cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 33 Documents clear
Analisis Dampak Literasi Digital Terhadap Kemampuan Mahasiswa Universitas Negeri Medan Dalam Mengidentifikasi Berita Palsu Lubis, Nur Annisa; Octari, Merin; Wulandary, Widya; Lubis, Joharis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3139

Abstract

Di era digital, penyebaran berita palsu (hoaks) menjadi tantangan serius yang memengaruhi masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi muda yang aktif menggunakan teknologi. Literasi digital memainkan peran penting dalam membekali individu dengan kemampuan untuk mengenali dan menyaring informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi digital terhadap kemampuan mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam mengidentifikasi berita palsu. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kuantitatif melalui survei dan tes kemampuan, serta kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa masih bervariasi, dengan beberapa faktor seperti pendidikan formal dan intensitas penggunaan teknologi memengaruhi kemampuan mereka dalam mengenali hoaks. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Argumentasi dengan Metode Cooperative Script pada Siswa Kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti Ni Kadek Jelita Puspita Mardani; Ida Bagus Putrayasa; Made Sri Indriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3157

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah penerapan metode Cooperative Script dalam menulis teks argumentasi pada siswa kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. (2) hasil belajar menulis teks argumentasi siswa di kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. (3) respons siswa kelas XI 5 terhadap penerapan metode Cooperative Script. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. Objek penelitian ini adalah penerapan metode Cooperative Script untuk meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi di kelas XI 5 SMA Negeri 1 Baturiti. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan metode pengumpulan data melalui observasi, tes dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dihasilkannya langkah-langkah pembelajaran yang sesuai dengan metode Cooperative Script. Hasil belajar menulis teks argumentasi meningkat dari 68 pada siklus I menjadi 85 pada siklus II yang tergolong kategori baik. Respons siswa terhadap pembelajaran juga meningkat dari positif menjadi sangat positif. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode Cooperatif Script dapat meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi siswa.
Kata Ganti Orang Pertama dan Kata Sapaan dalam Tuturan Percakapan Guru dan Siswa di SMP Wisata Sanur: Kajian Sosiolinguistik I Made Dio Oktariadi; I Nyoman Sudiana; I Putu Mas Dewantara
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3167

Abstract

Penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam interaksi pembelajaran mencerminkan dinamika relasi sosial antara guru dan siswa yang berlangsung secara kontekstual. Lingkungan sekolah yang dinamis memungkinkan munculnya variasi bahasa yang dipengaruhi oleh peran institusional, kedekatan emosional, dan situasi komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam tuturan percakapan guru dan siswa di SMP Wisata Sanur serta mengidentifikasi kecenderungan penggunaannya berdasarkan konteks peristiwa tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan percakapan alami antara guru dan siswa yang dikumpulkan melalui pengamatan, perekaman, pencatatan, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis dilakukan dengan menjadikan peristiwa tutur sebagai unit analisis serta menggunakan model komponen SPEAKING untuk meninjau indikator konteks komunikasi, terutama pada bentuk yang dominan digunakan dalam interaksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan empat kelompok temuan, yaitu penggunaan kata ganti orang pertama oleh siswa, penggunaan kata ganti orang pertama oleh guru, penggunaan kata sapaan oleh siswa, dan penggunaan kata sapaan oleh guru. Siswa cenderung menggunakan bentuk yang menandai kehati-hatian dan penghormatan, sedangkan guru menunjukkan fleksibilitas yang lebih tinggi sesuai situasi kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa pilihan kata ganti dan sapaan merupakan bentuk negosiasi relasi sosial yang dinamis dalam ruang kelas melalui konteks peristiwa tutur.
Efektivitas Penggunaan Metode Talking Stick Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Materi Teks Pidato di Kelas VII SMP 10 Muhammadiyah Bandung Fanza Maulana, Muhammad; Sophia, Ratna; Salsabila Hidayat, Naila; Heryati, Yeti; Rizky Sudjono, Hartin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode Talking Stick dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi teks pidato di kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas dan keterampilan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata observasi aktivitas siswa meningkat dari 58,75 menjadi 87,5, dan nilai rata-rata keterampilan berbicara meningkat dari 60 menjadi 85, keduanya masuk dalam kategori sangat baik pada siklus II. Peningkatan ini didukung oleh pembelajaran yang menyenangkan melalui metode Talking Stick, penggunaan media video, icebreaking, serta permainan yang mampu mendorong siswa lebih aktif, percaya diri, dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, metode Talking Stick terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya dalam menyampaikan pidato.
Jenis dan Fungsi Kode dalam Wacana Khotbah Jumat di Kabupaten Tegal (Kajian Sosiolinguistik) Sumai, Nhindi; Taryono, Mohamad Rizal; Sofyan, Abu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2459

