cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 836 Documents
Strategi Pembelajaran Inovatif Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Literasi Siswa di Era Transformasi Teknologi Dhynda Maulidya Putri Rizqita; Shelviany Artika Dewi; Syifa Muktinaufa; Bayu Aji; Tsaniya Nur Maslachah Farida; Zuniar Kamaluddin Mabruri; Prima Vidya Asteria
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.3772

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong penerapan strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran strategi pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan literasi siswa di era transformasi teknologi. Penelitian menggunakan metode studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform pembelajaran daring, e-book, video edukatif, dan aplikasi interaktif mampu meningkatkan minat literasi, pemahaman materi, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian belajar siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, akses internet, dan kompetensi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sarana dan peningkatan kompetensi guru agar pembelajaran berbasis digital dapat diterapkan secara optimal dalam meningkatkan literasi siswa.
Kajian Sintaksis: Analisis Klausa Terikat Menggunakan Teks Cerpen “Ketika Usiaku 70 Tahun” karya Melinda Sintawati Pada Media Massa Medium Muhamad Bintang Arisandy; Kirani Putri Indresswari; Anisa Lutfiah Khairunnisa; Iis Lisnawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3856

Abstract

Sintaksis sebagai cabang ilmu bahasa yang mempelajari kata menjadi sebuah frasa, klausa, hingga kalimat yang sesuai dengan kaidah kebahasaan, namun dalam penerapannya masih banyak yang tidak mengetahui unsur-unsur tersebut, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis klausa terikat yang terdapat dalam teks cerpen “Ketika Usiaku 70 Tahun” Karya Melinda Sintawati pada media massa medium. Hal itu dilakukan untuk mengetahui fungsi klausa dalam sebuah kalimat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik membaca dan catat. Dari hasil penelitian yang dilakukan, terdapat lima belas klausa terikat yang sebagaian besar menduduki fungsi keterangan dalam kalimat utuh, kemudian setiap klausa di dahului oleh konjungsi subordinatif yang mempunyai peran berbeda sehingga memperjelas klausa utama.
Pengembangan Gerak Dasar Motorik Anak Usia Dini melalui Aktivitas Bermain Aktif dan Kreatif Anggun Amalia Sembiring
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4266

Abstract

Gerak dasar motorik merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak usia dini, namun di lapangan masih banyak ditemukan pembelajaran yang menekankan aktivitas duduk dan menulis sehingga kesempatan anak untuk bergerak secara aktif menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana aktivitas bermain aktif dan kreatif dapat mengembangkan gerak dasar motorik, yang meliputi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif, pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kajian pustaka naratif (narrative literature review) dengan menelaah artikel jurnal nasional yang diperoleh melalui basis data Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci yang relevan, dilengkapi rujukan teori dasar mengenai perkembangan motorik dan bermain anak. Data disintesis secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas bermain aktif seperti permainan tradisional, permainan gerak binatang, dan permainan estafet efektif menstimulasi gerak lokomotor dan keseimbangan tubuh anak, sementara aktivitas bermain kreatif seperti permainan konstruktif dan permainan simbolik turut mengembangkan koordinasi serta kepercayaan diri anak dalam bergerak. Peran guru sebagai fasilitator dan penyedia ruang bermain yang aman dan variatif terbukti menjadi faktor penentu keberhasilan stimulasi motorik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas bermain aktif dan kreatif secara terprogram dalam kurikulum PAUD perlu terus dioptimalkan agar perkembangan motorik anak berlangsung optimal dan menyeluruh.
Exploring Students' Perceptions of Duolingo: Engagement, Motivation, and Self-Confidence Nuur Insan Tangkelangi; Rahmawati Upa; Andi Mangnguntungi Sudirman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4376

