cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 38 Documents clear
Penggunaan Abreviasi Jenis Kontraksi Dalam Penyampaian Program Kerja Pada Debat Cagub Jabar 2024 Dita Kumala Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1260

Abstract

Abstrak Debat merupakan suatu bentuk retorika atau berupa seni penggunaan bahasa secara efektif. Penggunaan bahasa yang dimaksud yakni peserta debat harus mampu merancang dan menyusun penyampaian pesan yang jelas, tepat, dan bermakna kepada para audiens. Dalam debat biasanya pesan yang disampaikan dapat berupa program-program kerja yang dibuat semenarik dan seringkas mungkin guna untuk menarik perhatian masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan abreviasi dengan jenis kontraksi pada penyampaian program kerja dalam debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024. Metode yang digunakan yakni penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini yakni ditemukan adanya penggunaan abreviasi berjenis kontraksi dalam penyampaian program kerja pada tiga kali debat. Debat pertama ditemukan abreviasi dalam penyampaian program kerja paslon nomor satu yakni Program “Rungkad Care” dan paslon nomor dua yakni Program “Seblak”. Debat kedua ditemukan abreviasi dalam penyampaian program keja paslon nomor satu yakni Program “Jayanti”. Terakhir debat ketiga ditemukan abreviasi dalam penyampaian program kerja paslon nomor satu yakni Program “Magadir”. Program kerja yang disampaikan oleh para paslon merupakan penggunaan abreviasi jenis kontraksi yang mana program kerja dibuat dengan proses pemendekan kata dengan cara merangkum atau mengombinasikan leksem yang diutarakan seperti pada kata yang mematuhi aturan fonologis. Kata kunci : abreviasi, kontraksi, program kerja, debat Abstract Debate is a form of rhetoric or the art of using language effectively. The use of language in question is that debate participants must be able to design and compose a clear, precise, and meaningful message to the audience. In a debate, the message conveyed can usually be in the form of work programs that are made as interesting and concise as possible in order to attract public attention. The purpose of this study was to determine the use of abbreviations with contraction types in the delivery of work programs in the debate of the 2024 West Java Governor and Deputy Governor Candidates. The method used was qualitative research. The results of this study were found to be the use of abbreviations of the contraction type in the delivery of work programs in three debates. The first debate found abbreviations in the delivery of the work program of candidate pair number one, namely the "Rungkad Care" Program and candidate pair number two, namely the "Seblak" Program. The second debate found abbreviations in the delivery of the work program of candidate pair number one, namely the "Jayanti" Program. Finally, the third debate found abbreviations in the delivery of the work program of candidate pair number one, namely the "Magadir" Program. The work program submitted by the candidate pairs is the use of a contraction type abbreviation, where the work program is made through a process of shortening words by summarizing or combining the lexemes expressed as in words that comply with phonological rules. Keywords: abbreviation, contraction, work program, debate
Pemahaman Teks dalam Kumpulan Puisi Pandora Karya Oka Rusmini: Kajian Hermeneutika Schleirmarcher Ridwan Ridwan; Hamdiah Sudirman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman makna secara gramatikal dan psikologis serta mengungkap pandangan, pengalaman dan ekspresi pribadi dalam Kumpulan puisi Pandora karya Oka Rusmini secara eksplisit maupun implisit dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Schleiermacher dalam menganalisis makna yang terkandung dalam puisi-puisi. Pendekatan ini mencakup dua aspek utama: pemahaman gramatikal, yang mengacu pada analisis struktur bahasa dan konteks historis, serta pemahaman psikologis, yang berfokus pada latar belakang emosional dan mental penulis. Melalui analisis ini, puisi-puisi dalam Pandora seperti Ulat, Lelakiku, 24 Juni, Ziarah, dan Lumut diinterpretasikan sebagai ekspresi dari ketegangan batin, perasaan teralienasi, serta penggambaran konflik gender yang kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa karya Oka Rusmini menggambarkan perjuangan perempuan dalam menghadapi ekspektasi sosial, konflik emosional dalam hubungan personal, serta refleksi spiritualitas dan cinta yang melampaui batas-batas sosial. Setiap puisi menawarkan wawasan tentang realitas sosial yang kompleks, sekaligus memberikan ruang untuk pembaca merenung dan merasakan pengalaman emosional yang diungkapkan oleh penulis. Pendekatan hermeneutika memungkinkan pembaca untuk memahami teks tidak hanya dari sudut pandang penulis, tetapi juga melalui pengalaman pribadi mereka, menciptakan interpretasi yang lebih kaya dan mendalam terhadap karya sastra ini.
Balinese Cultural Continuity: Heroine’s Role in Luh Ayu Manik Mas at War with the Spirit World Yanuaresti Kusuma Wardhani; Yudhanita Pertiwi; Estrella T. Arroyo; Nurhadianty Rahayu; Zahratul Umniyyah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1267

Abstract

This research explores the role of the heroine in preserving Balinese cultural identity, focusing on the character of Luh Ayu Manik Mas from the children's story, "At War with the Spirit World." By employing Roland Barthes's mythological analysis, we delve into the denotative and connotative meanings embedded within the narrative. Denotatively, the heroine is portrayed as an independent and strong figure, essential for cultural continuity. She actively engages in preserving Balinese traditions, such as participating in water rituals and protecting the environment. Connotatively, the heroine embodies qualities of bravery, sacrifice, and a deep connection to Balinese cultural values. Her actions highlight the significance of environmental sustainability and the preservation of cultural heritage in the face of modern challenges. By analyzing the character of Luh Ayu Manik Mas, this research demonstrates how literature can contribute to the maintenance of cultural identity. The heroine's journey serves as a powerful tool for transmitting cultural values and inspiring future generations to embrace and preserve Balinese traditions.
Optimalisasi Pelatihan Mandiri Terbimbing untuk Meningkatkan Penilaian Awal Literasi Membaca Guru Kelas di SDN 276 Latappere Herniyastuti Herniyastuti; A. Yusdarwati; Abdul Kadir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1280

Abstract

Di SDN 276 Latappere, kondisi serupa dapat ditemukan. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak guru belum sepenuhnya memahami metode yang efektif dalam penilaian awal literasi membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan mandiri terbimbing dalam meningkatkan penilaian awal literasi membaca bagi guru kelas di SDN 276 Latappere. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menunjukkan hasil yang signifikan dalam beberapa aspek penting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi dan menganalisis optimalisasi pelatihan mandiri terbimbing dalam meningkatkan penilaian awal literasi membaca bagi guru kelas di SDN 276 Latappere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mandiri terbimbing dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penilaian awal literasi membaca. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih luas dan generalisasi, disarankan agar penelitian ini dilakukan pada skala yang lebih besar di berbagai sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Jakenan Shofia Raihana Salwa; Arisul Ulumuddin; Murywantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1281

Abstract

Dalam konteks pendidikan, pengintegrasian sebuah budaya di sekolah mempunyai peranan untuk membangun pemahaman, penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, serta pembentukan karakter seorang peserta didik. Tanpa diberi pemahaman yang kuat terhadap budaya lokal, peserta didik akan mudah sekali terbawa pengaruh budaya asing dan akan kehilangan identitas budayanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengimplementasikan budaya pada peserta didik, salah satunya dengan menggunakan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana siswa X SMA Negeri 1 Jakenan menulis anekdot untuk tahun ajaran 2024/2025 dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Metode tes dan nontes digunakan dalam proses pengumpulan data. Ketika siswa berpartisipasi dalam pelajaran yang mencakup menulis anekdot di kelas, metodologi pengajaran didasarkan pada kemampuan belajar siswa. Metode lain yang digunakan meliputi dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Untuk menganalisis data, digunakan metode deskriptif kualitatif. Gunakan metode kualitatif untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian, siswa kelas X SMA Negeri 1 Jakenan dapat menggunakan paradigma pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan menulis pada tahun ajaran 2024/2025. Berdasarkan hasil tes, siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk menulis cerita dengan penekanan pada tema, struktur, dan kaidah kebahasaan dalam teks memiliki skor tertinggi 92 dan skor terendah 75. Berdasarkan hasil tersebut, rata-rata kemampuan menulis anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Jakenan adalah 86.
Penerapan P5 dalam Pembelajaran Musikalisasi Puisi Berbasis Budaya Kelas X SMAN 1 Comal Adi Ajeng Hardiyanti; Siti Fatimah; Muryawantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1286

Abstract

Permasalahan yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran, kurangnya keaktifan dan kegagalan mereka untuk berpikir kritis, serta kemampuan membaca teks puisi yang masih rendah menjadi dasar penelitian ini. Dari masalah ini, profil pelajar Pancasila harus diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi kelas X SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila diterapkan untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran musikalisasi puisi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Tes, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Menurut penelitian yang dilakukan pada peserta didik kelas X 9 SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila dapat diterapkan dengan baik untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Nilai rata-rata peserta didik adalah 86. Profil pelajar Pancasila diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi berbasis kearifan lokal di kelas X SMA Negeri 1 Comal dapat membuat peserta didik lebih aktif, mandiri, berpikir kritis, kreatif, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang materi.
Studi Kasus : Pemerolehan Bahasa Anak Usia 5 Tahun Autis Kategori Ringan Dan Adhd (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Suparni Suparni; Mochammad Muchlis Romadon; Mardiah Mardiah; Dewi Rara Amiati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1291

