cover
Contact Name
Rachmat
Contact Email
rachmat@unm.ac.id
Phone
+6281244440017
Journal Mail Official
botinglangi@gmail.com
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan
ISSN : -     EISSN : 28299280     DOI : http://dx.doi.org/10.26858/
Core Subject : Education, Art,
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan diterbitkan oleh Jurusan Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Boting Langi menerbitkan karya ilmiah hasil penelitian seni dan pendidikan seni. Redaksi menerima artikel belum pernah dipublikasikan di media lain dengan format penulisan sebagaimana tercantum pada halaman pedoman penulisan naskah. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun.
Articles 97 Documents
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CRT DALAM PROSES PEMBELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK Pratiwi, Eka Reski; M, Rahma; Lake', Ignasius
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar seni budaya di kalangan peserta didik SMP Negeri 26 Makassar. Hasil studi pendahuluan di kelas VII menunjukkan bahwa motivasi peserta didik dalam belajar seni budaya tergolong rendah. Pembelajaran yang diterapkan tidak mengaitkan materi dengan kondisi peserta didik, seperti pengalaman, lingkungan, sosial, dan budaya mereka, yang menyebabkan rendahnya partisipasi dan motivasi belajar. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan oleh guru adalah membuat pembelajaran seni budaya lebih menarik, salah satunya dengan menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). CRT adalah pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan referensi budaya peserta didik sebagai sarana untuk mempelajari materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar seni budaya, yang tercermin dari observasi awal, siklus 1, hingga akhir siklus 2. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT dalam pembelajaran seni budaya efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik
PENERAPAN COLLABORATIVE WRITING DALAM PENULISAN NASKAH DRAMA PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TEATER PAMMARICA SMA NEGERI 1 POLEWALI Budiarti, Nuramalia; Ramli, Asia; Yatim, Heriyati
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.65808

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penerapan Collaborative Writing dan menganalisis hasil bentuk penerapan Collaborative Writing dalam penulisan Naskah Drama pada kegiatan Ekstrakurikuler Teater Pammarica SMA Negeri 1 Polewali. Penerapan Collaborative Writing dapat mempermudah peserta didik dalam menuliskan naskah drama yang dilakukan secara bersama. Penelitian ini merupakan penelitian Action Research dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dimulai dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Collaborative Writing dalam penulisan Naskah Drama dapat meningkatkan kemampuan menulis naskah drama peserta didik dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dari Rata-rata nilai yang dicapai pada Siklus I sebesar 56% dan mengalami peningkatan pada Siklus II sebesar 86%. Kata Kunci: Penerapan, Collaborative Writing, Penulisan Naskah Drama, Ekstrakurikuler 
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SENI TARI SISWA LAKI-LAKI MELALUI PENDEKATAN CRT Suardi, Akbar Maulana; Linda, Johar; Sunusi, Maulini
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 1 (2025): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar seni tari siswa laki-laki di SMP Negeri 3 Pallanga melalui penerapan pendekatan CRT. Penelitian ini melibatkan 32 siswa laki-laki sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, menggunakan observasi, wawancara, dan angket untuk mengumpulkan data. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa terhadap seni tari setelah penerapan pendekatan CRT. Pendekatan ini berhasil mendorong partisipasi aktif, meningkatkan fokus selama pembelajaran, dan menumbuhkan antusiasme dalam belajar tari. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan minat belajar seni, khususnya seni tari, di kalangan siswa laki-laki di tingkat sekolah menengah pertama.
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN SOLIDARITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA (SENI TARI) KELAS VIII DI SMPN 24 MAKASSAR TAHUN AJARAN 2023/2024 Maisarah, Wulan; Padalia, Andi; Nambung, Sukasman Dg
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.66240

