cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Optimalisasi Pelatihan Mandiri Terbimbing untuk Meningkatkan Penilaian Awal Literasi Membaca Guru Kelas di SDN 276 Latappere Herniyastuti Herniyastuti; A. Yusdarwati; Abdul Kadir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1280

Abstract

Di SDN 276 Latappere, kondisi serupa dapat ditemukan. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak guru belum sepenuhnya memahami metode yang efektif dalam penilaian awal literasi membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan mandiri terbimbing dalam meningkatkan penilaian awal literasi membaca bagi guru kelas di SDN 276 Latappere. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menunjukkan hasil yang signifikan dalam beberapa aspek penting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi dan menganalisis optimalisasi pelatihan mandiri terbimbing dalam meningkatkan penilaian awal literasi membaca bagi guru kelas di SDN 276 Latappere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mandiri terbimbing dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penilaian awal literasi membaca. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih luas dan generalisasi, disarankan agar penelitian ini dilakukan pada skala yang lebih besar di berbagai sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Jakenan Shofia Raihana Salwa; Arisul Ulumuddin; Murywantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1281

Abstract

Dalam konteks pendidikan, pengintegrasian sebuah budaya di sekolah mempunyai peranan untuk membangun pemahaman, penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, serta pembentukan karakter seorang peserta didik. Tanpa diberi pemahaman yang kuat terhadap budaya lokal, peserta didik akan mudah sekali terbawa pengaruh budaya asing dan akan kehilangan identitas budayanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengimplementasikan budaya pada peserta didik, salah satunya dengan menggunakan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana siswa X SMA Negeri 1 Jakenan menulis anekdot untuk tahun ajaran 2024/2025 dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Metode tes dan nontes digunakan dalam proses pengumpulan data. Ketika siswa berpartisipasi dalam pelajaran yang mencakup menulis anekdot di kelas, metodologi pengajaran didasarkan pada kemampuan belajar siswa. Metode lain yang digunakan meliputi dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Untuk menganalisis data, digunakan metode deskriptif kualitatif. Gunakan metode kualitatif untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian, siswa kelas X SMA Negeri 1 Jakenan dapat menggunakan paradigma pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan menulis pada tahun ajaran 2024/2025. Berdasarkan hasil tes, siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk menulis cerita dengan penekanan pada tema, struktur, dan kaidah kebahasaan dalam teks memiliki skor tertinggi 92 dan skor terendah 75. Berdasarkan hasil tersebut, rata-rata kemampuan menulis anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Jakenan adalah 86.
Penerapan P5 dalam Pembelajaran Musikalisasi Puisi Berbasis Budaya Kelas X SMAN 1 Comal Adi Ajeng Hardiyanti; Siti Fatimah; Muryawantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1286

Abstract

Permasalahan yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran, kurangnya keaktifan dan kegagalan mereka untuk berpikir kritis, serta kemampuan membaca teks puisi yang masih rendah menjadi dasar penelitian ini. Dari masalah ini, profil pelajar Pancasila harus diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi kelas X SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila diterapkan untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran musikalisasi puisi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Tes, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Menurut penelitian yang dilakukan pada peserta didik kelas X 9 SMA Negeri 1 Comal, profil pelajar Pancasila dapat diterapkan dengan baik untuk pembelajaran musikalisasi puisi yang didasarkan pada kearifan lokal. Nilai rata-rata peserta didik adalah 86. Profil pelajar Pancasila diterapkan dalam pembelajaran musikalisasi puisi berbasis kearifan lokal di kelas X SMA Negeri 1 Comal dapat membuat peserta didik lebih aktif, mandiri, berpikir kritis, kreatif, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang materi.
Studi Kasus : Pemerolehan Bahasa Anak Usia 5 Tahun Autis Kategori Ringan Dan Adhd (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Suparni Suparni; Mochammad Muchlis Romadon; Mardiah Mardiah; Dewi Rara Amiati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1291

