cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Strategi Kesantunan Berbahasa Gen Z di Perumnas Tibojong Kabupaten Bone (Kajian Pragmatik) Vira Oktapi Ramdani; Andi Tenri Sua; Muhammad Asdar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2234

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kesantunan berbahasa pada gen z di Perumnas Tibojong. Data yang terkumpul berjumlah dua puluh dua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, rekaman catat, dan simak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tuturan Gen Z di Perumnas Tibojong menggunakan strategi kesantunan positif, yang mencerminkan upaya membangun keakraban, solidaritas, dan kepedulian sosial. Strategi ini diwujudkan dalam bentuk menawarkan bantuan, menyatakan persetujuan, memberi saran, serta menggunakan gaya bahasa santai dan akrab. Sementara itu, strategi kesantunan negatif ditemukan dalam bentuk penolakan halus, larangan, dan sindiran, yang meskipun terdengar lebih langsung atau tegas, tetap menunjukkan kesopanan dalam menjaga jarak atau perbedaan pendapat. Dari dua puluh data yang dianalisis, sebanyak enam belas tuturan menggunakan strategi kesantunan positif, sedangkan empat lainnya menggunakan strategi kesantunan negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Gen Z di Perumnas Tibojong memiliki kecenderungan untuk membangun komunikasi yang bersifat kooperatif dan akrab, meskipun dalam beberapa konteks tertentu tetap menjaga batasan melalui strategi kesantunan negatif. Penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang pola komunikasi generasi muda dalam konteks lokal dan kontribusinya terhadap pembentukan interaksi sosial yang harmonis.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Penulisan Makalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone Nurwakia Nurwakia; Muh. Safar; Andi srimularahmah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan makalah mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone. Data yang terkumpul berjumlah lima makalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi makalah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan afiksasi merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, yaitu sebesar 35% dari total kesalahan yang ditemukan. Kesalahan ini meliputi penggunaan prefiks, sufiks, dan konfiks yang tidak sesuai dengan kaidah baku, seperti penulisan awalan ke-, me-, dan di- yang seharusnya dipisah, penggunaan sufiks -an dan -nya yang berlebihan, serta kesalahan konfiks di-kan dan me-. Selanjutnya, kesalahan penulisan kata ulang (reduplikasi) mencapai 15%, dengan kesalahan umum berupa penulisan tanda hubung yang tidak sesuai dan penggunaan reduplikasi yang tidak tepat. Kesalahan kata majemuk (komposisi) sebesar 10%, ditemukan pada penulisan kata majemuk yang seharusnya dipisah, seperti terima kasih dan mata kuliah. Kesalahan penulisan kata mencapai 20%, berupa kesalahan ejaan, huruf tertukar, dan penghilangan huruf yang menunjukkan kurangnya ketelitian dalam penulisan. Kesalahan penggunaan kata baku sebesar 12%, ditemukan pada penggunaan kata tidak baku seperti jaman, nggak, dan bamboo yang seharusnya diganti dengan bentuk baku. Terakhir, kesalahan penggunaan kata dan kalimat tidak lengkap masing-masing sebesar 6% dan 2%, yang mempengaruhi kejelasan makna dan kesesuaian konteks kalimat. .
Implementasi Pemanfaatan Video dan Animasi sebagai Inovasi dalam Pembelajaran Puisi di Era Digital Silfani Hulu; Tina Arsita Siregar; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi video dan animasi sebagai inovasi pembelajaran puisi di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah terbitan 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan video dan animasi dapat meningkatkan motivasi, imajinasi, serta kemampuan menulis puisi siswa. Media video membantu memahami makna dan struktur puisi, sedangkan animasi menumbuhkan daya apresiasi dan kreativitas. Kendala utama terletak pada keterbatasan fasilitas dan kemampuan guru dalam penggunaan teknologi. Secara keseluruhan, media digital ini efektif diterapkan untuk menciptakan pembelajaran puisi yang menarik, interaktif, dan kontekstual.
Gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu ”Mahameru” karya Dewa 19 Syadeka Nisa Hanifah; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2246

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu Mahameru yang dipopulerkan oleh grup musik Dewa 19, dengan tujuan memahami bagaimana elemen kebahasaan tersebut membentuk nuansa puitis dan memperkuat penyampaian makna dalam lagu. Personifikasi sebagai perangkat stilistika memungkinkan objek-objek nonmanusia digambarkan seolah memiliki perilaku, emosi, atau kemampuan layaknya manusia. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terhadap struktur lirik yang mengandung penggambaran simbolik alam dan unsur tak hidup lainnya. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, di mana setiap bait dianalisis untuk menemukan ekspresi personifikasi dan interpretasi maknanya. Teori personifikasi digunakan sebagai landasan untuk memahami bagaimana lirik menghidupkan suasana alam dan mengarahkan pendengar pada perenungan emosional. Hasil kajian menunjukkan bahwa personifikasi dalam lagu ini tidak sekadar memperindah bahasa, tetapi juga memperkaya makna tematik lagu yang berkaitan dengan keteguhan, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam. Personifikasi berperan sebagai jembatan antara ekspresi personal dan kekayaan imajinasi yang ditawarkan melalui teks lagu. Kepekaan terhadap penggunaan gaya bahasa ini juga membuka ruang bagi apresiasi yang lebih mendalam terhadap karya musik sebagai bentuk sastra populer. Dengan demikian, lirik lagu Mahameru menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa personifikasi memiliki peran penting dalam membentuk kekuatan ekspresif dan estetika dalam karya musik populer.
Integrasi Fungsi dan Makna Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Lirik Lagu “Alamak” Karya Rizky Febian : Suatu Kajian Pragmatik Dia Ananda Putri; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Poppy Amalia; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan fungsi dan makna tuturan dalam lirik lagu "Alamak" karya Rizky Febian dan Adrian Khalif dengan pendekatan pragmatik, melalui analisis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis tuturan dalam lirik yang telah dipublikasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa tindak tutur lokusi menggambarkan keterkejutan dan kebingungan tokoh lirik terhadap cinta yang mendadak. Ilokusi mencakup ekspresi kekaguman, gugup, dan ketakutan kehilangan, serta permintaan kejujuran. Perlokusi memberikan efek emosional dan sosial-budaya, membuat pendengar merasakan suasana cinta. Secara keseluruhan, lagu "Alamak" menunjukkan nilai pragmatik yang dalam, membuktikan bahwa lirik bukan hanya karya seni, tetapi juga alat komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dan membangun kedekatan emosional dengan audiens.
Dari Ujaran Sederhana Hingga Narasi: Kajian Psikolinguistik Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun Kezia Erica Agave; Yuliza Rahma Lubis; Ribka Elstin Sigab; Naila Nur Sabila; Septi Permai Natasya Tambunan; Muhammad Ali Hakim; Rosmawaty Rosmawaty; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana anak berusia tiga tahun belajar bahasa dari sudut pandang psikologi bahasa, dengan fokus pada kemajuan suara, tata bahasa, dan kerumitan ucapan yang diukur dengan Mean Length of Utterance (MLU). Usia tiga tahun adalah waktu penting ketika anak mulai bergerak dari ucapan yang sederhana ke kalimat yang lebih rumit dan penuh makna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggabungkan hasil penelitian dari berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak berusia tiga tahun umumnya sudah bisa menggunakan kalimat pernyataan dan pertanyaan yang mudah, meskipun mereka masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan beberapa suara seperti /r/, /s/, dan kelompok konsonan. Berdasarkan pengukuran MLU, anak berusia tiga tahun berada di tahap VII menurut teori Brown, dengan rata-rata panjang ucapan 3,0-3,5 morfem per kalimat. Ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa mereka berkembang dengan baik. Dari sudut pandang psikologi bahasa, perkembangan ini dipengaruhi oleh faktor biologis, lingkungan, dan rangsangan sosial yang diterima oleh anak. Jadi, cara anak berusia tiga tahun belajar bahasa adalah cerminan dari proses yang menggabungkan kemampuan berpikir, bersocial, dan bahasa yang terus berkembang dari ucapan sederhana menuju struktur kalimat yang lebih rumit.
Efektivitas Penggunaan Media Aplikasi Tiktok Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas XI SMAN 18 Bone Suarnita Suarnita; Muh. Safar; Muhammad Asdar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media aplikasi TikTok terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI di SMAN 18 Bone. Latar belakang dari penelitian ini adalah munculnya kebutuhan akan inovasi media pembelajaran yang mampu menarik minat dan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, terutama dalam keterampilan menulis yang selama ini dianggap sebagai aktivitas yang membosankan dan sulit. TikTok sebagai salah satu platform media sosial populer berbasis video pendek dinilai memiliki potensi sebagai sarana edukatif yang efektif, karena mampu menyajikan informasi secara visual, kreatif, dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen posttest-only control group, yang melibatkan dua kelas sebagai sampel: satu kelas eksperimen yang menggunakan TikTok sebagai media pembelajaran, dan satu kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes menulis teks prosedur untuk mengukur kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta lembar observasi dan pedoman wawancara untuk mendukung data kualitatif. Penilaian difokuskan pada aspek struktur teks, kaidah kebahasaan, kejelasan langkah, dan kreativitas. Hasil dari penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur secara signifikan dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan aplikasi TikTok dalam proses pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital saat ini, serta menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti lain dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendidikan yang efektif.