Abstract

Project Based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang berbasis pada proyek dimana siswa belajar melalui keterlibatan aktif dalam proyek yang memerlukan penelitian,pemecahan masalah, dan penerapan pengetahuan untuk menghasilkan produk atau solusi yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menguraikan bentuk Model Project Based Learning (PjBL) yang dapat meningkatkan solidaritas siswa di kelas VIII SMPN 24 Makassar. (2) Menganalisis peran Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan solidaritas siswa terhadap siswa dalam konteks pembelajaran seni tari kelas VIII di SMPN 24 Makassar.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan sebagai perbaikan dan peningkatan praktek pembelajaran, membantu para pendidik untuk mencari solusi terhadap masalah pembelajaran dan meningkatkan kolaborasi antar peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan solidaritas siswa di kelas VIII SMPN 24 Makassar dalam konteks pembelajan seni tari dimulai dari tahap penentuan project, guru bersama peserta didik menentukan tema atau topik projek, kemudian tahap perancangan langkah-langkah penyelesaian projek, guru memfasilitasi peserta didik untuk merancang langkah-langkah kegiatan penyelesaian projek beserta pengelolaannya, selanjutnya tahap penyusunan jadwal pelaksanaan projek, dimana guru memberikan pendampingan kepada peserta didik melakukan penjadwalan semua kegiatan yang telah dirancangnya. Tahap penyelesaian projek dengan fasilitasi dan monitoring guru, disini guru memfasilitasi dan memonitor peserta didik dalam melaksanakan rancangan projek yang telah dibuat, selanjutnya tahap penyusunan laporan dan presentasi hasil atau publikasi hasil projek, guru memfasilitasi peserta didik untuk mempresentasikan dan mempublikasikan hasil projeknya, dan yang terakhir tahap evaluasi proses dan hasil projek, dimana guru dan peserta didik pada akhir proses pembelajaran melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil projek. Rata-rata hasil obervasi aktivitas siswa pada siklus I sebesar 67,5 (Baik) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,7 (Baik Sekali). Artinya model Project Based Learning dapat meningkatkan solidaritas siswa pada pembelajaran seni tari kelas VIII SMPN 24 Makassar.
KAJIAN SEMIOTIK PADA BENTUK PENYAJIAN TARI KALEGOA SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI KOTA BAUBAU Salsabillah, Devalia Wahid; Hasnawati, Hasnawati; Rahmawati, Rahmawati
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penyajian Tari Kalegoa sebagai tari penyambutan di Kota Baubau melalui pendekatan kajian semiotik. Tari Kalegoa merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Baubau yang digunakan untuk menyambut tamu atau perayaan penting. Dalam konteks ini, tari tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mengandung makna simbolik. Kajian semiotik diterapkan untuk memahami elemen-elemen yang membentuk tari ini, seperti gerakan tubuh, kostum, musik, dan simbol-simbol yang ada dalam pertunjukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, di mana data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan praktisi tari, dan dokumentasi pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam Tari Kalegoa, baik itu gerakan, kostum, maupun musik, memiliki tanda-tanda yang mewakili nilai-nilai budaya Baubau, seperti kehormatan, kebersamaan, dan adat istiadat. Melalui analisis semiotik, dapat dilihat bagaimana elemen-elemen tersebut berinteraksi dan menciptakan makna yang dalam bagi penonton dan peserta, serta memperkuat identitas budaya lokal dalam konteks penyambutan tamu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pemahaman tentang seni tari dalam kebudayaan daerah serta memperkaya kajian semiotika dalam konteks seni pertunjukan tradisional.
PENERAPAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA PENCIPTAAN KARYA SENI DARI BAHAN DAUR ULANG PESERTA DIDIK DI KELAS VII UPT SPF SMP NEGERI 26 MAKASSAR Anggraeni, Endah; M, Rahma; Lake’, Ignasius
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 1 (2025): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 26 Makassar pada tema penciptaan karya seni dari bahan daur ulang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes berbentuk esai yang mengukur penguasaan mata pelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, 50% siswa berhasil mencapai nilai di atas 75, sedangkan 50% lainnya masih memperoleh nilai di bawah 75. Namun, pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan, dengan 70% siswa mencapai nilai di atas 75 dan hanya 30% yang memperoleh nilai di bawah 75. Penerapan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta mengembangkan keterampilan kreatif dan kolaboratif mereka dalam menciptakan karya seni dari bahan daur ulang. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar PBL diterapkan secara berkelanjutan dengan perbaikan terus-menerus, termasuk pengelolaan waktu yang lebih baik dan pemantauan yang lebih intensif terhadap siswa yang membutuhkan perhatian lebih. Penerapan PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, tetapi juga keterampilan psikomotorik dan afektif yang sangat relevan dengan pengembangan kreativitas dan kesadaran lingkungan.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN DI KELAS X KECANTIKAN SMK NEGERI 2 GOWA Empo, Anisa Syania; Hasnawati, Hasnawati; Rahmawati, Rahmawati
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69202