Abstract

Mobile-assisted language learning (MALL) is increasingly used to extend English learning beyond the classroom, but evidence about learners' experiences remains fragmented because engagement, motivation, and self-confidence are often examined separately. This study investigated university EFL learners' perceptions of Duolingo across these interrelated dimensions while also recognizing perceived challenges as an intended questionnaire domain. A quantitative cross-sectional descriptive survey was conducted among university English learners with prior experience using Duolingo. Data were collected over two weeks using a structured five-point Likert questionnaire and summarized descriptively. Four in five respondents reported positive engagement. Motivation was characterized more strongly by goal achievement and intrinsic interest than by extrinsic rewards, while self-confidence was strongest for vocabulary and grammar and comparatively weaker for extended writing. Separate numerical results for perceived challenges were not available; therefore, no quantitative claim is made for that domain. By interpreting engagement, motivation, and self-confidence within a single learner-perception framework, the study contributes an integrated view of the psychological dimensions of MALL use while avoiding claims of causal proficiency gains. Pedagogically, the findings support Duolingo as a supplementary component of blended EFL instruction that should be paired with contextualized speaking, extended writing, and teacher feedback.
Efektivitas Latihan Small-Sided Games terhadap Peningkatan Kondisi Fisik Pemain Sepak Bola Usia Muda: Sebuah Tinjauan Literatur Misca Yesika Vina Br Sembiring
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4424

Abstract

Small-sided games (SSGs) have become one of the most widely applied training methods in youth soccer because they combine technical, tactical, and physical demands within a game-based context. This study aims to review and synthesize findings from previous empirical studies regarding the effect of small-sided games training on the physical condition of young soccer players, particularly aerobic endurance, agility, and dribbling ability. A literature review design was employed, in which relevant articles published in national and international journals between 2016 and 2024 were identified through Google Scholar, Garuda, and other academic databases using the keywords “small-sided games,” “physical condition,” and “youth soccer players.” Articles were selected based on relevance, methodological clarity, and publication credibility, then analyzed descriptively to identify patterns across studies. The review indicates that small-sided games training consistently produces positive effects on aerobic capacity (VO2max), agility, and ball-related skills such as passing and dribbling, largely because the game-based format sustains high-intensity movement while simultaneously demanding rapid decision-making. Several studies also report that manipulating pitch size, player numbers, and rest intervals influences the magnitude of physiological adaptation, suggesting that training load in small-sided games can be systematically regulated in a manner similar to conventional interval training. However, variation in research design, sample characteristics, and measurement instruments across studies makes direct comparison of effect sizes difficult. This review recommends that coaches consider small-sided games as a time-efficient alternative to isolated physical conditioning, while further primary research with more rigorous experimental control is still needed to strengthen the evidence base.
Representation of Artificial Intelligence in Online Media: A Critical Discourse Analysis Syifa Inayah Hanani Zulfa; Endelina Miranda Marpaung; Grace Natalia Sihaloho; Citra Ayudia; Muhammad Natsir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4431

Abstract

The phenomenon of interaction in digital spaces shows that language in netizen comments plays an increasingly significant role in shaping public opinion, especially amid the rapid flow of information that is often unverified. In the context of contemporary social and cultural life, online comments not only reflect individual viewpoints but also become arenas for the production of meaning, collective emotions, and the negotiation of identity. This study aims to gain an in-depth understanding of how language is used by netizens to shape, influence, and construct public opinion. The research employs a qualitative approach with a Critical Discourse Analysis design, involving 12 participants who are active users of digital media. Data were collected through in-depth interviews, observation of comment interactions on digital platforms, and document analysis in the form of comment texts. Data analysis was conducted thematically by tracing patterns of meaning that emerge in the discursive practices of participants. The findings reveal three main themes: language as an arena of collective emotion, as a means of negotiating social identity, and as an instrument of contesting meaning that reflects power relations. These findings indicate that public opinion in digital spaces is formed through complex interactions between emotions, the need for social recognition, and linguistic strategies used both consciously and unconsciously. Theoretically, this study enriches Critical Discourse Analysis by adding affective and subjective experiential dimensions. Practically, the results imply the importance of strengthening critical digital literacy, managing healthy online interactions, and developing public communication policies that are more sensitive to the dynamics of language in digital spaces.