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan jenis kode dan fungsi kode dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Dalam analisis data digunakan metode padan referensial dan teknik baca markah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kode yang digunakan dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terdiri atas kode Indonesia yang berwujud bahasa Indonesia yang berupa kalimat ajakan, kode Arab yang berwujud bahasa Arab, kode Indonesia yang berwujud ragam baku yang berupa kalimat kompleks, dan kode Indonesia yang berwujud ragam nonbaku. Sementara itu, fungsi kode dalam wacana Kh.J di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terdiri atas fungsi emotif, fungsi konatif, fungsi fatis, fungsi referensial, dan fungsi metalingual.
Produksi Bunyi Ujaran Bahasa Indonesia Pada Penderita Stunting Usia 8 – 12 Tahun Di Desa Simbolon Purba Samosir Kajian Psikolinguistik Br Sinaga, Tiara; Gustianingsih, Gustianingsih; Ritonga, Parlaungan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2617

Abstract

Penelitian ini menganalisis produksi bunyi ujaran Bahasa Indonesia pada anak penderita stunting usia 8–12 tahun di Desa Simbolon Purba, Samosir, melalui kajian psikolinguistik. Stunting yang disebabkan kekurangan gizi berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, dan kemampuan fonologis anak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pemerolehan bunyi vokal–konsonan serta menghubungkan usia kronologis dengan tahap perkembangan bahasa berdasarkan teori Piaget. Dengan metode kualitatif melalui teknik simak, sadap, dokumentasi, dan catat pada enam siswa stunting, analisis menggunakan teori perubahan bunyi ujaran Blumstein dan teori perkembangan kognitif Piaget. Hasil penelitian menunjukkan adanya penyimpangan fonologis berupa omisi, substitusi, adisi, dan metatesis, yang menandakan anak belum menguasai seluruh fonem Bahasa Indonesia. Secara kognitif-linguistik, kemampuan berbahasa mereka berada pada tahap perkembangan yang lebih rendah dibanding usia kronologisnya. Penelitian ini menegaskan pengaruh signifikan stunting terhadap produksi bunyi ujaran dan keterlambatan perkembangan bahasa, serta pentingnya pencegahan dini dan stimulasi bahasa berkelanjutan
Fenomena Campur Kode dan Alih Kode dalam Komunikasi Digital Mahasiswa Amelia, Kania; Br. Sinaga, Lestari; Br. Purba, Karmelia Mahdalena; Purba, Ribka Natalia; Sari, Yuliana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dan alih kode yang digunakan mahasiswa PJKR H 2023 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan dalam percakapan grup WhatsApp kelas, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya penggunaan dua bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi percakapan digital. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Batak secara bergantian maupun secara bersamaan dalam struktur kalimat, sehingga membentuk pola campur kode ke dalam dan alih kode yang muncul secara spontan sesuai konteks. Faktor yang memengaruhi penggunaan dua bahasa ini antara lain kedekatan sosial, identitas budaya, efisiensi komunikasi, serta kebiasaan kelompok yang mayoritas berasal dari etnis Batak. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa mahasiswa yang bukan penutur bahasa Batak meminta penggunaan Bahasa Indonesia agar komunikasi tetap dapat dipahami secara menyeluruh. Kesimpulannya, praktik campur kode dan alih kode dalam grup WhatsApp kelas mencerminkan dinamika linguistik dan sosial mahasiswa, sekaligus menunjukkan adanya kebutuhan penyesuaian bahasa untuk menjaga efektivitas dan inklusivitas komunikasi di lingkungan yang heterogen.
Alih Kode Bahasa Indonesia–Inggris: Analisis Struktur dan Fungsi dalam Program Clash of Champions Adilya, Nur Rahma; Kusuma, Vica Ananta
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2900

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi alih kode Indonesia–Inggris dalam program Clash of Champions (COC) Season 2 Episode 7 dengan menggunakan klasifikasi Poplack (1980) dan Markedness Model dari Myers-Scotton (1993). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak-katat terhadap tuturan peserta pada dua konteks komunikasi, yaitu In-Game (IG) dan Talking Head (TH). Kesimpulannya, dari 177 data yang dikumpulkan, bentuk alih kode yang paling sering muncul yaitu Intra-Sentential Code-Switching . Ditemukan bahwa dalam konteks In-Game , alih kode umumnya berfungsi sebagai Unmarked Code Choice (UCC) karena dalam situasi penuh tekanan, pilihan ini digunakan agar komunikasi antar-peserta berjalan efisien. Sebaliknya, dalam konteks Talking Head , alih kode umumnya berfungsi sebagai Marked Code Choice (MCC) karena bertujuan untuk membangun identitas diri, menyalurkan emosi, dan meningkatkan efek dramatis pada narasi peserta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alih kode tidak hanya menunjukkan kemampuan linguistik tetapi juga merupakan strategi sosial yang fleksibel dalam berbagai situasi komunikasi. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk struktural dan fungsi sosial peralihan kode bahasa Indonesia–Inggris dalam Clash of Champions (COC) Musim 2 Episode 7, dengan menerapkan klasifikasi Poplack (1980) dan Model Markedness Myers-Scotton (1993). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan pencatatan pada ucapan peserta dalam dua konteks komunikasi: Dalam Game (IG) dan Talking Head (TH). Kesimpulannya, dari 177 data yang dikumpulkan, Peralihan Kode Intra-Kalimat merupakan bentuk struktural yang dominan. Ditemukan bahwa dalam konteks Dalam Game, peralihan kode umumnya berfungsi sebagai Pilihan Kode Tidak Bertanda (Unmarked Code Choice/UCC) karena dalam situasi tekanan tinggi, pilihan ini digunakan untuk menjaga komunikasi yang efisien antar peserta. Sebaliknya, dalam konteks Talking Head, peralihan kode umumnya berfungsi sebagai Pilihan Kode Bertanda (Marked Code Choice/MCC), karena bertujuan untuk membangun identitas diri, mengekspresikan emosi, dan menambah efek dramatis pada narasi peserta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peralihan kode (code-switching) tidak hanya menunjukkan kemampuan linguistik tetapi juga merupakan strategi sosial yang fleksibel dalam berbagai situasi komunikasi.
Pengaruh Model Problem Based Learning Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen Peserta Didik Fase F SMAN 7 Mandau-Duri Yasmanelly, Yasmanelly; Fikri, Hasnul; Syofiani, Syofiani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3124

Abstract

This study aims to analyze the ability of 11th-grade students (Phase F) at SMA Negeri 7 Mandau-Duri to analyze intrinsic elements of short stories through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model and the conventional learning model, viewed from learning motivation and the interaction between learning models and learning motivation. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental method. The research subjects consist of 30 11th-grade students. Data on the ability to analyze intrinsic elements of short stories were collected through tests, while learning motivation data were obtained through questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics. The results indicate that the ability of students learning with the PBL model to analyze intrinsic elements of short stories is higher compared to those learning with the conventional model. Learning motivation serves as a supporting factor in enhancing short story analysis skills, although its influence is relatively smaller than that of the learning model. Grouping of high and low learning motivation was performed based on the average motivation score to maintain analysis validity. Additionally, there is a positive interaction between the PBL model and learning motivation in influencing the ability to analyze intrinsic elements of short stories. Based on these findings, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model, supported by students' learning motivation, effectively improves the ability to analyze intrinsic elements of short stories. The PBL model is recommended for implementation in high school literature instruction.
Representasi Pesan Moral Dalam Film “Racun Sangga” Karya Rizal Mantovani (Analisis Semiotika Roland Barthes) Putri Aulia Tauziah; Rohanda, Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3175

Abstract

Penelitian ini membahas representasi pengkhianatan dan pesan moral dalam film Racun Sangga karya Rizal Mantovani sebagai teks budaya yang sarat akan tanda dan simbol. Objek penelitian berupa adegan, dialog, gestur tokoh, serta simbol visual yang terdapat dalam film Racun Sangga (2024). Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes dengan kerangka analisis makna denotatif, makna konotatif, dan mitos. Teori ini dipilih karena mampu mengungkap makna berlapis serta ideologi budaya yang tersembunyi di balik representasi visual dan naratif film. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi tanda, pengelompokan data, analisis semiotik, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Racun Sangga merepresentasikan pengkhianatan sebagai konflik laten yang bekerja secara tersembunyi melalui simbol racun dan praktik mistis, yang berakar pada mitos dan kepercayaan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa film tersebut menyampaikan pesan moral berupa pentingnya keimanan, kesetiaan, tanggung jawab moral, serta bahaya dendam dan pengkhianatan dalam kehidupan rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Racun Sangga tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai medium reflektif yang mereproduksi mitos sosial dan nilai moral dalam masyarakat. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan kajian sastra dan film Indonesia, khususnya dalam penerapan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap hubungan antara mitos budaya, konflik sosial, dan pesan moral dalam karya sinematik lokal.

Page 2 of 4 | Total Record : 33