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak dengan autisme kategori ringan yang disertai Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan tantangan yang kompleks, terutama dalam aspek komunikasi dan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola pemerolehan bahasa pada anak usia 5 tahun dengan kondisi tersebut melalui pendekatan studi kasus. Subjek penelitian, berinisial YK, menjalani terapi okupasi sejak usia 2,5 tahun dan terapi wicara sejak usia 3 tahun di sebuah rumah terapi praktik mandiri di Kota Palu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan orang tua dan terapis, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MLU (Mean Length of Utterance) YK meningkat dari 1,5 pada usia 2,5 tahun menjadi 3,5 pada usia 5 tahun, mencerminkan perkembangan signifikan meskipun masih di bawah nilai ideal untuk anak seusianya. Hambatan yang dihadapi meliputi kesulitan fokus, pemrosesan informasi yang lambat, tantangan dalam pengucapan, serta kurangnya interaksi verbal yang intensif di rumah. Strategi terapi yang diterapkan meliputi penggunaan visual aid, latihan repetitif, pendekatan multisensori, dan penguatan positif. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi terapi okupasi dan wicara memberikan dampak positif terhadap pemerolehan kosakata, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh intensitas terapi dan dukungan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi terapi yang lebih efektif untuk anak dengan autisme dan ADHD, serta memperkaya literatur tentang pemerolehan bahasa dalam konteks kondisi ganda ini.
Interprestasi Peran Perempuan dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B Mangunwijaya: Feminisme Naomi Wolf Asia M; Ridwan Ridwan; Siti Nurjihan Indasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan interpretasi peran perempuan dalam novel yang berkaitan dengan ketidaksetaraan dan ketidakadilan antara perempuan dan Laki-laki yang memadang kekuasaan. Dengan menggunakan pendekatan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data diambil dalam Novel “Rara Mendut” karya Y.B. Mangunwijaya, data yang diperoleh diambil dari penggalan kalimat dari isi cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan nasib mereka, setara dengan laki-laki, dan menunjukkan bahwa sistem patriarki merugikan kedua gender. Novel ini memperjuangkan kesetaraan gender dan pentingnya pengakuan atas kekuatan serta kekuasaan perempuan serta pentingnya perempuan untuk mampu mengubah sistem patriarki yang selama ini menjadi cangkang dalam struktur sosial dan melawan tekanan-tekanan yang muncul dalam lingkungan sosial.
Analisis Nilai pada Lagu "Sandaran Hati" Karya Letto Suparman Suparman; Besse Herdiana; Muhammad Nuruahmad
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1326

Abstract

Lagu "Sandaran Hati" yang diciptakan oleh grup musik Letto merupakan salah satu karya yang memiliki makna mendalam dan kaya akan nilai-nilai yang dapat dianalisis melalui pendekatan semiotika. Dalam jurnal ini, penulis akan membahas berbagai aspek yang terkandung dalam lagu tersebut, termasuk nilai religius, budaya, sosial, dan estetik. Melalui analisis semiotika, diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih dalam mengenai pesan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu serta dampaknya terhadap pendengar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis lirik lagu.
Analisis Unsur Intrinsik dan Nilai Moral pada Cerpen “Berteman Tanpa Membedakan” Karya Titiek Limarty Dernius Hura; Bonafetura Niamonio Ziliwu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1332

Abstract

Penelitian ini menganalisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerpen "Berteman Tanpa Membedakan" karya Titiek Limarty. Cerpen ini mengangkat tema persahabatan yang tulus tanpa memandang perbedaan, sebuah tema yang relevan dalam masyarakat multikultural saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data utama dikumpulkan dari teks cerpen, sedangkan data sekunder berupa literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik cerpen, termasuk tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, mendukung pesan moral tentang kejujuran, toleransi, keadilan, kerja keras, dan kasih sayang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa cerpen "Berteman Tanpa Membedakan" bukan hanya sebuah karya sastra yang menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral yang mendalam dan relevan bagi pembaca dari berbagai lapisan masyarakat, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman sastra Indonesia.
Bentuk-bentuk Bahasa Emosional Guru di Kabupaten Wajo Illangsari Illangsari; Sri Nani Hari Yanti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1338

