakan yang dilakukan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, a) Bentuk Praktik Tari bagi Siswa Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. b) Hasil pelaksanaan Praktik Tari Terhadap Minat dan Bakat Siswa Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.
TARI SALONRENG ARA PADA PESTA PERNIKAHAN DI KECAMATAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA Hukmiddin, Musnida; Syahrir, Nurlina; Syakhruni, Syakhruni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 2, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i4.60720

Abstract

Penelitian ini menjawab masalah: (1) fungsi tari Salonreng Ara sebagai sarana ritual pada pesta pernikahan (2) fungsi tari Salonreng Ara sebagai hiburan(3) fungsi tari Salonreng Ara sebagai sajian estetis pada pesta pernikahan di Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian budaya dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif yang memaparkan permasalahan sebagaimana adanya. Adapun teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: (1) ritual pernikahan di Desa Ara dimulai pada sore hari(2) tari Salonreng Ara berfungsi sebagai hiburan pada pesta pernikahan. (3) sajian estetis tari Salonreng Ara yaitu pada kostum dan perhiasan.
NILAI BUDAYA DAN PELESTARIAN TARI BABANGSAI DI MASYARAKAT DAYAK MARATUS LOKSADO Elin, Sepringga; Edi, Sutardi; Rahmani, Rahmani
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.65243

Abstract

In the traditional ritual ceremony activities of the Loksado village community, there is a dance which has a role/function as one of the many communication media in expressing gratitude and expression of respect for the creator referred to in the ritual ceremony activities. The Babangsai dance is presented as an inseparable part of the Mahanyari Banih and Aruh Ganal ceremonies. This research aims to (1) Describe the form of presentation of the Babangsai dance in the Dayak Meratus Loksado community. (2). Describe the cultural values contained in the Babangsai dance of the Dayak Meratus Loksado community. (3). Describe efforts to preserve the Babangsai dance in the Dayak Meratus Loksado Community The research uses qualitative methods, the data collection techniques used are observation and interviews with several sources who are interested in the research, as well as documentation in the form of videos or photos which serve as supporting evidence for the research.Based on the research results obtained in the form of observations, it shows that (1). The form of presentation of the Babangsai dance in the Dayak Meratus Loksado community has the beauty of simple movements, but is more concerned with the purpose of conveying message/wishes to Sang Hiyang Bahatara and to summon spirits. Ancestors. (2). The cultural values contained in the Babangsai dance in traditional aruh ceremonies depict a from of expression of gratitude, worship of a successful rice harvest to produce abundant rice. This activity provides an attitude of gratitude, mutual cooperation, unity and social valuse among residents.(3). The obstacle in preserving the Babangsai dance in Loksado District is the lack of management and training for the Babangsai dance, the lack of interest and enthysiasm among the younger generation of Loksado to dance this dance. 
PERANCANGAN MATERI AJAR AUDIO VISUAL TARI SONGKOK RECCA BAGI PESERTA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI (TARI) DI SMA NEGERI 1 BONE Artika, Putri; Sumiani, Sumiani; Syakhruni, Syakhruni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.66287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi ajar audio visual tari Songkok Recca yang dibutuhkan pada kegiatan ekstrakurikuler seni di SMA Negeri 1 Bone serta merancang materi ajar audio visual tari Songkok Recca yang valid pada kegiatan ekstrakurikuler seni di SMA Negeri 1 Bone, jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian R & D (Research & Development) atau penelitian dan pengembangan serta menghasilkan produk, metode kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dan deskriptif dikembangkan atas dasar kejadian yang diperoleh ketika kegiatan berlangsung di lapangan, analisis data dilakukan melalui pengumpulan data melalui beberapa narasumber di antaranya, koreografer tari Songkok Recca, siswa dan guru SMA Negeri 1 Bone yang dalam hal ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian perancangan materi ajar audio visual tari Songkok Recca melalui beberapa tahap: (1) Analisis kebutuhan guru dan siswa dalam pelatihan kegiatan ekstrakurikuler seni tari. (2) Mencari sumber data yang kredibel tentang tari Songkok Recca melalui koreografer tari Songkok Recca. (3) Merancang materi ajar audio visual tari Songkok Recca. Setelah peneliti menempuh tahap tahap tersebut kemudian peneliti merancang materi ajar audio visual tari Songkok Recca. Skema hasil rancangan materi ajar audio visual tari Songkok Recca, (1) pengantar pemateri dan gambaran umum tentang Songkok Recca, (2) pemaparan ragam-ragam tari Songkok Recca, (3) pemaparan busana, tata rias, dan property tari Songkok Recca, kemudian materi ajar audio visual tari Songkok Recca ini di validasi oleh beberapa validator yakni (1) Ahli pemaparan materi (2) Ahli media, setelah melalui tahap validasi peneliti menempuh tahap pengembangan dan penyempurnaan produk, hasil rancangan materi ajar audio visual tari Songkok recca, kemudian peneliti menguji keefektifan materi ajar pada anggota ekstrakurikuler seni (tari) di SMA Negeri 1 Bone, Melalui uji keektifan materi ajar audio visual tari Songkok Recca ini, materi ajar dirumuskan efektif di laksanakan pada proses belajar mengajar.         
MENINGKATKAN RASA KEPERCAYAAN DIRI PADA PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK SENI TARI DENGAN PBL DI UPT SPF SMPN 26 MAKASSAR Dewi, Eka Aristya; M, Rahma; Lake’, Iqnasius
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri peserta didik dalam pembelajaran praktik seni tari di UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan 30 siswa. Pada siklus pertama, hanya 8 siswa (26,67%) yang berhasil mencapai standar ketuntasan yang ditetapkan, sementara 22 siswa (73,33%) belum mencapai nilai yang diharapkan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, penerapan PBL menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 25 siswa (83,33%) berhasil memenuhi standar ketuntasan, sementara hanya 5 siswa (16,67%) yang belum mencapai hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran praktik seni tari, meskipun beberapa perbaikan perlu dilakukan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Peningkatan keterlibatan aktif siswa dan dukungan yang lebih intensif menjadi faktor kunci keberhasilan dalam siklus kedua.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA DAYA ANALISIS PESERTA DIDIK BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI FUNGSI TARI Kadir, Ananta Fadilah; Linda, Johar; Sunusi, Maulini
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69411