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak dengan autisme kategori ringan yang disertai Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan tantangan yang kompleks, terutama dalam aspek komunikasi dan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola pemerolehan bahasa pada anak usia 5 tahun dengan kondisi tersebut melalui pendekatan studi kasus. Subjek penelitian, berinisial YK, menjalani terapi okupasi sejak usia 2,5 tahun dan terapi wicara sejak usia 3 tahun di sebuah rumah terapi praktik mandiri di Kota Palu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan orang tua dan terapis, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MLU (Mean Length of Utterance) YK meningkat dari 1,5 pada usia 2,5 tahun menjadi 3,5 pada usia 5 tahun, mencerminkan perkembangan signifikan meskipun masih di bawah nilai ideal untuk anak seusianya. Hambatan yang dihadapi meliputi kesulitan fokus, pemrosesan informasi yang lambat, tantangan dalam pengucapan, serta kurangnya interaksi verbal yang intensif di rumah. Strategi terapi yang diterapkan meliputi penggunaan visual aid, latihan repetitif, pendekatan multisensori, dan penguatan positif. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi terapi okupasi dan wicara memberikan dampak positif terhadap pemerolehan kosakata, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh intensitas terapi dan dukungan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi terapi yang lebih efektif untuk anak dengan autisme dan ADHD, serta memperkaya literatur tentang pemerolehan bahasa dalam konteks kondisi ganda ini.
Interprestasi Peran Perempuan dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B Mangunwijaya: Feminisme Naomi Wolf Asia M; Ridwan Ridwan; Siti Nurjihan Indasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan interpretasi peran perempuan dalam novel yang berkaitan dengan ketidaksetaraan dan ketidakadilan antara perempuan dan Laki-laki yang memadang kekuasaan. Dengan menggunakan pendekatan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data diambil dalam Novel “Rara Mendut” karya Y.B. Mangunwijaya, data yang diperoleh diambil dari penggalan kalimat dari isi cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan nasib mereka, setara dengan laki-laki, dan menunjukkan bahwa sistem patriarki merugikan kedua gender. Novel ini memperjuangkan kesetaraan gender dan pentingnya pengakuan atas kekuatan serta kekuasaan perempuan serta pentingnya perempuan untuk mampu mengubah sistem patriarki yang selama ini menjadi cangkang dalam struktur sosial dan melawan tekanan-tekanan yang muncul dalam lingkungan sosial.
Analisis Nilai pada Lagu "Sandaran Hati" Karya Letto Suparman Suparman; Besse Herdiana; Muhammad Nuruahmad
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1326

Abstract

Lagu "Sandaran Hati" yang diciptakan oleh grup musik Letto merupakan salah satu karya yang memiliki makna mendalam dan kaya akan nilai-nilai yang dapat dianalisis melalui pendekatan semiotika. Dalam jurnal ini, penulis akan membahas berbagai aspek yang terkandung dalam lagu tersebut, termasuk nilai religius, budaya, sosial, dan estetik. Melalui analisis semiotika, diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih dalam mengenai pesan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu serta dampaknya terhadap pendengar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis lirik lagu.
Analisis Unsur Intrinsik dan Nilai Moral pada Cerpen “Berteman Tanpa Membedakan” Karya Titiek Limarty Dernius Hura; Bonafetura Niamonio Ziliwu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1332

Abstract

Penelitian ini menganalisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerpen "Berteman Tanpa Membedakan" karya Titiek Limarty. Cerpen ini mengangkat tema persahabatan yang tulus tanpa memandang perbedaan, sebuah tema yang relevan dalam masyarakat multikultural saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data utama dikumpulkan dari teks cerpen, sedangkan data sekunder berupa literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik cerpen, termasuk tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, mendukung pesan moral tentang kejujuran, toleransi, keadilan, kerja keras, dan kasih sayang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa cerpen "Berteman Tanpa Membedakan" bukan hanya sebuah karya sastra yang menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral yang mendalam dan relevan bagi pembaca dari berbagai lapisan masyarakat, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman sastra Indonesia.

Page 2 of 4 | Total Record : 38