cover
Contact Name
Ejen Jenal Mutaqin
Contact Email
caxra@institutpendidikan.ac.id
Phone
+6285222293501
Journal Mail Official
caxra@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/caxra/about/editorialTeam
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : 27984028     EISSN : 27982036     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Artikel di caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar IPI Garut harus mengikuti fokus dan ruang lingkup jurnal ini. Fokus dan ruang lingkup jurnal ini dimaksudkan agar artikel tersaji sesuai bidang keahliannya. Adapuan fokus dan ruang lingkup tersebut diantaranya adalah: Penelitian Pendidikan Dasar Teori Belajar Kurikulum dan Teknologi dalam Pendidikan Manajemen dan Sekolah Kebijakan Sekolah Siswa Meta Kognitif di Sekolah Dasar Literasi Sekolah Dasar Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar (belajar dan pembelajaran, strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy, sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan)
Articles 271 Documents
Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN Rancabali Dewi Budyanti; Hany Handayani; Yudi Bachtiar
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN Rancabali pada materi perubahan wujud benda melalui penggunaan media pembelajaran audio visual. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 53 pada tahap awal menjadi 69 pada siklus I dan 84 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal juga mencapai 87%, dengan 14 dari 16 siswa dinyatakan tuntas. Temuan ini menunjukkan bahwa media audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi perubahan wujud benda di sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pengurangan Siswa Sekolah Dasar Rita Solihah; Rayi Siti Fitriani; Agus Muharam
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan pemahaman konsep pengurangan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas II SDIT Albina Purwakarta yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest serta dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada skor posttest (t = 3,127; sig. = 0,003 < 0,05). Selain itu, peningkatan kemampuan pemahaman konsep pengurangan pada kelas eksperimen juga lebih tinggi, dengan hasil uji N-gain menunjukkan signifikansi < 0,001. Dengan demikian, model CTL efektif meningkatkan pemahaman konsep pengurangan siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Memahami Teks Cerita Siswa Sekolah Dasar Dewi Asri Nurfalah; Yudi Bachtiar; Atep Lesmana
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas III SDN Pangulah Selatan III, yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 53,50 menjadi 84,00, sedangkan kelas kontrol dari 50,00 menjadi 60,50. Nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,66 berkategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,21 berkategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL berpengaruh positif terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Think-Pair-Share (TPS) untuk Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa SDN 3 Pasirtanjung Dea Da Silva; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 3 Pasirtanjung melalui penerapan model Think-Pair-Share (TPS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes awal, tes akhir, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPS meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa secara bertahap. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 58,33% dengan rata-rata nilai 72,10, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 91,67% dengan rata-rata 84,38. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan hingga kategori sangat baik. Dengan demikian, model TPS efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Siti Barkah; Gemi Gustiani; Rukmana Aca
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2998

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar melalui penerapan model kooperatif tipe make a match pada materi bentang alam. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas III D SDN Pucung III. Data dikumpulkan melalui tes evaluasi, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe make a match mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata meningkat dari 59,56 pada pra siklus menjadi 72,61 pada siklus I dan 84,78 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 23,91% menjadi 80,43% dan akhirnya mencapai 100%. Dengan demikian, model kooperatif tipe make a match efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.
Penerapan Media Quizizz pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Muhamad Iksal Maldini; Yudi Bachtiar; Atep Lesmana
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2999

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar melalui penerapan media Quizizz. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas IV SDIT Al-Jannah Karawang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 36% pada pra-tindakan menjadi 59% pada siklus I, 73% pada siklus II, dan 86% pada siklus III. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 62,4 menjadi 80,6. Selain itu, penggunaan Quizizz mendorong peningkatan keaktifan, motivasi belajar, dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, media Quizizz efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Efektivitas Model Project Based Learning (PjBL) terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Narasi Siswa Sekolah Dasar Elzan Fadhillah Rahman; Yudi Bachtiar; Ihsan Rizali
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3003

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen berbentuk pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 53 siswa kelas IV SDN Sukaresmi, yang terdiri atas 29 siswa pada kelas eksperimen dan 24 siswa pada kelas kontrol. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran PjBL melalui proyek pembuatan majalah dinding, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes menulis narasi dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji N-gain, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh peningkatan lebih tinggi dengan N-gain 60,07%, sedangkan kelompok kontrol 47,26%. Uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,003). Dengan demikian, PjBL efektif meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar.
Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Cibeunying Adinda Jamustika Jaisy; Agus Muharam; Ihsan Rizali; Asep Nurhuda
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3004

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Cibeunying melalui penggunaan media flash card. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir, observasi, angket, dan wawancara, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 56 pada pra tindakan menjadi 72 pada siklus I dan 83 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 56% menjadi 67% dan mencapai 89% pada siklus II. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Dengan demikian, media flash card efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas V SDN 2 Cipelah Novia Oktaviani; Agus Muharam; Annisa Nurfitriani
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3006

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar, khususnya pada materi data. Kondisi tersebut menunjukan perlunya penggunaan model pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penerapan model Contextual Teaching and learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi. Intrumen yang digunakan meliputi tes, lembar observasi, serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas V SDN Cipelah 2. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Sebelum tindakan, nilai rata-rata sebesar 38 dengan ketuntasan klasikal 12,5%. Pada siklus I meningkat menjadi 52 dengan ketuntasan 37,5%, dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 85 dengan ketuntasan mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Delita; Yudi Bachtiar; Ihsan Rizali
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3007

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar pada materi pengukuran volume air. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 52 siswa kelas IV SDN Sindur 02 yang terdiri atas 26 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest yang disusun berdasarkan indikator pemecahan masalah menurut Polya serta telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif setara, tetapi setelah perlakuan kelas eksperimen memperoleh peningkatan lebih tinggi. Rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 80,19, sedangkan kelas kontrol 66,15. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model CTL berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar.