cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Tuturan Ilokusi Jenis Ekspresif Pada Film “Pasutri Gaje” Karya Fajar Bustomi Muhammad Alfian Tuflih; Ridwan Ridwan; Yuliana Yuliana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1357

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tindak tutur berdasarkan tuturan ilokusi jenis ekspresif dalam film Pasutri Gaje. Film Pasutri Gaje merupakan sebuah karya Fajar Bustomi yang bergenre komedi romantis Indonesia pada tahun 2024. Film ini bercerita tentang sepasang suami istri yang merupakan pegawai negeri sipil yang menjalani pasang surut kehidupan sebagai pasangan suami istri dalam mendapatkan momongan dan menghadapi berbagai tantangan dalam membangun rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang cenderung menggunakan dan menitikberatkan pada pengamatan secara mendalam, hal ini dikarenakan data dalam penulisan ini berupa deskripsi tuturan antara penutur dan lawan tutur yang terdapat dalam film Pasutri Gaje. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur ilokusi ekspresif dalam film Pasutri Gaje berupa beberapa aspek, yaitu berterima kasih, meminta maaf, memuji, mengucapkan selamat, menyalahkan, mengejek.
Pergulatan Batin dan Kebebasan dalam Puisi Tahanan Ranjang Karya Joko Pinurbo: Hermeneutika Paul Ricoeur Asia M; Ridwan Ridwan; Lulyastuti Lulyastuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1358

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan dalam puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo yang diambil dari buku yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi dengan menggunakan pendekatan hermeneutika yang dicetuskan oleh Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembahasan yang berfokus pada teks puisi dengan menggunakan teori hermeneutika sebagai alat untuk membedah makna puisi. Metode kualitatif ialah sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa deskriptif berupa kata-kata yang ditulis dari objek yang diamati. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembacaan teks puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo secara sistematis, kemudian dilakukan klasifikasi data terhadap kata, kalimat maupun frasea yang mengandung makna-makna yang dikaji dengan menggunakan teori hermeneutik. Hasil dari penelitian ini adalah puisi menggambarkan perjuangan individu untuk melarikan dari keterbatasan, baik yang bersifat fisik maupun mental. Berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur, puisi ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebebasan dan keberdiaman
Investigating Code Switching Used by English Teachers at SMPN 3 Pitumpanua Tsamratul’aeni Tsamratul’aeni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1369

Abstract

In conducting this research, the researcher used total sampling technique by applying it with mixed method. The findings of this research based on problem statement indicated: 1) Factors triggering the use of Code switching by English teachers are rethoric reason, differences of status and formalities; lack of vocabulary. And another factors gather from the condition of the classroom, such as the students’ ability are not same; Code switching emerges spontaneously; help the students to participate more. 2) The English teachers used Code switching in the classroom almost all of the phase of learning process from beginning until the end. 3) Frequency and percentage of using code switching in the classroom by each English teacher was different. The highest frequency by teacher 1 (Frequency 80 times and percentage 32%); then teacher 2 (Frequency 24 times and percentage 19%); and the lowest frequency done by teacher 3 (Frequency 21 times & percentage 18%).
Implementasi Metode Pembelajaran Bervariasi untuk Pembelajaran Differensiasi pada Guru SDN 223 Balantang Abdullah Syukur; Abdul Zahir; Supriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran bervariasi dalam mendukung pembelajaran diferensiasi di SDN 223 Balantang. Pendekatan pembelajaran differensiasi memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan individual siswa yang beragam, berdasarkan minat, gaya belajar, dan tingkat kemampuan mereka. Dengan pendekatan ini, diharapkan guru dapat lebih efektif memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, tanggal 10 Oktober 2024, di SDN 223 Balantang, Kabupaten Luwu Timur. Peserta kegiatan terdiri atas guru SD dari perwakilan 6 sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran bervariasi meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif, serta mendorong motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Students' Perceptions on the Role of Google Translate in Learning English Suardi Suardi; Tenri Ampareng; Alviani Alviani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1374

Abstract

This research aims to determine the perceptions of electronics engineering students regarding the role of Google Translate in learning English. The method used in this research is a qualitative method using a questionnaire instrument to obtain student perceptions. The research results show that 64.7% of students use Google Translate quite often, 76.5% said Google Translate helps them in learning English. However, 82.4% said they had quite difficulty understanding the results from Google Translate. However, Google Translate role in increasing understanding of new vocabulary is quite helpful because 72.2% said it was quite helpful. However, around 39.9% said Google Translate could negatively influence grammar learning. So, it can be concluded that Google Translate has a role in learning English, but it is necessary to analyze the results of Google Translate because it still has several weaknesses, especially in grammar.
Ekokritik Greg Garrard Pada Puisi D. Zawawi Imron Analisis Tema Dan Simbolisme Alam Muchlas Abror; Sevia Avik Nur Sabila
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1377

Abstract

Kajian ekokritik dalam sastra menjadi pendekatan yang semakin relevan dalam memahami hubungan manusia dengan lingkungan. Penelitian ini menganalisis tema dan simbolisme alam dalam puisi D. Zawawi Imron melalui perspektif ekokritik Greg Garrard. Tiga puisi yang dikaji, yaitu "Semerbak Mayang", "Teluk", dan "Hujan, Terjunlah", menampilkan pemanfaatan unsur-unsur alam sebagai medium untuk mengungkapkan emosi, kritik sosial, serta spiritualitas penyair. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti bagaimana Zawawi Imron menggambarkan alam tidak hanya sebagai latar, tetapi juga sebagai entitas yang hidup, memiliki makna filosofis, dan berinteraksi dengan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbolisme alam dalam ketiga puisi tersebut mengandung pesan mendalam tentang keberlanjutan lingkungan, keterikatan spiritual, serta kritik terhadap eksploitasi alam. Greg Garrard membagi ekokritik ke dalam enam konsep utama, yaitu bumi, hutan belantara, bencana, binatang, pencemaran, dan perumahan/tempat tinggal, yang seluruhnya tercermin dalam puisi-puisi ini. Melalui penggunaan simbol-simbol alam seperti laut, gunung, hujan, dan tanah, Zawawi Imron berhasil membangun narasi puitis yang memperkuat kesadaran ekologis pembaca. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa sastra dapat menjadi medium yang efektif dalam menyuarakan isu-isu lingkungan. Studi ini juga memperkuat pentingnya pendekatan ekokritik dalam menganalisis karya sastra sebagai bagian dari upaya pelestarian ekologi melalui pemahaman simbolisme dan makna dalam puisi.
Bullying Speech dan Hubungan Kultural di Kalangan Remaja Saat ini Rezki Amalia Wahyuni Mustakim; Rosmawati Rosmawati; Lusiana Kanji
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1380

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, agar dapat mencegah sikap intoleran terhadap sesama, maupun orang-orang di sekitarnya. Sikap respectfull harus mulai ditanamkan pada tiap perilaku anak, baik itu pada usia anak maupun remaja. Saling menghormati dan menghargai antar sesama penting dilakukan agar dapat membuat suatu sikap yang baik, dan menghargai antar sesama. Hal ini agar dapat mencegah terjadinya hal-hal bulyiing yang sering terjadi dikalangan remaja pada saat ini.
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif Pragmatik Muchlas Abror; Nabila Sukmawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1382

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan aspek fundamental dalam interaksi sosial, terutama di lingkungan pesantren yang menekankan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang serta mengidentifikasi tantangan dalam mempertahankannya di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa diterapkan melalui penggunaan bahasa hormat, sapaan formal, strategi mitigasi dalam komunikasi, serta penggunaan bahasa yang sopan dalam situasi formal. Kesantunan ini tidak hanya mencerminkan tata krama, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di pesantren. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam mempertahankan kesantunan berbahasa, terutama akibat pengaruh media digital. Ketidakseimbangan kekuasaan antara santri dan pengasuh, perbedaan norma komunikasi di pesantren dan di media sosial, serta pengaruh bahasa gaul menjadi faktor yang mempengaruhi praktik kesantunan. Selain itu, kurangnya pengawasan dalam komunikasi digital memungkinkan santri lebih bebas dalam memilih gaya bahasa yang mungkin kurang sesuai dengan norma pesantren. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif untuk menjaga kesantunan berbahasa santri, termasuk bimbingan intensif, penguatan nilai-nilai kesopanan dalam kurikulum, serta edukasi literasi digital. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan bagi pesantren lain dalam menghadapi tantangan komunikasi di era modern tanpa mengabaikan nilai-nilai kesantunan berbahasa.
Analisis Semiotik Dalam Antologi Puisi “Melipat Jarak” Karya Sapardi Djoko Damono Andi Neneng Nurfauziah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1390

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan ikon dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono; (2) mendeskripsikan indeks dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono, dan (3) mendeskripsikan simbol dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono. Data yang digunakan dalam penelitian berasal dari buku kumpulan puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Melipat Jarak”. Data tersebut berupa kata frasa atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pembacaan heuristik, dan heurmenuitik. Teknik analisis data menggunakan analisis konten, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ikon yang terdapat dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono ialah, ikon topologis, ikon diagramatik, dan ikon metaforis. (2) Indeks yang terdapat dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono ialah, indeks ruang, indeks temporal, dan indeks persona (3) Simbol yang terdapat dalam buku kumpulan puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono ialah, simbol budaya, reliqi, akademik, tradis, dan lain-lain. Adapun sample temuan dalam penelitian ini salah satunya yaitu, ditemukan bahwa ikon topologis cenderung berada pada judul puisi.
The Effectiveness Of Internet Computer Technology In Teaching Vocabulary At The First Year Students Of SMP Negeri 1 Palopo Suhardi Suhardi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1391

Abstract

The objective of this research is to find out the effective of ICT in teaching vocabulary, the researcher aimed at finding out the effective of use ICT to the students vocabulary, the population of the research was the first year of SMP Negeri I Palopo, in Academic Year in using the sample, the writer used cluster random sampling, and the total sample is 48 students. This research used pre-experimental method. The instrument of the research was a written test, where consisted of 30 items in three types: multiple choices, matching, and translation. The data analysis of the research showed that the mean score in pretest was 33.35 and in posttest were 83.02. It can be concluded that ICT in teaching vocabulary is effective. The findings of this study were (a) there was effect of English songs in teaching listening, and (b) the effect was, it facilitated and motivated them in learning listening, as shown the result of post-test (67) is higher than the result of pre-test (59.66); and the t-test value (3.2) is greater than t-table value in the level 5% (1.699). Therefore, the null hypothesis is rejected, and alternative hypothesis is accepted