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bentuk - bentuk bahasa emosi guru di Kabupaten Wajo. kajian difokuskan pada bentuk tuturan guru kepada siswanya. Bahasa emosi merupakan komponen kunci dalam membuat siswa memahami pelajaran atau tidak dan menaati peraturan yang berlaku pada sekolah atau bahkan melanggar peraturan sekolah. Seorang guru harus memahami betul kata- kata yang diucapkannya., meskipun sebenarnya emosi yang muncul kepada seorang guru diawali dengan sebab. Konsep emosi dalam bahasa adalah menyelidiki komunitas bahasa mengkonseptualisasikan sebab dan akibat dari emosi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, selanjutnya pendekatan penelitian ini psikolinguistik.. Metode pengumpulan data yakni simak. Teknik yang digunakan adalah observasi partisipan dan pencatatan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan bentuk bahasa emosi yang digunakan oleh guru. delapan bentuk bahasa emosi itu adalah: kata, frasa/ kosa kata, kalimat, preposisi, kongjungsi, campur kode, interferensi dan repetisi.
Menyelami Makna dan Pesan Emosional dalam Lirik Keroncong “Di Bawah Sinar Bulan Purnama” Septiana Indraswari; Rosita Sofyaningrum
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan pesan emosional dalam lirik lagu keroncong "Di Bawah Sinar Bulan Purnama" melalui pendekatan semiotika dan teori resepsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi dan wawancara. Data diperoleh dari kajian lirik lagu serta wawancara dengan pendengar dan musisi keroncong. Analisis semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengidentifikasi makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam lirik, sementara teori resepsi digunakan untuk memahami bagaimana pendengar menafsirkan simbolisme dalam lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol bulan purnama dalam lirik melambangkan kedamaian, kerinduan, dan harmoni, yang memperkuat tema cinta dan nostalgia. Selain itu, melodi dan harmoni dalam musik keroncong berkontribusi dalam membentuk pengalaman emosional pendengar. Pendengar dengan latar belakang berbeda menginterpretasikan lagu ini secara subjektif, dipengaruhi oleh pengalaman pribadi dan konteks budaya mereka. Temuan ini mempertegas bahwa musik keroncong bukan hanya bentuk hiburan, tetapi juga medium yang kaya akan makna dan refleksi budaya.
Karakteristik Budaya Etnik Kulawi Dalam Puisi Rakyat Rego Andi Bismawati; Tamrin Tamrin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1348

Abstract

Rego merupakan tradisi kesenian etnik Kulawi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tardisi lisan ini mengombinasikan antara syair, lagu, gerak, dan alat musik yang dibawakan saat melakukan aktivitas seperti bergotong royong, menanam padi, memanen padi, dan pada aktivitas pernikahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik budaya etnik Kulawi dalam tradisi kesenian Rego. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik melihat catatan, kepustakaan. Data dalam penelitian’ ini secara kualitatif’ mendeskripsikan’ karakteristik’ budaya Etnik Kulawi yang dituangkan dalam tradisi lisan Rego. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi rakyat yang berbentuk Rego terdiri atas beberapa macam bentuk Rego dan mempunyai karakteristik nilai budaya dan makna yang terkandung dalam tradisi lisan Rego yaitu (1) nilai ketuhanan sebagi penguasa alam semesta, (2) nilai musyawarah dan gotong royong, yang meliputi kebanggan bagi etnik Kulawi atas eksistensinya sebagi masyarakat yang beradat dan menggambarkan bahwa masyarakat Kulawi mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat, (3) niali kepribadian yang menggambarkan bahwa etnik Kulawi merupakan etnik yang bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan, (4) nilai budaya alam yang bermakna bahwa alam adalah sumber nafkah dan alam juga berperilaku sebagai manusia.