Penerapan Model Think Talk Write dalam Pembelajaran Menulis Teks Biografi pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Jatibarang Nurul Fitriyah; Irfan Efendi; Fithry Muthmainnah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui aktivitas siswa pada kegiatan pembelajaran menulis teks biografi dengan menerapkan model think talk write pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Jatibarang (2) Mengetahui penerapan model think talk write efektif dalam pembelajaran menulis teks biografi pada siswa kelas X di SMK Negeri 1 Jatibarang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis desain nenoquevalent control group design. Sampel penelitian penelitian ini adalah siswa kelas X DKV 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 20 siswa dan X TPTU sebagai kelas kontrol dengan jumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes menulis teks biografi selain itu digunakan juga teknik berupa observasi dengan tujuan mengamati aktivitas guru dan siswa, data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua independen (independen simple t test), diperoleh thitung besar 11,500 dan ttabel 1,614 Jadi thitung (11,500) > ttabel (1,614), hal ini menunjukan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model think talk write dalam pembelajaran menulis teks biografi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Jatibarang efektif. Berdasarkan analisis hasil observasi, terbukti bahwa penerapan model think talk write dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran menulis teks biografi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Jatibarang.
Kesantunan Berbahasa Leech dalam Film Sekawan Limo Karya Bayu Skak Khoirun Nisa; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam film Sekawan Limo karya Bayu Skak berdasarkan teori kesantunan Geoffrey Leech (1983). Film ini dipilih karena merepresentasikan penggunaan bahasa Jawa yang kental serta nilai-nilai budaya lokal, sehingga berpotensi menjadi media pelestarian norma sosial dan strategi kesantunan dalam komunikasi. Teori Leech mencakup enam maksim kesantunan, yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kesederhanaan, kesepakatan, dan simpati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka analisis pragmatik. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan para tokoh dalam film, kemudian dianalisis berdasarkan makna kontekstual dan fungsi pragmatik dari setiap ujaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh maksim kesantunan muncul dalam dialog para tokoh, dengan maksim pujian dan simpati sebagai maksim yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan digunakan untuk memperkuat ikatan sosial, mengekspresikan empati, dan menjaga keharmonisan interaksi antar tokoh. Bahasa yang digunakan secara santun dan kontekstual turut memperkuat pesan moral serta penggambaran karakter dalam film. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Sekawan Limo tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai budaya dan kesantunan berbahasa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik serta mendorong pemanfaatan film sebagai media pembelajaran nilai-nilai sosial dan linguistik.
Gaya Bahasa dalam Film Dirty Vote Pada Media Sosial Youtube Muhammad Alba; Salam Salam; Sakaria Sakaria
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk gaya bahasa dalam film dirty vote pada media sosial youtube ; (2) mendeskripsikan fungsi gaya bahasa dalam film dirty vote pada media sosial youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Model analisis bentuk dan fungsi gaya bahasa yang digunakan ialah model analisis gaya bahasa menurut J. S. Badudu dan Damayanti, R. Fokus penelitian ini ialah berfokus terhadap pengkajian fungsi dan bentuk gaya bahasa dalam film dirty vote pada media sosial youtube. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata atau kalimat, dan narasi dalam film dirty vote pada media sosial youtube. Data dalam penelitian ini bersumber utama pencarian data berasal dari portal website youtube. Video dirty vote ini diunggah pada tahun 2024 menjadi data dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengumpulkan dan menyusun data studi terkait ada tiga kategori dapat digunakan untuk mengklasifikasikan data kualitatif: hasil pengamatan, hasil pembicaraan, bahan tertulis. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian, yaitu: peneliti bertindak sebagai instrumen utama dan instrumen pendukung berupa handphone, alat tulis, laptop, dan panduan pengumpulan data.

Page 8 of 21 | Total Record : 209