Abstract

Abstrak               Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan video pembelajaran di kelas X Kecantikan SMK Negeri 2 Gowa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Pada siklus pertama, video pembelajaran diperkenalkan dengan hasil yang menunjukkan 45% siswa menunjukkan peningkatan motivasi, sementara 55% masih pasif. Berdasarkan hasil refleksi, perbaikan dilakukan pada siklus kedua dengan memberi lebih banyak waktu untuk diskusi kelompok dan dorongan aktif dari guru. Hasil observasi pada siklus kedua menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 80% siswa terlibat lebih aktif dalam diskusi, bertanya, dan menjawab pertanyaan dengan lebih percaya diri. Wawancara dengan siswa mengungkapkan bahwa video pembelajaran yang lebih menarik dan instruksi yang jelas dari guru membantu mereka memahami materi dan meningkatkan keterlibatan. Meskipun demikian, beberapa siswa masih merasa kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Secara keseluruhan, penggunaan video pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, dengan pendekatan yang mendukung keterlibatan aktif dan kepercayaan diri siswa. Kata Kunci: motivasi belajar, video pembelajaran, siswa, pendidikan, siklus tindakan. Abstract              This study aims to enhance student learning motivation through the use of instructional videos in class X Beauty at SMK Negeri 2 Gowa. The method used is Classroom Action Research (CAR), consisting of two cycles. In the first cycle, instructional videos were introduced, and the results showed that 45% of students demonstrated an increase in motivation, while 55% remained passive. Based on the reflection results, improvements were made in the second cycle, such as providing more time for group discussions and offering active encouragement from the teacher. The observation results in the second cycle showed significant improvement, with 80% of students being more actively involved in discussions, asking questions, and answering questions with greater confidence. Interviews with students revealed that more engaging instructional videos and clearer instructions from the teacher helped them understand the material and increased their participation. However, some students still lacked confidence in expressing their opinions. Overall, the use of instructional videos proved to be effective in increasing students' learning motivation, with an approach that supports active involvement and builds students' self-confidence. Keywords: learning motivation, instructional videos, students, education, action research cycle.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK TENTANG JENIS DAN FUNGSI ALAT MUSIK TRADISIONAL DENGAN PENDEKATAN CTL DI SMPN 3 PALLANGGA GOWA Natalia, Alda; Linda, Johar; Sunusi, Maulini
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang jenis dan fungsi alat musik tradisional melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning di SMPN 3 Pallangga. Penelitian ini melibatkan 32 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menginterpretasikan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang berbagai jenis alat musik tradisional beserta fungsinya. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dan pemahaman yang lebih baik dalam mempelajari warisan budaya mereka, khususnya dalam konteks musik tradisional. Penelitian ini menunjukkan efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam meningkatkan pengetahuan dan apresiasi siswa terhadap alat musik tradisional. 
PERSEPSI ANGGOTA SANGGAR SENI TERHADAP TARI TRADISI MALUYYA DI KABUPATEN MAMASA Madika, Evangelina; Sumiani, Sumiani; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.66289