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) melalui fungsi tari dalam meningkatkan daya analisis peserta didik di SMP Negeri 3 Pallangga. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan daya analisis peserta didik yang signifikan. Pada siklus pertama, rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 65 menjadi 72, dengan persentase peningkatan sebesar 10,77%. Pada siklus kedua, rata-rata nilai mencapai 85, menunjukkan peningkatan sebesar 8,97%. Penerapan PBL yang terintegrasi dengan budaya lokal melalui pembelajaran tari tidak hanya meningkatkan kemampuan analisis peserta didik tetapi juga membuat pengalaman belajar lebih kontekstual dan relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan daya analisis peserta didik serta dapat membantu peserta didik memahami dan menghargai warisan budaya lokal mereka. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah-sekolah menengah pertama serta memberikan wawasan baru bagi pendidik dalam merancang kurikulum yang lebih relevan.Kata kunci: Problem Based Learning, fungsi tari, daya analisis.Abstract The aim of this research is to explore the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) model through the function of dance in enhancing the analytical skills of students at SMP Negeri 3 Pallangga. This study was conducted using the Classroom Action Research (CAR) method, which involved two cycles of learning. The results indicate a significant improvement in students' analytical skills. In the first cycle, the average score of students increased from 65 to 72, with a percentage increase of 10.77%. In the second cycle, the average score reached 85, reflecting an increase of 8.97%. The application of PBL integrated with local culture through dance not only enhances students' analytical abilities but also makes the learning experience more contextual and relevant. This study concludes that PBL is effective in improving students' analytical skills and can help them understand and appreciate their local cultural heritage. It is hoped that the findings of this research can contribute to the development of culturally-based learning methods in junior high schools and provide new insights for educators in designing more relevant curricula.Keywords: Problem based learning, function of dance. analytical power. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENARI TARI TRADISIONAL (LUMONDO) MENGGUNAKAN MODEL TUTOR SEBAYA DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA SMPN 1 MASAMBA Magfirah, Nur; Sumiani, Sumiani; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.67506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendeskripsikan penerapan model tutor sebaya yang dapat meningkatkan kemampuan menari Tari Lumondo dalam kegiatan ekstrakurikuler seni pada siswa SMP Negeri 1 Masamba. 2.) ⁠Mendeskripsikan peningkatan kemampuan menari Tari Lumondo setelah diterapkan model tutor sebaya dalam kegiatan ekstrakurikuler seni pada siswa SMP Negeri 1 Masamba. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan, penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi di setiap siklusnya yang dilaksanakan empat kali pertemuan setiap siklusnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes unjuk kerja, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan langkah-langkah dalam penggunaan model tutor sebaya yaitu tahap perencanaan, pada tahap perencanaan peneliti menyiapkan bahan ajar berupa RPK (Rencana Pelaksanaan Kegiatan) dan alat-alat pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan peneliti melakukan proses pembelajaran menggunakan model tutor sebaya pada pembelajaran ekstrakurikuler seni tari khususnya tari Lumondo. Tahap pengamatan dilakukan di setiap pertemuan untuk melihat dan mencatat aktivitas yang dilakukan oleh siswa. Tahap refleksi, pada tahap ini peneliti memperbaiki permasalahan dan mencari solusi untuk pelaksanaan pembelajaran berikutnya. Penerapan model tutor sebaya berjalan sesuai dengan langkah-langkah yang terdapat pada tutor sebaya sehingga hasil kemampuan menari siswa bisa mengalami peningkatan. (2) Hasil penerapan model tutor sebaya dalam meningkatkan kemampuan menari siswa dapat dilihat pada kegiatan pembelajaran siklus I presentase ketuntasan yang diperoleh adalah 45% dengan nilai rata – rata 70,43 dan siklus II persentase ketuntasan yang diperoleh adalah 80% dengan nilai rata – rata yaitu 82,95. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan hasil belajar siswa dalam meningkatkan keterampilan gerak pada tari Lumondo mengalami peningkatan, setelah diterapkannya model pembelajaran tutor sebaya di setiap siklusnya di ekstrakurikuler seni pada siswa SMPN 1 Masamba.

Page 6 of 10 | Total Record : 97