Abstract

Persepsi siswa terhadap “Tari tradisi maluyya”, Penelitian ini membahas permasalahan tentang (1) persepsi terhadap keberadaan Tari Maluyya di Mamasa pada anggota sanggar seni di kabupaten Mamasa, (2) persepsi terhadap gerak Tari Maluyya pada anggota  sanggar seni di Mamasa. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey atau sifat penelitian kuanitatif, dengan menggunakan pernyataan struktur melalui lembaran angket kuisioner, dengan teknik pengumpulan data adalah angket yaitu sejumlah pernyataan/pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi/data dari sumbernya secara langsung, wawancara yaitu dengan melakukan komunikasi langsung dengan narasumber yang berkaitan dengan judul penelitian, Observasi yaitu melakukan pengamatan langsung dilapangan atau dilokasi penelitian. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa (1). Persepsi terhadap keberadaan tari maluyya yaitu sangat rendah karena beberapa dari mereka kurang paham mengenai tari tradisi maluyya, hal ini dapat di lihat dari hasil tabulasi yang memilih tidak setuju 2 orang jika dipersenkan maka hasilnya 17%, yang memilih sangat tidak setuju 9 orang jika dipersenkan mencapai 75%. (2). Persepsi terhadap gerak tari maluyya juga rendah karena hanya 2 orang yang memilih setuju jika dipersenkan hasilnya 17% sedangkan yang memilih tidak setuju 4 orang  jika di persenkan hasilnya 33%, yang memilih sangat tidak setuju 6 orang jika di persenkan hasilnya 50%. Dari hasil di atas dapat di simpulkan bahwa persepsi anggota sanggar seni terhadap tari tradisi maluyya di kabupaten Mamasa ialah sangat rendah setelah di rata ratakan seluruh jawaban anggota sanggar mencapai 10% .  
PROBLEM-BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BERKARYA MUSIK Ningsih, Dwi Utami; M, Rahma; Lake, Ignasius
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69199

Abstract

Abstrak Rendahnya minat belajar peserta didik disebabkan oleh peserta didik merasa bosan mengerjakan tugas disebabkan karena tugas yang diberikan selalu hanya mencatat atau meringkas apa yang ada di dalam buku paket. Selain itu, kurangnya kesiapan belajar peserta didik dilihat dari beberapa situasi seperti tidak mengerjakan tugas dan hanya main game di hp saja, lupa membawa buku dan alat tulis dan kurang persiapan dalam belajar kelompok sehingga sulit untuk berkolaborasi. Tujuan penelitian adalah untuk menimbulkan minat belajar peserta didik terhadap pembelajaran berkarya musik khususnya untuk peserta didik SMP dengan desain pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Metode penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan MC Taggart termuat dalam beberapa tindakan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilakukan membuktikan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik menandakan keberhasilan upaya peningkatan minat belajar peserta didik. Dengan desain pembelajaran yang dikemas semenarik mungkin yaitu menggunakan model problem-based learning metode diskusi, tanya jawab dan presentasi yang dibantu dengan media situs Chrome Music Lab fitur Song Maker yang berbasis teknologi pada pembelajaran berkarya musik.Kata Kunci: problem-based learning; minat belajar; berkarya musik Abstract The low interest in learning of students is caused by students feeling bored doing assignments because the assignments given are always just to record or summarize what is in the textbook. In addition, the lack of readiness for learning of students can be seen from several situations such as not doing assignments and only playing games on cellphones, forgetting to bring books and stationery and lack of preparation in group learning so that it is difficult to collaborate. The purpose of the study was to arouse students' interest in learning to create music, especially for junior high school students with an interesting and enjoyable learning design. The research method used the Classroom Action Research method Kemmis and MC Taggart models contained in several actions with 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection with a qualitative approach. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study showed that the Classroom Action Research that had been carried out proved that there was an increase in student learning outcomes indicating the success of efforts to increase student interest in learning. With a learning design that is packaged as attractively as possible, namely using a problem-based learning model, discussion method, questions and answers and presentations assisted by the Chrome Music Lab site media, Song Maker feature which is based on technology in learning to create music.Keywords: problem-based learning; interest in learning; create music

Page 7 of 10 | Total Record : 97